Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 39 " Gombalan Seorang Suami "


__ADS_3

Saat Shakti memasang helm pada Monic, dia langsung baper dan Shaktipun merasakan hal yang sama.


" Kenapa perasaan aku begini saat melihat Monic dari dekat? " Gumam Shakti didalam hati.


" Ganteng, baik lagi. Nggak salah aku suka padamu Shakti. " Gumam Monic sambil menatap Shakti dengan tatapan penuh arti.


Akhirnya mereka langsung pergi meninggalkan toko buku itu. Shalda dan Zalfa yang melihat mereka seperti itu dari belakang merasa bahagia. Karena mereka tahu dari ekspresi Monic kalau dia suka sama Shakti.


Indah dan Raihan yang sudah datang dilokasi tempat mereka melakukan projek besok dia langsung melihat lokasi-lokasi sekitar disana.yang banyak ditumbuhi bunga dan pepohonan disana.


Indah merasa senang melihat bunga-bunga yang ada disana karena dia suka sekali dengan bunga. Raihan yang sedang asyik ngobrol dengan pak Tio kliennya, dia melihat Indah tidak ada disampingnya dan dia langsung mencari istrinya itu. Namum langkahnya terhenti saat melihat istrinya melihat bunga mawar, dan langsung menghampirinya.


" Bunganya cantik secantik dirimu. " Gombalan Raihan membuat Indah yang sedang asyik melihat bunga mawar itu langsung terkejut.


" Eh mas. " Ucap Indah malu-malu.


" Kamu tambah cantik apabila kamu pakai ini. " Ucap Raihan sedang memasangkan bunga mawar di telinganya yang membuat Indah seperti kepiting goreng saking malunya.


Saat Raihan gombalin Indah, tiba-tiba dia dikejutkan kehadiran pak Tio yang membuat mereka seperti maling ketangkap basah.


" Kenapa kalian seperti maling ketangkap basah? " Sindir pak Tio


" Nggak kok. Kami cuman... " Ucap Raihan langsung dipotong oleh pak Tio


" Saya sudah tahu kok. " Ucap pak Tio membuat mereka terkejut karena status mereka yang tahu cuman karyawan kantor dan keluarga besarnya.


" Maksud bapak? " Tanya Raihan dengan penasaran.


" Mba Indah ini pacar pak Raihan kan? " Tanya pak Tio membuat mereka lega.


" Hehehe bapak bisa aja. " Jawab Raihan malu-malu.


Raihan langsung mengalihkan pembicaraannya agar pak Tio tidak menanyakan lagi hubungan dia dengan Indah. Setelah selesai mereka bincang-bincang untuk projek besok, sebelum mereka naik mobil pak Tio memberikan satu tanaman bunga mawar kepada Indah yang membuat hati Indah menjadi senang.


Disisi lain, Shakti dan Monic sedang berboncengan tiba-tiba ada anak-anak yang sedang main di tengah jalan yang membuat motor Shakti langsung berhenti mendadak yang membuat Monic langsung merangkulnya dengan erat membuat Shakti menjadi baper.


Monic terus merangkulnya yang akhirnya...

__ADS_1


" Nic kamu nggak apa-apa kan? " Tanya Shakti.


" Kamu lagi Shakti. Jantung aku mau copot rasanya tau? " Kesal Monic.


" Hahahaha iya maaf deh. " Maaf Shakti.


" Yaudah aku maafin. " Ucap Monic.


" Tangan kamu... " Kode Shakti kepada Monic agar melepaskan rangkulannya.


Monic yang sudah tahu, dia langsung melepaskan rangkulannya dan mereka langsung turun untuk membantu anak-anak yang sedang ditengah jalan untuk menepi.


Setelah mereka menepikan anak-anak itu, Shakti dan Monic langsung pergi meninggalkan tempat itu. Namun saat mereka ditengah jalan, tiba-tiba perut Monic berbunyi dan dia...


" Shakti kita makan yuk? " Ajakan Monic


" Dimana? " Tanya Shakti balik.


" Nanti aku tunjukin. Jalan aja dulu. " Jawab Monic.


Disisi lain, Indah yang sedang bahagia melihat tanaman mawar yang dia pegang dan bicara seperti orang gila yang membuat Raihan tertawa.


" Kamu tu lucu ya? Masa kamu bicara sama tanaman? Wkwkwkwk " Jawab Raihan.


" Isshh mas nggak tahu kalau kita ajak tanaman bicara, dia bisa tumbuh menjadi besar. " Cemberut Indah yang membuat bibir tipisnya mulai manyun.


Raihan yang melihat bibir istrinya seperti itu merasa tergoda. Raihan sudah memberi isyarat kepada Indah agar bibirnya tidak manyun. Tapi isyarat Raihan tak dihiraukannya yang membuat mobil Raihan berhenti dan dia langsung menyerang istrinya itu.


