Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 110 " Cici Kebaperan sama Junior. "


__ADS_3

Bulan telah berganti menjadi matahari yang menyinari di langit Jakarta. Indah dan Raihan sudah siap-siap ke kampus untuk meyambut awal semester kuliah. Raihan yang sedang memakai parfum tiba-tiba…


“ Kamu pakai parfum apa sih mas… nggak sedap baunya. “ Ucap Indah sambil menutup hidungnya.


“ Aku pakai parfum yang biasa. Tumben sekarang kamu komen... biasanya kamu nggak pernah komen bahkan kamu suka baunya. “ Heran Raihan.


“ Nggak tahu kenapa mas. Yaudah aku kebawah dulu… pusing sekali baunya. “ Ucap Indah meninggalkan Raihan dalam keheranan.


Saat di meja makan…


“ Kamu belum ganti bajunya mas? Aku kan nggak suka baunya. “ Ucap Indah membuat seisi rumah itu heran.


“ Astaga Indah… apa salah dengan parfum aku? Toh biasanya kamu suka sama baunya? Aneh kamu. “ Kesal Raihan.


“ Isshh kalian ini pagi-pagi udah bertengkar. Nggak malu sama kami? “ Sindir mommy Dewi membuat mereka diam dan melanjutkan sarapan.


Mommy Dewi dan Papi Irhas merasa lucu melihat tingkah laku anak dan menantunya itu. Wajar saja karena Indah saat ini tengah hamil yang membuat hormonnya berubah dan menjadi sensitive.


" Yaudah... kamu ganti aja bajunya Han. Maklumin aja namanya aja perempuan. " Ucap Mommy Dewi membuat Raihan mengganti bajunya.


Sampai di kampus, semua mahasiswa baru berkumpul di auditorium termasuk Afif. Afif beserta ibu Fitri dan Ayah Afdal memilih tidur di apartemen karena merasa segan sama sahabatnya itu. Setelah semuanya berkumpul, Seseoarang yang diidolakan semua kaum hawa di kampus itu memasuki ke ruangan acara itu. Siapa lagi bukan ketua BEM di kampus itu Raihan Permana yang membuat Afif…


“ Jadi bang Raihan ketua BEM? Pantas saja banyak digemari di kampus ini. “ Gumam Afif


Saat Raihan menyampaikan sepatah kata, semua mahasiswa baru wanita memperhatikan dia termasuk teman sebelah Afif…


“ Astaga… tampan sekali ketua BEM kita? Andai dia masih single aku mau jadi gebetanya. “ Ucap Dina.


“ Kamu nggak tahu aja kalau dia itu abang iparku. “ Gumam Afif.


Setelah acara pembukaan selesai, semua mahasiswa melakukan tour kampus yang didampingi oleh kakak senior. Saat Afif tour kampus, dia melihat kakaknya sama suaminya itu seperti orang yang tidak akrab dan Raihan pergi bersama wanita lain. Padahal mereka suami istri dan ditambah penampilan Indah saat ini cupu yang membuat dia…


“ Oh ya kak Monic. Kenapa kakak sama bang Raihan seperti itu? Dan kenapa penampilan kakak di kampus seperti itu lagi? “ Tanya Afif.


“ Nanti kakak ceritakan saat waktu istrahat ya. Ceritanya panjang. “ Ucap Monic dan melanjutkan tour kampus.


Saat jam istrahat…


“ Jadi gitu Fif… kamu kasih tahu sama kakak kamu tuh. Sampai kapan dia akan merahasiakan hubungan dia? Kakak melihatnya merasa kasihan sekali. Selain di bully dia menahan rasa sakit disaat bang Raihan bersama kak Wulan bermesraan di kampus. “ Ucap Monic di taman membuat Afif terkejut.


“ Wulan? Pacarnya bang Raihan itu? Jadi sampai sekarang mereka masih belum putus? “ Tanya Afif

__ADS_1


Monic cuman menganggukkan kepalanya yang membuat Afif marah besar sama abang iparnya itu. Dan tak lama kemudian…


“ Kalian disini ternyata. “ Sapa Indah menemui Monic dan Afif.


“ Kakak… kenapa kakak lakuin ini semua? Kenapa kakak biarin bang Raihan pacaran dengan Wulan itu? Dan kenapa penampilan kakak masih seperti ini? “ Tanya Afif membuat Indah terkejut.


Indah yang tahu siapa yang kasih tahu membuat dia menjelaskan tujuannya bersama Raihan…


“ Oooo jadi gitu ceritanya. Iya juga sih serba salah jadinya soalnya kakak menikah sama anak konglomerat. Aku paham kok… kakak tenang aja. Aku akan jaga rahasia ini sampai kakak akan membukanya ke hadapan public. “ Ucap Afif.


“ Makasih ya Fif kamu ngertiin kakak. “ Ucap Indah.


