
Saat Febru memasuki ruangan VIP restoran itu, ada sosok wanita yang berdiri membelakanginya. Sosok wanita itu sangat kenal sekali oleh Febru dan diapun...
" Shalda. " Sapa Febru.
Shalda langsung mengahdap ke belakang dengan penampilan yang menabjukan seperti putri cinderella. Febru yang melihatnya langsung terpukau dengan kecantikan yang dipancarkan pujaan hatinya itu.
" Kamu cantik sekali Shalda. " Puji Febru.
" Masa? " Tanya Shalda
" Serius... kamu cantik sekali. " Puji Febru.
" Makasih Feb... Bukan karena kalian semua mungkin aku tidak bisa hadir ke acara ini. Terutama buat kamu Ndah... yang sudah merencanakan semua ini Sekali lagi makasih ya... " Ucap Shalda
" Kalian semua makasih ya... udah merias Shalda secantik ini. " Ucap Febru.
" Iya sama-sama Febru. " Ucap Indah, Monic dan Zalfa.
" Dan sekarang kalian bisa melepaskan rasa kangen kalian disini. " Ucap Indah dan meninggalkan ruangan itu.
Indah dan sahabatnya kembali ke tempat acara itu berlangsung. Indah tidak melihat keberadaan suaminya itu dan diapun langsung mencari keberadaannya. Tapi saat mencari suaminya, tiba-tiba Shakti muncul dihadapanya.
" Hai Gengs. " Sapa Shakti.
" Kamu dari mana saja Ti? Baru nongol? " Tanya Indah.
" Sorry tadi ada urusan bentar diluar. " Jawab Shakti.
Tak lama kemudian, datanglah Andri...
" Shakti... kamu disini juga? " Tanya Andri.
" Iya bang. Aku diundang sama Febru anaknya pak Indra. " Jawab Shakti.
" Abang? Maksudnya? " Tanya Monic.
" Iya perkenalkan ini abang aku. " Ucap Shakti.
__ADS_1
" Pentasan udah dari keturunannya ganteng-ganteng semua. " Ucap Monic membuat baper tingkat dewanya mulai muncul.
" Issh Monic. " Ucap Zalfa.
" Hahaha yaudah abang kesana dulu ya. " Ucap Andri meninggalkan mereka.
Setelah Andri pergi, Indah berfikir ternyata Shakti adalah adiknya Andri yang bukan lain pacar cadangan Wulan. Shakti yang melihat Indah seperti itu, diapun langsung...
" Kamu kenapa Ndah? " Tanya Shakti.
" Aku nggak apa-apa kok. Aku kesana dulu ya." Ucap Indah langsung mencari keberadaan suaminya.
Saat Indah mencari keberadaan suaminya, dia melihat suaminya berada di samping Mommy Dewi dan Papi Irhas lagi bercengkerama sesama kalangan pebisnis. Dan diapun langsung beragbung dengan mereka...
" Eh.. kamu dari mana aja Ndah? " Tanya Mommy Dewi.
" Maaf Mom. Aku tadi ada urusan sama Febru bentar. " Jawab Indah.
" Ini siapa jeng Dewi? " Tanya salah satu istri pebisnis itu.
" Halo om... halo tante... perkenalkan aku Indah. " Sapa Indah dengan ramah.
" Waahh cantiknya... Oh ya jeng anak laki-laki aku baru saja tamat pendidikan S2 di harvard looh. Dan sekarang dia masih jomblo. Jadi gimana kalau kita pertemukan mereka? Lagian sekarang anakku ada di Jakarta... " Tanya istri itu membuat Raihan sebagai suami rasa gelisah.
" Gimana ya jeng... coba tanya aja sama orangnya apakah dia mau? " Jawab Mommy Dewi.
" Kalau untuk perkenalan ya nggak ada masalah tante... untuk menjalin tali silaturrahmi. " Ucap Indah.
Semakin enaknya mereka ngobrol, tiba-tiba MC mengumumkan kalau acara pertunangan akan segera dimulai. Febru dan Shalda yang sudah siap melepaskan rasa kangen mereka, mereka pun langsung memasuki tempat acara itu tapi...
" Aku pulang aja ya Feb... aku nggak mau ada keributan di acara tunangan kakak kamu. " Ucap Shalda.
" Kamu nggak usah fikirikan itu... Ada aku disini bersamamu. " Ucap Febru membuat Shalda percaya dan masuk ke dalam ruangan itu.
