
Jangan lupa tekan like, vote, dan hadiah π·β sebelum membacaππ
Alana dan Elvan kini sudah naik ke kelas dua. Hubungan mereka masih terlihat harmonis dan selalu menunjukkan kemesraan mereka. Membuktikan bahwa mereka saling mencintai. Alana tak peduli sedikitpun dengan Bullyan yang kerap dia rasakan karna Elvan selalu menguatkan dirinya.
Hari ini Elvan tak masuk sekolah, karna sakit. Rencananya Alana dengan di antar Wita akan menengok Elvan di rumahnya. Mereka akan datang bersama Andre.
" Aw..." Teriak Alana saat Misella menabrak bahu nya dengan kasar hingga dirinya terjatuh.
Misella tertawa terbahak-bahak, merasa puas membuat Alana terjatuh.
Melihat hal itu, Alana langsung bangkit dan membalasnya. Mendorong Misella hingga terjatuh.
" Kalau jalan itu pake mata, jangan pake dengkul ! Makanya bikin Lo ga punya otak, karna otak Lo di taro di dengkul ! " Ucap Alana sambil menunjukkan jari telunjuknya tepat di wajah Misella. Hal itu tentu saja membuat Misella tak terima merasa di permalukan.
" Breng*sek Lo ! Dasar cewek penggoda ! Dasar cewek murahan ! " Ucap Misella membuat habis sudah kesabaran Alana.
Plak...Plak
Alana memberikan dua tamparan di kedua pipi Misella. Bahkan Andre sampai tak percaya, Alana ternyata pemberani. Berbeda hal nya dengan WITA yang tak lagi merasa kaget, karna sangat mengenal Alana. Ini bukan hal pertama kalinya Alana menampar orang.
" Jangan pikir gw akan lemah ! Lo harus akui kalau gw lah pemenang taruhan itu ! Karna gw yang telah berhasil mendapatkan Elvan ! Dan gw harap jangan sekalipun Lo mengganggu hubungan gw ! " Ujar Alana ketus dan langsung meninggalkan Misella begitu aja.
Tentu saja hal itu membuat Misella merasa geram dan tak terima.
" Lihat saja nanti, gw akan membalas perbuatan Lo ! Gw akan rebut Elvan dari Lo ! Sekarang Lo bisa bangga karna Lo berhasil memenangkannya ! Tapi gw pastikan nanti, Lo akan menangis dan merasa sakit hati ! Tunggu tanggal mainnya ! " Ucap Misella dengan senyum liciknya.
Sebelum ke rumah Elvan, Alana mampir ke sebuah toko kue dan roti. Dengan uang tabungan yang dia miliki, dia membeli 1 kotak roti berisi 10 roti dengan beraneka rasa.
__ADS_1
Alana sengaja memberi kejutan untuk kekasihnya itu. Dia tak memberi tahu pada Elvan jika dirinya akan datang. Dan berhubungan dia tak mengetahui rumah Elvan, Alana meminta antar Andre. Dan seperti biasa dia datang bersama sahabatnya Wita.
" Subhanallah...besar banget rumah Elvan, mirip istana. Huhft gw jadi minder gini ! " Ucap Alana.
" Ya iyalah...ga mungkin kalau si Elvan bukan anak orang kaya, kan Lo tau sendiri bayaran di sekolah itu ! Seperti cicilan mobil sebulan. Lo juga ya Dre berarti sama si ulet keket itu. Secara kalian kan tinggal satu perumahan. " Sahut Wita.
" Udeh...jadi pada ngebahas begini. Lo semua mau pada masuk ga nih ? Apa mau pulang lagi ? Lagian yang kaya itu orang tua kita, bukan kita ! Jadi Lo ga perlu ngebahas, ok ? " Sahut Andre ketus. Elvan dan Andre sama-sama memiliki sifat yang sama. Ga suka ngegosip masalah harta kekayaan orang tuanya.
Andre memencet bel rumah Elvan dan tak lama kemudian art yang bekerja membuka nya.
