
" Kalian belum tahu? " Tanya Sri lalu mereka cuman menggelengkan kepalanya.
" Indah sudah nikah. " Ucap Sri.
" Apa? " Jawab Monic, Shalda dan Zalfa serentak.
Mereka langsung terkejut mendengar perkataan Sri.
" Serius bu? " Tanya Monic dengan penasaran.
" Iyaaa nggak percaya ni lihat foto pernikahannya. " Kata Sri sambil memperlihatkan handphonennya kepada mereka.
Saat mereka melihat foto pernikahan Indah, mereka bertambah terkejut karena suami Indah adalah Raihan abang senior mereka.
Monic merasa dibohongi oleh Indah karena berita sebesar ini dia rahasiakan dari sahabatnya. Dia tak sabar untuk menemui Indah dan mencaci makinya.
" Kamu mau kemana nak? " Tanya Sri.
" Aku mau kerumah Indah bu. Masa iya berita sebesar ini dirahasiakan dari kami. " Kata Monic
" Nanti aja Nic... lagian kamu baru sampai. Pasti capek kan? Mendingan kamu istrahat dulu. "
" Iya Nic... nanti aja. Soalnya aku capek. " Ucap Shalda dan Zalfa yang akhirnya membuat Monic mengalah.
Disisi lain, Indah dan Raihan yang sedang sibuk mempelajari berkas-berkas yang dikasih Rere untuk meeting dengan klien dari Korea.
Semakin sibuknya mereka, tak terasa waktu makan siang sudah tiba. Fitri yang sudah mempersiapkan makan siang, langsung memanggil semua anggota keluarganya termasuk Indah dan Raihan.
Semua anggota keluarga pun menuju ke meja makan untuk makan siang. Setelah makan siang, mereka langsung menuju aktivitas masing-masing. Indah dan Raihan menuju ruang keluaraga untuk berbincang-bincang dengan kakek. Tiba-tiba...
" Assalamualaikum... " Kata Monic dan sahabatnya.
Indah yang penasaran langsung menuju ke ruang tamu untuk membuka pintu. Saat membuka pintu, alangkah terkejutnya Indah melihat sahabatnya datang.
" Kalian? "Tanya Indah
" Indah... kami kangen. " Ucap Monic, Zalfa dan Shalda sambil memeluk badan mungil Indah.
Setelah mereka berpelukan, Indah mempersilahkan sahabatnya untuk masuk kerumah. Monic, Zalfa dan Shalda duduk diruang tamu sambil melihat tiap sudut rumah itu apakah Raihan ada didalam atau tidak.
Indah langsung menuju ruang keluarga untuk mengasih tahu bahwasanya sahabatnya telah datang. Raihan langsung menuju ke kamar karena dia harus menyelesaikan pekerjaannya sedangkan kakek langsung menuju ruang tamu untuk melihat sahabat Indah.
" Hai gengs kenalin ini kakek aku. " Ucap Indah.
" Kek ini Zalfa, dan ini Shalda. Kalau yang ini nggak usah aku kenalkan. " Kata Indah sambil memperkenalkan sahabatnya satu per satu.
__ADS_1
" Issshhh Indah. " Kesal Monic. Karena kakek sudah kenal dengan Monic.
" Halo kek. Katanya kakek sudah balik dari umroh ya? " Tanya Monic
Mereka mengobrol satu sama lain karena mereka sudah kangen sekali karena hampir 2 minggu mereka tidak bertemu. Saat mereka ngobrol, tiba-tiba kakek...
" Mana suami mu Ndah? " Tanya kakek
Monic, Zalfa dan Shalda yang mendengar ucapan kakek langsung terkejut. Indah yang tadinya santai sekarang berubah menjadi tegang dan cemas.
" Nggak usah kayak gitu lagi Ndah? Kami sudah tahu kok. Kamu menikah dengan bang tampan. " Kata Shalda.
" Kok kalian bisa tahu? " Tanya Indah dengan penasaran.
" Kami tahu dari ibu Monic " Jawab Zalfa.
" Maafin aku gengs. Bukan bermaksud untuk membohongi kalian. Tapi... " Kata Indah langsung dipotong oleh Monic.
" Tapi apa? " Ucap Monic
Indah menjelaskan kepada mereka semua termasuk kakek bahwasanya sebelum nikah, Indah dan Raihan telah berkomitmen untuk merahasiakan pernikahan mereka semua awak media dan kampus. Sehingga membuat mereka mnegerti dengan keadaan Indah dan Raihan yang menikah muda.
