Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 67 " Raihan Cemburu. "


__ADS_3

Bulan telah berganti menjadi matahari membuat dua insan yang tertidur lelap itu terbangun dari alam mimpinya. Indah dan Raihan yang sudah bangun, langsung membersihkan dirinya untuk berangkat ke kampus.


Seperti biasa sebelum kekampus, mereka sarapan bersama mommy dan papi di meja makan...


" Kalian nanti tolong pergi ke tempat mommy suruh ya... karena pak Joko dari perusahaan Kalimantan ngadakan meeting disana. Papi sama Mommy nggak bisa menghadiri meeting itu karena mommy dan papi pergi ke Bali melihat perkembangan perusahaan kita disana. " Ucap Mommy.


" Baik Mom. " Ucap Raihan.


Setelah sarapan, mereka langsung pergi ke kampus. Seperti biasa Indah diturunkan di ujung jalan kampus dan tiba-tiba Shakti datang menghampiri Indah yang sedang jalan.


" Ayo naik Ndah. " Ajakan Shakti.


Tanpa fikir panjang, Indah langsung menaiki motor gede itu. Raihan yang melihat mereka dari kaca spion merasa gelisah seperti orang cemburu. Namun dia tahan agar status mereka tidak terbongkar di kampus.


Saat Raihan tiba dikelas, diapun merasa tidak tenang melihat istrinya berboncengan dengan orang lain. Perasaannya semakin tak karuan dan akhirnya diapun pergi keluar untuk melihat istrinya itu.


Saat Shakti memarkirkan motornya, tiba-tiba kaki Indah tersandung membuat dia hampir jatuh. Untung saja Shakti dengan sigap membantu Indah dengan memegang pinggang Indah yang seksi.


Mereka saling tatapan satu sama lain, membuat Raihan semakin gelisah melihat kelakuan istrinya itu bersama Shakti. Dia ingin sekali melabrak mereka. Namun, situasi tidak memungkinkan karena banyak mahasiswa lewat disana.


Monic yang melihat Shakti dan Indah seperti itu, dia merasa geram dan diapun langsung...


" Kalian sudah sampai ya? " Sapa Monic membuat Indah dan Shakti salah tingkah.


" Eh kamu ternyata Nic. " Ucap Indah gugup.


" Kamu nggak apa-apa kan Ndah? " Tanya Shakti cemas.


" Nggak apa-apa. Yuk kita ke kelas. " Ucap Indah.


Raihan yang semakin emosi dan cemburu melihat kejadian tadi, membuat dia tidak fokus untuk belajar. Dan saat Fauzi menghampirinya...


" Han kamu kenapa? " Tanya Fauzi.


" Jangan ganggu aku! " Emosi Raihan membuat seisi kelas terkejut.


" Kamu kenapa Raihan? Ada masalah? " Tanya pak Doni dosen yang ngajar dikelas itu.


" Nggak ada pak. Saya izin keluar pak... cari udara segar. " Ucap Raihan dikabulkan oleh pak Doni.

__ADS_1


Saat Raihan keluar, dia melihat Indah bersama Shakti sedang berjalan dilorong kampus. Namun tiba-tiba saja seorang mahasiswa lari-lari seperti dikejar setan dan menabrak Indah yang membuat semua buku yang dia pegang berjatuhan.


Shakti yang melihat mahasiswa itu langsung memarahinya....


" Kamu kalau jalan pake mata dong. " Kesal Shakti.


" Maaf saya tidak sengaja... saya buru-buru karene saya telat masuk kuliah. Sekali lagi maaf ya. " Ucap mahasiswa itu.


Shakti dan Indah langsung mengambil buku yang berjatuhan dan tanpa sengaja Shakti memegang tangan Indah yang membuat Raihan diujung sana semakin geram.


Raihan yang sudah tidak terkendalikan emosinya, diapun langsung pergi ke tempat rahasia untuk meluapkan semua keluh kesah nya.


Monic pun yang melihat Indah dan Shakti seperti itu merasa cemburu namun Monic mencoba untuk menahan rasa cemburunya itu agar persahabatan mereka selama ini terjalin tidak rusak.


Raihan yang sudah tiba di tepi danau itu, diapun langsung meluapkan isi hatinya...


" Kenapa sama diri aku ini? Kenapa setiap melihat Indah dan Shakti aku merasa cemburu? Apakah aku sudah mulai jatuh cinta sama Indah? Apaan sih kamu Han... mana mungkin kamu mencintai cewek cupu seperti dia? " Kesal Raihan.


