
Andri yang sudah kehabisan sabar, diapun langsung menyuruh anak buahnya untuk membuka pintu buaya itu. Setelah orang suruhan Andri membuka pintu buaya itu, para buaya langsung menyerbu Indah dengan ganasnya.
Indahpun langsung ketakutan...
" Mas... tolong mas... " Sorak Indah panik.
Raihan pun panik melihat para buaya itu menyerbu Indah. Raihan tak tahu harus berbuat apa untuk menyelamatkan istrinya itu dan dia hanya bisa berdoa agar ada pertolongan.
Doa Raihan pun terkabul. Tak lama kemudian, datanglah sekelompok orang yang memakai topeng berwarna emas langsung menyerbu anak buah Andri.
Andri yang melihat semua itu langsung kabur melihat anak buahnya yang sedang menyerbu orang-orang itu. Raihan pun tidak melewatkan kesempatan emas ini. Diapun langsung melepaskan ikatan tali ditangannya dan langsung masuk ke kolam buaya itu.
" Indah.. kamu tenang... jangan panik... aku disini bantu kamu. " Sorak Raihan saat memasuki kolam buaya itu.
" Hati-hati mas... " Sorak Indah lagi.
Raihan sangat berhati-hati melangkah agar para buaya itu tidak melukai dirinya dan Indah.
Raihan mengambil kayu panjang yang ada disana untuk mengusir para buaya itu.
" Indah cepat kesini. " Ucap Raihan sambil mengalihkan perhatian para buaya.
Setelah Indah berjalan menuju suaminya itu, merekapun langsung berpelukan. Tak lama kemudian, salah seorang bertopeng emas itu berhasil memancing para buaya itu dengan seember daging mentah.
Para buaya itu langsung menyerbu daging itu. Dan akhirnya sepasang suami istri itu pun selamat dari para buaya.
Anak buah Andri langsung terkapar dibuatnya dan kabur dari tempat itu. orang bertopeng itu mau mengajarnya tapi...
" Nggak usah dikejar. Biarin saja mereka. " Ucap Indah.
" Syukurlah bapak sama ibu nggak apa-apa. " Ucap salah seorang bertopeng itu yang merupakan ketuanya.
" Terimakasih karena kalian sudah menolong kami tepat waktu. Kalau tidak... mungkin kami sudah dimakan sama buaya-buaya itu. " Ucap Indah.
Raihan semakin bingung melihat istrinya itu yang akrab sama orang yang memakai topeng emas.
" Kamu kenapa bengong mas? " Tanya Indah.
__ADS_1
" Maksud semua ini apa Ndah? " Tanya Raihan balik.
" Oh ya perkenalkan ini orang-orang suruhan aku mas... Jadi waktu itu.... " Ucap Indah sambil menjelaskan kejadian kemarin.
Flash back...
Saat orang segerombolan bertopeng itu mengepung mobil Indah, diapun langsung menghubungi orang suruhannya...
(" Halo... saya punya tugas buat kalian. " Ucap Indah.
Indah punya rencana agar dia tahu siapa dibalik semua ini. Dan diapun menyuruh anak buahnya untuk menjaga dirinya dari jarak jauh. Dan apabila nyawanya terancam, baru mereka maju untuk menghabisi segerombolan orang itu.
****
" Jadi mereka semua ini orang suruhan kamu Ndah? Siapa yang memperkenalkan kamu dengan mereka? " Tanya Raihan.
" Sebenarnya ini orang suruhan yang dikasih mommy sama aku. Karena sekarang aku adalah istri kamu... dan pasti banyak diluar sana yang akan mencelakai aku. " Jawab Indah membuat Raihan mengerti.
" Mommy baik sekali ya sama kita... Kalau gitu kalian bisa pergi dan jangan lupa bukti tadi kirimkan sama saya. Untuk sisanya nanti saya transfer. " Ucap Indah.
Setelah mereka semua pergi, Indah dan Raihan pun langsung pulang dengan mobil yang telah disiapkan oleh sopir rumah. Sebelum mereka pulang...
" Oh ya mas... gimana kita ke toko baju dulu. Nggak mungkin kita pulang dalam keadaan seperti ini? Nanti grandma bisa cemas melihat keadaan kita. " Ucap Indah.
