Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 42 " Selingkuh Dibalas Selingkuh. "


__ADS_3

Hati seoarang wanita mana yang tidak bersedih melihat orang yang dia cintai berduaan dengan pelakor. Hal itu yang dirasakan oleh Indah.


Saat ini Indah benar-benar sangat sedih karena dikondisi saat ini dia butuh penyemangat dari seoarang yang dia cintai. Namun orang yang dia cintai itu malah bermesraan dengan Wulan.


Namun, saat dia pergi dari cafe itu karena dia tak kuasa melihat suaminya seperti itu, tiba-tiba ada seseorang yang dia kenal memanggil dirinya yang membuat Raihan dan Wulan tertuju kepadanya.


" Indah. " Sorak Shakti.


Mendengar sorak Shakti, Indahpun langsung membersihkan benih-benih kristal yang dia keluarkan. Dan saat, Indah membalik kebelakang, Shaktipun penasaran dengan mata yang indah itu merah.


" Kamu kenapa Ndah? Kamu habis nangis? " Tanya Shakti penasaran.


" Nggak. Cuman kelilipan aja. " Jawab Indah bohong sambil membersihkan sisa-sisa air matanya.


Shakti langsung mengajak Indah ke meja yang sudah dia pesan. Saat Indah mau duduk, Shakti menarik kursi itu dan Indahpun dipersilahkan duduk seperti pelayan melayani putri kerajaan.


Hal itu membuat sepasang mata yang diujung sana merasa geram akan perlakuan Shakti. Raihan ingin sekali meghampiri mereka namun, dia tidak bisa karena sekarang Raihan bersama Wulan.


" Kamu kenapa melihat sicupu seperti itu? " Tanya Wulan penasaran.


" Nggak ada. Cuman aku kasihan aja sama Shakti dia suka sama sucupu itu. " Jawab Raihan bohong.


Shakti langsung memesan makanan yang ada di restoran itu. Sambil menunggu, mata Indah tak lepas melihat suaminya itu yang sedang bermesraan diujung sana.


Sebenarnya Raihan juga sedih akan kejadian ini. Namun, dia pergi bersenang-senang sama Wulan cuman menghilangkan beban pikiran. Dia tak tega melihat istrinya itu bersedih tetapi dia terlanjur kecewa sama istrinya itu.


Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya makanan yang mereka pesan tadipun datang juga. Mereka yang sudah lapar, langsung menyantapnya.


Saat Indah makan, Shakti melihat sisa makanan dibibirnya. Dan diapun langsung membersihkan dengan tangannya yang membuat Raihan semakin cemburu.


Indahpun terkejut dengan perlakuan Shakti. Namun dia senang karena diujung sana, Raihan melihat mereka dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

__ADS_1


Indahpum senyum-senyum sendiri sambil...


" Emangnya kamu aja yang bisa seperti itu sama Wulan? Aku juga bisa. " Gumam Indah didalam hati.


Setelah mereka makan, Indah dan Shakti pergi dari restoran itu. Raihan yang sejak tadi menunggu mereka, diapun langsung pergi dan mengikuti mereka pergi.


Saat keluar dari restoran, Indahpun memegang pergelangan tangan Shakti dengan mesranya yang membuat dia langsung terkejut karena Indah baru ini memegang pergelangan tangannya. Raihan yang pura-pura nelfon klien, diapun merasa geram dengan tingkah laku istrinya itu.


Di perjalanan, Indah langsung merangkul Shakti yang membuat dirinya terkejut dan senang. Karena akhirnya setelah sekian lama ia tunggu-tunggu kejadian ini terjadi juga.


Raihan yang sejak tadi sudah sakit hati dengan istrinya itu, dia langsung menepikan mobilnya dijalan yang membuat Wulan menjadi penasaran.


" Kenapa kita berhenti? " Tanya Wulan penasaran.


" Aku lupa yang. Sekarang aku ada meeting dengan klien. Kamu aku turun disini nggak apa-apa kan? " Tanya Raihan.


" Lama ya? " Tanya Wulan balik.


" Yaudah deh. Aku turun disini aja. " Ucap Wulan.


