Cintaku Tak Semanis Es Cream

Cintaku Tak Semanis Es Cream
Jalan-jalan cinta


__ADS_3

" Han, Sabtu ini kita jalan-jalan yuk ke puncak, nanti kita naik motor aja biar lebih romantis." ucap Elvan sambil cengengesan membuat Alana menatap dirinya tajam.


" Aku bingung deh sama kamu, kenapa otaknya sekarang jadi korslet begini sih ? Pikirannya mesum terus. " Gerutu Alana.


Bagi Elvan romantis itu berbeda dari mesum. Romantis hanya membuat pasangan kita merasa spesial, memberikan kebahagian dan bersikap manis kepada pasangan berbeda dengan mesum yang mau nya nyosor seperti bibir soang dan tak jauh dari kata naf*su.


" Janji, ga macem-macem ! Hanya sekedar jalan-jalan cinta. Menikmati kebersamaan kita. " sahut Elvan.


" Tapi kita ga nginap kan ? Aku ga mau kalau nginap. Lagi pula ibu sama ayah ga akan mengizinkan. " tanya Alana sambil menatap serius, mempertemukan netra mereka. Dan Elvan mengatakan tidak, mereka akan berangkat pagi dan pulang sore. Hanya ingin mencari suasana baru aja.


" Dre, Wit Lo ikut juga ya ! Pasti tambah seru kalau rame ! Lo boncengan sama Andre aja, jangan bawa motor sendiri ! " sahut Elvan membuat Andre dan Wita saling menatap.


Sesuai rencana mereka, jam 7 pagi mereka sudah berkumpul di rumah Alana. Wita sudah menunggu di sana. Setelah berpamitan dengan kedua orang Alana, mereka langsung pergi menuju Puncak.


Mengapa di katakan jalan-jalan cinta ? Karna selama perjalanan Alana bersikap romantis dengan kekasihnya. Jalan-jalan penuh cinta. Ternyata bukan hanya pasangan kekasih itu saja, Andre pun merasa berdesir hebat saat tubuh Wita menyentuh punggungnya dan karna merasa takut Wita terus memegang pinggang Andre.


" Peluknya yang mesra donk seperti Alana ! Kita nikmati perjalanan kita ! " sahut Andre mesra membuat jantung Wita berdegup kencang. Pasalnya Andre selama ini cuek sama dia, dan hari ini bersikap manis.


" Yang, lihat mereka berdua deh di spion. Mereka ga kalah mesra sama kita. Kita jodohkan mereka yuk yang. Kan nanti tambah seru kalau mereka jadian, kita jadi bisa berempat. " ucap Alana di dalam perjalanan.

__ADS_1


" Ga perlu di jodohkan, nanti juga mereka akhirnya jadian. Lihat aja, karna jalan-jalan gini ! " ucap Elvan sambil tertawa renyah.


Setelah menempuh 2 jam perjalanan, kini mereka sudah sampai di kawasan puncak. Elvan membawa motornya menuju perkebunan teh. Alana dan Wita turun duluan, sedangkan Elvan dan Andre memarkirkan motornya terlebih dahulu.


" Cie...yang jalan-jalan cinta, udah sikat bro ! Dari pada Lo asyik menjomblo, kan kita bisa duet maut terus. " Goda Elvan pada Andre di akhir dengan ketawa terbahak-bahak.


" Ide bagus Lo, gw juga ngerasa gimana gitu. Bawaannya seneng aja tadi selama perjalanan. Terasa indah. " sahut Andre di tambah dengan senyuman.


" Itu namanya Lo jatuh cinta sama dia oon ! " ujar Elvan membuat Andre mencoba mencerna, apa mungkin benar yang di katakan sahabatnya.


Alana merentangkan tangannya menarik dalam-dalam nafasnya dan membuangnya. Udara di sini sangat sejuk. Alana memejamkan matanya sejenak. Elvan yang datang melihat kekasihnya seperti itu, tentu saja tak membuang kesempatan. Dia langsung melingkarkan tangannya di pinggang ramping kekasihnya dan menjatuhkan dagu di pundak kekasihku membuat Alana membuka matanya.


" Sebentar aja, please aja ! " mohon Elvan. Elvan teringat masa kecilnya hingga sekarang yang tak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya. Sampai-sampai dia pernah berpikir jika dirinya bukan anak kandung kedua orang tua nya. Karna mereka seperti tak peduli dengan kehadiran Elvan di hidupnya.


