Cupu, Cerewet And Love

Cupu, Cerewet And Love
BAB 87 " Delima Indah. "


__ADS_3

Semakin senangnya Indah melihat burung cendrawasih yang sayapnya sedang bermekaran membuat dia tidak sadar boomerang yang mereka buat ter post di akun sosial media milik Raihan.


Setelah mereka menikmati kebun binatang mini itu, mereka lanjut pergi ke taman yang ada di hotel itu sambil menikmati keindahan alam di pinggir kota.


Saat mereka memandang alam sekitar, tiba-tiba Raihan dikejutkan video call dari temannya. Namun, saat Raihan mengangkat video call tiba-tiba Indah mual dan pusing...


" Kamu kenapa Ndah? " Tanya Raihan panik.


" Nggak tahu mas... tiba-tiba aja aku pusing. " Jawab Indah sambil mual-mual.


" Astaga badan kamu panas sekali Ndah. Kita ke rumah sakit aja ya. Takutnya kamu kenapa-napa. " Ucap Raihan.


" Nggak usah mas... ini mungkin aku kecapean aja. Itu kamu nggak angkat telfon nya? " Ucap Indah.


" Ini dari teman-temanku... mungkin dia mau ajak aku pergi healing. Yaudah kita kekamar aja ya. " Ucap Raihan sambil menggendong Indah yang pusing itu.


Sampainya dikamar, Indah langsung ditidurkan diatas ranjang. Kemudian Raihan mengambil air kompres agar demam Indah berkurang.


Semenjak Raihan mengutarakan cintanya kepada Indah, sikap dan perilakunya berubah drastis. Dia menjadi lebih perhatian, peka dan sayang sama istrinya itu.


" Kamu istirahat dulu ya Ndah. Nanti sore kita balik ke Jakarta. " Ucap Raihan sambil mengkompres Indah.


" Iya mas. " Ucap Indah sambil menutupkan matanya.


Raihan terus menatap wajah cantik istrinya itu.


Sambil menunggu Indah yang istirahat, Raihan membuka handphonenya. Saat membuka handphone, banyak sekali notifikasi panggilan tidak terjawab dan chat dari sahabatnya itu.


Saat Raihan membuka chat itu, betapa terkejutnya dia melihat isi chat dari grup sahabatnya itu yang isinya " Han... lo lagi sama sicupu dikebun binatang? Ngapain? Kenapa lo nggak angkat vc kita? Jangan-jangan lo lagi pacaran sama sicupu? Terus Wulan bagaimana? Woi jawab... " Ucap teman-temanya itu.


Raihan heran kenapa mereka tanya seperti itu. Tidak sebatas itu saja. Di akun sosial media Raihan, banyak sekali massage masuk yang isi chat nya sama dengan sahabatnya itu. Saat Raihan melihat halaman beranda, dia heran kenapa stroy nya berisi. Dan saat membuka story nya itu, betapa terkejutnya Raihan melihat boomerang dengan Indah dikebun binatang tadi dengan mesranya.


" Astaga... apa yang kamu buat Ndah? Apa? Sudah seribu orang yang melihat? Baru 20 menit yang lalu. " Ucap Raihan geleng-geleng kepala.


Raihan yang melihatnya pun merasa campur aduk. Dia senang apabila Indah sudah publish statusnya. Namun, dia merasa cemas apabila Indah tidak sengaja post boomerang mereka tadi. Karena setelah boomerang dia buru-buru melihat sayap burung cendrawasih bermekaran.


Raihan pun bingung harus jawab apa sama teman-temanya. Dia ingin sekali menanyakan hal ini kepada Indah. Namun, melihat kondisi Indah seperti ini membuat dia mengurungkan niatnya.

__ADS_1


Tak lama kemudian, handphone Raihan berbunyi. Saat dia melihat layar handphonenya, dia merasa gelisah sekali karena teman-temanya video call lagi.


" Ya tuhan... apa yang harus aku jawab? Kalau Indah ingin publish hubungan kami aku akan jujur sama teman-temanku. Tapi kalau dia tidak sengaja ter post gimana? Jujur aku bingung sekali. " Gumam Raihan.


Akhirnya, Raihan memutuskan untuk tidak mengangkat video call itu. Dan hanya megetik pesan di grup " Sorry nggak bisa angkat... sinyalnya jelek sekali disini. Aku sama grandma pulang kampung... Jadi sibuk sekali.... Sorry ya gais. " Pungkas Raihan.


Raihan pun langsung non aktifkan whats app nya agar teman-teman nya mengira kalau dia di kampung.


Waktu menunjukkan pukul 16.00 membuat Indah terbangun dari alam mimpinya. Saat dia membuka matanya, dia melihat suaminya itu sedang berdiri di balkon kamar. Dan diapun langsung menemuinya.


" Terimakasih ya mas... kamu telah menjagai aku. " Ucap Indah sambil memeluk badan Raihan.


" Ehh kamu sudah bangun? Gimana rasanya sekarang? Udah enakan? " Tanya Raihan.


" Aku udah mendingan mas. " Jawab Indah.


Mereka saling berpelukan sambil memandang alam pegunungan dibalkon kamar itu...


" Oh ya Ndah... aku mau nanya. " Ucap Raihan.


