Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 40 " Aku Menyesal Menikahimu. "


__ADS_3

Pagi yang cerah membuat cahayanya masuk kedalam kamar Indah dan Raihan yang membuat Raihan terbangun dari alam mimpinya.


Dia langsung membersihkan dirinya dan memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh Indah istrinya. Dan diapun langsung turun menuju meja makan.


Saat mereka sarapan, tiba -tiba ada chat masuk dari Daddy Irhas kalau mereka sudah tiba di Jakarta. Dan Daddy Irhas meminta Raihan untuk menjemput mereka di bandara.


Setelah tiba di bandara, Indah dan Raihan langsung menemui Mommy Dewi dan Daddy Irhas yang sedang makan disebuah kafe di bandara.


" Hai Mommy. " Sapa Indah sambil memeluk Mommy Dewi dari belakang yang membuat dia terkejut.


" Hei Indah anak Mommy. Gimana kabarmu nak? " Tanya Mommy Dewi.


" Aku dan mas Raihan sehat. Kabar Mommy sama Daddy gimana? " Tanya Indah balik


" Mommy sama Daddy sehat. " Jawab Mommy Dewi.


Raihan sangat bahagia karena orang yang sangat dia cintai itu kembali dengan keadaan sehat. Begitupun dengan Indah dia sangat senang sekali akhirnya mertuanya kembali ke Indonesia dengan selamat.


Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang karena Mommy dan Daddy merasa capek akibat perjalanan yang jauh. Indah dan Mommy Dewi tak bosan-bosan ngobrol yang membuat Raihan dan Daddy Irhas merasa bosan didalam mobil.


Sebelum menuju kerumah, mereka pergi ke rumah sakit milik keluarga permana untuk melakukan cek kesehatan. Karena Raihan sudah janji dengan dokternya kalau hari ini mereka melakukan cek kesehatan.


Setelah tiba dirumah sakit, mereka langsung pergi ke ruangan yang sudah ditentukan untuk melakukan cek kesehatan. Setelah mereka melakukan cek kesehatan dan hasilnya baik-baik saja, Raihan dan Indah pergi ke dokter kandungan untuk memeriksa kesuburan mereka.


Setelah dokter itu memeriksa mereka, mereka menunggu hasilnya dengan kecemasan. Dan saat hasilnya keluar, mereka langsung deg-deg kan.


" Gimana hasilnya dok? " Tanya Raihan dengan penasaran.


" Hasilnya semua baik. Pak Raihan sama Buk Indah subur tapi... " Ucap Dokter itu.


" Tapi apa dok? " Tanya Raihan lagi.


" Ada kelainan di ovarium buk Indah hal itu membuat buk Indah sangat kecil kemungkinan untuk hamil. " Ucap Dokter itu membuat Raihan dan Indah seperti tersembar petir.

__ADS_1


" Apa? Serius dok? " Tanya Raihan membuat dokter itu menganggukkan kepalanya.


" Berapa persen kemungkinan saya bisa hamil dok? " Tanya Indah


" Sepuluh persen buk. Kalau bapak sama ibuk berusaha dengan sekuat tenaga mungkin ibuk bisa hamil. " Jawab dokter itu.


Raihan hanya diam mendengar ucapan dokter itu seakan harinya sudah kiamat. Setelah dia keluar dari ruangan itu, mommy dan daddy merasa deg-degkan.


" Gimana hasilnya Ndah? " Tanya Mommy Dewi.


Indah tidak sanggup menjawab pertanyaan dari mama mertuanya. Benih-benih kristal dari matanya mulai berjatuhan. Akhirnya Raihan yang menjawab pertanyaan dari mommy.


Setelah mendengar jawaban dari Raihan, Mommy Dewi dan Daddy Irhas terkejut. Dan Indah merasa bersalah karena cita-cita dari mertuanya dan suaminya untuk mempunyai keturunan pupus sudah.


Mommy Dewi melihat Indah yang sangat sedih dengan berita ini, dia langsung menenangkan Indah.


" Aku telah mengecewakan kalian semua. Hiks hiks hiks " Tangisan Indah di pelukan Mommy Dewi.


" Indah kamu jangan bersedih. Mommy yakin kamu pasti bisa hamil. " Ucap Mommy Dewi.