Meninggalkan pasangan sejoli, di sana ada juga Wita dan Andre. Andre sedang menggoda Wita apa tak ingin seperti mereka. Andre yang dulu cuek, sombong menjadi berubah seketika. Berubah menjadi cowok yang genit merayu Wita.


Andre menarik tangan Wita agak sedikit menjauh. Mungkin ini waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya. Andre masih menggenggam tangan Wita dan netra mereka kini saling menatap.


" Wit, mungkin terlalu cepat bagi ku mengungkapkannya. Jujur aku sudah mulai ada rasa sudah lama sama kamu, tapi perasaan terbesar aku dan keyakinan aku untuk menjadikan kamu pacar aku hari ini. Rasa cintaku ke kamu semakin besar. Ku mohon terimalah aku sebagai kekasih kamu, aku janji akan membuat kamu bahagia ! " ucap Andre serius. Wita masih menatap lekat cowok yang sedang mengungkapkan perasaannya. Wita mencoba mencari kebohongan lewat netra Andre, namun Wita tak menemukannya. Tatapan ketulusan yang ada.

__ADS_1


" Iya Dre, aku mau. Aku mau jadi pacar kamu. " sahut Wita. Sepertinya Wita tak mau membuat cowok yang sudah ada di hatinya jauh-jauh hari menunggu jawaban yang lama. Wita memang sudah memiliki rasa pada Andre dan bahkan mungkin lebih besar perasaannya dari Andre. Cuma dia masih memegang teguh prinsipnya, wanita tak pantas mengungkapkan perasaannya lebih dulu. Dan akhirnya mau tak mau Wita memilih memendamnya. Terlebih Andre anak orang kaya tak seperti dirinya. Dia takut kecewa jika Andre menolaknya.


Andre langsung menarik tangan Wita dan memeluknya. Mendekap erat tubuh kekasihnya dan mengucapkan terima kasih karna telah menerimanya.


" Cuit... cuit...yang korban jalan-jalan cinta ni ? " sindir Elvan yang tiba-tiba saja datang menghampiri mereka. Tangan Elvan masih menggenggam erat tangan kekasihnya.


Wita tersipu malu wajahnya berubah merah merona, berbeda hal nya dengan Andre yang justru terlihat bangga dengan status barunya. Tak lupa dirinya mengucapkan terima kasih pada sahabatnya, karna berkat dirinya Andre berani mengungkapkan perasaannya.


" Selamat ya kesayangan aku, akhirnya ga jomblo lagi ! Lo serius ya Dre jangan main-main sama sahabat gw, kalau berani berhubungan sama gw Lo ! " ucap Alana pada sahabatnya dan beralih kepada Andre.


" Yaelah Na, tenang aja ! Gw punya cowok playboy, Wita itu pacar pertama gw ! Lo tanya sama si Elvan tuh ! " sahut Andre. Membuat hati Wita bertambah bahagia, saat Andre mengungkap kalau dirinya pacar pertama Andre.


" Iya percaya, kalian dulu kan seperti pasangan gay. Di mana ada Elvan di situ pasti ada Lo, sama kebalikannya. Sekarang kalian sudah normal ya. " ujar Alana terkekeh membuat Wita pun ikut terkekeh. Membayangkan kedekatan Elvan dan Andre dulu.


" Anj*Ir kita di kira pasangan gay Van sama cewek Lo. " sungut Andre tak terima meskipun Kenyataannya memang benar apa yang di katakan Alana. Karna bukan hanya Alana saja yang mengungkapkan seperti itu, dia sering mendengar dari teman-teman lainnya.


" Udahlah terima aja, emang kenyataannya begitu. Kaya biji kita. Udah yuk kita jalan-jalan ke sana ! Jalan-jalan cinta donk, Dre sekarang ? Jalan-jalan nya bareng sama orang yang kita cinta. " ujar Elvan membuat semuanya tertawa terbahak-bahak. Karna benar apa adanya. Terlebih bagi Andre dan Wita, berkat jalan-jalan ini mereka merubah statusnya.


Tinggalkan jejak kalian ya kakak, beri dukungan untuk karya ini ya 🙏😍😄

__ADS_1


__ADS_2