Cintaku Tak Semanis Es Cream

Cintaku Tak Semanis Es Cream
Jatuh cinta berjuta rasanya


__ADS_3

Setelah makan es cream pocong, mereka rencananya akan menonton bioskop. Kini mereka sedang dalam perjalanan menuju mall. Selama dalam perjalanan, Alana terus memeluk erat tubuh kekasihnya dari belakang. Seakan dirinya tak mau terpisah.


Alana turun dari motor dan Elvan membantu sang kekasih membukakan helmnya.


" Aku beruntung banget bisa miliki kamu, ternyata kamu penyayang dan baik banget aslinya. Meskipun awalnya kamu pernah menyakiti aku. " Gumam Alana dalam hati saat menatap kekasihnya yang sedang membukakan helmnya.


" Kenapa ngelihatin aku terus ? Pacar kamu ini tampan kan ? " Goda Elvan sambil menaik turunkan alisnya membuka Alana malu.


" A-ah egak. GeEr aja. Wew..." Sahut Alana sambil menjulurkan lidahnya.


Elvan turun dari motor, dan langsung merangkul tubuh Alana menuju bioskop.


" Huhft...Elvan kamu semakin romantis aja sama si Alana. Heran apa sih kelebihannya Alana, lebih cantik juga aku ! " Ucap Monica geram. Monica adalah teman satu sekolah dengan Alana dan Elvan, saat ini dirinya hendak menonton bersama sang kakak. Bukan hanya Misella saja yang menyukai Elvan.


Elvan membeli 2 minuman softdrink dan popcorn untuk menonton di dalam. Sudah saatnya mereka masuk ke dalam. Elvan menggenggam erat tangan Alana untuk mencari tempat duduk.


" Aish...kamu nyarinya atas banget sih ? Pojok banget lagi. " Gerutu Alana.


" Ga apa, kan kalau mau bermesraan ga ganggu orang ! " Sahut Elvan sambil nyengir.


" Dasar mesum ! " Ucap Alana sambil memberikan Capitan di perut Elvan.


Pertunjukan film sudah di mulai. Alana menonton dengan serius, tapi tidak dengan Elvan yang sejak tadi mengganggu kekasihnya.


" Geli yank ! Diem sih ! Ceritanya bagus ini ! " Ujar Alana sambil matanya tetap fokus ke layar.

__ADS_1


" Yang, yang sini deh ! " Bisik Elvan. Dan Alana menengok ke arah Elvan hingga bibir mereka bertabrakan. Elvan langsung menarik tengkuk Alana dan menci*um nya. Ci*uman itu berubah menjadi lu*matan dan tangan nakal Elvan meraba payu*dara Alana dan mere*masnya.


Alana mendorong tubuh Elvan. Dia tak ingin kekasihnya bertindak terlalu jauh. Kini mereka sudah selesai menonton dan keluar dari teater.


" Awas ya kalau kamu seperti itu lagi ! Aku akan marah besar sama kamu ! Kita ini masih SMA yang, ga pantas seperti ini ! Saat kita memulai seperti itu, nanti setan akan merasuki kita !" Ucap Alana dan Elvan meminta maaf.


" Pacaran di masa SMA tidak harus harus berbuat seperti itu, masih banyak aktivitas untuk saling berdekatan seperti belajar bersama, olahraga bersama, atau hanya sekedar makan bersama ! " Sahut Alana kembali dan Elvan mengangguk mengerti dan berjanji ga akan pernah mengulangi lagi.


Setelah selesai menonton, Elvan mengajak makan dulu sebelum pulang. Dan kini mereka sudah berada di restoran. Alana memesan mie siram seafood dan Elvan nasi goreng spesial. Tempat duduk mereka kini saling berhadapan.


Kini mereka sedang menikmati makanan mereka masing-masing. Elvan tak berani membuka pembicaraan.


" Kenapa diem terus ? Tumben burung beo ga bawel ! " Goda Alana sambil terkekeh, mencairkan suasana yang terasa canggung. Karna biasanya Elvan yang lebih sering mengajak ngobrol membuka obrolan.


" Enggak. Ga apa-apa. Aku cuma ingin fokus makan aja ! " Sahut Elvan. Sebenarnya dia masih merasa tak enak pada kekasihnya. Karna sudah berani bertindak lebih. Dia yang mengambil ci*uman pertama Alana dan dia juga sudah memegang bukit kembar Alana yang besar di banding anak seusianya. Untuk ukuran anak SMA, tubuh Alana sangat sexy sehingga Alana menutupinya dengan memakai pakaian longgar kalau ke sekolah.


