
Zalfapun terkejut dengan ciuman Roby.Tapi, Roby terus mencium Zalfa yang akhirnya ciuman dari Roby itu dibalas.
Tanpa mereka sadari ada tiga pasang mata yang lihat dari belakang. Monic, Shalda dan Febru merasa bahagia melihat sahabat mereka sudah mengungkapkan perasaan mereka satu sama lain lewat ciuman hangat.
Melihat Zalfa dan Roby sedang kasmaran,membuat mereka tidak mengganggunya dan merekapun langsung masuk kedalam.
Roby semakin menggila sehingga dia tidak memberikan kesempatan kepada Zalfa untuk bernafas sehingga membuat Zalfa langsung memalingkan wajahnya.
" Maafkan aku Zalfa. Aku tidak bermaksud untuk melakukan itu kepada kamu. " Ucap Roby dengan penyesalan.
" Boleh aku nanya sama kamu nggak? " Tanya Zalfa dengan penasaran.
" Nanya Apa Zal? " Tanya Roby balik.
" Sudah beberapa kali kamu berciuman dengan wanita selain aku? " Tanya Zalfa lagi.
" Kenapa kamu nanya gitu ke aku? " Tanya Roby lagi membuat Zalfa kecewa. Dia berharap bahwa dia yang menjadi ciuman pertama Roby. Melihat Zalfa seperti itu membuat Roby...
" Itu ciuman pertama ku. " Jawab Roby membuat Zalfa yang tadinya kecewa sekarang bahagia.
" Kenapa ciuman pertama kamu buat aku? " Tanya Zalfa.
" Karena aku suka sama kamu Zalfa. " Sorakan Roby membuat Zalfa baper.
" Apa? " Tanya Zalfa agar dia yakin dengan apa yang dia dengar.
" Aku mencintaimu Zalfa. Apakah kamu mau jadi pacar aku? " Sorakan Roby membuat Zalfa yakin dengan ucapan Roby.
" Aku juga mencintai kamu Roby. Dan ciuman ini adalah ciuman pertamaku. " Sorakan Zalfa
Zalfa dan Roby merasa sangat bahagia karena tepat hari itu juga mereka resmi pacaran. Dan yang menjadi saksi bisu untuk hubungan mereka adalah taman belakang rumah Monic.
Keesokan harinya dikediaman Permana, Indah yang sudah bangun dari alam mimpinya dengan segera langsung menuju ke kamar mandi untuk bersih-bersih. Setelah bersih-bersih dia langsung menyiapkan segala keperluan suaminya.
Setelah selesai semuanya, Indah dan Raihan langsung menuju ke meja makan untuk sarapan yang sudah disiapkan oleh pembantu disana. Setelah sarapan, mereka langsung pergi ke kantor.
Saat tiba dikantor, Indah dan Raihan langsung menuju ke ruang meeting karena klien-klien sudah hadir didalam ruangan itu.
Disisi lain, Monic, Zalfa, Shalda, Febru dan Roby pergi jalan-jalan ke kota Bandung menggunakan kendaraan masing-masing. Shalda dengan Febru satu motor begitupun Zalfa dan Roby. Sedangkan Monic menggunakan motor sendiri.
Setelah tiba di kota, mereka mengelilingi beberapa tempat wisata seperti kota tua, menikmati berbagi macam kuliner tradsional dan mengunjungi taman kota. Karena Shalda dan Zalfa, baru pertama kali ke Bandung karena mereka berasal dari pulau Sumatera.
Saat mengunjungi wisata kuliner yang ada di Bandung, mereka duduk di lasehan dengan pasangan masing-masing. Shalda dengan Febru dan Zalfa dengan Roby.
__ADS_1
Monic, Shalda dan Febru curiga dengan Zalfa dan Roby. Karena sejak tadi mereka dekat terus seperti amplop dan prangko yang tidak bisa dipisahkan.
" Kenapa kalian dekat terus seperti amplop dan prangko aja? " Tanya Monic.
" Sebenarnya kami udah jadian " Jawab Zalfa gugup yang membuat mereka semua terkejut.
" Apa? Serius? Kapan? " Tanya Shalda.
" Hehehehe malam tadi gengs " Jawab Zalfa.
Melihat mereka sudah pacaran membuat Monic meneteskan air mata. Melihat Monic seperti itu, membuat Zalfa dan Shalda penasaran.
" Kamu kenapa nangis Nic? " Tanya Zalfa dan Shlada dengan penasaran.
" Aku bahagia melihat semua sahabat aku sudah memiliki pasangan. Terutama Indah yang sudah mendapatkan pasangan hidupnya. " Jawab Monic sambil membersihkan tetesan air matanya.
Mendengar jawaban Monic membuat Shalda dan Zalfa pindah duduk dekat Monic. Dan mereka saling berpelukan sambil meneteskan air mata bahagianya.
" Kamu kapan punya pacar Nic? " Tanya Zalfa dengan penasaran sambil membersihkan air matanya.
" Mungkin sekarang tuhan belum memberikan seseorang laki-laki untukku. Tapi suatu saat tuhan akan memberikannya. " Jawab Monic.
