
Tak butuh waktu lama, foto Indah dan Raihan terjatuh tadi langsung viral di media sosial. Cici yang melihat sosial media di handphonenya...
" Gengs coba lihat ini... ini kan sicupu sama Raihan? " Ucap Cici membuat Wulan dan Dita langsung melihatnya.
" Eh iya benar itu Raihan sama sicupu... Ngapain mereka seperti itu dipustaka? " Ucap Dita.
Wulan yang melihat foto itu merasa geram sekali dengan sicupu. Dan diapun langsung mencari keberadaannya.
Setelah selesai buat tugas, Indah and geng langsung pergi ke kantin untuk lunch. Namun saat di lorong kampus, tiba-tiba...
" Dasar wanita penggoda, murahan. Berani-beraninya lo menggoda pacar gue seperti itu. " Ucap Wulan sambil menampar wajah Indah.
" Emang ya kalau wanita penggoda dan murahan seperti dia sukanya perebut pacar orang. " Ledek Dita.
" Eh cupu lo bisa-bisanya sikap seperti itu? Gue kira lo wanita lugu, pendiam. Eh ternyata lo sama saja wanita diluar sana. " Ledek Cici.
Mental Indah saat itu langsung down karena semua mahasiswa disana membicarakan dirinya sama Raihan waktu diputaka tadi.
" Eh kakak yang centil dan sombong. Indah tidak seperti itu. Dia bukan wanita penggoda dan murahan. Tapi pacar kakak aja yang dekat-dekat sama Indah. " Ucap Monic.
" Jangan-jangan kak Wulan sudah tidak tertarik lagi sama bang tampan. Tapi bang tampan lebih tertarik sama wanita cupu seperti Indah. " Ucap Shalda membuat Wulan tambah murka.
Raihan and gengs yang sedang berjalan di lorong kampus, tiba-tiba Fauzi melihat sosial medianya...
" Han coba lihat ini... Ini kan kamu sama sicupu kan? " Tanya Fauzi.
Raihan hanya diam melihat berita viral itu. Namun, saat jalan Raihan melihat ada pertengkaran diujung sana. Sebagai ketua BEM, Raihan harus menjalankan visi dan misinya. Salah satu misinya yaitu menertibkan semua mahasiswa apabila ada pertengkaran di kampus.
Saat Raihan menghampiri, diapun terkejut karena yang bertengkar adalah dua wanita yang dekat dengannya...
" Kalian gimana sih? Bertengkar mulu kerjaanya. Apa kalian nggak bosan? " Tanya Raihan.
" Dia yang duluan sayang... dia telah merebut kamu dari aku. " Keluh kesah Wulan.
" Enak aja Indah duluan... jelas kakak yang tidak tertarik ini yang sudah menampar Indah dan mengejek dirinya membuat dia down seperti ini. " Keluh Monic membuat Raihan sebagai suami merasa kasihan.
__ADS_1
" Jelas sicupu itu duluan... memang asalnya wanita penggoda dan murahan tetap aja wanita penggoda dan murahan. " Ucap Wulan membuat Indah menampar wajah cantik Wulan dan membuat semua mahasiswa yang ada disana terkejut termasuk Raihan.
" Cukup kakak menghina aku seperti itu. Asalkan kalian semua tahu aku bukan wanita yang seperti dikatakan kak Wulan. Kejadian sebenarnya aku tadi mencari buku dan tidak sengaja menabrak bang Raihan yang sedang cari buku juga... makanya kami terjatuh seperti itu. Nggak percaya tanya aja sama orangnya. " Penjelasan Indah sambil mengkode Raihan.
" Iya sayang... makanya kamu jangan asal tuduh. Kamu juga cupu kalau cari buku itu hati-hati jalan biar nggak terjatuh lagi. Lihat viralkan beritanya... Kalian berdua bisanya buat kerusuhan aja. " Cerewet Raihan.
" Sekarang cepat kalian minta maaf satu sama lain termasuk Monic. " Ucap Raihan.
" Kok kami harus minta maaf bang? Seharusnya kak Wulan dong? Dia yang mulai duluan. " Ucap Monic.
" Cepat kalian maafkan satu sama lain... nanti dilihat dosen abang yang kena karena nggak becus sebagai ketua BEM. " Cerewet Raihan.
" Yaudah... aku minta maaf cupu, Monic. Aku salah persepsi sama kalian. " Maaf Wulan dengan malasnya.
