
Saat Indah and gengs datang di apartemen, merekapun langsung menyiapkan cemilan yang telah mereka beli tadi. Kemudian mereka berkumpul diruang tamu...
" Indah ceritain dong status kamu itu. " Ucap Shalda.
Indahpun menceritakan kronologi mulai dari awal penculikan hingga status mereka yang viral membuat mereka terkejut.
" Apa? Serius kamu Ndah? Kamu diculik? Pentesan saja bang Raihan pusing cari kamu waktu itu. " Ucap Zalfa.
" Btw siapa yang lakuin Ndah? " Tanya Monic.
" Aku nggak tahu juga orangnya... mereka memakai topeng soalnya. " Jawab Indah bohong.
Indah sengaja berbohong pelaku sebenarnya adalah Andri dosen mereka yang mempunyai dendam sama Raihan. Agar sahabatnya tidak takut sama dosen mereka itu.
Disisi lain, Raihan yang sudah rapat dengan anggota BEM untuk persiapan inaugurasi yang dilaksanakan 3 hari kedepan, tiba-tiba buk Dara selaku panitia wisuda menghampirinya..
" Ada apa buk? " Tanya Raihan penasaran.
" Ini... anggota paduan suara untuk acara wisuda kurang satu personil lagi. Kamu ada nggak rekomendasi orangnya? Ibuk pusing cari satu personil lagi. " Ucap buk Dara.
" Ada buk... Indah. " Ucap Raihan.
Kenapa Raihan merekomendasikan Indah, karena waktu di mobil dia sering bernyanyi. Dan suaranya merdu sekali sehingga Raihan betah mendengarkan istrinya itu bernyanyi.
" Wahh bagus sekali tuh. Istri kamu memang talenta banget. Tapi kenapa ibuk nggak kepikiran ya? Wkwkwk. Yaudah nanti kamu sampaikan sama dia kalau latihan paduan suara jam 2 ini di ruang musik. " Ucap buk Dara.
" Baik buk. " Pungkas Raihan.
Waktu menunjukkan pukul 14.00 saatnya Indah dan para anggota paduan suara lainnya latihan vokal. Sebenarnya Indah masih grogi lantaran perdana ikut dalam paduan suara. Entah kenapa suaminya itu merekomendasikan dirinya untuk paduan suara. Apakah sebagus itu suaranya?
Raihan melihat istrinya itu didepan jendela hanya bisa memberikan support dan semangat agar dia merasa tidak grogi dan cemas. Namun, tak lama kemudian, Wulan pun datang bersamaan dengan pelatih vokal , betapa terkejutnya mereka semua termasuk Indah dan Wulan ternyata pelatih vokal itu adalah...
" Selamat siang semuanya. " Sapa pak Andri.
Mereka semua semangat menyambut pelatih vokal mereka yang bukan lain dosen tertampan dikampus itu. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Indah dan Wulan, mereka malah pasang wajah datar aja tidak seperti para wanita lainnya.
Raihan langsung keluar karena takut mengganggu konsentrasi Indah saat latihan paduan suara dan takut Wulan curiga kalau dia lagi memperhatikan Indah.
__ADS_1
" Baiklah sekarang kita langsung aja latihan vokalnya ya... dimulai dari do re mi fa sol la si do. " Ucap Andri dengan lembut kemudian diikuti oleh anggota paduan suara itu.
Setelah selesai latihan paduan suara, Indah merasa heran dengan sikap Andri yang lemah lembut. Padahal kata suaminya dikelas Andri kiler sekali. Tetapi Wulan merasa Andri waktu latihan tadi itu seperti Andri lagi berdua sama dirinya yang lemah lembut sekali.
Saat Indah berjalan menuju gerbang, tiba-tiba dia dikejutkan...
" Indah kamu sama siapa pulang? " Tanya Andri dengan sopan.
" Saya sama bang Raihan pak? Kenapa pak? " Tanya Indah balik.
" Nggak apa-apa... cuman nanya aja. Kamu ke parkiran kan? Sama aja kita jalannya ya. " Ajak Andri.
Indah akhirnya jalan bersama Andri menuju parkiran. Dalam diam, Indah berfikir kenapa sikap Andri sebaik ini sama dirinya. Padahal sebelumnya tidak. Dia berfikir apakah ini salah satu rencana jahatnya untuk memisahkan dia sama Raihan? Kalau gitu dia harus berhati-hati sama Andri agar tidak termakan dengan akal busuknya.
" Oh ya suara kamu bagus loh tadi. " Ucap Andri
" Makasih pak atas pujiannya. " Ucap Indah.
