
Mungkin istilah kata cinta itu sederhana memang benar. Seperti yang di rasa kedua pasangan itu. Alana dengan Elvan dan Andre dan Wita. Tak perlu kemewahan, tak perlu mengeluarkan uang yang banyak mereka berempat sudah merasa sangat bahagia asalkan bisa berdekatan dengan orang yang di cinta.
Cinta adalah sebuah kata yang terlihat sederhana namun penuh makna. Cinta bukan hanya di rasa dari kekasih, namun juga dari keluarga kita.
" Ke situ yuk, kayanya seger minum es kelapa ! " ajak Elvan yang melihat ada saung yang menjual es kelapa. Dulu tak pernah sedikitpun dirinya jajan di pinggir jalan. Tapi semenjak berpacaran dengan Alana, Elvan sudah terbiasa seperti itu dan ternyata makanan pinggir jalan tak buruk. Rasanya enak.
Kini mereka sudah berada di saung, duduk santai sambil menikmati es kelapa dan udara segar di sana. Terlihat sederhana bukan, hanya sekedar minum es kelapa.
" Habis ini kita ke mana lagi ni ? " tanya Andre membuka omongan.
" Kita main ke taman matahari aja yuk ! Terakhir ke sana gw SMP pas kita jalan-jalan dari sekolah Dre. Lo masih inget kan ? Bagi gw tempat nya bagus, nanti kita ke air terjunnya. Tapi kalau kamu sama Wita kuat sih, karna ke sana itu butuh perjuangan banget. Aku aja cowok setengah mati ke sana. " sahut Elvan. Dan langsung dapat persetujuan dari ketiganya.
" Kuatlah, mengejar cinta kamu aja aku kuat ! Melewati Lika liku perjalanan mengejar pangeran, melawan badai yang menerjang. " sindir Alana membuat Elvan teringat dulu, sampai-sampai dirinya merasa muak dengan apa yang di perbuat Alana tapi sekarang justru dirinya tergila-gila dengan cewek itu.
" Iya deh...percaya...percaya. Maaf ya dulu aku jahat banget sama kamu ! Tapi itukan dulu, sekarang aku kan cinta dan sayang sama kamu. " ucap Elvan dan membawa Alana dalam pelukannya. Membuat Andre dan Wita saling menatap. Kisah cinta Alana dan Elvan memang lebih banyak menguras emosi dan perasaan. Andre pun teringat saat dirinya dulu menyuruh Elvan untuk memanfaatkan Alana untuk mengkatrol nilainya. Jahat memang terdengarnya. Alana hanya di manfaatkan saja karna Alana lebih dulu menyukai Elvan. Bahkan bukan sekedar menyukai tapi tepatnya tergila-gila. Namun seiring waktu semua menjadi berubah, kini Elvan lah yang tergila-gila dengan Alana, dan Elvan sudah membuktikannya.
__ADS_1
Dan sesuai kesepakatan, akhirnya mereka melanjutkan perjalanan menuju taman rekreasi matahari. Kini mereka telah sampai di tempat rekreasi itu.
Elvan dan Andre mencari parkiran motor, sedangkan Alana dan Wita memilih mencari tempat duduk.
" Cie...yang baru jadian. Lo suka kan Wit sama Andre ? Andre kayanya serius sama Lo deh. Kadang gw mikir semua ini seperti mimpi. Memang sih gw pernah kepikiran pengen kita itu punya pacar yang sahabatan juga jadi kita bisa pacaran bareng kalau perlu kita nikah barengan. " ucap Alana dan di akhiri mereka tertawa geli.
Tanpa sadar ada dua orang yang sedang memperhatikan mereka berdua. Yang tak lain Elvan dan Andre.
" Ga nyangka ya Dre kita pacaran dengan cewek yang juga sahabatan , bahkan mereka kan musuh bebuyutan kita." ucap Elvan dan akhirnya mereka pun tertawa geli membayangkan betapa jahatnya dulu mereka karna mereka tak sederajat dengannya. Tapi cintalah yang menyatukan mereka.