Selama dalam perjalanan Alana terus memeluk kekasihnya dari belakang membuat Elvan gelisah tak karuan. Pasalnya rasa manis bibir Alana masih terasa begitu juga bukit kembar Alana. Dan sekarang Alana menempelkan kembali membuat jantung Elvan berdegup kencang.


Setelah selesai mengantarkan Alana, Elvan berniat untuk mampir ke tempat perkumpulan club motornya.


" Wuih... jarang-jarang Lo kumpul sama anak club lagi. Biasanya sibuk pacaran. " Sindir Sandy salah satu anggota club motor.


" Boleh lah santai sekali-kali ! " Sahut Elvan sambil mendudukkan bokongnya.


Melihat sahabatnya datang, Andre langsung menghampiri sahabatnya.

__ADS_1


" Wow bro, tumben Lo ga ada angin ga ada hujan kesini ? Mimpi apa Lo ? " Ujar Andre.


" Yaelah emang gw ga boleh apa ikutan ? " Sindir Elvan balik.


" Becanda bro ! Sensi banget kaya cewek lagi datang bulan, bawaannya ngegas aja ! " Sahut Andre.


Kini mereka berdua sedang menikmati secangkir kopi susu. Semenjak berpacaran dengan Alana, Elvan sudah berhenti merokok.


" Dari mana Lo sama Alana ? " Tanya Andre membuka obrolan mereka. Elvan menceritakan jika dirinya tadi pagi selesai berburu es cream pocong , mereka melanjutkan menonton bioskop.


" Wah asyik donk...bisa ******* sama *****-*****. " Goda Andre. Blush wajah Elvan berubah merah. Dia tak bisa menutupi perasaannya. Tentu saja membuat Andre semakin menggodanya.


" Hayo ngapain Lo sama Alana ? Parah Lo ngerjain anak orang ! " Sahut Andre. Berbeda dengan Andre yang masih merasa tabu dengan dunia pacaran, secara dirinya belum mempunyai pacar. Sandy justru menyindir Elvan, terlebih dirinya merasa iri dengan Elvan karna sempat menjadi ketua tim di club motornya, popularitas Elvan juga lebih terdepan dari Sandy. Meskipun demikian Elvan tak pernah sekalipun bermain wanita, dia hanya fokus dengan kesendiriannya meskipun memiliki wajah tampan dan gaya yang keren. Dalam urusan cewek, Sandy merasa lebih unggul, bahkan kini dirinya sudah sering melakukan hubungan intim dengan tiga wanita yang berbeda.


" Cobalah sekali-kali, jangan cuma ******* doank ! Lo bakal ketagihan ! Cewek itu, awalnya bakal marah, tapi lama-kelamaan dia bakal ketagihan. Apalagi rudal gw udah wow banget seperti orang dewasa. Punya Lo kecil kali, makannya ga pede ! " Sindir Sandy yang tiba-tiba saja datang menghampiri Andre dan Elvan yang sedang mengobrol masalah di bioskop.


Mendengar ucapan seperti itu, tentu saja Elvan merasa tak suka. Dan memilih cabut dari club.


" Sok jadi cowok baik, nanti kalau udah nyoba pasti ketagihan Lo ! " Ujar Sandy membuat Andre merasa tak suka hendak melayangkan Bogeman. Untung saja teman-teman club mencoba melerainya.


" Sorry bro gw keluar dari club ini ! Males gw harus bertemu sama manusia sela*ngkangan ! " Sahut Andre. Andre langsung melajukan motornya meninggalkan tempat club tersebut.


Setelah sampai di rumah, Andre langsung menghubungi Elvan. Dirinya menceritakan tentang kejadian saat Elvan pergi.


" Thanks bro elo emang sahabat terbaik gw ! Gara-gara belain gw Lo jadi bertengkar begitu. " Ujar Elvan.

__ADS_1


" Santai bro, udah jadi kewajiban gw sebagai sahabat ! Gw pesan sama Lo, jangan sampai Lo rusak Alana kalau Lo sayang dia ! Kasihan jalan hidup Lo berdua masih panjang ! " Pesan Andre. Andre memang sahabat yang baik, memberi pesan yang baik untuk sahabatnya.


__ADS_2