Indah sengaja bibirnya manyun seperti itu agar membuat suaminya tergoda. Dan rencananya pun berhasil membuat suaminya tergoda.


Raihan langsung menyerangnya dengan rakus membuat Indah semakin menegang akibat perlakuan suaminya itu. Namun aksinya terhenti saat tangan Raihan berada di kancing baju Indah.


" Sudah mas. Ingat komitmen kita. " Ucap Indah akhirnya membuat Raihan langsung berhenti aksinya dan dia langsung menancapkan gas.


Monic dan Shakti yang sudah tiba di restoran, mereka langsung memesan beberapa menu yang ada disana. Setelah mereka memesan, Monic menatap Shakti yang sedang memainkan ponselnya dengan tatapan penuh arti.


Monic terus menatap Shakti yang membuat Shakti sadar akan tatapan sahabatnya itu dan dia langsung...

__ADS_1


" Kamu kenapa Nic? " Tanya Shakti dengan penasaran.


" Nggak apa-apa. " Jawab Monic salah tingkah.


Monic menjadi salah tingkah dan baper saat Shakti menatapnya dengan tatapan yang tak bisa diartikan. Dan tak lama kemudian makanan yang mereka pesan tadi datang dan merekapun langsung menyantapnya.


Monic saat ini sangat baper sekali saat Shakti melihatnya. Sehingga membuat dia menjadi tidak bisa makan akibat bapernya itu. Namun, bapernya hilang seketika saat Shakti menanyakan pacar Indah yang anak konglomerat itu.


Monic sebenarnya malas untuk menjawab pertanyaan dari Shakti yang terlalu berlebihan kepada Indah. Tapi, dia terpaksa menjawabnya karena Shakti terus memaksanya.


" Maaf Shakti kalau masalah itu aku nggak bisa menjawabnya. Karena aku sudah janji dengan Indah untuk tidak memberitahu kepada siapapun. Lebih baik kamu tanya aja sendiri kepada orangnya. " Jawab Monic malas.


Mendengar jawaban Monic, membuat Shakti semakin penasaran siapa pacar dari wanita yang dia cintai itu. Namun, melihat ekspresi Monic yang seperti itu membuat Shakti mengurungkan niatnya untuk bertanya soal Indah.


Raihan yang sedang mengemudi, tiba-tiba Indah kaget karena jalan yang mereka tempuh bukan jalan menuju kerumah melainkan jalan menuju sebuah hutan yang membuat dia menjadi penasaran.


" Mas kita mau kemana? " Tanya Indah dengan penasaran.


" Kamu tenang aja. Ntar kamu juga tahu. " Jawab Raihan santai.


Indah terus berfikir kemana suaminya itu membawa dirinya. Dan bertambah penasaran lagi, Mobil tiba-tiba berhenti dan Raihan meminta untuk menutup mata Indah dengan kain. Hati Indah semakin tidak tenang namun Raihan tetap santai melajukan mobilnya.


Saat mereka tiba disebuah villa, Raihan menurunkan Indah dengan mata tertutup. Raihan terus berjalan dan akhirnya mereka sampai di tujuan.


Raihan membuka kain penutup mata Indah dengan perlahan-lahan. Dan saat Indah membuka matanya, alangkah terkejutnya dia melihat jalan yang banyak ditaburi bunga mawar, meja makan, para pemain piano dan taman yang banyak ditumbuhi bunga yang membuat suasana menjadi romantis.


Indah meneteskan air mata yang membuat Raihan menjadi penasaran.


" Kamu kenapa? Kamu nggak suka konsepnya ya? " Tanya Raihan dengan penasaran.


" Nggak kok mas. Aku cuman terharu aja. Mas yang nyiapin semuanya? " Tanya Indah balik.


" Iya mas yang nyiapin semua. Karena waktu itu kamu telah nyiapin semuanya untuk mas... Jadi giliran mas yang nyiapin semuanya. " Jawab Raihan


Indah dan Raihan berjalan diatas bunga mawar yang sudah ditaburi itu. Dan mereka langsung duduk. Sebelum mereka makan, Raihan menyuruh para pemain piano untuk memainkam musik.


Raihan memberikan tangannya kepada Indah untuk berdansa bersama. Dan Indahpun memegang tangan Raihan dan merekapun berdansa.

__ADS_1


" Kamu adalah wanita baik hati yang pernah aku temui. Kamu bagaikan bidadari didalam hidupku. Aku harap kamu jangan pernah bosan hidup denganku ya? " Ucap Raihan


" Iya mas. Aku nggak akan pernah bosan hidup denganmu. Dan aku beruntung sekali mendapatkan suami sebaik dirimu mas. " Jawab Indah


__ADS_2