Cintaku Tak Semanis Es Cream

Cintaku Tak Semanis Es Cream
Hari pernikahan yang mengejutkan


__ADS_3

"Besok aku akan menjadi istri kak Reynaldi. Maafkan aku ya Van, hubungan kita sudah berakhir. Aku sudah ikhlaskan kamu dengan Misella. Dan semoga di saat kamu kembali nanti, kamu akan menerima kondisi aku yang sudah menikah dengan pria lain." ucap Alana lirih. Alana enggan memejamkan matanya meskipun matanya sudah terasa mengantuk.


Wita sudah datang lebih awal. Dia ingin mendampingi sahabatnya yang sejak SMP dari di rias hingga pernikahan.


"Gw ga nyangka Na, hari ini Lo akan menikah. Semoga Lo bahagia ya Na dengan pria pilihan Lo! Gw berharap Lo ga akan sedih lagi! Semoga kelak lo bisa menjadi keluarga sakinah, mawadah, warohmah." ucap Wita sambil memeluk sahabatnya. Sahabat seperjuangan. Alana mengamini ucapan sahabatnya.


Berbeda dengan Alana yang saat ini merasa bahagia karna akan melangsungkan pernikahan dengan seorang pria yang selama ini selalu sabar menemani hari-harinya, menjadi tempat dirinya berkeluh kesah, dan sebagai kakak yang selalu menjadi pelindung dirinya.


Elvan saat ini sedang beradu argument karna sang papi secara sepihak merencanakan pernikahannya. Dan bahkan pernikahan itu akan di laksanakan Minggu depan. Tentu saja hal itu membuat Elvan merasa shock dan tidak terima. Karna pernikahan bukan untuk main-main.


"Pokoknya Elvan ga mau nikah sama Misella! Hanya Alana yang Elvan cinta." ujar Elvan. Sampai saat itu dia tetap mempertahankan hubungannya dengan Alana.


"Oh ya? Tapi sayangnya Alana sudah akan menikah dengan pria lain. Dia telah selingkuh di belakang kamu! Dan dia sudah tidak mencintai kamu! Kamu memang benar-benar laki-laki yang bodoh, yang hanya di permainkan dengan wanita licik itu." sahut papi Adrian. Sontak ucapan papi Adrian membuat Elvan menatap sang papi dengan penuh tanya. Dia ingin memastikan ucapan sang Papi.


Dan akhirnya papi Adrian menceritakan tentang pertemuannya dengan Alana yang sedang bersama cowok lain. Dan bahkan mengatakan jika dirinya akan menikah dengan pria itu. Tentu saja ucapan Papi tak membuat Elvan percaya, karna Alana tak mungkin mengkhianati cintanya.


"Ya sudah kamu tanya langsung saja, kalau kamu tak percaya dengan ucapan papi kamu ini." ujar papi Adrian. Hingga akhirnya Elvan memutuskan untuk menemui Alana untuk melakukan klarifikasi.


Sedangkan di rumah Alana. Sedang berlangsung acara akad nikah Alana. Sontak hal itu membuat Handi merasa shock karna wanita yang dia impikan ternyata kini sudah menjadi kakak iparnya.

__ADS_1


Sah


Kini Alana sudah resmi menjadi istri dari Reynaldi. Alana mencium tangan Reynaldi. Dan kini di adakan prosesi tuker cincin. Alana memasangkan cincin itu di jari manis Reynaldi sebelah kanan, hal yang sama di lakukan Reynaldi kepada Alana. Setelah itu Reynaldi mencium kening Alana. Rona bahagia terpancar dari wajah keduanya.


Kini Elvan telah sampai di depan rumah Alana, dirinya merasa bingung karna rumah Alana terlihat rame dan seperti sedang di adakan acara akad nikah.


"Siapa yang menikah? Mengapa rumah Alana ramai sekali?" gumam Elvan.


Dengan percaya diri Elvan langsung berjalan memasuki halaman rumah Alana.


"Motor Andre? Sebenarnya siapa yang menikah? Mengapa Alana tak memberitahu aku kalau kakaknya akan menikah." ucap Elvan dalam hati.


