
"Kamu boleh saat ini menangisi dirinya, tapi suatu saat nanti kamu harus bisa berdiri tegar! Aku ga mau lihat kamu lemah seperti ini!" ucap Reynaldi.
"Aku ga bisa kak. Dia sangat baik pada aku, dia ga salah. Yang salah itu papinya, yang melihat semuanya dari segi harta kekayaan. Padahal cinta kita tulus, kita saling mencintai." ungkap Alana.
Rasanya Reynaldi hingga menghentikan Alana untuk menuju Elvan dan mengatakan dirinya mencintai pria lain. Tapi Reynaldi bisa apa? Hal ini terlalu cepat untuk mengungkapnya, dia tak ingin jika Alana justru merasa terganggu hingga akhirnya memutuskan pergi dari hidupnya.
❤️❤️❤️
Hari demi hari, hubungan Elvan dan Alana masih berjalan lancar. Meskipun kini mereka mulai di sibukkan dengan kesibukan masing-masing sehingga itensitas komunikasi mereka semakin berkurang. Bahkan saat liburan semester ini Elvan memilih tidak pulang. Apa daya tangan tak sampai. Niat hati ada ingin bertemu wanita pujaannya di Indonesia, tapi dia harus secepatnya menyelesaikan kuliah di sana. Tujuannya hanya satu agar dirinya bisa cepat kembali di Indonesia.
"Maaf ya Han, aku ga bisa pulang liburan kali ini. Bukannya aku tak merindukan kamu, tapi terkadang kita harus mengorbankan sesuatu demi sesuatu yang lebih indah untuk kita." ujar Elvan dan mau tak mau Alana mengerti.
Tak terasa sudah satu tahun lamanya mereka menjalani hubungan jarak jauh. Mereka hanya bisa melepas rasa rindu lewat panggilan telepon dan video lewat ponsel. Bagi mereka sudah sangat bersyukur.
Dan bagaimana hubungan Alana dan Reynaldi? Hubungan masih sama seperti dulu. Reynaldi pun tak ingin cepat-cepat mengambil keputusan, dia sudah berjanji dengan tujuan awalnya. Dia lebih memilih untuk menyimpan rapat perasaannya seperti saat ini, dia tak ingin Alana mengetahui jika dirinya sudah memilih perasaan kepada Alana.
"Kak, lagi apa? Boleh aku mengobrol?" tanya Handi yang tiba-tiba saja masuk ke dalam.
"Tumben mau ngobrol sama kakak, biasanya kamu sibuk pacaran." sindir Reynaldi pada sang adik.
__ADS_1
"Aku lagi merasa jenuh kak main-main sama cewek. Ujung-ujungnya cuma di ranjang. Aku kayanya mau insyaf. Aku mau menjalani serius sama wanita itu, tapi sayangnya dia kayanya benci sama kamu. Aku kagum sama dia kak, di saat wanita mengejar aku, dia justru bersikap cuek dengan aku. Tapi aku penasaran wanita seperti ini, kalau aku jadi sama dia aku mau serius kak ga mau main-main sama wanita." curhat Handi membuat sang kakak terkekeh. Karna merasa tak menyangka dengan ucapan sang adik.
"Serius kamu bicara seperti itu? Ga habis salah minum obat kan?" goda Reynaldi kepada sang adik membuat Handi merasa kesal. Karna dirinya memang berkata serius tapi sang kakak menanggapi dengan candaan.
"Good. Kakak seneng dengarnya. Memangnya siapa wanita yang kamu maksud? Orang mana? Coba kenalin sama kakak!" ujar Reynaldi.
Jantung Reynaldi hampir copot saat mendengar Alana lah wanita yang di maksud sang adik. Wanita yang sempat bertabrakan dengan sang kakak. Reynaldi tersentak kaget dia tak menyangka jika sang adik menyukai wanita yang sama dengannya Dua pria yang mencintai wanita yang sama. Lantas apa Reynaldi akan mengikhlaskan Alana untuk sang adik?