Dibelakang dan didepan mereka ada dua pasang mata yang melihat mereka lagi bercanda tawa. Hal itu membuat Raihan takut dan cemas dengan keselamatan istrinya. Ditambah buat bingung, sikap Andri saat latihan paduan suara sangat lembut dibandingkan ngajar di kelas.
Sedangkan Wulan, dia merasa Indah telah merebut Andri dari dirinya sama dia merebut Raihan dari pelukannya...
" Ingat besok latihan lagi dan tolong hafalkan liriknya ya. " Ucap Andri.
" Baik pak. " Pungkas Indah langsung masuk kedalam mobil. Tapi...
" Sayang... kenapa kamu tumpang sicupu sih? " Rengek Wulan.
" Maafkan aku. Tapi hari ini kita harus ke kantor untuk beresin berkas-berkas. " Ucap Raihan.
" Wulan... kamu sama saya aja pulangnya. Lagian kita satu arah. Kalau mereka antar kamu nanti mereka telat sampai di kantor. " Ucap Andri.
" Nggak usah repot-repot pak... Biar saya sama taksi aja pulangnya. " Tolak Wulan.
" Saya tidak merepotkan kamu kok. Yuk. " Ajakan Andri membuat Wulan nyerah dan masuk kedalam mobil itu.
Sepanjang jalan, Indah dan Raihan berfikir kenapa sikap Andri berubah drastis....
__ADS_1
" Oh ya mas... kamu merasa hal aneh nggak sama sikap pak Andri tadi? " Tanya Indah.
" Iya... aneh banget. Apa mungkin ini rencana jahat dia untuk memisahkan kita? Agar terkesan kalau kamu menduakan aku. " Tanya Raihan.
" Bisa jadi mas... tapi aku tidak akan terpengaruh sama tipuan dia kok. Kamu percaya kan sama aku? " Tanya Indah lagi.
" Aku percaya kok sama kamu. Tapi kamu harus menjaga kepercayaan aku ini. " Ucap Raihan.
" Kamu juga mas... kamu harus menjaga kepercayaan aku ini. Soalnya aku lihat Wulan sudah semakin berani. " Ucap Indah.
" Aku akan menjaga kepercayaan kamu itu. Dan kita harus saling percaya satu sama lain. Agar rumah tangga kita kedepannya tidak ada hambatan. " Ucap Raihan sambil mencium tangan Indah yang membuat dia baper.
" Oh ya mas... aku lihat sikap pak Andri sama kak Wulan selama ini aneh ya mas? Seperti ada yang mereka tutupi. " Tanya Indah.
" Mas juga merasakan hal yang sama Ndah. Ditambah lagi pak Andri saat menatap Wulan tatapannya berbeda seperti orang jatuh cinta. Jangan-jangan mereka mempunyai hubungan khusus di belakang aku? " Tanya Raihan.
" Bisa jadi sih mas... Tapi waktu itu aku pernah dengar mereka panggil sayang di cafe. Sebenarnya aku mau ngomong ini kekamu. Tapi waktu itu kamu lagi sayang-sayangan sama kak Wulan dan rumah tangga kita lagi tidak baik. " Ucap Indah.
" Kalau memang iya Wulan pacaran dengan Andri aku akan segara putuskan. Tapi kita harus cari bukti dulu. " Ucap Raihan.
Disisi lain, Andri dan Wulan hanya diam satu sama lain. Wulan sangat kesal sekali sama Raihan karena dia menumpangi Indah sedangkan pacarnya sendiri dilantarkan. Sungguh sangat kesal dirinya hari ini.
" Kamu kenapa diam Lan? " Tanya Andri.
" Nggak apa-apa kok. Lagi kepikiran gimana cara ngafal lirik lagu. Soalnya acaranya dekat lagi. " Bohong Wulan.
" Oooo. Kirain kamu lagi kesal sama si pecundang itu. " Ucap Andri membuat Wulan terkejut karena Andri tahu isi pikirannya.
" Sebelum pulang gimana kita makan dulu. " Ajakan Andri.
" Boleh. Lagian aku juga lapar nih. " Ucap Wulan.
" Oke. " Ucap Andri sambil menancapkan gasnya.
Sampainya dirumah, Indah langsung menghafalkan liriknya dengan serius...
" Serius amat hafal liriknya? " Tanya Raihan sambil membawakan snack dan minuman.
__ADS_1
" Iya nih... acaranya dekat lagi mas. Besok harus sudah hafal liriknya. Lagian mas sendiri yang rekomendasi aku. Jadi aku nggak mau buat mas kecewa. " Ucap Indah.
" Yaudah... kamu tetap semangat ya istriku. " Ucap Raihan sambil mencium kening Indah dan langsung pergi ke ruangan kerja untuk memeriksa kerjaan di kantor.