" Kamu pasti bisa hamil Ndah. Serahkan semunya kepada tuhan. Karena mommy dulu juga mengalami ini sebelum mendapatkan Raihan. Tapi kami selalu berusaha dan berdoa kepada tuhan, akhirnya mommy hamil dan bisa melahirkan Raihan dengan selamat. " Kata Mommy Dewi panjang lebar membuat hati Indah menjadi tenang.


Setelah mereka keluar dari rumah sakit, Indah melihat raut wajah suaminya itu seperti orang yang putus asa. Sepanjang perjalanan, Raihan hanya diam seperti patung hal itu membuat Indah menjadi rasa bersalah.


Setelah tiba dirumah, Raihan langsung menuju kekamarnya tanpa mempedulikan istrinya itu. Dan Indah langsung mengikuti Raihan dari belakang. Dan sampainya mereka di kamar...


" Mas kamu kenapa dingin seperti ini kepadaku? " Tanya Indah dengan penasaran.


" Apa? Kamu masih nanya kenapa aku dingin kekamu? " Tanya Raihan balik tapi Indah hanya diam.


" Aku tahu mas. Tapi kita kan belum mencobanya nya. Siapa tahu kalau kita mencoba aku bisa hamil. " Jawab Indah.


" Apa? mencoba? Sedangkan kamu aja nggak mau disentuh apalagi mencobanya? " Tanya Raihan lagi.

__ADS_1


" Iya mas aku tahu. Tapi saat diusiaku 21 tahun kita bisa mencobanya kan? " Tanya Indah lagi.


" Meski dicoba namun hasilnya kamu nggak bisa hamil. Sudah jelas hasil tes tadi kalau kamu nggak bisa hamil. " Emosi Raihan mulai keluar


" Dan kamu sudah mengecewakan aku. Dan aku nyesal telah menikahi kamu! " Emosi Raihan membuat hati Indah sakit.


" Apa mas bilang? Mas nyesal nikahin aku? hiks hiks hiks. " Tanya Indah gemetar.


" Iya aku nyesal menikah denganmu. Dan mulai sekarang kamu jangan ikut campur urusanku! " Emosi Raihan muncak dan dia langsung meninggalkan Indah yang berlinang air mata di kamar.


Hati Indah saat ini sangat sakit dan perih mendengar ucapan dari orang yang dia cintai selama ini. Dia tidak menyangka kalau Raihan bisa berbicara sekejam itu. Untung saja kamar mereka kedap suara sehingga pertengkaran mereka tadi tidak kedengaran oleh semua orang dirumah itu.


Raihan yang sedang ngemudi, dia tidak tahu arah tujuannya karena perasaannya sangat ini sangat kacau sehingga dia tidak bisa berfikir jernih. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba ada seseorang yang dia cintai itu melintas. Dan diapun langsung menancapkan remnya yang membuat mobil itu berhenti mendadak


" Kamu nggak kenapa-kenapa kan? " Tanya Raihan panik.


" Aku nggak kenapa-kenapa kok yang. " Jawab Wulan.


" Syukurlah. " Ucap Raihan.


" Kenapa mata kamu sembab yang? " Tanya Wulan.


" Aku nggak apa-apa kok. Cuman masalah sama daddy. " Jawab Raihan bohong.


" Yang mau nggak nonton denganku. " Ajakan Raihan langsung disetujui oleh Wulan.


Raihan sebenarnya mengajak Wulan untuk pergi nonton untuk menghilangkan perasaan yang sangat kacau itu. Setelah mereka tiba di bioskop, Mereka menonton film genre romantis yang membuat tangan Wulan berada dipaha Raihan.


Raihan langsung sadar akan tangan Wulan itu. Dia ingin sekali menepis tangan Wulan tetapi dia ingat Indah yang sudah mengecewakannya. Dan diapun memilih memegang tangan Wulan dengan mesranya.


Disisi lain, Indah yang terus menangis sejak tadi membuat Mommy Dewi menjadi khawatir . Karena Indah menantunya itu belum keluar sejak pulang dari rumah sakit tadi.


" Indah Indah " Panggil Mommy Dewi.

__ADS_1


Mendengar Mommy Dewi memanggil Indah membuat dia langsung menghapus air matanya dan diapun langsung keluar untuk menemui Mommy Dewi.


__ADS_2