Disaat mereka bercengkrama, mereka melihat Raihan and gengs jalan menuju kantin bersama Wulan and gengs. Tapi yang mereka heran, Raihan dan Wulan diam seperti orang musuhan yang membuat Indah semakin curiga terhadap suaminya itu.


Indah yang penasaran, diapun langsung mengikuti mereka. Afif yang merasa heran dengan sikap kakaknya itu dia juga mengikuti mereka. Sampainya di kantin, Indah and gengs berkumpul bersama Shkati, Roby dan Febru.


“ Oh ya Fif gimana ospek hari ini? “ Tanya Shakti.


“ Seru bang. Apalagi kakak pembimbingnya kak Monic yang baik sekali sama kami. “ Ucap Afif membuat Monic baper.


Mereka bercengkrama satu sama lain, tetapi Indah tidak menghairaukannya. Dia malah justru melihat Raihan dan Wulan duduk terpisah. Hal itu juga dirasakan oleh sahabat Raihan yang memilih untuk diam karena Raihan tidak suka orang ikut campur dalam urusannya.


“ Oh ya ges kalian pesan apa? “ Tanya Cici memecahkan suasana tegang itu.


“ Kalau kalian apa? “ Tanya Cici kepada Raihan dan Wulan yang saling tatapan penuh amarah.


“ Aku sama aja sama kalian. “ Ucap Raihan dan Wulan.


Disaat Cici mau berjalan untuk memesan makanan, tiba-tiba jalan yang dia tempuh licin yang membuat dia hampir terjatuh. Untung saja Afif dengan sigap membantu kakak seniornya itu yang kebetulan juga memesan makanan.


Saat melihat ketampanan Afif, Detak jantung Cici menjadi berdetak kencang. Mereka yang melihat Cici seperti itu merasa heran karena suka sama yang lebih muda darinya.


“ Maaf kak. Kakak nggak kenapa-napa kan? “ Tanya Afif.


“ Aku nggak apa-apa… Terimakasih ya. “ Ucap Cici yang baper itu dan langsung pergi memesan makanan.


Suasana tegang tadi berubah menjadi canda gurau melihat kelakuan Cici yang baper sama adek juniornya. Begitupun Indah and gengs merasa aneh melihat seorang senior baper terhadap adek junior sendiri.


“ Kayaknya ada yang baper sama mahasiswa baru. “ Ledek Wulan saat Cici dating.


“ Apain sih kalian. Yaudah kita bahas yang lain aja. “ Kesal Cici.

__ADS_1


Disisi lain…


“ Afif bari jadi mahasiswa baru sudah ada yang baper sama kamu. “ Ledek Shakti.


“ Maksud abang ? “ Tanya Afif penasaran.


“ Itu kak Cici tadi… dia baper saat dia nolongin kamu wkwk. “ Jawab Shakti.


“ Apain sih bang. Itu cuman kecelakaan kecil aja tadi. “ Ucap Afif.


Di meja lain semua geng Raihan merasa penasaran siapa Afif ini. Kenapa dia terlalu akrab dengan geng cupu itu.


“ Kenapa si mahasiswa baru itu akrab sekali sama geng cupu itu ya? “ Tanya Dita tapi mereka semua cuman mengangkat bahunya.


“ Jelas dia adik Indah dan otomatis dia juga adik iparku. “ Gumam Raihan dengan senyumnya,


Indah terus memperhatikan suaminya itu yang membuat Afif…


“ Kenapa kakak tatap dia seperti itu? Se tampan itu kah dia? Sehingga mengalahkan ketampanan aku di mata kakak. “ Kesal Afif membuat seisi kantin memperhatikan mereka termasuk Wulan yang sedari tadi memperhatikan Indah si cupu itu.


“ Isshh kamu ini Fif. “ Kesal Indah mencubit adiknya itu.


“ Awww… sakit kak. “ Rintih Afif.


Cici yang semakin penasaran siapa Afif itu, diapun langsung menghampirinya.


“ Oh ya cupu… dia ini siapa kamu? “ Tanya Cici penasaran.


“ Dia adikku kak. Emangnya kenapa kak? “ Tanya Indah balik.


“ Ooo jadi dia ini adik kamu? “ Tanya Cici meyakinkan apa yang baru saja dia dengar dan Indah menganggukkan kepalanya.


“ Emangnya kenapa kak? “ Tanya Indah.


“ Nggak ada. “ Ucap Cici dan diapun langsung menuju ke mejanya yang membuat Indah and geng heran melihat tingkah laku Cici.


“ Oh ya aku lihat bang Raihan sama pacarnya itu kenapa diam aja kayak orang musuhan aja? “ Tanya Zalfa menoleh ke Indah.


“ Nggak tahu kenapa. “ Ucap Indah menaikkan bahunya.


--------------

__ADS_1


Hai para readers setia cupu, cerewet and love... Yuk dukung author dengan like, comment and vote novel ini !!!!


Rate, like comment and vote kalian sungguh berharga 😊😊🙏🏻


__ADS_2