" Apa kamu sudah mempublish hubungan kita? " Tanya Raihan balik.


" Maksud mas apa? Aku belum mempublish hubungan kita. " Jawab Indah membuat Raihan panik.


" Astaga... gimana aku jelasin besok sama orang-orang kampus? " Ucap Raihan membuat Indah tidak mengerti.


" Ada apa mas? " Tanya Indah lagi.


Raihan mengambil handphonenya dan memperlihatkan story nya di akun sosial miliknya yang membuat Indah terkejut.


" Astaga... siapa yang nge post nih? " Tanya Indah.


" Siapa lagi bukan kamu Ndah? Lihat waktunya 2 jam yang lalu. Berarti saat kita di kebun binatang tadi. " Jawab Raihan.


" Ya ampun.... udah tujuh ribu aja yang lihat. Padahal baru dua jam. Gimana nih mas? " Tanya Indah.


" Aku nggak tahu... ini kan ulah kamu sendiri yang selalu ceroboh. " Jawab Raihan.

__ADS_1


" Maaf mas... aku tadi terlalu kegirangan saat melihat sayap burung cendrawasih bermekaran. Makanya aku tidak terlalu perhatikan saat mau menyimpan boomerang kita tadi. " Maaf Indah.


" Apa yang harus kita jelaskan besok mas? Boomerangnya mesra banget lagi. " Tanya Indah.


" Mau nggak mau kita publish hubungan kita. Itu salah kamu sendiri. Mas nggak bisa bohong lagi sama orang-orang. " Ucap Raihan


Indah hanya diam. Andaikan bukan Raihan suaminya, telah dia publish status pernikahan nya ke semua orang. Namun, suaminya adalah Raihan Permana merupakan anak konglomerat dan pewaris tunggal dari keluarga Permana.


Sedangkan berita mereka yang viral di perpustakaan waktu itu saja sudah banyak omongan-omongan negatif terhadap dirinya. Apalagi status pernikahan mereka? Ditambah lagi pernikahan mereka diatas perjodohan. Mungkin Indah di cap sebagai pelakor, menikah cuman mendapatkan harta karena usianya masih dikatakan remaja.


Hal itu juga tidak baik bagi perusahaan Permana meskipun semua karyawan sudah tahu status mereka. Tetapi status pernikahan belum tahu sama klien-klien perusahaan. Dan apabila berita itu sampai terdengar, maka mereka berfikir kalau Indah menikah hanya mendapatkan jabatan sebagai sekretaris atau sebaliknya Indah menggoda Raihan karena dia sekretarisnya seperti kasus-kasus diluar sana.


" Hei kenapa kamu diam? " Tanya Raihan setelah menyadarkan Indah dari pikirannya.


" Aku takut mas... apabila pernikahan kita sampai tahu sama orang-orang maka... " Ucap Indah mengutarakan isi pikirannya.


Raihan sebagai seorang suami paham betul dengan perasaan istrinya itu...


" Kalau mengenai perusahaan nggak usah kamu pikirkan asalkan kita profesional dalam bekerja, maka para klien tidak masalah kalau kamu istri aku. Kamu tahu nggak kenapa mommy selalu ikut dengan papi dalam urusan pekerjaan? " Tanya Raihan.


" Nggak tahu mas. " Jawab Indah.


" Karena mommy adalah sekretaris Papi. Sama kayak kita. " Ucap Raihan membuat Indah terkejut.


" Serius mas? Kenapa bisa? " Tanya Indah penasaran.


" Jadi... waktu itu sekretaris papi mengundurkan diri karena dia lagi hamil. Katanya dia fokus sama kehamilannya. Dari pada kosong jabatan sekretaris makanya mommy ajukan diri lagian mommy tamatan S 2 jurusan bisnis. Dan aku waktu itu sudah SMA jadi dari pada tidak ada kerjaan kenapa tidak? " Jawab Raihan membuat Indah diam.


" Aku tahu kalau kita profesional bekerja tidak masalah sama klien... tapi kasus kita beda sama mommy. Kita dijodohkan sedangkan mommy sama papi tidak mas... Apa kata orang kalau kita menikah diatas perjodohan? Aku tahu kita sudah saling mencinta satu sama lain... tapi namanya mulut netizen pasti menganggap aku menikah sama kamu cuman incaran harta aja. Dan itu berpengaruh juga sama keluarga aku mas. " Ucap Indah.


" Yaudah nggak usah sedih... aku nggak akan publish hubungan kita sampai kamu siap mempublishnya. Hal ini nanti aku fikirkan gimana cara menjelaskannya besok. " Ucap Raihan menenangkan istrinya itu.


" Makasih ya mas... kamu telah memahami kondisi aku. " Ucap Indah sambil memeluk badan kekar suaminya itu.


" Oh ya kita chek out sekarang aja gimana? Takutnya nanti macet dijalan karena besok semua masuk kerja. Lagian grandma hubungin mas makan malam nanti grandma maunya ada kita. Kasihan grandma beberapa hari ini makan sendirian. " Ucap Raihan.


" Yaudah mas... kita siap-siap sekarang aja. " Ucap Indah sambil mengemasi barang-barang mereka.

__ADS_1


__ADS_2