Setelah Wulan turun dari mobil mewah itu, Raihan langsung mengikuti istrinya itu yang telah jauh meninggalkan dia. Untung saja Raihan memasang aplikasi pelacak di handphonenya sehingga dia tahu keberadaan istrinya itu.


Indah yang sudah tidak diikutin oleh suaminya itu, dia langsung melepaskan rangkulannya yang membuat Shakti penasaran.


" Kenapa Ndah? " Tanya Shakti lagi membawa motor.


" Nggak apa-apa. Cuman tanganku pegal aja. " Jawab Indah bohong.


" Kita mau kemana lagi Ndah? " Tanya Shakti lagi.


" Kita ke toko buku aja. Soalnya ada beberapa buku yang harus kubeli. " Jawab Indah.

__ADS_1


Setelah setangah jam perjalanan, akhirnya merekapun sampai di toko buku terbesar se Jakarta itu. Saat mereka turun dari motor, Indah dengan tak sengaja melihat mobil yang dia kenal diujung sana.


Dan saat mereka masuk ke toko buku itu, Indah langsung memegang pergelangan tangan Shakti lagi dengan senyuman tanpa beban yang membuat Raihan sakit hati.


Itulah yang dirasakan Indah sebagai seorang istri yang melihat orang yang dia cintai bermesraan dengan orang lain. Indah sengaja melakukan semua ini agar suaminya tahu dan sadar bagaimana rasa sakit saat seorang yang dicintai bermesraan dengan orang lain.


Indah langsung mencari beberapa buku yang ada disana. Shakti terus dekat dengan Indah seperti perangko dengan amplop yang tak bisa dipisahkan membuat Indah merasa tidak nyaman dengan Shakti. Tetapi diujung sana ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka sehingga membuat Indah terpaksa berada disamping Shakti.


Setelah selesai mereka mencari buku, Indah dan Shakti langsung membaca buku di tempat yang sudah disediakan disana. Saat Indah baca buku, Shakti dengan jahilnya membuang tisu kewajah Indah karena dia terlalu fokus baca buku.


" Isshh Shakti. " Kesal Indah.


" Wkwkwk kamu serius amat baca buku. " Ucap Shakti membuat mereka tersenyum.


Indah sadar kalau suaminya itu sedang memperhatikan mereka diujung sana. Raihan tidak bisa menahan rasa sakit hatinya itu. Dan dia langsung menghampiri mereka.


Namun, saat menghampiri mereka, tiba-tiba ada seorang perempuan berbadan besar yang keluar dari rak-rak buku yang tidak sengaja menabrak Raihan yang membuat mereka terjatuh dan badan Raihan terhimpit oleh perempuan yang berbadan besar itu.


" Aduuuh " Ucap Raihan sambil berdiri.


" Hehehe maaf. " Ucap perempuan itu sambil menatap Raihan dengan tatapan yang tak bisa diartikan.


Sebenarnya perempuan itu mau marah kepadanya. Namun, saat melihat kesempurnaan yang ada di diri Raihan membuat perempuan itu terhipnotis dengan ketampanannya.


Setiap para wanita yang melihat ketampanan Raihan pasti terhipnotis. Tapi tidak istrinya Indah. Indah sama sekali tidak terhipnotis dengan ketampanan suaminya itu. Melainkan dia terkesima dengan tingkah laku suaminya itu yang suka menolong dan rendah hati sesama makhluk hidup.


" Ya nggak apa-apa. " Ucap Raihan sambil menolong perempuan itu mengambil buku perempuan itu yang jatuh dilantai.


Setelah dia selesai mengambil buku perempuan itu, Raihan melihat istrinya itu tidak ada lagi dimeja itu. Dan dia langsung mencari keberadaan istrinya itu.


Untung saja Raihan bisa mengejar istrinya itu yang sedang membayar buku dikasir. Namun, mereka langsung pergi tanpa mempedulikan Raihan yang sedang berlari menghampiri mereka.

__ADS_1


Indah dan Shakti langsung menaiki motor besarnya dan melajukan gas ke jalan raya. Dan Raihanpun langsung menancapkan gas mobilnya agar tidak ketinggalan jejak mereka.


__ADS_2