" Mana bang Raihan? " Tanya Monic
" Ada diatas. Tunggu bentar. " Jawab Indah meninggalkan mereka dan langsung menuju kekamarnya.
" Kamu kenapa natap mas seperti itu? " Tanya Raihan dengan penasaran
Indah hanya diam dan melajukan langkahnya ke hadapan Raihan sambil menatap badan kekarnya. Raihan yang melihat istrinya itu merasa heran.
" Wow " Ucap Indah sambil memegang perut Raihan yang berkotak-kotak.
" Kamu suka perut aku yang berkotak-kotak ini? " Tanya Raihan dengan penasaran.
" Iya. Aku suka perut mas seperi ini. " Jawab Indah tanpa melepaskan tatapannya ke perut Raihan.
" Sudah. " Ucap Raihan sambil melepaskan tangan Indah dari perutnya.
" Ada apa kamu kesini? Bukanya sahabat kamu ada dibawah ya? " Tanya Raihan
" Iya mas. Tapi, mereka sudah tahu kita telah nikah. " Jawab Indah
" Apa? Kok bisa? " Tanya Raihan
Indah menjelaskan kepada Raihan bahwasanya mereka tahu dari ibu Monic. Raihan yang mendengar ucapan Indah langsung menjadi gelisah karena kalau sahabat Indah tahu otomatis semua kampus tahu termasuk Wulan.
__ADS_1
Melihat Raihan seperti orang kecemasan membuat Indah untuk menenangkan suaminya itu...
" Yaudah mas, lagian cuman mereka tahu kok. " Kata Indah.
" Bagaimana mas nggak tenang Ndah, kalau mereka tahu... nanti semua kampus bakalan tahu kalau kita sudah nikah. " Kata Raihan
" Mereka nggak seperti mas kira... mereka aman jaga rahasia kok. Nanti aku yang bilang ke mereka. " Kata Indah membuat Raihan sedikit tenang
Tak lama kemudian Indah dan Raihan turun dari kamarnya menuju ruang tamu. Monic, Zalfa dan Shalda langsung tercengang melihat sepasang kekasih yang sempurna. Karena Indah sekarang berpenampilan cantik bagai bidadari yang jatuh dari surga.
" Waaahhh kalian serasi banget. " Ucap Zalfa.
" Iya... seperti romeo and juliet. " Ucap Shalda.
" Issshhh jangan gitu. Kan aku malu jadinya. " Ucap Indah yang sudah seperti tomat pipinya.
" Ehh kalian. Abang minta tolong bisa nggak? " Tanya Raihan
" Tolong apa bang? " Tanya Monic dengan penasaran
" Abang minta tolong. Kalian bisa nggak jaga rahasia pernikahan kami? " Tanya Raihan.
" Masalah itu aman kok bang. Serahkan saja kepada kami. " Kata Monic dengan santainya.
" Bagus. " Ucap Raihan singkat
" Oh ya Ndah. Ibu aku ngundang kalian untuk datang kerumah aku karena ibu lagi bikin rujak kesukaan kamu Ndah. " Kata Monic
" Serius kamu Nic? " Tanya Indah.
Monic cuman mengaggukan kepalanya membuat Indah senang karena makanan kesukaannya dibuat oleh ibu Monic.
Merekapun langsung pamit kepada kakek untuk pergi kerumah Monic karena Indah sudah nggak sabar untuk menyantap rujak buatan ibu Monic.
Tidak lupa Indah mengajak Raihan suaminya itu untuk pergi ke rumah Monic. Tapi...
" Kamu aja yang pergi Ndah. Mas dirumah saja. " Kata Raihan yang membuat Indah curiga.
" Kenapa mas? Jangan-jangan mas nggak suka sama rujak. " Tebakan Indah membuat Raihan menjadi salah tingkah.
" Bukan gitu tapi... " Kata Raihan langsung dipotong oleh Shalda.
" Ayo lah bang. Kapan lagi kita makan rujak buatan ibu Monic. " Rengek Shalda
" Ayo lah bang... " Rengek Monic dan Zalfa
__ADS_1
" Ayo lah mas... demi aku " Rengek Indah akhirnya Raihan luluh.
Akhirnya mereka pergi bersama-sama menuju rumah Monic menggunakan mobil mewah Raihan.