
Setelah selesai Indah memijat Raihan, Raihan pun langsung pergi kekemar mandi untuk bersih-bersih karena bau minyak urut di badanya. Sedangkan Indah langsung mengambil pakaian untuk Raihan karena grandma minta belikan obat di apotik.
Setelah selesai Raihan bersih-bersih, diapun langsung memakai pakaian yang telah disiapkan Indah...
" Ndah... kamu temanin mas beli obat grandma ya. Mas masih agak pusing soalnya. " Ucap Raihan.
" Iya mas. " Ucap Indah.
Disisi lain Monic, Zalfa dan Shalda sedang berjalan-jalan di mall karena suntuk di kos tidak tahu mau dikerjakan. Dan saat dijalan...
" Oh ya... gimana kita ajak Indah gengs. " Ajakan Shalda.
" Boleh. Tapi apa dia tidak sibuk hari ini? Sekarang Indah sudah jadi istri orang. " Ucap Zalfa.
" Coba aja dulu... siapa tahu dia bisa. " Ucap Monic langsung menghubungi Indah.
Indah dan Raihan hanya diam satu sama lain. dan tak lama kemudian terdengar bunyi handphone didalam tas Indah. Dan ternyata...
(" Halo Indah... lagi dimana kamu? Kita jalan-jalan ke mall yuk. " Ajakan Monic lewat video call.
(" Sorry Nic aku kayak nya tidak bisa... soalnya aku beli obat grandma. Grandma mas Raihan lagi di Jakarta sekarang. " Ucap Indah.
Raihan yang melihat raut wajah istrinya itu yang ingin sekali pergi jalan-jalan bersama teman-temanya, membuat dia...
(" Indah nanti nyusul kalian habis antarin obat grandma. " Ucap Raihan membuat Indah terkejut.
(" Bentar ya gengs. " Ucap Indah langsung menjedakan video call.
" Serius mas? " Tanya Indah.
" Iya istriku... kamu butuh refresing agar fikiran kamu fresh. " Jawab Raihan.
" Tapi penampilan aku... " Ucap Indah langsung dipotong Raihan.
" Kamu itu istri aku. Sudah sepantasnya kamu penampilan seperti ini karena kamu istri dari Raihan Permana. " Ucap Raihan membuat Indah nurut sama suami.
(" Oke gengs aku ikut... nanti tunggu didepan mall aja ya. Ajak Roby, Febru dan Shakti juga. " Ucap Indah setelah video call on.
Setelah video call dari teman-temanya, raut wajah Raihan langsung berubah mendengar nama Shakti. Indah sengaja membawa Shakti karena dia mempunyai rencana untuk mendekatkan Shakti dan Monic.
__ADS_1
Setelah mengantarkan obat grandma kerumah, Raihan terus diam mengantarkan Indah ke mall. Indah tahu kalau suaminya itu kesal karena Shakti ikut tetapi dia memilih diam agar rencana dia berhasil untuk comblangin Shakti dan Monic.
Setelah tiba di mall, mereka semua telah berkumpul termasuk Roby, Febru dan Shakti. Indahpun langsung turun namun...
" Nanti aku jemput kamu ya. " Ucap Raihan.
" Mas ikut aja sama kita... nggak apa-apa kan gengs? " Tanya Indah.
" Ayok lah bang... masa Indah jomblo jalan-jalan di mall. Padahal sekarang Indah ada suami. Sedangkan kami aja masih pacaran ditemani sama pasangan kami. " Ucap Zalfa dengan centilnya membuat Raihan merasa tersindir.
Akhirnya Raihan turun dan menemani Indah meskipun dia tidak senang ada Shakti disana. Mereka semua masuk kedalam mall itu. Semua penjaga dan karyawan disana menghormati Raihan dan Indah karena mall itu adalah milik keluarga Permana.
Shakti dan Roby merasa heran dengan semua penjaga dan karyawan mall itu. Dan saat jalan-jalan, tiba-tiba...
" Selamat sore Pak Raihan dan Buk Indah. " Sapa Yana merupakan menejer mall sekaligus sepupu Raihan.
" Kita bicara didalam aja. Kalian pergi aja dulu... nanti aku nyusul. " Ucap Raihan
Mereka semua langsung masuk ke restoran terkenal di Jakarta itu. Dan mereka duduk di meja panjang untuk 8 orang. Mereka pun langsung memesan beberapa menu yang ada disana. Setelah memesan makanan...
" Oh ya Ndah kenapa semua penjaga disini dan karyawan nya menghormati kamu dan bang Raihan seperti tadi? " Tanya Shakti.
" Oh ya kalian belum tahu... mall ini kan milik bang Raihan. " Jawab Monic.