Saat mereka masuk, semua mata langsung tertuju ke Febru dan Shalda yang saling bergandeng tangan. Mama Aini yang melihat Shalda langsung naik emosinya dan dia langsung menghampiri mereka. Namun...
" Biarin aja ma... malu sama undangan. " Ucap Papa Indra.
__ADS_1
Setelah semuanya duduk ke kursi masing-masing, acarapun dimulai. Saat acara dimulai, Raihan menatap Wulan yang duduk satu meja dengan Andri. Andri yang sadar dengan tatapan Raihan, diapun langsung memegang tangan Wulan dengan mesranya sehingga membuat Raihan cemburu.
Wulanpun terkejut dengan perilaku Andri. Dan diapun langsung melepaskan pegangan itu saat dia menatap Raihan disana. Mommy Dewi yang sadar dengan tatapan anaknya itu...
" Raihan ingat kamu sudah punya istri. Jangan pernah kamu menduai istri kamu. Kalau kamu masih berhubungan sama dia... akan mommy cabut semua fasilitas yang kamu punya sekarang. " Bisik Mommy Dewi membuat Raihan langsung mengalihkan penglihatannya.
Setelah kedua calon pengantin itu memasang cincin pertunangan, semua hadirin langsung tepuk tangan. Shalda yang merasa utang budi sama Indah, diapun langsung membisikan sesuatu kepada Febru.
Setelah mendengar bisisikan Shalda, Febru langsung menemui MC untuk acara selanjutnya.
" Baiklah para hadirin sekalian, acara selanjutnya ada permintaan dari keluarga. Kita minta untuk Raihan dan Indah menampilkan sebuah dansa. Kepada mereka kita persilakan. " Ucap MC itu.
Indah dan Raihan terkejut mendengar itu. Tapi para sahabatnya dibelakang langsung memberi support termasuk Febru dan Shalda. Shalda tahu kalau Indah dan Raihan bisa dansa karena, Indah pernah bilang kalau dia dan Raihan pernah berdansa dengan lincah saat makan malam pertama.
Mendengar sorakan teman-temanya, Indah dan Raihan memutuskan untuk naik keatas panggung. Saat menaiki panggung, kaki Indah langsung gemetar karena grogi dan malu.
" Mas... aku malu. " Ucap Indah sambil berdansa biasa. Kebetulan suara musik keras sekali yang membuat percakapan mereka tidak kedengaran sama undangan disana.
" Kamu nggak usah hiraukan para undangan itu. Anggap kita berdansa di taman yang sepi penuh dengan suasana romantis. Dan kamu nggak usah lihat mereka tapi lihat suami kamu yang ganteng ini. " Ucap Raihan membuat grogi dan malu Indah hilang.
Dan dansa spektakuler pun dimulai. Indah dengan lincahnya melakukan gerakan dansa seperti dansa luar negeri yang penuh atraksi. Raihan yang melihat istrinya seperti itu tidak kalah diam. Diapun melakukan gerakan yang spektakuler yang membuat para penonton terpukau.
Tidak dengan Wulan. dia sangat merasa cemburu sekali pacarnya berdansa seperti itu dengan sicupu.
" Udah berani kamu mendekati pacar gue ya cupu... lihat saja besok dikampus. " Kesal Wulan.
Raihan dan Indah berdansa dengan mesra dan penuh atraksi yang membuat ketegangan Raihan muncul lagi. Indah yang sadar dengan gerakan suaminya itu mulai aneh, diapun langsung menutupi aib suaminya itu dengan cara berdansa seperti biasa.
" Kamu kambuh lagi mas? " Tanya Indah.
" Iya Ndah... gimana ni?
" Kamu ikuti gerakan aku. " Ucap Indah.
Indah dengan kecerdasannya, dia pandai menutupi aib suaminya itu. Sehingga para penonton tidak tahu.Saat gerakan terakhir dengan posisi badan Indah bawah dirangkul oleh Raihan, tiba-tiba semua lampu matu. Dan saat lampu mati, Raihan langsung memberi kecupan hangat yang sudah dia tahan sejak dirumah tadi.
Indahpun langsung terkejut dengan perilaku suaminya itu. Dan saat lampu hidup, posisi mereka sudah kembali posisi berdiri. Untungnya saat mati lampu tadi, Raihan dengan cekatan langsung melepaskan kecupan itu. Dan kebetulan Indah memakai lipstik berwarna soft sehingga tidak ada yang tahu mereka habis kecupan.
__ADS_1