
" Jaga diri kamu baik-baik ya Honey di sana! Aktifkan donk ponselnya, biar aku bisa mudah menghubungi kamu!" ucap Elvan sebelum melepas kepergian pacarnya.
" Caranya? Tapi aku ga ada pulsa untuk aktifkan di sana. Bukankah jika di sana akan terkena roaming?" ujar Alana. Dan Elvan langsung mengirimkan pulsa untuk Alana, agar komunikasinya dengan dirinya berjalan lancar. Elvan juga menerangkan cara mengaktifkan nomor ponsel di sana.
Sungguh rasanya sangat berat, saat Elvan harus melepas kepergian pacarnya. Sampai-sampai dua gurunya itu geleng-geleng melihat sikap Elvan ke Alana.
" Cowok kalau udah suka sama cewek, gitu tuh." ucap Mis Yeni dan Mis Naura mengangguk setuju.
❤️❤️❤️
Elvan kembali pulang dari bandara setelah berpisah dari pacarnya.
" Semoga cita-cita kamu tercapai, kamu memenangkan kompetisi olimpiade matematika ini." ucap Elvan saat melangkahkan kakinya menuju parkiran mobilnya.
Demi Alana hari ini Elvan tidak masuk sekolah. Dirinya memilih untuk langsung pulang, karna matanya masih merasa mengantuk.
Elvan membaringkan tubuhnya dan berusaha memejamkan matanya. Hingga akhirnya dirinya benar-benar tertidur.
Berbeda hal nya dengan Alana yang saat ini sedang merasa sangat bahagia, karna ini adalah pertama kalinya dalam hidupnya bisa menaiki pesawat dan menginjakkan kakinya di Singapura. Setelah sampai Alana dan kedua gurunya langsung menuju apartemen yang mereka sudah pesan. Karna harga menyewa apartemen lebih murah di bandingkan di hotel.
__ADS_1
" Emm...semua rasanya seperti mimpi aku bisa berkunjung ke sini." ucap Alana dalam hati saat dalam perjalanan menuju apartemen. Alana menoleh ke luar jendela, memandangi sekeliling pemandangan negara Singapura.
Elvan terbangun tidurnya, karna mendengar ada panggilan masuk dari pacarnya.
" Assalamualaikum. ih enak banget baru bangun bobo ya? Aku sudah sampai di apartemen tempat menginap." ucap Alana di panggilan video kepada pacarnya.
" Emm, walaikumsallam. Hehehe iya aku baru bangun bobo, mumpung lagi izin ga sekolah. Kamu sampe jam berapa di Singapura? Sudah makan?" sahut Elvan membuat senyum manis terbit di sudut bibir Alana. Bagi Alana, Elvan selalu membuat dirinya selalu di perhatikan.
❤️❤️❤️
Hari yang di nanti telah tiba. Dalam perlombaan ada 2 jenis perlombaan yang akan di lombakan. Perlombaan pertama yaitu cerdas cermat yang timnya terdiri dari 3 orang perwakilan dari masing-masing negara, Alana adalah salah satu orang nya. Dan untuk perlombaan individu dilakukan oleh satu orang perwakilan dari masing-masing negara. Pihak Indonesia di wakilkan oleh Alana. Sungguh hal ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri dan pihak sekolah bisa menjadi wakil dari negara. Namun semua proses untuk itu sangatlah tak mudah. Alana di tuntut bisa memenangkan di tingkat nasional, di mana dirinya harus bersaing dengan perwakilan masing-masing propinsi.
" Bismillah. Ya Allah mudahkanlah aku dalam menjawab semua pertanyaan di dalam perlombaan. Semoga engkau meridhoi langkah ku untuk menjadi pemenang dalam lomba ini! Amin." Doa Alana sebelum melangkahkan kaki nya memasuki arena olimpiade.
" Semangat ya sayang...doa Mis menyertai langkah kamu! Mis yakin kamu akan keluar menjadi pemenang!" ucap Mis Eva, hal yang sama di lakukan Mis Yeni yang memberikan support untuk Alana. Mereka sangat menyayangi Alana, bukan hanya sebagai muridnya tapi juga seperti adik dan anaknya. Dan tentu saja doa dan support dari banyak pihak membuat Alana semakin bersemangat.
Pertandingan pertama sangat sengit, masing-masing perwakilan berusaha keras menjawab pertanyaan dari pihak juri. Di babak pertama sekolah Alana hanya berada di posisi ketiga di kalahkan dari negara Singapura dan Brunei Darussalam.
