
Sedangkan Intan dan Cici pergi mencari Wulan yang semalaman tidak ada. Mereka berpencar mencari ke sana kemari namun tak kunjung ada. Tetapi, di saat mau pergi ke kamar Cici yang mungkin Wulan akan kembali ke sana karena Wulan satu kamar dengan Cici. Tiba-tiba…
“ Astaga Wulan… kamu dari mana saja semalaman? “ Tanya mereka melihat Wulan keluar dari kamar sebelah.
“ Maaf ges. Aku nggak ngasih tahu kalian kalau aku tidur di kamar sebelah soalnya pintu kamar terkunci dan kunci cadangan pun lupa aku bawa. “ Jawab Wulan bohong.
“ Terus kenapa nggak kamu ketok pintunya? “ Tanya Intan.
“ Udah aku ketok nggak ada jawaban dari Cici. Mungkin dia kecapean makanya aku sewa kamar sebelah. Eh ternyata aku bangun kesiangan. “ Ucap Wulan
“ Oooo gitu. Aku kira kamu kenapa-napa. Sekarang kamu siap-siap yang lain udah tunggu di depan. “ Ucap Intan.
Setelah para cewek berkumpul, Falih dan Raihan pun datang. Falih yang tahu kondisi sahabatnya itu, diapun langsung…
“ Kita langsung balik aja. Takutnya macet dijalan nanti. “ Ucap Falih.
Raihan dan Wulan diam satu sama lain dan Raihan tidak mau melihat wajah wanita itu. Sepanjang jalan, mereka semua cuman diam dan hening karena mereka curiga kalau Raihan dan Wulan bertengkar besar. Jelas dari raut wajah mereka yang saling dingin satu sama lain.
Raihan yang sedang nyetir tidak bisa fokus karena suasana hatinya yang lagi buruk dan ditambah dia akan bertemu dengan Indah. Apa yang harus dia katakan kalau Indah bertanya?
“ Raihan awas. “ Ucap Fauzi di samping Raihan membuat dia rem mendadak.
“ Sini biar aku aja yang nyetir. “ Ucap Fauzi membuat Raihan berpindah duduk.
Indah yang sudah sampai di Jakarta bersama keluarganya mereka pun langsung menuju ke rumah sakit untuk memeriksa kandungannya...
“ Gimana janinnya dok? “ Tanya ibu Fitri penasaran.
“ Usia kandungannya 2 minggu dan kondisi janinnya baik. Karena ini kehamilan pertama ibuk... dan sangat berisiko karena kelainan di ovarium ibuk. Buk Indah harus menjaga kesehatan jangan terlalu capek dan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran. Ini saya berikan vitamin agar kondisi kandungannya baik-baik saja. “ Ucap dokter kandungan itu.
“ Baik dok… Terimakasih dok. “ Ucap Indah dan meninggalkan ruangan dokter itu.
“ Oh ya untuk berita kehamilan aku ini jangan dikasih tahu dulu sama mas Raihan. Biar jadi kejutan untuk mas Raihan nanti. “ Ucap Indah.
“ Terus kapan kamu kasih tahu Ndah? “ Tanya mommy Dewi.
“ Disaat ulang tahun mas Raihan nanti. Biar ini jadi kado terindah di hari ulang tahunya. “ Ucap Indah.
“ Tapi Sebulan lagi Ndah. Apa nggak kelamaan? “ Tanya mommy Dewi.
“ Nggak apa-apa mom. “ Ucap Indah membuat semuanya menuruti kemauan bumil itu.
Disisi lain, Wulan yang sudah berada di depan rumahnya, diapun dengan tergesa-gesa turun karena Andri terus menelfon dirinya dan tak sadar memori card saat foto-foto di pulau itu terjatuh di mobil Raihan yang membuat semua orang tidak sadar dengan memori card itu.
Setelah para cewek diantar kerumahnya, Fauzi langsung memberhentikan mobilnya itu membuat Raihan bingung.
“ Kenapa kita berhenti? “ Tanya Raihan.
“ Kamu sebenarnya kenapa Han? Kamu bertengkar dnegan Wulan? “ Tanya Falih.
__ADS_1
“ Kalian nggak usah pikirkan itu. Biar itu menjadi urusan aku sama dia. Aku capek mau tidur di rumah. “ Ucap Raihan membuat Fauzi melanjutkan nyetirnya.
Setelah Fauzi dan Falih diantar, Raihan tak kuasa untuk melihat wajah istrinya itu. Semalam hari terburuk baginya dan awal tahun yang buruk. ingin sekali dia tidak pulang ke rumah itu dan pergi sejauh mungkin untuk menenangkan diri. Namun, diapun memaksakan untuk pulang kerumah agar semua orang tidak curiga.
Indah yang sudah menantikan kedatangan suaminya itu dari tadi di halaman rumah, Akhirnya mobil yang dia kenal tiba juga yang membuat dia bahagia. Raihan yang melihat senyuman terukir di wajah istrinya itu membuat dia menangis karena dia telah mengingkari janjinya.
Disaat Raihan turun, Indah terkejut dengan raut wajah Raihan yang seperti kurang tidur…
“ Kamu kenapa kusam gitu mas? Apa tidur kamu tidak nyenyak selama disana? “ Tanya Indah.
“ Aku nggak apa-apa. Cuman kecapean aja. Aku masuk dulu ya. “ Ucap Raihan namun…
“ Isshh kamu ini mas. Salim dulu dong. “ Ucap Indah mencium tangan suaminya itu.