Shakti dan Roby terpana dengan kekayaan yang dimiliki Raihan. Meskipun dia termasuk orang kaya, tetapi dia selalu rendah hati dan tidak sombong ke sesama makhluk hidup. Dan apa yang dia miliki sekarang sebagian besar bukan berasal dari keluarga permana melainkan hasil kerja keras dia sendiri selama ini. Hal itulah yang membuat Indah jatuh cinta kepadanya.
Tak lama kemudian, Raihan pun datang ke restoran itu dan bergabung bersama teman-teman Indah...
" Sorry ya lama. " Ucap Raihan.
" Nggak apa-apa bang. Lagian kami baru memesan makanan. " Ucap Zalfa.
" Iya mas... aku sudah pesan makanan kesukaan kamu juga. " Ucap Indah.
Dimeja makan itu cukup sudah 4 pasangan yang duduk...
" Oh ya aku lihat kita sudah lengkap 4 pasangan jadi, secara tidak langsung kita four date. " Ucap Raihan.
" Eh iya mas... baru nyadar kalau kita four date. " Ucap Indah dan makanan pun tiba dihadapan mereka.
__ADS_1
" Terimakasih pak Raihan dan buk Indah telah berkunjung dan makan di restoran kami. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami. " Ucap menejer restoran itu.
" Iya pak... sama-sama. " Ucap Raihan.
" Silahkan dicicipi masakan kami pak... semoga pak Raihan, buk Indah dan teman-temanya suka dengan masakan kami. Kalau begitu saya permisi dulu. " Ucap menejer restoran.
Setelah menejer restoran dan karyawan nya pergi, teman-teman Indah menyantap makanan itu dengan lahap. Indah dan Raihan yang melihat mereka seperti itu hanya diam dan senyum-senyum sendiri.
Saat Indah makan Monic, Zalfa dan Shalda merasa heran dengan cara makan Indah sekarang yang kelihatan lebih formal dan anggun. Mulai dari cara dia duduk, megang sendok sampai cara makan nya.
" Tumben kamu makan seperti itu Ndah? biasanya kamu makan tidak formal dan anggun seperti itu. " Tanya Monic.
" Hehehe sekarang aku bukan single lagi. Tetapi aku istri Raihan Permana dari semua aspek termasuk cara makan harus diperhatikan. Ditambah lagi kita sekarang di mall milik keluarga Permana. Hal kecil saja yang menjanggal akan pasti menjadi omongan orang-orang. " Ucap Indah.
" Kalau dikampus cara makan aku seperti biasa kan? Aku mau jaga harga dan martabat suami aku agar para netizen diluar sana tidak omongin kalau istri Raihan Permana cara makan nya seperti orang lain biasanya. " Ucap Indah lagi membuat Raihan baper.
" Terimakasih ya istriku. " Ucap Raihan sambil mencium tangan Indah membuat semua nya baper kecuali Shakti.
Shakti yang melihat kemesraan mereka seperti itu merasa cemburu. Tetapi rasa itu harus dihilangkan karena Indah adalah istri orang dan sudah sepantasnya Shakti move on dari Indah.
Indah yang melihat Shakti seperti itu...
" Makanya kalian jangan lama-lama pacaran nya. Wkwkwk. " Ledek Indah.
" Isshh kamu Ndah... kamu tidak tahu aja bagaimana hubungan aku sama keluarga Febru. " Ucap Shalda.
" Aku tahu hubungan kamu sama kelurga Febru. Tapi teman kita yang satu ini masih belum publish ke kita hubungan nya sama orang sebelahnya. " Ucap Indah membuat Monic sadar.
" Maksudnya? " Tanya Monic penasaran.
" Kami disini semua udah punya pasangan sedangkan kalian berdua masih belum jelas dan abar-kabarnya kalian sudah jadian? " Tanya Indah membuat Shakti sedang minum tersedak.
Monic pun langsung panik melihat Shakti tersedak seperti itu. Dan diapun langsung menepuk punggung nya dan memberikan air putih agar tersedak nya hilang.
Saat Indah bicara seperti itu, Shakti dan Monic jadi salah tingkah...
" Apaan sih Ndah... ada-ada aja deh. Mana mungkin aku jadian sama Shakti? Orangnya yang tidak bisa menerima kekalahan. " Ucap Monic.
" Enak aja kamu bilang aku tidak menerima kekalahan. Jelas waktu itu aku yang menang. " Ucap Shakti.
__ADS_1
" Sudah-sudah jangan berantam. Kalian itu cocok loh... kenapa kalian tidak coba aja jalanin hubungan dulu. " Ucap Raihan.
" Iya coba aja dulu Ti... siapa tahu kalian cocok dan sampai ke jenjang lebih serius. " Ucap Febru membuat Shakti diam.