Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 51 " Penyerangan. "


__ADS_3

Setelah mereka selesai sarapan, merekapun langsung membersihkan sisa makanan yang ada disana. Kemudian, merekapun langsung masuk ke acara selanjutnya yaitu permainan tradisional.


Permainan tradisional pertama yaitu mengambil koin dari buah kelapa yang dilapisi cokelat. Setiap kelompok wajib mewakili anggotanya untuk mengikuti perlombaan tersebut.


Setelah semua perwakilan dari masing-masing kelompok diutus, merekapun langsung menuju ke tempat perlombaan. Kelompok Indah diwakilkan oleh Shakti.


Setiap buah kelapa terdiri dari dua kelompok. Dan saat panitia menetapkan siapa yang berdiri di buah kelapa itu, Shakti dan Monic terkejut. Karena mereka berada satu buah kelapa.


" Ya tuhan mimpi apa aku semalam? Kenapa aku sama Monic sih? " Gumam Shakti.


" Ya tuhan... apakah ini mimpi? Kalau iya aku nggak mau bangun dari mimpi ini. " Gumam Monic.


Kebaperan tingkat dewa pun mulai dirasakan oleh Monic saat berhadapan dengan Shakti. Dan tak lama kemudian, perlombaan pun dimulai.


Semua peserta lomba sibuk mengumpulkan semua koin yang ada di buah kelapa itu menggunakan mulut mereka. Shakti dan Monic lincah sekali dalam mengambil koin di buah kelapa itu. Dan saat, koin tersisa satu...


" Aduh. " Ucap Monic dan Shakti tak sengaja kepala mereka terbentur.satu sama lain.


" Kamu itu lihat dong... sakit tau. " Kesal Shakti sambil memegang jidatnya.


" Kamu itu yang nyosor aja. Jelas-jelas ini aku duluan yang dapat. " Kesal Monic.


" Kamu... nggak minta maaf malah salahin aku. Jelas-jelas kamu yang nyosor duluan. " Ucap Shakti.


" Kamu. " Ucap Monic.


" Kamu. " Ucap Shakti.


Semua yang ada disana langsung tertawa karena mereka seperti anak kecil yang sedang bertengkar. Dan tak lama kemudian...


" Eh lihat ada kecoa dirambut kamu. " Ucap Shakti langsung mengambil sisa koin itu.


Dan akhirnya kelompok Shakti jadi pemenang. Monic yang tidak mau menerima kekalahan, dia langsung...


" Kamu curang... ini nggak adil tahu... " Kesal Monic.


" Yang penting sekarang aku yang menang. Itu salah kamu... percaya saja ada kecoa dirambut kamu hahahaha. " Ucap Shakti.


Dan akhirnya, Monicpun menerima kekalahan dengan terpaksa. Dan perlombaan selanjutnya adalah balap karung. Perwakilan dari kelompok Indah adalah Indah sendiri.

__ADS_1


Dan saat peserta lomba sudah berada diposisi yang sudah ditentukan, panitia pun langsung membunyikan peluit dan mereka langsung berlompat ke jalur finis.


Raihan yang berada diujung garis finis, dia langsung menyemangati istrinya...


" Indah... ayo... cepat... " Sorak Raihan.


Disaat seorang suami yang sedang menyemangati istrinya, istrinya itu langsung semangat dalam menjalankan perlombaan. Hal itulah yang dirasakan oleh Indah. Indah langsung meloncat dengan cepat kejalur finis.


Dan saat berada dijalur finis Indah yang semangatnya, tak sengaja kakinya terbentur oleh batu dan langsung jatuh ke pelukan Raihan. Mereka terjatuh ketanah yang membuat suasana menjadi romantis...


" Mata kamu indah sekali, rambut kamu wangi sekali Ndah... kamu adalah wanita sempurna yang pernah aku temui. " Gumam Raihan sambil membelai rambut panjang Indah.


" Mata kamu indah, bau parfum kamu aku suka mas... yang membuat ketampananmu terpancar mas... kamu adalah pria sempurna yang aku pernah temui. " Gumam Indah sambil memegang wajah suaminya itu.


Melihat mereka seperti itu, membuat Wulan geram dan diapun langsung memberi kode membuat Raihan dan Indah langsung berdiri.


" Maaf bang. Aku nggak sengaja. " Ucap Indah.


" Ya nggak apa-apa. " Ucap Raihan.


Setelah beberapa perlombaan yang diikuti oleh mahasiswa baru, merekapun langsung istirahat karena waktu sudah menunjukkan pukul 17.00.