" Semangat Alana, kamu pasti bisa mengubernya!" ucap Alana memberi semangat dirinya sendiri.
__ADS_1
Alana berusaha fokus untuk menyimak satu persatu pertanyaan juri dan mencoba menjawabnya hingga akhirnya di babak kedua dan ketiga tim Indonesia berhasil memenangkan hingga membuat skor terakhir menyatakan negara Asal adalah sebagai pemenangnya. Dan Alana lah sang pahlawan dalam pertandingan tersebut.
Pertandingan pertama telah selesai, dan kini di lanjutkan dengan pertandingan kedua yaitu untuk individu yang akan di wakilkan oleh Alana. Di pertandingan ini, menang atau kalah semua tergantung kerja keras Alana.
" Bismillah, semoga di mudahkan! Tolonglah hamba semoga bisa menyelesaikan soal-soal dengan baik." doa Alana. Saat pertandingan dia hanya terus fokus pada soal-soal, tak sedikitpun dirinya memikirkan Elvan pacarnya. Karna pada prinsipnya pacaran boleh, tapi sekolah yang pertama. Dia sudah bercita-cita ingin menjadi orang sukses yang bisa mengangkat derajat kedua orang tua nya. Oleh karena itu, tak aneh jika dirinya selalu menjadi sang pemenang dalam segala hal di bidang pendidikan.
Setelah dua jam berkutat dalam soal-soal, Alhamdulillah semua sudah selesai di kerjakan Alana dengan baik. Dirinya sangat bersyukur bisa menyelesaikan soal-soal dengan baik dan cepat. Alana berharap hasilnya nanti tak akan mengecewakan dirinya dan orang-orang yang telah memberikan kepercayaan padanya.
Bukan hanya Alana saja yang merasa tegang, kedua orang tua Alana, Elvan, guru-gurunya, dan Wita pun ikut merasa tegang menunggu hasil lomba. Alana memilih meninggalkan ponselnya di tas yang dia titipkan dengan gurunya dalam keadaan mati.
" Pasti lagi lomba? Ponselnya ga aktif." gumam Elvan saat dirinya menghubungi ponsel Alana yang dalam keadaan tidak aktif.
Dan saat yang di nanti akan tiba, para peserta dan guru-guru pendamping yang hadir di sana terlihat sangat tegang. Jantung Alana berdebar-debar menunggu hasil pertandingan kedua yang di lakukan oleh dirinya sendiri. Karna pada pertandingan pertama sudah di ketahui hasilnya, bahwa sekolah dirinya lah yang memenangkan lomba cerdas cermat.
" Baiklah kita mulai acara pengumuman pemenang untuk lomba tahap dua, dan sebelumnya saya selaku panitia mengucapkan terimakasih untuk partisipasi kalian semua untuk mendukung acara olimpiade matematika tahun ini. Untuk mempersingkat waktu saya akan mengumumkan juara 1, 2, dan 3 dan juga juara harapan 1,2, dan 3. Dan untuk juara pertama akan mendapatkan beasiswa pendidikan secara gratis dari National University of Singapore. Menarik bukan hadiahnya? Bukan hanya itu saja pemenang juga akan mendapatkan 100000 dollar Singapura. Wow benar-benar luar biasa." ucap perwakilan pihak penyelenggara olimpiade matematika.
Dan akhirnya Alana Liora Gantari lah sebagai pemenang utama dalam acara olimpiade matematika tahun ini.
Alana langsung sujud syukur dan mengucapkan rasa syukurnya berkali-kali atas kemenangan yang dia raih yang benar-benar di luar dugaannya.
__ADS_1
Tentu saja hal itu menjadi sebuah kebanggaan untuk Alana saat dirinya di minta naik ke atas panggung dan di sematkan mendali emas sebagai juara utama olimpiade matematika tahun ini. Alana meraih dua kemenangan. Dirinya juga tampil bersama tim nya yang berasal dari Bali dan Surabaya sebagai pemenang pertama dalam acara cerdas cermat. Bahkan saat itu Alana sampai meneteskan air mata, karna merasa sangat terharu. Seorang biasa seperti dia yang berasal dari keluarga sederhana mampu menjadi pemenang olimpiade matematika tingkat negara Asia.
Jangan lupa dukungannya kakak 😃😍🙏🌷❤️