
Setelah sarapan pagi dengan kedua orang tua nya, Elvan kembali ke kamarnya. Dengan alasan dia ingin mandi dulu. Padahal bukan hanya mandi, dia juga ingin menghubungi kekasihnya. Hal ini sudah menjadi rutinitas dirinya setiap hari Sabtu dan Minggu. Setia pagi di hari libur Elvan selalu menghubungi kekasihnya, walaupun hanya sekedar ingin mendengar suara dan melihat wajah kekasihnya yang selalu menjadi mood booster untuknya mengawali hari-harinya.
" Halo cantik...lagi apa ?" ucap Elvan. Elvan melakukan panggilan video. Dia paling suka melihat wajah kekasihnya di pagi hari, memperlihatkan ciri khas orang baru bangun tidur dan belum mandi. Kecantikannya bersifat natural. Memang Elvan dan Alana berusaha untuk jujur sejak sekarang, mereka tak pernah malu menunjukkan kejelekan mereka masing-masing semua mengalir apa adanya.
" Aku habis bantuin mama masak, ini makanya aku belum mandi. " sahut Alana sambil terkekeh.
" Ga mandi tetap cantik kok. Aku tetap cinta sama kamu. " sahut Elvan jujur, yang bukan hanya sekedar gombalan belaka. Karna bagi Elvan kecantikan fisik bukanlah segalanya. Dan Alana merupakan paket komplit. Meskipun penampilannya sederhana, tapi Alana memang cantik.
❤️ Visual Alana Liora Gantari
❤️ Visual Elvan Aska Bagaskara
__ADS_1
Dan seperti biasanya mereka mengobrol hanya sekedar saling melihat dan mendengar suara pasangannya, hanya untuk melepas kerinduan mereka. Percakapan mereka tak panjang, karna Elvan pamit untuk mandi dan sama halnya yang di lakukan dengan Alana. Karna dirinya juga belum mandi. Elvan juga menceritakan pada kekasihnya, kalau dia sedang menikmati waktu kebersamaannya dengan kedua orang tuanya.
Elvan sudah selesai mandi, dan dia kembali keluar untuk mencari keberadaan kedua orang tuanya. Ternyata kedua orang tua Elvan sedang bersantai di kamarnya.
Elvan tidur di antara kedua orang tuanya. Sebenarnya Elvan bisa di katakan anak manja. Namun dirinya tak pernah merasakan di manjakan kedua orang tua nya.
" Boleh ya Elvan di sini dulu ! Elvan kangen sama mami dan papi. " ucap Elvan lirih. Tentu saja hal itu membuat sang mami tersentak hatinya, bahwa dirinya terlalu cuek dengan sang anak. Sedangkan papi Adrian hanya menganggukkan kepalanya karna matanya masih fokus dengan gadgetnya.
" Van, hubungan kamu sama Misella gimana sekarang?" tanya mami Dianti membuka obrolan. Seperti yang mami Dianti ketahui, sejak kecil Elvan dan Misella selalu hidup bersama. Dan mami Dianti sangat tahu jika sejak SD Misella sudah jatuh hati pada Elvan dan sayangnya Elvan menganggap Misella sebagai temannya.
" Tumben mami nanya begitu, emang ada apa ? " ucap Elvan sambil menatap sang mami. Mendengar sang mami bicara seperti itu, dia langsung bangkit dan duduk. Karna tak biasanya sang mami bicara seperti itu, merasa ingin tahu apa yang terjadi dengan anaknya.
" Terus mami bilang apa ? Terus terang aku ga suka mi sama sifat Misella yang selalu berusaha menghalalkan segala cara. Setelah dirinya di skorsing oleh pihak sekolah, dan sekarang bisa-bisanya dia menyuruh mami untuk bicara tentang perjodohan dengan mami. Jadi cewek kok ga punya harga dirinya banget sih. " gerutu Elvan.
" Emangnya kenapa si Misella sampai di skorsing dari sekolah ? " tanya papi Adrian yang ikut bicara.