" Betul juga kata kamu Ndah... disana kayaknya ada toko baju. Kita kesana aja ya. "Ucap Raihan langsung pergi ke toko itu.
Saat mereka memasuki toko itu, semua mata langsung memperhatikan mereka yang kotor akibat penculikan kemarin. Dan...
" Permisi mbak... saya mau pesan baju ini satu sama yang ini. " Ucap Raihan sambil menunjuk baju itu namun karyawan disana hanya melihat sinis dengan tampilan mereka.
Karyawan disana tidak percaya kalau Raihan sanggup membayar baju mewah itu. Namun, saat Raihan mengeluarkan kartu atm khusus kelas atas, mereka semua langsung tercengang. Yang membuat mereka tercengang lagi, nama dalam kartu itu yang membuat mereka langsung melayani Raihan dan Indah dengan baik sekali.
" Maafkan kami pak Raihan... kami tidak tahu bahwasanya bapak yang berkunjung. Dan terimakasih bapak dan ibu telah mengunjungi toko kami. Silahkan bapak sama ibu minum dulu. " Ucap menejer toko itu.
Raihan dan Indah merasa heran melihat sikap mereka seolah-olah disihir oleh kartu atm yang Raihan miliki. Setelah mereka membeli baju, merekapun langsung memesan kamar hotel yang ada disana untuk bersih-bersih.
Saat mereka memasuki hotel itu, semua mata langsung memperhatikan mereka seperti orang-orang jalanan seperti ditoko baju tadi.
__ADS_1
" Permisi mbak... saya mau pesan kamar VIP untuk 3 jam. " Ucap Raihan membuat karyawan itu senyum sindir.
" Mas... kenapa harus VIP? Yang biasa aja mbak... lagian cuman untuk istirahat sebentar aja. " Ucap Indah
" Nggak usah dengarin mbak... yang VIP aja. Ini kartu saya. " Ucap Raihan sambil memberi kartu atm itu.
Karyawan itu langsung terkejut dibuatnya saat melihat kartu atm itu. Dan diapun langsung berubah 100% sikapnya yang membuat Raihan dan Indah heran lagi.
" Maaf atas sikap saya tadi pak Raihan... Ini kuncinya pak. " Ucap Karyawan itu dengan ramah.
Sampainya dikamar, Indah dan Raihan langsung bersih-bersih karena bau dan kotoran mereka sudah lengket sekali. Setelah bersih-bersih, Mereka pun menikmati suasana di pinggir kota yang masih asri dan sejuk udaranya.
Tak lama kemudian, terdengar bunyi bell dari luar. Dan ternyata...
" Permisi pak... ini makan siangnya pak. " Ucap pegawai itu.
" Iya silahkan masuk. " Ucap Raihan.
Raihan dan Indah bingung sekali dengan makanan yang dibawa pegawai itu banyak sekali seolah-olah seperti honeymoon. Mulai dari makanan ringan sampai makanan berat.
" Mas yang memesan semua ini? " Tanya Indah setelah pegawai itu pergi.
" Nggak... " Jawab Raihan.
" Hari ini banyak sekali kejadian aneh nggak sih mas? Mulai dari toko baju sampai sekarang. " Ucap Indah.
" Iya... akupun bingung juga. Apa mungkin kondisi kita tadi membuat mereka memandang kita seperti itu. Tapi saat mereka melihat kartu atm mas... mereka semua langsung berubah sikap mereka seperti tadi. " Ucap Raihan.
" Yaudah... yang penting kita nikmati aja. Selagi kita masih disini. " Ucap Indah.
" Oh ya Ndah... besok weekend gimana kita disini aja. Soalnya mas capek dan suasana disini enak... Anggap aja ini honeymoon kita yang tertunda. " Ucap Raihan.
" Iya mas... aku capek juga dan suasana nya bagus sekali. Makasih ya mas... " Ucap Indah sambil memeluk badan kekar suaminya itu.
" Makasih dalam rangka apa? " Tanya Raihan.
" Makasih mas telah mengajak aku honeymoon... meskipun sudah 3 bulan kita menikah dan mendadak seperti ini... Tapi aku sangat senang sekali... makasih ya mas. " Ucap Indah dengan bahagianya.
__ADS_1