" Eh den Andre... silahkan masuk den ! Non berdua juga silakan masuk ! " Ucap Bi Isah mempersilahkan masuk kepada Andre, Wita , dan juga Alana.
" Elvan ada Bi ? " Tanya Andre.
" Ada den. Lagi tidur tar bibi panggilkan ! Den sama non silahkan duduk dulu ! Bibi buatkan minuman dulu ya ! "
" Woy...bangun Lo ! Enak bener tidur siang. Ada cewek Lo tuh di bawah ? " Teriak Andre membangunkan Elvan.
" Dasar temen ga ada akhlak Lo ! Gw itu tidur karna sakit be*go. Lo kira gw mau apa sakit ? Btw serius Lo, ada Alana datang ? Gw da bilang sama dia ga perlu nengok, besok gw juga paling udah masuk ! " Sahut Elvan.
" Ya makanya Lo bangun, Lo lihat sendiri sana biar percaya ! " Ujar Andre.
" Jangan lupa ganti celana Lo dulu ! Jangan sampe si Otong melambaikan si Alana ! " Goda Andre.
Andre turun duluan ke bawah gabung bersama Alana dan juga Wita. Sedangkan Elvan berganti pakaian dulu baru setelah itu turun.
" Maaf, udah lama ya kalian nunggu ? Han, kamu ngapain sih repot-repot ke sini. Kan aku udah bilang, besok aku juga sekolah honey. " Ucap Elvan yang langsung menduduki bokongnya di sofa yang duduknya berhadapan dengan Alana dan juga Wita.
__ADS_1
" Jadi ga suka ni aku datang ke sini ? " Sahut Alana.
" Bukan begitu honey. Aku tak ingin kamu repot harus ke sini, kan jarak dari rumah kamu ke rumah aku jauh. Aku takut ibu nyariin kamu ! " Ujar Elvan memperjelas ucapannya.
" Iya...tapi aku ga merasa repot ko. Santai aja ! Kalau aku ga sempat, aku ga mungkin ada di sini ! Lagi pula aku udah izin ko sama ibu kalau aku mau ke rumah kamu, nengok kamu. " Ujar Alana.
" Biasa deh Wit, Dunia milik berdua. Mereka dari tadi asyik ngobrol berduaan meskipun jaraknya berjauhan. Kita berdua cuma ngontrak ! " Ucap Andre membuat Alana dan Elvan tertawa terbahak-bahak.
" Yaelah sensi amat si Lo ! Udah makanya kalian berdua pacaran aja ! Biar kita duet maut ! Hahahaha!" Sahut Elvan membuat wajah Wita berubah merah dan Andre malah saling ( salah tingkah ). Sedangkan Elvan dan Alana justru tertawa geli.
Dan akhirnya tempat duduk mereka berpindah. Wita sibuk memainkan gadgetnya menghilangkan rasa jenuhnya karna menjadi obat nyamuk. Sedangkan Elvan dan Alana kini duduk di bangku yang bisa berdua, mereka sedang bermesraan. Kedatangan Alana membuat Elvan bersemangat dan terlihat ceria. Meskipun hanya sekedar mengobrol, bagi mereka kebersamaan mereka sangat berharga. Dan si jomblo Andre sekarang sedang sibuk bermain game online di gadgetnya.
Setelah berada di rumah kekasihnya selama dua jam, Alana dan tim suksesnya berpamitan pulang pada Elvan.
" Yang, udah sore. Aku pamit pulang ya ! Semoga kamu bisa cepat sembuh dan bisa sekolah lagi. I Love You. Ucap Alana mesra. Love you too jawaban dari Elvan.
Setelah berpamitan pulang, Alana dan Wita pulang berdua sedangkan Andre langsung pulang karna jarak rumah Andre tak jauh dari rumah Elvan. Hanya beda cluster saja. Elvan berada di cluster terdepan yang ukuran rumahnya besar-besar dan sangat mewah. Rumah Andre dan Misella berada di tipe kecil namun tetap mewah. Andre dan Misella hanya beda satu gang tapi satu cluster.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya untuk mendukung karya ini ππππ
Like
Comment
Vote
Hadiah π·β
__ADS_1