Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 81 " Penculikan. "


__ADS_3

Disisi lain, Indah yang sedang dalam perjalanan dengan mobil pagi tadi bersama sopir, dia merasa penasaran dengan isi kotak tadi. Dan diapaun langsung membukanya.


Indah penasaran dengan isinya yaitu sebuah flashdisk dan diapun langsung memutarnya di laptop menggunakan headset.


( " Indah Wulandari Permana... apakah kamu sangat mencinta suami kamu sampai-sampai pesan yang aku berikan kamu hiraukan... Kamu harus ingat akan satu hal ini apabila kamu tidak berpisah dengan suami kamu jangan salahkan aku kalau aku akan menyakiti kamu sebagaimana suami kamu telah menyakiti orang yang sangat aku sayangi dan merebut orang yang aku cintai. " Ucap orang itu dengan suara samaran dan memakai jubah bertopeng yang sangat menakutkan.


Saat Indah mendengar ucapan itu, diapun langsung takut dan berfikir apa yang telah suaminya perbuat sehingga orang bertopeng itu bicara seperti itu.


Tak lama kemudian, datanglah segerombolan motor yang mengepung mobil Indah...


" Non Indah... siapa orang-orang ini? Mengapa dia mengepung mobil kita? " Tanya sopir itu.


" Saya nggak tahu juga pak... ngebut aja pak. " Jawab Indah.


Disaat mereka ngebut, tiba-tiba ada satu motor yang berhasil mengepungnya dari depan yang membuat mobil itu berhenti mendadak. Salah satu gerombolan orang bertopeng itu membuka pintu Indah dengan paksa.


" Ayo keluar. " Ucap orang itu membuat Indah keluar dan telah siap untuk bertarung.


" Kalian orang suruhan siapa sebenarnya? " Tanya Indah.


" Kamu nggak usah tahu. Ayo... serang dia. " Ucap Orang itu.


Orang-orang itu menyerang Indah yang membuat dia kewalahan. Sopirnya tadi langsung menghubungi Raihan namun saat dia menghubungi, salah satu orang itu langsung menghajarnya sampai pingsan dan handphone nya jatuh.


Indah saat itu terlena melihat sopirnya itu tergeletak di jalan. Saat itu salah satu orang itu berhasil memukul Indah dari belakang yang membuat dia pingsan. Dan mereka pun langsung membawa Indah ke suatu tempat.


Disisi lain, Raihan yang sedang makan tiba-tiba handphone nya jatuh dan layarnya retak tepat diwajah Indah. Dengan spontan dia...


" Indah... " Ucap Raihan membuat Wulan...


" Apa kamu bilang? Indah? Kenapa dia? " Tanya Wulan.


" Bukan apa-apa. Dia chat aku kalau dia lagi sakit sekarang nggak bisa masuk kantor. " Jawab Raihan bohong.


Suasana hati Raihan langsung tidak enak sebagai seorang suami dia mempunyai firasat buruk terhadap istrinya itu. Dan diapun langsung pergi ke toilet untuk menghubungi istrinya itu.


Beberapa kali dia coba menghubungi istrinya itu namun tidak menjawab. Dan diapun mencoba menghubungi sopirnya itu namun tidak aktif. Dan diapun mencoba menghubungi orang rumah dan yang mengangkat grandma...


(" Halo grandma... Indah sudah pulang grandma? " Tanya Raihan.


(" Indah belum pulang Raihan... bukanya dia sama kamu? " Tanya grandma balik.


(" Nggak grandma... Indah tadi pulang sama sopir karena Raihan ada buat tugas kelompok sama teman-teman. " Jawab Raihan.

__ADS_1


(" Oooo Indah belum pulang tuh... mungkin macet dijalan. " Ucap grandma.


(" Yaudah grandma... Raihan lanjut buat tugas dulu... bye grandma. " Ucap Raihan langsung menutup telefonnya.


Perasaan Raihan semakin tidak kaharuan dia merasa ada terjadi sesuatu sama istrinya itu. Akhirnya...


" Sayang maaf aku buru-buru kekantor karena ada beberapa berkas yang harus diselesaikan hari ini juga. " Bohong Raihan.


" Tapi kita baru sebentar jalan-jalan nya. Baru beberapa jam kamu udah pergi aja. " Kesal Wulan.


" Yahh gimana lagi? Udah ditelfon sama orang kantor. Indahpun tidak masuk hari ini. " Bohong Raihan agar Wulan percaya.


Akhirnya Raihan mengantarkan Wulan sampai halte bis. Karena tujuannya adalah untuk mencari istrinya itu.


Setelah dia menurunkan Wulan, diapun langsung menancapkan gasnya. Raihan langsung mencari ke lokasi utama yaitu tempat rahasia dibelakang kampus. Saat dia sampai, hasilnya nihil.


Lokasi berikutnya yaitu seputar kampus. Raihan mencari setiap sudut kampus itu. Namun hasilnya nihil juga. Saat dia duduk dilorong kampus, tiba-tiba...


" Eh bang Raihan... tumben sendirian dikampus? " Tanya Monic.