"Menurut kakak gimana? Kakak kan pernah ketemu dia saat kakak nganter aku daftar kuliah di sana. Kakak masih inget ga? Gimana ya kak biar dia bisa menerima aku?" ujar Handi. Rasanya tak rela jika dirinya menyerahkan Handi kepada Alana. Terlebih meskipun usia Handi muda, Handi sudah tidak perjaka tak seperti dia. Handi lebih berpengalaman di banding dirinya. Tak sekalipun dirinya mencoba sesuatu yang berhubungan dengan adegan ranjang.
"Gimana ya? Kalau kakak sih setuju aja, tapi kamu kan masih sangat muda. Memangnya kamu mau segera nikah? Lantas kuliah kamu gimana?" Reynaldi berpura-pura mengeles dengan alasan mereka masih duduk di bangku kuliah.
Reynaldi tak banyak berkata-kata, bibirnya terasa kelu untuk mengucap. Rasanya dia tak sabar mengungkapkan kalau Alana adalah wanita yang dia cintai. Dia tak peduli reaksi sang adik Alana seperti itu.
❤️❤️❤️❤️
"Lan, boleh ga aku jadi pacar kamu?" ucap Handi sambil menggaruk tengkuknya yang terasa tak gatal. Ini bukan pertama kalinya bagi Handi mengutarakan perasaannya, tapi saat dengan Alana terasa grogi. Tak seperti kepada wanita lain yang nembak langsung bisa di ajak ke ranjang, tapi Alana sangat berbeda dan tentu saja membuat Hanafi merasa tertantang.
"Emm..maaf. Aku sudah punya pacar, pacar aku sedang melanjutkan pendidikan di Inggris." sahut Alana. Tentu saja hal itu membuat Handi merasa tak terima karna Alana menolaknya. Karna baru Alana yang berani menolaknya.
__ADS_1
Baru kali ini Handi merasakan patah hati. Karna memang Alana bicara jujur. Bicara apa adanya. Meskipun hubungan mereka jarak jauh dan tanpa restu orang tua Elvan, tapi mereka masih sangat mencintai.
❤️❤️❤️
"Kenapa kamu? Muka di tekuk begitu. Seperti cucian baru kering." sindir Reynaldi. Tak biasanya sang adik betah di rumah. Hampir setiap hari Handi pergi dengan wanita yang berbeda. Dan Reynaldi lihat, beberapa hari ini Handi lebih suka bermain game online.
Handi menceritakan kepada sang kakak kalau Alana menolaknya dengan alasan sudah memiliki pacar di Inggris.
"Pacar? Apa mereka merajut hubungan kembali? Apa hanya Alana menjadikan alasan itu untuk menolak Handi?" gumam Reynaldi. Banyak pertanyaan menari di benak Reynaldi. Karna setau dia Alana sudah putus dari pacarnya yang di Inggris.
Handi menceritakan jika baru kali ini ada wanita yang menolak dirinya. Dan dia berniat menjebak Alana agar Alana tak bisa menolaknya. Tentu saja hal itu membuat Reynaldi tanpa sadar tak terima, dirinya sangat marah saat mendengarnya membuat Handi merasa bingung. Karna biasanya sang kakak hanya menanggapi biasa saja, saat Handi menceritakan tentang permainan panasnya.
"Jangan! Jangan rusak wanita itu! Kamu bilang kamu udah insyaf dan suka sama dia karna dia wanita yang beda. Kalau kamu melakukan hal itu, bukannya dia akan jatuh ke pelukan kamu, justru dia akan membenci kamu! Kejarlah secara sehat!" ujar Reynaldi dan di mengerti Handi. Benar apa yang di bicarakan sang kakak. Tak selamanya cewek menyukai hal itu. Terlebih Alana adalah anak baik-baik.
❤️❤️❤️
"Kak tau ga? Handi nembak aku. Terus aku bilang aja, aku sudah punya cowok di Inggris. Aku juga ga nyangka kalau Handi nembak aku, padahal kita di kampus itu seperti musuh bebuyutan.
"Sebenarnya kamu suka ga sama dia?" tanya Reynaldi menyelidik. Alana menggelengkan kepalanya dan mengatakan kalau Elvan lah satu-satunya cowok yang dia cintai. Dan ternyata bukan hanya Handi yang di buat patah hati, tapi Reynaldi pun merasakan hal yang sama. Satu tahun kebersamaannya dengan Alana tak menjadikan Alana membuka hatinya untuk Reynaldi.
__ADS_1