" Cinta itu sederhana banget ya Dre, kalau kita nikmati ? Hanya perlu meyakinkan perasaan kita, kita bisa mendapatkan belahan hati kita. " ujar Elvan dan di ucapkan kata setuju oleh Andre. Andre pun merasakan hal yang demikian.
" Kita harus terbiasa beb seperti mereka. Aku panggil kamu baby ya ? Kamu panggil aku ay. Gimana ? " ungkap Andre membuat Wita malu-malu menganggukkan kepalanya. Mungkin saat ini masih terasa canggung di dengar tapi seiringnya waktu akan menjadi terbiasa.
Tujuannya utamanya air terjun. Dan lucunya tim cewek ternyata lebih kuat dari tim cowok. Mereka justru lebih bersemangat. Elvan dan Andre justru nafas nya sudah terengah-engah. Dan bukannya mereka yang menggandeng ceweknya masing-masing, tapi justru ceweknya lah yang menggandeng mereka. Tentu saja hal itu membuat Alana dan Wita tertawa terbahak-bahak melihat cowok mereka seperti itu.
__ADS_1
" Tadi meledek aku sama Wita ga kuat, eh nyatanya kamu yang ga kuat. Dre, payah juga Lo sebelas dua belas sama sahabat Lo ! " Ejek Alana kepada Elvan dan juga Andre
" Yeay...gw kan tadi yang bawa motor Lo mah cuma duduk. Makanya gw udah kecapean di jalan. " Andre mengeles tak mau di bilang lemah. Padahal memang begitu kenyataannya.
Setelah perjuangan yang cukup keras, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Mereka menikmati air terjun. Dan banyak adegan romantis yang mereka lakukan. Tak lupa mereka mengabadikan momen kebersamaan mereka. Bahkan mereka berfoto berdua juga dengan pasangan masing-masing. Mereka terlihat sangat bahagia. Untungnya mereka membawa baju ganti meskipun tak ada rencana ke sana. Karna buat cadangan kotor atau basah di jalan.
Masa remaja memang masa yang paling indah bagi segelintir orang. Masa ini adalah masa mereka mencari jati diri. Terlebih jika di dampingi orang yang di cintai, rasanya begitu manis di rasa. Namun jika akan mengalami putus cinta, tak kalah hebohnya. Bisa nangis tujuh hari tujuh malam. Apalagi kalau di selingkuhi, sakitnya tuh di sini. 😀🤣😄
Setelah mereka puas menikmati air terjun, mereka memutuskan untuk naik kembali. Karna waktu pun semakin sore, dan mereka harus segera pulang.
Setelah berganti pakaian, kini mereka sedang menikmati makan pop mie. Awalnya Elvan menolak, dia ingin kekasihnya makan nasi ga peduli mahal apa ga karna dia pun merasa laper tapi Alana tetap merengek. Bagi Alana kalau ke puncak ga makan pop mie rasanya ga afdol. Berbeda dengan Elvan justru yang berpikir ngapain juga jauh-jauh cuma karna mau makan pop mie. Dan setelah perdebatan cukup sengit, akhirnya Alana yang menang dan Elvan mengalah.
" Kita langsung pulang aja yuk ! Udah sore banget ni, nanti kita sampai rumah jam berapa. " ajak Alana.
" Kita nginep aja yuk ! Kan nanti bisa lanjut lagi mesra-mesranya. " Goda Elvan dan langsung dapat tatapan tajam dari Alana.
__ADS_1
Dan akhirnya mereka kini sudah dalam perjalanan. Ada yang beda dari Wita, kini dirinya sudah berani melingkarkan tangannya di pinggang Andre dan menempelkan tubuhnya di punggung Andre. Andre pun sesekali memegang tangan Wita. Cinta itu sederhana bukan ? Terlebih menjalin hubungan dengan orang yang sederhana.
Jangan lupa berikan dukungan nya 🙏😄😃