" Nggak... abang mau cari Indah. Indah sama kalian? " Tanya Raihan.


" Nggak ada bang Raihan. Indah bukanya sama sama sopir pulang bang? Emangnya ada apa bang? " Tanya Monic balik.


Monic, Zalfa dan Shalda mencoba menghubungi sahabatnya itu namun hasilnya nihil. Handphone Indah tidak aktif yang membuat mereka semua khawatir.


Disisi lain, Wulan yang sedang menunggu taksi tiba-tiba datang sebuah mobil yang dia kenal...


" Wulan? Kenapa kamu disini sendirian? " Tanya Andri.


" Aku lagi kesal aja sama Raihan... masa aku diturinin disini alasannya ada beberapa berkas yang harus dia selesaikan. " Kesal Wulan.


" Kamu masih berhubungan dengan lelaki itu? " Tanya Andri.


" Mana mungkin aku masih berhubungan dengan dia? Aku kan sudah milih kamu... aku sama dia jalan-jalan tadi agar dia tidak curiga kenapa aku tidak dekat sama dia seperti dulu. Dan kalau aku putus dari dia sekarang... dia malah curiga kenapa aku putus dengan dia tanpa sebab... Dan aku tidak mau kalau hubungan kita sampai tahu sama orang kampus. Bisa-bisa aku dicap sebagai wanita penggoda dan murahan karena aku pacaran sama dosen. " Ucap Wulan bohong


" Ooo gitu sayang... Dasar laki-laki tidak berperasaan. " Ucap Andri.


" Maksudnya? " Tanya Wulan.


" Nggak ada... yuk kita dating. Mumpung masih jam segini. " Ajakan Andri membuat Wulan ikut dengannya.


Disisi lain, Raihan langsung memutuskan untuk mencari Indah lagi. Raihan mencari semua tempat yang pernah Indah kunjungi. Hasilnya tetap sama. Namun, saat dia menuju jalan pulang tiba-tiba dia melihat mobil yang dia kenal di parkir dekat pohon. Dan diapun langsung menghampirinya.

__ADS_1


Saat dia menghampirinya, betepa terkejutnya melihat orang yang tergeletak disampingnya yang bukan lain sopir Indah tadi...


" Pak... pak... bangun pak. " Ucap Raihan akhirnya sopir itu bangun.


" Den Raihan... maafkan saya den... saya tidak bisa menjaga non Indah hiks hiks hiks. " Tangis sopir itu.


" Apa yang terjadi sama Indah pak? " Tanya Raihan panik.


" Non Indah diculik sama sekelompok orang memakai topeng... maafkan saya den... hiks hiks hiks. " Jawab sopir itu.


" Yaudah pak... sekarang bapak pulang bawa mobil ini dan bapak istirahat aja dulu... untuk urusan Indah biar saya yang urus. " Ucap Raihan.


Hati Raihan seakan hancur melihat istri yang dia cintai diculik dan tidak tahu kemana mereka bawa dia pergi. Raihan terus mencari hingga ke pelosok kota namun hasilnya tetap sama. Akhirnya dia istirahat disebuah taman. Dan...


flash back...


" Oh ya Ndah... aku ada sesuatu untuk kamu. " Ucap Raihan sambil mengambil sesuatu didalam saku jasnya yang membuat Indah penasaran.


" Apaan itu mas? " Tanya Indah saat melihat sebuah kotak ditangan suaminya itu.


" Buka aja. " Jawab Raihan sambil mengasihkan kotak itu ke Indah.


Saat Indah buka kotak itu, betapa terkejutnya saat melihat sebuah jam tangan biasa. Namun...


" Wahh bagusnya mas... makasih ya. " Ucap Indah.


" Apa kamu suka modelnya yang seperti itu? " Tanya Raihan.


" Aku suka mas... Ini pemberian suami aku. " Gombal Indah.


" Meskipun bentuknya seperti ini... tapi dia memiliki kelebihan dari jam tangan biasanya. " Ucap Raihan membuat Indah bingung.


" Kelebihan apa mas? " Tanya Indah. "


" Ini bukan sembarangan jam... Jam ini memiliki alat pelacak yang bisa terhubung ke handphone. Semenjak kejadian dihutan kemarin membuat aku was was... makanya aku pesan khusus jam ini diluar negeri. Agar apabila terjadi sesuatu sama kamu dan aku tidak ada... aku bisa melacak kamu lewat jam ini. " Jawab Raihan.


" Jadi kamu pesan khusus mas? Dan pesannya di luar negeri? Hebat sekali kamu mas... makasih ya. " Ucap Indah sambil memeluk badan kekar suaminya itu.


****


Raihan pun langsung teringat akan jam tangan itu. Dan pagi tadi dia melihat Indah menggunakan jam itu yang membuat dia langsung melacaknya dengan handphone.


Setelah melacaknya, akhirnya berhasil menemukan lokasi istrinya itu yang berada di pinggir kota. Dan diapun langsung menuju ke lokasi tersebut.

__ADS_1


__ADS_2