Jarum jam terus berputar. Dan sekarang waktu menunjukkan pukul 20.00. Semua mahasiswa baru berkumpul dipadang rumput untuk mengikuti acara api unggun karena suhu disana semakin dingin.


" Itu apa Fauzi? " Tanya Raihan.


" Ini ada titipan untuk Indah. " Jawab Fauzi membuat Raihan langsung penasaran.


" Apa isinya? " Tanya Raihan lagi.


" Aku juga nggak tahu. Oh ya kamu kan kakak pembimbing nya... jadi kamu aja yang kasih ya? " Ucap Fauzi.


" Okelah. Sini titipan nya. " Ucap Raihan sambil menerima paket itu.


Raihan sangat penasaran sekali dengan paket untuk istrinya itu. Yang tambah bikin penasaran lagi, nama Indah dipaket itu tertulis dengan " Indah Wulandari Permana ".


" Siapa yang ngirim paket ke Indah ya? Jangan-jangan mommy lagi. " Gumam Raihan.


*****

__ADS_1


Keesokan harinya, seperti biasa mereka terlebih dahulu untuk membersihkan badan dan setalah itu mereka sarapan bersama.


Setelah sarapan, mereka langsung masuk ke kegiatan selanjutnya yaitu membersihkan sekitar lokasi padang rumput. Tapi sebelum mereka pergi, Raihan langsung memberikan titipan itu kepada Indah diluar tenda.


" Indah ini ada titipan buat kamu. " Ucap Raihan.


" Titipan? Setahu aku... aku nggak ada minta titip sama siapapun. " Ucap Indah membuat Raihan menjadi penasaran.


" Coba kamu buka... aku penasaran juga isinya... soalnya nama kamu tertulis disana Indah Wulandari Permana. " Ucap Raihan.


Akhirnya Indahpun membuka paket itu. Dan saat membuka isi dalamnya, betapa terkejutnya mereka karena isinya adalah boneka yang bercucuran darah dan sebuah kertas yang berisikan " KAMU HARUS MENCERAIKAN SUAMI KAMU... ATAU NGGAK NYAWA KAMU AKAN TERANCAM. "


Indah langsung takut dan gemetaran saat melihat isi surat itu. Raihan yang melihat keadaan istrinya itu, dia langsung memeluk dan menenangkan dia. Kebetulan semua mahasiswa sibuk membersihkan sekitar padang rumput. Sehingga tidak ada yang tahu dengan kejadian ini.


" Mas siapa yang ngirim surat ini? Dan dari mana dia tahu kalau aku ini istri kamu? " Tanya Indah sambil memeluk badan kekar suaminya itu.


" Mas nggak tahu juga Ndah... Mungkin ini saingan bisnis permana corp. Kamu nggak usah khawatir... mas selalu disini untuk kamu. " Jawab Raihan.


Indah yang gemetar, membuat dia langsung...


" Mas... aku mau buang air kecil... temanin mas. " Ucap Indah.


" Masa sama mas... kamu minta temanin sama teman perempuan kamu. " Tolak Raihan.


" Mas kan suami aku... jadi nggak apa-apa. Lagian semua orang pada sibuk mas... " Ucap Indah akhirnya Raihan menemani istrinya itu untuk buang air kecil.


Setelah selesai Indah buang air kecil, tiba-tiba ada sekelompok orang memakai penutup wajah yang mencoba menyerang mereka.


" Mereka siapa mas? " Tanya Indah.


" Kamu tenang Ndah. Kamu cari tempat aman disana. Biar mas yang hadapi mereka. " Ucap Raihan membuat Indah mencari tempat aman di belakang.


" Kalian siapa? " Tanya Raihan kepada orang-orang itu.


" Raihan Permana... Akhirnya kita bertemu juga... serang dia. " Ucap orang itu.


Orang-orang itu langsung menyerang Raihan. Raihan yang penakut sekali dengan hantu, dia sama sekali tidak takut dengan ini. Bahkan orang-orang itu pun terkapar dibuatnya.


" Indah kamu nggak kenapa-napa kan? " Tanya Raihan menghampiri Indah.

__ADS_1


" Aku nggak kenapa-kenapa mas. " Ucap Indah.


Orang-orang itu tidak menyerah sampai disana dan diapun langsung berdiri dan menghampiri mereka. Indah dan Raihan yang tahu, mereka langsung lari kedalam hutan dengan sekuat tenaga mereka.


__ADS_2