
Saat Wulan berjalanan menuju kantin... tiba-tiba Dita, Intan, dan Cici menghampirinya dengan nafas ngos-ngosan.
" Lo kenapa ? kayak dikejar setan aja? " Tanya Wulan
" Lo tau nggak? pacar lo si Raihan kemarin dia sekamar sama si cupu itu di hotel... " Kata Dita
" What? Serius lo? Raihan sekamar sama si cupu itu? " Tanya Wulan dengan kagetnya
"Iya... kalau nggak percaya tanya aja sama orangnya... orangnya ada dikantin tu sama teman-temannya "Kata Intan
Wulan and geng langsung melangkahkan kaki dengan cepat ke kantin . Setelah tiba dikantin...Raihan yang sedang canda tawa dengan temannya, membuat mereka heran melihat raut wajah Wulan yang sedang marah.
Wulan langsung menatap tajam ke Indah si cupu itu, yang membuat cupu itu menunduk karena dia tau Wulan pasti marah sama dia.
Dan Wulan langsung menghampiri si cupu itu
" Dasar cupu tak tau diri! beraninya lo sekamar sama pacar gue ! " Kata Wulan sambil melemparkan minuman yang ada di meja ke wajah Indah.
Indah tidak bisa ngelawan Wulan...karena dia senior di kampus itu. Kalau dia lawan... bisa panjang urusannya. tapi....
" Kakak senior tercantik dan tereksis dikampus ini... begini sikap seorang senior terhadap junior? "Tanya Monic ngeledek Wulan
" Lo nggak usah ikut campur urusan gue... gue nggak ada urusan sama lo tapi sama si cupu ini" Kata Wulan dengan emosinya
" Lo nggak usah ikut campur deh... " Kata Cici
__ADS_1
" Dia sahabat ku... jadi.... kalau ada yang macam-macam sama sahabat ku ini maka kakak berurusan sama aku ! " Kata Monic
" Udah berani lo ya...ngelawan senior? " Kata Wulan
" Wulan... udah, semua orang ngelihatin kamu lo... " Kata Dita
" Iyaaa udah lan... malu kita dilihat orang " Kata Intan
" Gue nggak bisa tahan dit, ntan... lihat pacar gue diganggu sama si cupu ini " Kata Wulan
Wulan yang nggak bisa kontrol emosinya sehingga ia meraih tangan Indah dengan kasar dan membuat Raihan geram melihat perilaku pacarnya itu.
Saat mereka membawa Indah dari tempat itu... tiba-tiba
" Cukup... Wulan... " Kata Raihan sambil memegang tangan Indah
" Aku bukan ngebela dia... tapi ini memang salah aku... aku yang ngambil kamar hotel itu... bukan dia! Trus handphone ku lowbat kemarin ... makanya aku mutusin tidur di hotel... " Kata Raihan sambil marah
" Trus kenapa kamu pilih sekamar? kenapa nggak 2 kamar? " Tanya Wulan
" Iya.... biar aku jelasin ya sayang ku... jadi gini... " Kata Raihan sambil jelasin kejadian kemarin secara rinci.
" Oooooo gitu ya sayang... trus kenapa kancing baju mu copot trus di leher kamu itu ada cakaran? "Tanya Wulan dengan penasaran
" Oooooo ini... kemarin saat penyuluhan di sekolah... ada kucing disana... kamu kan tau.. kalau aku suka kucing... jadi saat aku gendong, dia cakar aku trus dia juga yang mencopot kancing baju aku... " Kata Raihan sambil berbohong
__ADS_1
" Aku masih nggak percaya " Kata Wulan dengan wajah yang ngambek
" Yaudah... gimana hari ini kita pergi shoping? sebagai tanda permintaan maaf dariku? " Ajakan Raihan sambil menghibur Wulan
" Ayo sayang... " Kata Wulan
" Tapi sebelum itu kamu minta maaf dulu sama si cupu itu kasihan dia... lihat bajunya basah " Kata Raihan
" Ya ya hei cupu gue minta maaf " Kata Wulan
" Ya kak aku udah maafin kakak " Jawab Indah
" Oh ya kalian pulang sendiri aja ya solanya aku mau pergi shoping sama pacar aku ini " Kata Wulan sambil gandeng tangan Raihan yang membuat Indah sakit hati
" Ok Wulan... jangan lupa jatah kita ya wkwkwk" Kata Dita, Cici dan Intan
Saat Wulan and geng dan Raihan pergi... Raut wajah Indah berubah saat melihat cowok cerewet yang dia sukai bergandeng tangan dengan Wulan.
" Kamu nggak kenapa-kenapa kan ndah?. " Tanya Zalfa
" Nggak kok " Kata Indah
" Ya ampun... udah tampan, baik dan jentelmen lagi... buat aku baper... " Kata Shalda
" Iiihhh kamu apa-apain sih Shalda, yaudah kita pulang aja yuk? " Kata Indah dengan kesal
__ADS_1
Akhirnya mereka pulang ke rumah masing-masing karena besok jam 2 mereka pergi nonton bioskop.