
Waktu menunjukkan jam 06.00 pagi membauat gadis cupu itu setengah terbangun dari tidurnya. Dia mencoba meraba guling nya yang terasa aneh
" Kok guling nya beda ya. Rasanya... ada bulu-bulu gitu. Keras lagi... " Gumam Indah di dalam hati.
Begitu pun Raihan yang mencoba meraba guling nya yang terasa aneh...
" Kok guling nya aneh ya. Berambut - rambut gitu. " Gumam Raihan di dalam hati.
Saat mereka membuka mata....
" Aaaaaaaggggghhhhhh." Teriakan Indah dan Raihan.
" Kok abang ada disini? Abang apain aku? Bukanya abang tidur di sofa? Trus abang telanjang dada lagi." Tanya Indah sambil menutup matanya karena malu lihat badan Raihan yang berbulu dan berotot.
" Abang nggak tau. Abang kirain dirumaah. Sumpah. Abang nggak apain-apain kamu kok. buka mata mu itu! " Jawab Raihan.
" Aku nggak percaya. " Kata Indah sambil membuka matanya perlahan-lahan.
" Nggak percaya ya udah. Lihat aja sendiri. " Ucap Raihan.
" Syukurlah masih utuh " Ucap Indah sambil melihat di dalam selimutnya.
" Yaudah abang cuci muka dulu setelah itu kita shalat subuh berjamaah. " Kata Raihan membauat Indah terkejut.
" Berjemaah? " Kata Indah.
" Iya berjemaah emangnya kenapa? " Tanya Raihan.
" Nggak apa-apa sih bang. Cuman canggung aja " Jawab Indah.
Setelah mereka selesai shalat subuh, Indah duduk di balkon sambil mengirup udara segar sambil memikir kejadian tadi....
" Dia bilang dia nggak tahu? Tapi kenapa dia sudah telanjang dada saat aku bangun? Berbulu pula dada nya. Bikin aku tergoda aja." Gumam Indah di dalam hati.
tiba-tiba....
" Kenapa bengong sendiri? Nanti dirasuki setan baru tau wkwkwk " Canda Raihan.
" Nggak, Siapa yang bengong? Aku mikir kenapa abang nggak lihat aku saat tidur? Padahal abang bilang sendiri aku tidur di ranjang biar abang tidur di sofa. " Tanya Indah sambil bibir tipis nya mulai manyun
" Indah jangan bikin aku tersiksa dengan bibir manyun mu. " Gumam Raihan di dalam hati.
Dengan menarik nafas panjang dan mengeluarkan nya dengan perlahan-lahan akhirnya Raihan menjelaskan kejadian tadi malam.
" Tadi malam sekitar jam 3 abang terbangun, karena abang nggak betah tidur pake baju. Biasanya abang tidur nggak pake baju... jadi abang buka deh baju itu. Trus abang pergi ke toilet. Setelah dari toilet abang nggak lihat kamu yang abang lihat hanya selimut yang menutupi semua tubuh mu seperti guling. Trus abang tidur deh di ranjang. Namanya aja orang setengah sadar" Jawab Raihan meyakinkan Indah.
" Oooo gitu ceritanya. " Ucap Indah sambil bibir manyunnya tak berhenti.
" Kamu tu bisa nggak sih bibir kamu jangan manyun kaya gitu? " Tanya Raihan.
" Emang nya kenapa bibir ku manyun? " Tanya Indah balik sambil memperlihatkan bibir manyunnya ke Raihan.
" Jangan salahkan abang kalau abang lakukan ini kepada mu. " Kata Raihan sambil meraih tangan Indah dan mencium bibir manyun si cupu itu.
Indah terkejut melihat Raihan mencium bibir nya dengan rakus. Indah berusaha sekuat tenaga melepaskan ciuman tersebut namun, tenaga Raihan jauh lebih kuat. Raihan memeluk Indah sangat erat. Indah telah mencakar, memukul dada Raihan sampai kancing baju Raihan copot tapi hasilnya nihil.
Setelah Raihan kehabisan nafas, Akhirnya Raihan melepaskan ciuman tersebut...
" Dasar laki-laki macam apa abang ini hiks hiks.hiks. Abang jahat. Aku benci abang. " Kata Indah sambil menampar wajah Raihan
__ADS_1
" Tadi udah abang bilang kalau bibir kamu jangan kaya gitu. Tapi kamu memperlihatkan bibir manyun itu ke abang. Dan abang sudah tersiksa dari kemarin dengan hasrat abang ini. " Kata Raihan.
" Abang jahat. Abang udah mencuri ciuman pertama ku. hiks hiks hiks. Abang pasti sudah ngelakuin itu ke kak Wulan kan? " Tanya Indah.
" Siapa bilang abang udah ciuman dengan Wulan? Ini juga ciuman pertama abang. " Jawab Raihan.
" Serius? " Tanya Indah lagi.
" Serius. Nggak percaya tanya aja sama teman-teman abang dia tau kok hubungan abang sama Wulan gimana? " Jawab Raihan.
" Kenapa ciuman pertama abang harus ke aku? padahal aku ini kan cupu, tidak menggoda sama sekali, sedangkan kak Wulan penampilannya seksi dan menggoda. Tanya Indah penasaran.
" Abang nggak tahu dengan diri abang ini. kenapa setiap melihat bibir manyun mu itu rasanya menggoda abang. Sedangkan Wulan nggak. " Jawab Raihan.
" Abang jahat. Abang jahat. " Kata Indah sambil memukul dada Raihan.
" Yaudah abang minta maaf. Tapi gimana lagi hasrat abang ini membuat diri abang tersiksa Indah, abang harus bagaimana? lagian ini sama-sama ciuman pertama kita." Kata Raihan.
" Ya aku maafin. " Kata Indah.