Disisi lain, Indah dan Shakti yang sudah tiba di kantin...


" Gimana Ndah? Udah dapat bukunya di perpustakaan? " Tanya Shalda.


" Wahhh isinya bagus-bagus semua. Kamu memang jago kalau cari buku Ndah. " Puji Shalda.


" Isshh kamu lagi Shal... nggak usah puji kayak gitu. " Ucap Indah.


Tak lama kemudian, Monic pun bergabung bersama teman-temannya...


" Gimana Nic? Udah dapat bukunya? " Tanya Zalfa.


" Udah Zalfa ini buku-bukunya. " Ucap Monic.


" Yaudah gimana kita bikin tugas kelompok bareng-bareng biar cepat selesai. " Ajakan Indah


" Nggak usah Ndah... kamu sama kelompok kamu aja... Kami sama kelompok kami aja. " Tolak Monic membuat semua sahabatnya bingung.


" Kok kamu ngomong gitu Nic? " Tanya Zalfa.


" Yaudah Ndah... kita bikin sama-sama aja di gazebo kampus yuk. Biar asyik. " Ajakan Zalfa.

__ADS_1


Akhirnya mereka semua bikin tugas kelompok mereka masing-masing di gazebo itu. Mereka membuat tugas itu dengan serius sehingga tak terasa tugas itu sudah siap.


" Akhirnya selesai juga tugas kita Shalda. " Ucap Indah.


" Iya Ndah... tak terasa aja ya... untung sama buk Dara kita nggak masuk akhirnya tugas kita selesai. " Ucap Shalda.


" Oh ya Zal gimana tugas kelompok kamu udah selesai? " Tanya Indah.


" Udah selesai Ndah... nggak terasa aja ya kalau kita bikin tugasnya barengan. " Ucap Zalfa.


Saat Indah melihat jam di tangannya, diapun ingat dengan pesan mommy untuk hadir di resort keluarga permana untuk meeting dengan pak Joko...


" Oh ya sorry gengs aku tidak bisa lama-lama soalnya ada rapat jam 2 nanti. Aku pergi dulu ya... bye semuanya. " Ucap Indah meninggalkan tempat itu.


Indah langsung mencari keberadaan suaminya namun suaminya tidak ada di seputar kampus dan mobilpun tidak ada di pakiran. Indah mencoba menghubunginya namun tidak aktif. Akhirnya Indah memesan ojek online.


Saat Indah memesan ojek online tiba-tiba Shakti menghampiri dirinya...


" Katanya kamu mau pergi meeting? Tapi kamu belum pergi? Suami kamu mana Ndah? " Tanya Shakti.


" Iya aku mau pergi tapi mas Raihan nggak tau dimana. Di telfon nggak aktif... Takutnya mas Raihan udah pergi duluan. " Jawab Indah.


" Yaudah aku antar kamu aja... dari pada pesan ojek online lama datangnya nanti. " Ucap Shakti membuat Indah naik diatas motor gede itu.


Disisi lain, Raihan yang bermenung tentang perasaan tak kaharuan ini sambil melihat cincin pernikahan mereka. tiba-tiba dia teringat pesan mommy untuk meeting dengan pak Joko.Diapun langsung memasang cincin itu dan segera balik ke kampus dengan mobilnya itu. Karena jarak danau dengan kampus lumayan jauh kalau berjalan kaki.


Sampai dikampus, diapun langsung mencari istrinya itu namun tidak ada. Raihan melihat Shalda and gengs jalan ke gerbang kampus diapun langsung menghampirinya...


" Shalda kamu lihat Indah nggak? " Tanya Raihan cemas.


" Bukanya Indah pergi sama bang tampan? Soalnya kata Indah dia ada meeting jam 2 nanti. " Jawab Shalda.


" Indah nggak ada sama abang. Terus dimana ya? " Tanya Raihan bingung.


" Mungkin dia udah pergi duluan bang. " Jawab Shalda.


" Yaudah abang pergi dulu. Makasih ya infonya. " Ucap Raihan.


Raihan langsung menancapkan gas nya di jalan raya. Namun, saat berada di lampu merah, dia melihat wanita yang dia kenal lagi berboncengan dengan lelaki lain yang membuat dia geram.

__ADS_1


__ADS_2