Disisi lain, Wulan yang sedang nonton telivisi dikamarnya, tiba-tiba dikejutkan dengan telefon dari Dita.
(" Pergi nonton yuk? Soalnya film yang aku ceritain kemarin udah tayang dibioskop. " Ajakan Dita
(" Serius? " Tanya Wulan untuk meyakinkan dirinya.
(" Iya Lan. Gimana mau nggak? Intan sama Cici ikut juga. " Ajakan Dita lagi.
(" Aku ikut. " Ucap Wulan.
(" Yaudah kamu siap-siap. Aku udah otw kesana. " Ucap Dita.
Setelah Wulan menerima telefon dari Dita, dia langsung bergegas menukar kostum dan berdandan. Tak lama kemudian, Datanglah mobil mewah berwarna merah didepan rumah Wulan.
Wulan dengan segera langsung menuju ke pintu depan. Dan saat tiba dipintu depan, dia langsung menaiki mobil itu. Karena didalam mobil itu ada Dita, Intan dan Cici.
Setengah jam perjalanan, akhirnya mereka sampai juga di salah satu mall terbesar di Jakarta. Dan mereka langsung pergi kebioskop yang terletak dilantai atas.
Setelah mereka nonton, mereka langsung menuju restoran Jepang yang ada di mall itu karena mereka sudah merasa lapar.
Saat mereka memasuki restoran itu, tiba-tiba langkah Wulan terhenti karena dia melihat pria tampan yang sedang bicara dengan seseorang. Hal itu membuat dia langsung menjadi ketakutan karena pria tampan itu adalah Andri pacar cadangan Wulan.
__ADS_1
Sahabat Wulan belum mengetahui hubungannya dengan Andri. Karena dia takut sahabatnya itu akan benci kepadanya karena dia telah menduakan Raihan.
Wulan mencari cara agar dia keluar dari restoran itu. Tak butuh lama berfikir, akhirnya dia mendapatkan ide.
" Gengs gimana kita cari restoran lain aja? " Ajakan Wulan.
" Emangnya kenapa? " Tanya Intan.
" Aku pengen makan masakan lokal. " Jawab Wulan bohong.
Akhirnya mereka langsung meninggalkan restoran Jepang itu dan mereka langsung menacari restoran masakan lokal.
Disisi lain, pukul 03.00 sore Indah dan Raihan baru saja selesai meeting dengan beberapa klien. Mereka langsung menuju ke ruangan Raihan karena mereka harus mengerjakan projek-projek yang akan dilaksanakan.
Saat mereka mengerjakan projek-projek itu, tiba-tiba perut Indah dan Raihan berbunyi karena semakin sibuknya mereka nggak sempat untuk makan siang.
Raihan langsung memesan makanan dengan cara delivery. Tak butuh waktu yang lama, makanan itu datang juga. Dan mereka langsung menyantapnya.
Setelah makan, mereka langsung melanjutkan pekerjaan mereka. Tapi saat Indah mau mengetik di laptopnya tiba-tiba
" Indah tolong buatkan teh jahe dong. " Ucap Raihan. Membuat Indah terkejut.
" Tumben mas minta teh jahe. Biasanya nggak mau? " Tanya Indah dengan penasaran.
" Siapa bilang nggak mau? Mas mau teh jahe asalkan buatan tangan kamu. " Jawab Raihan membuat Indah menjadi salah tingkah.
Indah langsung menuju ke dapur kantor untuk membuat teh jahe untuk suami tercintanya. Setelah dia bikin, dia langsung menuju ke ruangan Raihan sambil membawa secangkir teh jahe.
" Ini teh jahenya mas. " Ucap Indah sambil memberikan cangkir itu kepada Raihan.
Indah langsung mengerjakan projek-projek itu bersama Raihan. Semakin fokusnya mengerjakan projek itu, tak terasa waktu menunjukkan pukul 08.00 malam.
Raihan yang sibuk mengerjakan projek itu, tiba-tiba bahu sebelah kananya terasa berat. Dan saat dia melihatnya, Raihan langsung tersenyum karana Indah yang sudah ketiduran dibahu Raihan.
Raihan langsung berhenti mengerjakan projek itu. Dan dia langsung merebahkan Indah di sofa. Dia langsung mengambil selimut yang ada dilemari pribadinya lalu menyelimuti istrinya itu.
Saat dia menyelimuti Indah, dia melihat wajah Indah dengan tatapan penuh arti sambil berbicara didalam hatinya.
" Saat tidur kecantikannya tidak hilang. Aku beruntung mempunyai istri seperti kamu Ndah " Gumam Raihan.
Saat Raihan mau beridiri, tiba-tiba dia melihat kepala Indah yang hampir jatuh kelantai. Untung saja Raihan dengan sigap menahan kepala Indah menggunakan tangannya.
Akhirnya Raihan duduk dilantai sambil menatap wajah istrinya itu. Tak lama kemudian Raihanpun merasa ngantuk dan diapun tidur dengan posisi duduk dan kepalanya berdekatan dengan kepala Indah.
__ADS_1