Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 70 " Sikap Raihan Berubah Drastis. "


__ADS_3

Saat turun dari ranjang, tiba-tiba Indah merasa kesakitan di bagian itu dan susah berjalan. Raihan sebagai seorang suami, dia langsung menggendong istrinya...


" Turun aku... aku nggak mau digendong sama orang yang telah mengikari komitmen yang telah dibuat. " Ucap Indah.


Raihan tidak mendengarkan celotehan istrinya itu dia tetap menggendongnya sehingga membuat semua pengunjung dan karyawan di resort baper. Indah yang melihat perilaku suaminya itu, membuat wajahnya seperti kepiting goreng saking malunya.


Di perjalan, mereka saling diam satu sama lain. Indah tidak mau melihat wajah suaminya itu karena dia masih kesal dan trauma dengan kejadian semalam.


Setelah tiba di jalan ujung kampus, Raihan terus menancapkan gasnya yang membuat Indah...


" Kenapa aku nggak diturunkan disana mas? " Tanya Indah penasaran.


" Aku nggak mau melihat kamu sakit-sakitan dijalan. " Jawab Raihan.


" Kamu sudah mengikari komitmen kita... apa kamu mau buka status kita? " Tanya Indah panik.


" Kalau iya emangnya kenapa? Aku akan kasih tahu kesemuanya kalau kamu itu istriku. " Jawab Raihan.


" Kamu jahat mas... kamu laki-laki ingkar janji. " Kesal Indah.


Sampai dikampus, Raihan langsung membuka pintu mobil dan langsung menggendong istrinya. Indah yang melihat Raihan yang berubah drastis seperti itu langsung syok dan diam karena malu.


Semua mata yang ada disana langsung tertuju kepadanya...


" Mas turunin aku... aku malu dilihat orang-orang. " Ucap Indah.


" Aku nggak mau turunin kamu. Aku sudah bilang tadi kalau aku mau umumkan status kita. " Ucap Raihan.


Indah semakin tergoncang hati dan pikirannya. Dia tidak mau status mereka terbongkar sebelum pada waktunya. Dan saat menuju ke kelas Indah, tiba-tiba Wulan menghampiri mereka...


" Sayang kamu kenapa gendong sicupu? Apa kamu selingkuh dari aku? " Tanya Wulan penasaran.


" Aku gendong dia karena dia itu... " Ucap Raihan membuat jantung Indah berdebar kencang.


" Karena dia terjatuh saat berjalan yang membuat kakinya terkilir. Aku nggak tega lihatnya... makanya aku gendong dia. Kamu nggak usah cemburu seperti itu. " Ucap Raihan membuat Indah menjadi lega.


Raihan terus menggendong Indah yang membuat seisi kampus memperhatikan mereka. Dan saat tiba dikelas, Indah tetap digendong sampai kekursinya.


" Kamu nggak apa-apa kan? " Tanya Raihan.


" Nggak apa-apa. Yaudah kamu pergi sana nanti lama-lama kamu disini semua orang bisa curiga. " Ucap Indah dingin.

__ADS_1


" Semangat ya belajarnya. " Ucap Raihan dan meninggalkan kelas itu.


Monic, Zalfa, dan Shalda langsung menghampiri Indah yang sedang kesal itu...


" Hei kenapa kamu kesal seperti itu? Kan kamu sudah mendapatkan kasih sayang dari suami kamu. " Ucap Monic.


" Issshh apain sih kamu Nic. Aku kesal sama mas Raihan karena dia telah mengikari komitmen kita. " Ucap Indah.


" Maksudnya? " Tanya Shalda tiba-tiba buk Dara masuk membuat seisi kelas duduk di bangku mereka masing-masing.


Selesai kuliah, Indah langsung dibawa oleh gengnya ke taman kampus sambil merasa sakit dibagian itu namun ia tahan....


" Kenapa kalian bawa aku kemari? " Tanya Indah penasaran.


" Coba kamu ceritakan yang sempat tergantung tadi. " Jawab Shalda


" Baiklah. Jadi awal ceritanya.... " Ucap Indah sambil menjelaskan kejadian kemarin.


" Apa? Jadi bang tampan cemburu melihat kamu berduaan dengan Shakti? Saking cemburunya dia mengikari komitmen kalian? Terus bagaimana permainan suami kamu? Kamu suka? " Tanya Shalda.


" Apanya suka... aku malah trauma dibuatnya karena dia lakukan itu dalam keadaan mabuk membuat dia seperti serigala yang siap untuk memangsa musuhnya. " Ucap Indah.


" Hahaha. " Tawa besar Shalda, Monic dan Zalfa.