__ADS_1
Elvan menceritakan tentang perbuatan Misella dengan gengnya berusaha menculik dan menyekap Alana teman satu kelasnya. Karna merasa cemburu Alana dekat dengan dirinya. Bahkan menyebabkan Alana pingsan karna dehidrasi kekurangan cairan. Hingga akhirnya Misella di skorsing selama 1 bulan dan di ancam apabila mengulangi kesalahannya, Misella beserta gengnya akan di keluarkan dari sekolah.
" Alana pacar kamu, Van ? " tanya mami Dianti mencoba memastikan. Elvan menganggukkan kepalanya. Memang Alana kekasihnya lah yang di maksud.
" Masih SMU aja udah pacar-pacaran. Awas ya kamu macem-macem! Ingat masa depan kamu masih panjang, jangan mengecewakan orang tua!" ujar papi Adrian dan Elvan berjanji tak akan pacaran macem-macem dan dengan bangganya Elvan menceritakan tentang pacarnya yang pintar dan membuat dirinya termotivasi untuk belajar. Elvan juga membanggakan Alana, karna Alana lah yang membuat dirinya seperti ini. Dan mami Dianti pun ikut bicara, bahwa wali kelas Elvan pun bicara seperti itu.
Elvan berharap jika kedua orang tuanya nantinya ga akan meributkan tentang bibit, bebet, dan bobotnya Alana. Lagi pula apa artinya sebuah status itu. Alana terlahir dari keluarga yang harmonis, keluarganya pun bukan seorang miskin hanya hidup sederhana, dan selain itu Alana adalah wanita yang pintar. Masa depannya sangat cerah.
" Ingat mulai sekarang kamu mulai cari kampus di luar negeri, jangan sibuk pacaran dulu. Nantinya kalian juga akan terpisah, belum tentu kalian akan berjodoh nantinya. Pacaran SMU hanya sekedar cinta monyet, bukan harus di seriusin! Nanti setelah kamu bekerja baru deh kamu serius cari cewek! " sahut papi Adrian yang tentu saja membuat Elvan merasa tak suka. Karna hanya Alana yang dia inginkan, meskipun nantinya dia harus terpisah sementara. Tapi dia ingin hubungan mereka berlanjut ke jenjang pernikahan. Kelak Elvan bisa menjadi suami dan papi yang baik untuk anak-anaknya dengan Alana. Itulah yang akan di jadikan Elvan sebagi motivasi di hidupnya.
Mami Dianti melihat ada raut tak suka di wajah anaknya. Hingga akhirnya dia membuka omongan untuk membela sang anak.
" Ya ga apa sih Pi. Kalau punya pacar justru bisa memotivasi kita ke hal yang baik, kenapa tidak. Lagi pula semua sudah terbukti kok, prestasi Elvan meningkat setelah mengenal Alana. Papi ingat ga saat dulu mengejar mami? Papi juga berjuang keras kan?" sahut mami Dianti. Namun semua itu tak ada artinya, suaminya itu memiliki sifat yang keras. Apa yang dia inginkan selalu ingin tercapai. Papi Adrian termasuk contoh papi yang diktator yang tak pernah bisa di tentang. Dan akhirnya mau ga mau, harus di ikuti.
"Sudah-sudah ga usah di bahas sekarang! Urusannya masih panjang! Lebih baik fokus dulu aja belajar, biar bisa jadi orang sukses ga di sepelekan orang! Sudah sana kembali ke kamar kamu, papi mau istirahat!" ujar papi Adrian. Dan akhirnya Elvan pergi meninggalkan kamar orang tuanya, dia tak mau mengganggu kedua orang tuanya beristirahat terutama papinya yang jarang sekali bisa bersantai di rumah. Karna hari-hari nya selalu sibuk dengan pekerjaannya.
__ADS_1
Dan ternyata bukan ingin tidur, tapi sang papi sudah merasa kangen bergelut di ranjang dengan sang istri. Dia hanyalah seorang laki-laki biasa yang tetap membutuhkan hal seperti itu untuk mengurangi rasa stres dan agar bisa tertidur nyenyak setelah bercinta.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya 😍😘😄😍🙏