" Aku juga minta maaf kak. Karena aku tidak hati-hati dan berita hoax ini membuat salah paham antara kita. " Maaf Indah.
Setelah permasalahan mereka selesai, semua mahasiswa di lorong kampus bubar semua. Indah and gengs yang sudah lapar dan haus, merekapun langsung pergi kekantin.
Begitupun juga dengan Raihan and gengs dan Wulan and gengs. Mereka semua langsung pergi kekantin.
Saat tiba dikantin, Indah and gengs memesan beberapa menu. Sambil menunggu makanan, Raihan and gengs dan Wulan and gengs tiba dikantin.
" Yaudah Nic... lagian kalau kita perpanjang nggak bakalan habis urusanya. Mending kita mengalah agar tidak bertambah runyam. " Ucap Monic.
Disisi lain, Raihan and gengs dan Wulan and gengs duduk dalam satu meja. Saat Raihan ngobrol sama teman-temanya, Falih melihat cincin berwarna emas melingkar di jari manis Raihan...
" Kenapa ada cincin di jari Raihan? Setahuku dia belum tunangan bahkan menikah. Dan Wulanpun tidak memakai cincin yang sama dengan Raihan? Apakah Raihan sudah tunangan diam-diam? Atau bahkan sudah menikah? " Gumam Falih.
Dan saat Falih melihat Cupu and gengs di depan meja mereka, dia melihat cincin yang sama dengan Raihan sahabatnya itu melingkar dijari manis sicupu...
" Itu sicupu mengapa cincinnya sama dengan Raihan? Jangan-jangan mereka sudah tunangan? Atau mereka sudah menikah? Tetapi status mereka ditutupin dihadapan publik? " Tanya Falih didalam hatinya.
Sedangkan Fauzi pun merasakan hal aneh sama sahabatnya itu. Belakangan ini, dia sering terlihat peduli dengan sicupu seolah-olah mereka memiliki hubungan. Padahal dulunya Raihan suka iseng ngerjain sicupu.
Saat Dita melihat pacarnya dan Fauzi melamun, diapun...
__ADS_1
" Kalian kenapa bengong melihat Raihan? Jangan-jangan kalian suka sama Raihan? " Ledek Dita.
" Enak aja... Amit-amit deh... aku masih normal ya. " Kesal Fauzi.
" Iya sayang... kamu kenapa bicara seperti itu sih? " Tanya Falih.
" Aku heran aja kalian melihat Raihan seperti itu. Ada apasih? " Tanya Dita balik.
" Bukan apa-apa. Oh ya nanti habis kuliah kita nonton bareng yuk. " Ajakan Falih mengalihkan pembicaraan.
" Ayuk... sekarang ada film baru looh. " Ucap Cici.
" Sorry aku nggak bisa ikut. Hari ini ada meeting penting. " Ucap Raihan.
" Kamu kenapa sih sayang... setiap kita ajak kamu nonton kamu selalu nggak bisa. Apa betul kamu meeting? Atau jalan-jalan sama sekretaris kamu. " Ucap Raihan.
" Kamu kenapa curiga mulu sama aku? Aku memang ada meeting hari ini sayang. " Ucap Raihan membuat Wulan ngambek.
" Begini aja bentar lagi kita libur semester bagaimana kita jalan-jalan ke pulau? " Ajakan Raihan.
" Ide yang bagus tu. " Ucap Fauzi, Falih, Cici dan Dita.
" Tapi ingat hanya kita-kita aja yang pergi. Awas saja kamu ajak sicupu. " Ucap Wulan.
" Iya sayangku... aku nggak ajak sicupu kok. " Ucap Raihan.
Disisi lain, Indah and gengs yang sedang makan, tiba-tiba Shalda melihat cincin emas yang melingkar dijari manis Indah...
" Wihh bagusnya cincin kamu Ndah. " Ucap Shalda membuat Indah dan Raihan yang mendengarnya terkejut.
" Astaga aku lupa melepaskan cincinnya. Gimana nih? " Panik Raihan.
Raihan langsung menyembunyikan tangannya seperti orang mau buang air kecil.
" Sayang kamu kenapa? " Tanya Wulan.
__ADS_1
" Aku mau buang air kecil dulu. " Jawab Raihan langsung meninggalkan kantin.
Saat Raihan berjalan, dia mengkode Indah agar ikut dengannya ke suatu tempat. Dan Indahpun pergi dengannya.