" Itu tandanya bang Raihan sudah jatuh cinta sama kamu Ndah.. buktinya saat melakukan hubungan itu kata yang diucapkan bang Raihan cuman nama kamu bukan nama kak Wulan. " Ucap Monic.


" Dan itu artinya hubungan kalian sudah ada peningkatan signifikan. " Ucap Monic lagi membuat Indah diam dan berifikir perkataan dari Monic.


" Dan aku kasih saran kamu sebaiknya dulu... " Ucap Zalfa sambil bisik-bisik.


" Bagus juga ide kamu Zal. " Ucap Shalda dan Monic membuat Indah berfikir.


Tak lama kemudian datanglah sosok pria tampan yang mereka kenal. Canda tawa tadi langsung berubah diam seperti batu...


" Kenapa kalian tegang seperti itu? Gosipin siapa? Pasti abang kan? " Tanya Raihan.


" Nggak siapa yang gosipin abang? Kami bahas tugas tadi bang. Betulkan Ndah? " Ucap Zalfa sambil kode Indah.


" Siapa yang gosipin kamu... Jangan geer mas. Yaudah kita ke pustaka aja yuk cari buku. " Ucap Indah dingin tapi Raihan langsung memegang pergelangan tangan Indah.


" Kamu kenapa dingin gini ke aku Ndah? " Tanya Raihan penasaran.

__ADS_1


" Kamu yang bilang sendiri tadi aku boleh diamin kamu semau aku kan? Yaudah aku diamin kamu yang sudah mengikari komitmen kita. " Ucap Indah langsung pergi meninggalkan Raihan.


Raihan sendiri tidak mau hubungan mereka seperti ini. Tetapi kesalahan yang dia buat membuat Indah berubah dingin ini sama dia. Raihan tak pernah putus asa, dia tetap mengikuti Indah ke pustaka untuk mendapatkan minta maaf darinya.


Setelah tiba dipustaka, Indah langsung mencari beberapa buku. Raihan yang sudah tiba di pustaka, dia langsung mencari keberadaan istrinya itu dan akhirnya dia menemukannya. Raihanpun langsung menghampirinya...


" Indah... ada yang bisa aku bantu? " Tawaran Raihan namun Indah tidak menghiraukannya.


" Sini aku bantu membawanya. " Ucap Raihan mengambil buku ditangan Indah namun dia tahan.


" Nggak usah mas... aku bisa sendiri. Kamu pergi sana nanti orang-orang curiga sama kita. " Ucap Indah dingin.


" Aku tidak akan pergi sebelum aku mendapatkan minta maaf dari kamu atas perbuatan aku semalam. " Ucap Raihan Indah hanya diam.


Saat Indah pergi dari rak buku, Raihan langsung menghalangi jalan Indah...


" Kenapa kamu menghalagi jalan aku sih mas? Awas minggir. " Kesal Indah.


" Aku tidak akan minggir sebelum kamu mau menerima minta maaf ku Ndah. " Ucap Raihan


" Apa-apain sih mas... ingat sekarang kita dikampus bukan dirumah. Jadi aku harap kamu pergi dari hadapanku! " Tegas Indah.


Raihan masih kokoh dalam pendiriannya, Indah yang mulai kesal dengan sikap suaminya itu, dia langsung mendorong badan kekar suaminya itu tetapi membuat mereka jatuh dan posisinya Indah diatas badan Raihan.


Semua mata yang ada disana langsung tertuju ke ketua BEM dan sicupu itu dan bahkan ada langsung memfotonya lalu di viralkan di media sosial.


Raihan yang melihat kecantikan istrinya itu dengan tatapan yang tidak bisa diartikan meskipun tampilanya cupu. Indah yang melihat mata suaminya itu, langsung teringat dengan keganasan permainan suaminya semalam dan diapun langsung...


" Apaan sih mas... Dasar modus. " Kesal Indah.


" Siapa yang modusin kamu? Jangan geer. Yaudah aku pergi kekelas dulu. " Kesal Raihan meninggalkan Indah.


Indah dengan raut wajahnya yang kesal, diapun langsung menghampiri teman-temanya dengan membanting buku-buku itu...


" Kamu kenapa Ndah? Kayak orang kesal aja. " Tanya Monic.


" Biasa ketemu lagi sama orang yang bikin aku trauma dengannya. " Ucap Indah.


" Hahahaha. " Tawa Monic, Zalfa dan Shalda.


" Kenapa kalian tawa? Lucu ya? " Tanya Indah kesal.

__ADS_1


" Lucu aja lihat kamu seperti itu Ndah... biasanya kamu selalu nangis tapi sekarang kita lihat Indah yang tidak bisa ditindas sama laki-laki seperti dia. " Ucap Monic.


__ADS_2