"Alana? Ga mungkin? Pasti semua ini hanya sebuah mimpi aku." ucap Elvan lirih sambil terus mengucek matanya, berharap apa yang dia lihat hanyalah sebuah mimpi. Tapi yang dia lihat memang sebuah kenyataan. Elvan tersungkur lemas. Tubuhnya terasa tak memiliki kekuatan. Wanita yang sampai saat ini masih dia perjuangkan, kini bersanding dengan pria lain. Sakit sungguh rasanya begitu sakit, melihat orang yang di cinta menikah dengan pria lain.


"Alana..." teriak Elvan membuat semua mata yang hadir di sana menatap ke arah Elvan. Begitu juga dengan Andre dan Wita. Dia tak menyangka jika Elvan berdiri di hadapannya.


"Tega kamu Han! Di saat aku masih berjuang mempertahankan cinta kita, kamu justru meninggalkan aku memilih menikah dengannya. Bukankah kita sudah pernah berjanji akan selalu bersama berjuang melawan restu papi aku? Lantas mengapa kamu seperti ini?" ucap Elvan. Membuat Alana tak mampu berkata-kata. Alana sangat tahu apa yang di rasakan Elvan.


Dengan di dampingi sang suami, Alana mengajak Elvan bicara secara baik-baik. Alana mencari tempat yang nyaman dan kini dirinya sudah berhadapan dengan Elvan.

__ADS_1


" Bismillah kamu haru kuat." ucap Alana dalam hati. Inilah adalah sebuah pilihan yang sudah dia tentukan dan pikirkan dengan baik.


"Mungkin kamu akan kecewa dengan keputusan yang sudah aku ambil secara sepihak. Tapi asal kamu tau, tak mudah bagiku memilih jalan seperti ini. Kamu ga pernah tau rasa sakit yang aku terima karna mencintai kamu, dan bahkan sampai kemarin sebelum aku memutuskan untuk menikah, aku masih mendapatkan penghinaan dari papi kamu. Dan saat ini aku sudah resmi menjadi nyonya Reynaldi, dan dengan artinya hubungan kita telah berakhir. Aku ikhlaskan kamu melanjutkan dengan siapapun! Kisah kita sudah berakhir, aku harap kamu bisa menerima keputusan aku meskipun mungkin saat ini kamu masih belum bisa menerimanya!" ucap Alana.


Alana meminta Elvan untuk menunggu sebentar. Dia berjalan memasuki kamarnya untuk mengambil kotak cincin dan satu buah amplop yang berisi uang yang Elvan berikan untuknya.


"Ini cincin pemberian kamu aku kembalikan, dan ini amplop berisi uang yang kamu berikan untuk aku! Maaf ada beberapa yang aku pakai, tapi yang pasti untuk hal yang bermanfaat." ucap Alana. Alana berusaha untuk tegar, sudah cukup baginya untuk meneteskan air mata yang kesedihan. Kini tak akan ada lagi hal itu.


Alana menyerahkan kotak merah kecil itu dan juga uang di dalam amplop itu kepada Elvan.


"Terima kasih atas kebahagiaan yang selama ini kamu berikan untukku." ucap Alana. Elvan hanya bisa menatap wanita pujaannya dan sesekali melirik ke arah Reynaldi yang berdiri di samping Alana.


Andre berusaha untuk menguatkan sahabatnya. Elvan tak pernah menyangka. Kedatangannya ke Indonesia menjadi akhir kisah cintanya dengan Alana. Suasana penuh haru mewarnai perpisahan dua insan yang pernah saling mencintai.


Alana dan menggenggam tangan Reynaldi untuk masuk, dia rasa sudah cukup baginya bicara dengan mantan pacarnya, mantan pria impiannya, dan mantan pangeran di hatinya. Kini dia telah bersama yang lain menyambut hari yang baru yang lebih indah.


"Selamat jalan masa lalu, aku akan melangkah." ucap Alana lirih dalam hati.


Elvan langsung ' pergi meninggalkan rumah Alana membawa luka yang begitu mendalam. Kisah cintanya berakhir menyakitkan. Cintaku tak semanis es cream.

__ADS_1


__ADS_2