" Yaudah jangan nangis lagi. Yuk kita pergi sarapan setelah itu kita ganti ban dan langsung pulang. " Ucap Raihan.
Saat mereka sarapan, tiba-tiba Raihan dikagetkan dengan isi pesan grup kelas di handphone nya...
" Apa? kita ada kuliah umum untuk semua angkatan hari ini sama Prof. Algunadi? jam 10? coba kamu lihat handphone mu Ndah. " Tanya Raihan.
" Astaga. Iya bang ada kuliah hari ini jam 10. Kalau nggak ikut kuliah maka kita nggak bisa ikut ujian tengah semester. Ini pengumumannya dari tadi malam. " Kata Indah sambil melihat handphone
" Trus gimana? Sekarang udah jam 08.30 belum tukar ban. Belum lama perjalanan lagi. Ya tuhan... " Ucap Raihan.
" Nggak usah cerewet bang selesai aja sarapannya dulu setelah itu, kita ganti ban dan langsung ke kampus " Kata Indah.
" Bang awas... ada nenek-nenek. " Sorak Indah.
Raihan ngerem mobilnya dengan mendadak yang membuat Indah jatuh ke pelukan Raihan. Indah mulai terasa baper dengan tatapan Raihan begitu pun Raihan. Dan nenek itu langsung menghampiri mereka...
" Kamu itu bawa mobil bisa pelan-pelan nggak. Lihat nenek udah tua. Tapi kamu ngebut bawa mobil. Dasar anak nakal " Kesal nenek itu.
" Maafin kami nek. Kami buru-buru yaudah ini ada sedikit uang untuk nenek. Anggap aja ini ganti rugi" Kata Raihan sambil menancap gas mobil nya.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya mereka tiba dikampus. Waktu menunjukkan jam 10.03 dan meraka langsung menuju ke ruangan auditorium. Saat mereka berlari...
" Aduh. " Kata indah saat terjatuh di lantai.
" Ayo Indah, kita udah telat 4 menit. " kata Raihan sambil meraih tangan Indah dan mereka berlari bersama.
Saat mereka tiba di ruangan auditorium, semua mata yang ada disana tertuju ke mereka. Dan saat mereka duduk tiba-tiba...
" Kalian yang terlambat kedepan! " Kata Prof. Algunadi sambil menatap mereka dengan tatapan menakutkan.
" Iya prof ada apa?" Tanya Raihan dengan ketakutan.
" Sudah jam berapa? " Tanya Prof. Algunadi.
" Jam 10.07 prof." Jawab Raihan.
" Kita masuk jam berapa? " Tanya Prof. balik.
" Jam 10 prof." Jawab Raihan.
__ADS_1
" Udah beberapa menit kalian terlambat? " Tanya Prof. lagi.
" 7 menit prof. " Jawab Indah.
" Karena kalian telat, kalian duduk di kursi yang udah disediakan paling depan " Ucap Prof. Algunadi.
" Baik Prof. " Kata Indah dan Raihan sambil duduk di kursi yang udah disediakan.
Setelah mereka selesai kuliah, Indah and gengs duduk di kantin. Dan tak lama kemudian, Raihan and gengs datang dan duduk di depan Indah.
" Indah kok kamu bisa bersamaan telat nya sama bang tampan? " Tanya Shalda.
" Iya cerita in dong? " Tanya Zalfa.
" Eh tunggu dulu ini kan baju kemarin lo pake? Sekarang kok ini lagi lo pake? Pasti ada nggak beres ni. " Tanya Monic dengan penasaran.
Akhirnya Indah menceritakan kejadian kemarin ke teman-temannya dan...
" Apa? Lo sekamar sama bang Raihan? " Kata Monic yang membuat seisi kantin tertuju kepada mereka. Dan membuat Raihan yang sedang minum menjadi keselet.
" Lo nggak kenapa kan? " Tanya Fauzi teman Raihan.
" Nggak apa-apa kok. " Jawab Raihan.
" Betul lo sekamar sama si cupu itu? " Tanya Fauzi lagi.
" Iya. Ceritanya panjang jadi gini... " Raihan menjelaskan ke teman-temannya.
Disisi lain...
" Suara kamu tu bisa lebih keras nggak biar se kampus ini tau. " Kesal Indah.
" Iya sorry kan gue terkejut. " Kata Monic.
" Yaudah kita pesan makan aja yuk. " Ajakan Indah.
Disisi lain Raihan yang sedang makan, Fauzi merasa heran melihat kancing baju Raihan terlepas.
" Han kenapa bibir lo doer gitu? Trus kancing baju lo copot dan leher lo kayak habis cakar? Jangan-jangan lo habis nyium si cupu itu ya? " Tanya Fauzi yang membuat Indah sedang makan menjadi keselet.
" Enak aja lo mana mungkin gue nyium si cupu itu ini karena tadi gue terbentur saat ngendarai mobil. " Jawab Raihan dengan berbohong.
Disisi lain...
" Kamu nggak apa-apa ndah? " Tanya Shalda.
" Nggak apa-apa kok. " Jawab Indah.
" Eh kok bibir lo dower ya kayak habis dicium.Jangan-jangan lo habis dicium bang Raihan ya? Jujur! " Tanya Monic dengan penasaran.
" Mana mungkin aku dicium sama si cerewet itu iiuuh jijik tau. Yaudah lanjut aja makannya. " Kata Indah.
" Oh ya gengs kan kita seminggu lagi mau UTS. Gimana besok kita nonton ada film terbaru di bioskop. " Ajakan Zalfa.
" Ide bagus tu. Jam berapa? Tanya Indah.
" Jam 2 udah nyampe di mall. " Jawab Zalfa.
" Ok" Kata Indah, Monic dan Shalda.
__ADS_1