Cintaku Tak Semanis Es Cream

Cintaku Tak Semanis Es Cream
Sambutan Pahlawan sekolah


__ADS_3

Kini Elvan dan Alana hanya duduk berdua di teras rumahnya. Kedua orang tua sudah merasa dekat dengan Elvan dan pastinya akan memberi kesempatan kepada sang anak untuk mengobrol berduaan. Terlebih tak ada yang berubah dari Alana meskipun sudah memiliki pacar. Justru Alana semakin rajin belajar. Jadi tak ada alasan untuk melarang sang anak berpacaran, yang terpenting bagi kedua orang tua nya mereka bisa menjaga diri agar tidak kelewat batas.


" Ini untuk kamu! Maaf bukan jam mewah yang aku beli, dan maaf juga jika tidak sesuai dengan keinginan kamu!" ucap Alana sambil memberikan kotak berwarna hitam yang berisi jam tangan.


Tentu saja Elvan langsung membukanya dan wajahnya berbinar-binar karna pilihan Alana sama dengan seleranya. Meskipun jam yang di berikan Alana sangat jauh harganya dengan jam yang biasa Elvan beli.


" Terima kasih, aku suka! Pilihan kamu ternyata sehati dengan aku, ini sesuai dengan keinginan aku." sahut Elvan dan Alana hanya menganggukkan kepalanya.


Elvan tak lama di rumah Alana, setelah Alana memberikan jam tersebut, Elvan langsung berpamitan pulang. Karna dia ingin pacarnya bisa cepat beristirahat. Elvan sangat tahu kalau sebelum olimpiade, pacarnya pasti kurang sekali tidur karna fokus belajar.


Kini Elvan sudah sampai di rumah, dan ternyata sang mami sudah sampai di rumah dan sedang duduk bersantai di ruang tv.


" Assalamualaikum, tumben mami sudah pulang?" ucap Elvan yang kini sudah ikut duduk di sebelah maminya. Saat melihat keberadaan maminya, tentu saja Elvan langsung menghampiri nya.

__ADS_1


" Walaikumsallam. Iya Alhamdulillah pekerjaan hari ini tidak terlalu numpuk jadi mami bisa pulang cepat. Dari mana kamu?" ucap mami Dianti.


Elvan menceritakan pada maminya, kalau dia baru saja menjemput Alana di Bandara dan mengantarkan Alana ke rumahnya. Elvan menceritakan bahwa Alana memenangkan lomba olimpiade matematika di Singapura. Tentu saja hal itu membuat mami Dianti merasa ikut bahagia. Terlebih ini adalah ajang yang sangat bergensi, dan pacar anaknya yang berhasil meraihnya.


" Alana pinter banget ya Van? Meskipun pacaran sama kamu, otaknya masih encer banget. Eh ngomong-ngomong kamu udah ngapain aja sama si Alana? Jangan sampe hancurkan masa depannya, kasihan!" ujar Mami Dianti. Dirinya mencoba menyelidik sang anak. Dia tak ingin hubungan percintaan anaknya seperti anak Abege zaman-zaman sekarang yang seperti suami istri.


" Alana tuh anak genius, mi! Aku yakin murid lain pun tak akan bisa menandingi kepintaran Alana termasuk aku!" sahut Elvan sambil nyengir.


" Ih kamu belum jawab pertanyaan mami? Pacaran kamu ga kelewat batas kan? Mami tuh takut banget kaya anak-anaknya teman mami yang di arisan. Banyak yang MBA ( married by accident ) alias hamil duluan. Dan akhirnya mereka harus nikah muda, dan parahnya pernikahan mereka banyak yang tak bertahan lama. Karna keegoisan mereka, cinta di antara mereka pun luntur. Berganti kebencian terhadap pasangannya. Ya maklum lah umur mereka masih sangat muda, kan kamu suka lihat mami papi aja yang sudah tua masih suka begitu. Terjadi selisih pendapat.


Bagi Mami Dianti hal seperti itu masih termasuk wajar, hanya saja pesannya jangan berlebih karna setan bisa saja merasuki mereka. Menggoda manusia untuk berbuat yang dia inginkan , meskipun berdekatan dengan lawan jenis pun sebenarnya sudah zina terlebih mereka ciu*man. Elvan mengangguk setuju.


❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Pagi ini seperti biasa, Elvan menjemput pacarnya dulu ke rumah sebelum ke sekolah. Dan hari ini dirinya memilih membawa mobil ke sekolah. Dia yakin kalau pacarnya masih merasa lelah, dia tak ingin Alana sakit. So sweet banget Elvan.


Alana tak tahu jika pihak sekolah akan menyambut dirinya sebagai pahlawan sekolah. Sambutan untuk pahlawan sekolah sudah di siapkan. Pihak sekolah akan memberikan uang tunai senilai 10 juta untuk keperluan Alana sekolah. Dan pihak sekolah sudah menyiapkan nasi tumpeng untuk di potong simbolis oleh Alana. Namun nasi tumpeng itu hanya untuk di nikmati guru-guru dan tim lainnya. Sedangkan murid-murid hanya di beri kotak kue yang berisi 3 buah kue dan air mineral. Ya hitung-hitung selamatan karna Alana berhasil memenangkan lomba olimpiade matematika.


" Wuih keren banget kamu...foto kamu terpampang di banner besar dan di juluki pahlawan sekolah." goda Elvan saat melihat banner yang berisi Selamat atas keberhasilan Alana Liora Gantari, pahlawan sekolah yang telah berjuang meraih juara pertama di ajang olimpiade matematika tahun ini di Singapura untuk kategori cerdas cermat dan individu.


Tentu saja hal itu membuat wajah Alana berbinar-binar, mendapatkan sambutan yang luar biasa untuk nya yang tak pernah terbayangkan olehnya.


Dan benar saja saat Alana memasuki halaman sekolah, dirinya langsung di sambut dengan pengalungan bunga di leher Alana. Alana juga menerima selempang yang menyandang sebagai pahlawan sekolah. Saat Alana di nyatakan sebagai pemenang di olimpiade matematika, Mis Yeni langsung menginginkannya kepada pihak sekolah. Dan pihak kepala sekolah memutuskan dan menyuruh tim humas untuk mengurus semuanya. Acara ini rencananya akan di abadikan untuk memotivasi semuanya murid yang bersekolah dan menarik perhatian murid yang berniat mendaftar di sekolah itu nanti.


Alana kini sudah berdiri di dampingi Mis Eva selalu wali kelas, Bapak kepala sekolah dan wakil-wakilnya untuk melakukan pemotongan nasi tumpeng sebagai simbolis. Dan untuk Elvan tentu saja dirinya sibuk menjadi fotografer dadakan sama seperti Wita. Wita sangat bangga melihat Sahabatnya bisa mencapai titik seperti itu. Tapi tidak dengan Misella dan para fans Elvan yang justru masih terus menghujat Alana dalam hati.


" Selamat ya Alana, kamu memang siswi yang genius! Terima kasih sudah memberi keharuman untuk sekolah ini! Dan sebagai bentuk ucapan terima kasih sekolah kepada kamu, pihak sekolah akan memberikan uang tunai senilai 10 juta kepada kamu. Pihak sekolah berharap uang ini bisa bermanfaat untuk kamu gunakan dengan baik! Pihak sekolah mohon maaf jika nilai nominal ini tidak sebanding dengan kerja keras kamu untuk meraih kejuaraan ini." ucap bapak kepala sekolah.

__ADS_1


" Assalamualaikum. Selamat pagi semuanya. Sebelumnya Alana mau ucapkan terima kasih kepada bapak kepala sekolah, guru-guru, tim sekolah, dan juga teman-teman semua yang telah memberikan doanya untuk Alana. Karna Alana yakin, kemenangan ini karna Ridho dari Allah hingga Alana di beri kemudahan untuk menyelesaikan soal-soal tersebut dengan baik. Dan juga dari awal melangkahkan kaki hingga sampai berada di sana dan pulang kembali, Alana masih di beri nikmat umur panjang dan sehat walafiat hingga akhirnya Alana masih bisa berdiri di sini. Tak lupa Alana juga mengucapkan terima kasih kepada Tim sekolah Global Persada yang telah memberikan Alana beasiswa untuk bersekolah di sini, sekolah yang luar biasa dan memberikan kepercayaannya kepada Alana untuk mengikuti olimpiade matematika yang di selenggarakan di Singapura. Dan terima kasih banyak atas sambutan luar biasa ini untuk Alana, Alana sangat terharu!" ungkap Alana sambil meneteskan air mata. Dia tak menyangka karna kepintarannya dia bisa berada di posisi ini.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya jika mampir.🤣😁😄😍🌷☕🙏


__ADS_2