Disaat Indah mencium tangannya, dia sudah tidak bisa menahan apa yang dia derita selama ini. Ingin sekali dia bercerita tentang hal ini. Namun dia takut kalau Indah tahu hal ini, Indah akan meninggalkannya. Dan diapun langsung masuk kedalam rumah yang membuat Indah curiga terhadap suaminya itu. Seperti ada yang dia sembunyikan darinya, membuat Indah berpikir macam-macam tapi…
“ Issh Indah… kamu nggak usah pikir macam-macam. Ingat kamu lagi hamil. “ Gerutu Indah.
Raihan pun terkejut saat memasuki rumah itu karena kedua keluarga berkumpul disana…
“ Ada ibu sama ayah. Mommy dan Papi juga. Kapan mommy sama papi datang? “ Tanya Raihan setelah memberi salam kepada mereka.
“ Dua hari yang lalu. Kamu di hubungi nggak aktif… mommy sempat khawatir sama kamu Han. “ Ucap mommy Dewi.
“ Maaf mom… jaringan disana hilang-hilang timbul. “ Ucap Raihan.
Raihan pun meminta izin untuk ke kamar untuk istirahat. Saat Indah memasuki kamar, dia membuka isi koper suaminya itu untuk memisahkan baju kotor dan baju yang masih bersih. Namun, saat dia memilah baju, ada bekas lipstick berwarna merah di baju kemeja Raihan yang membuat kecurigaannya bertambah besar.
“ Kamu kenapa bongkar isi koperku Ndah? “ Tanya Raihan sedikit emosi membuat Indah terkejut.
“ Nggak… aku cuman mau pilah-pilah baju yang kotor untuk dicuci. Kenapa kamu emosi begitu mas? Oh ya ini bekas lipstick siapa? “ Tanya Indah penasaran.
“ Itu bekas lipstick Wulan… kemarin dia tersandung dan menimpa badan aku trus lipstiknya kena di baju aku. “ Jawab Raihan bohong.
“ Oooo gitu. Yaudah kamu istirahat aja dulu… dan ini teh hangat buat kamu. “ Ucap Indah memberikan teh itu.
“ Makasih ya sayang. “ Ucap Raihan.
Melihat kebahagiaan Indah saat ini membuat dia merasa laki-laki pengecut di dunia ini.
Sampai kapan rahasia ini dia simpan? Sungguh membuat dia tidak bisa tidur dan gelisah akibat kejadian malam itu.
Disisi lain, Wulan yang sedang membersihkan badannya tiba-tiba dia histeris mengingat kejadian malam itu bersama Andri. Dia merasa kotor saat ini karena mahkota yang dia jaga direnggut oleh Andri.
“ Aggghhh aku benci kamu Andri. “ Histeris Wulan.
Waktu pun terus berjalan. Sekarang menunjukkan pukul 02.00 dini hari tiba-tiba…
“ Mas… mas… “ Panggil Indah membuat Raihan terbangun.
__ADS_1
“ Ada apa Ndah? Kenapa panggil aku jam segini? “ Tanya Raihan setelah melihat jam di dinding.
“ Aku pengen manga muda mas. “ Ucap Indah membuat Raihan terkejut.
“ Mangga muda? Jam segini? “ Tanya Raihan heran.
“ Iya… nggak tahu aku pengen manga muda. “ Ucap Indah
“ Mangga di kulkas aja ya. “ Ucap Raihan tapi Indah tidak mau. Maunya manga yang dijual depan jalan raya.
Akhirnya Raihan pun pergi mencari manga muda itu dini hari. Saat turun dibawah…
“ Kamu mau kemana Han? “ Tanya mommy Dewi.
“ Aku mau beli manga muda untuk Indah di depan jalan raya mom. “ Jawab Raihan membuat mommy Dewi ketawa.
“ Kenapa mommy ketawa? “ Tanya Raihan penasaran.
“ Nggak ada… Dah sana beli… di tungguin istri kamu. “ Ucap mommy Dewi dan Raihan pun pergi.
“ Indah… Indah… ada-ada aja ngidam kamu. “ Gumam mommy Dewi.
Setelah dapat manga muda itu, Raihan pun langung bergegas pulang karena malam semakin larut. Namun, saat dijalan, tiba-tiba dia melihat sok-sok bayangan putih yang membuat dia menjadi merinding dan mempercepat laju motornya.
Setelah tiba di kamar…
“ Kamu kenapa seperti itu mas? “ Tanya Indah melihat suaminya ketakutan.
“ Nggak tadi dijalan aku ada Nampak sok-sok bayangan putih… bikin merinding. Udah jam segini pula. “ Ucap Raihan.
“ Makasih ya mas. “ Ucap Indah sambil mencicipi manga muda itu.
“ Mas mau? “ Tanya Indah.
“ Nggak kamu makan aja. “ Ucap Raihan.
Setelah dua potongan mangga dimakan, Indah pun sudah tidak mau membuat Raihan heran melihat tingkah laku istrinya itu. Dan saat mau tidur…
“ Mas cium aku dong. “ Ucap Indah dengan manjanya.
“ Biasanya kamu nggak gini Ndah. Ada apa sama kamu? “ Tanya Raihan penasaran.
“ Isshhh mas ini. “ Ucap Indah dengan bibir manyunnya membuat Raihan menegang seketika.
Raihan pun mencium kening, pipi dan kecupan hangat membuat Indah senang dan diapun tidur sambil berpelukan. Dalam diam Raihan pun bingung kenapa sama istrinya ini. Apa yang telah merasukinya sehingga dia berlaku aneh seperti ini.
-----------
Hai para readers setia cupu, cerewet and love... Yuk dukung author dengan like, comment and vote novel ini !!!!
__ADS_1
Rate, like comment and vote kalian sungguh berharga 😊😊🙏🏻