Dikejar Cinta Tyson

Dikejar Cinta Tyson
Dompet orang lain


__ADS_3

Beberapa menit berlalu, akhirnya Pak Dira masuk kekedai dan langsung menghampiri Galang.


"Selamat siang Pak, maaf saya terlambat" Kata Dira dengan suara Beratnya.


Galang berdiri dan mereka berjabat tangan dengan erat.


"Silahkan duduk Pak" Galang berkata


"Gani, saya pesan seperti biasa yah"


"Baik Pak", kata Gani dan menoleh pada Galang


" Pak Galang mau pesan apa??"


"Tidak usah Gani, terimakasih saya baru saja memesan kopi"


"Baik kalau begitu" Gani berlalu dari hadapan mereka.


Hari ini Galang dihubungi oleh Pak Dira secara langsung setelah melihat portfolio yang ia kirim tiga hari lalu.


Beberapa hari yang lalu Galang mendapatkan informasi dari salah satu teman dari pak Dira yang juga merupakan klien Galang. Pak Dira mempunyai proyek besar membangun hotel bintang lima di daerah Ubud. Kliennya ini merekomendasikan nama Galang kepada Pak Dira, karena ia merasa Galang termasuk arsitek muda yang briliant. Ia meminta Galang untuk mengirimkan portfolionya ke Pak Dira. Akhirnya mereka sepakat bertemu di Kedai ini. Untuk alasan menghemat waktu, karena pak Sudira sendiri memiliki jadwal yang sangat padat. Sebelum ini pak Dira memiliki jadwal meeting lain yang dekat dengan lokasi kedai ini.


"Saya sudah melihat portfolio anda, cukup mengesankan, untuk saya pribadi saya suka. Sesuai dengan apa yang rekomendasikan kepada saya oleh Pak Brata. Untuk kelanjutannya saya sedang membicarakannya dengan para investor, mudah-mudahan mereka juga setuju dengan pilihan saya. Paling lambat minggu ini Gani akan mengabarkannya pada Anda" Ujar Dira tanpa banyak basa-basi


"Terimakasih pak, semoga saya bisa diterima bergabung di proyek ini"


"Saya memang senang bekerja sama dengan bakat-bakat baru yang memiliki ciri khas seperti Anda" Kata Pak Dira lagi


Mereka berbincang mengenai proyek tersebut beberapa saat lamanya.


Sementara Nami yang sedang menunggu manager travel ini di ruang meeting mereka tampak kaget dengan isi tas blacu yang baru saja ia keluarkan.

__ADS_1


"Berkas yang aku siapkan sih masih ada semua tapi kenapa ada satu bundal berkas orang lain yah, bahkan ada dompet hitam ikut masuk ke tas ini" Aku bergumam sendiri sambil berpikir.


Aku membuka dompet tersebut, isinya lengkap. Aku menarik satu kartu nama dan KTP dari pemilik dompet ini. Kubaca namanya "Gede Sudira Dharmawan" , kemudian kartu namanya, masih dengan nama yang sama. Aku membaca jabatannya, mataku melotot "CEO"


Aku membaca nama Perusahaannya Dharma Hotels and Resorts". "Wah orang terkenal ini, aku pernah membaca wawancaranya di majalah lokal, kenapa dompetnya bisa disini sih" Aku langsung teringat dengan wanita yang menabrak ku tadi "ahhh kemungkinan besar dia salah memasukkan barangnya ke tas ku" Aku berpikir untuk menghubungi nomor yang ada di kartu nama tadi setelah meeting hari ini selesai.


Aku memasukkan kembali kartu nama dan KTP itu kedalam dompetnya.


Pak Alan manager travel Jayantara ini akhirnya datang menemuiku. Sejenak aku telah lupa dengan dompet itu dan fokus dengan urusan utamaku hari ini.


Usai meeting aku kembali ke kedai kopi tadi, ternyata Galang sudah tidak berada disana lagi. Aku langsung teringat dengan dompet yang aku temukan dalam tas blacu itu.


Tanpa ragu aku menghubungi nomor yang berada di kartu nama yang aku temukan di dalam dompet tadi.


Terdengar nada dering enam kali sampai akhirnya telepon diangkat


"Selamat siang" Aku mendengar suara berat dari seorang laki-laki diujung sana


"Benar, saya sendiri" Jawab laki-laki itu lagi


" Saya menemukan dompet dan dokumen di tas saya atas nama anda pak. Mungkin staff anda tidak sengaja memasukkannya ke dalam tas saya tadi. Kami tidak sengaja bertabrakan diluar kedai kopi"


"Ah iya saya tadi memang ada urusan di kedai itu. Tadi staff saya memang sempat info kalau dompet dan dokumen saya hilang dan dia sekarang sedang bingung mencarinya"


"Silahkan nanti bapak bisa mencarinya ke Kantor saya di area Jimbaran pak. Tanyakan saja ke staff yang ada dikantor depan, saya akan titip disana"


"Sebentar, hmmm hari ini kemungkinan saya sangat sibuk. Boleh saya minta tolong anda membawakannya ke tempat saya meeting nanti sore sepulang anda bekerja? " Suaranya terdengar memerintah


Aku terperangah "apa sih nyuruh-nyuruh! yang perlu sebenarnya siapa sih? " Aku bergumam dalam hati


"Lokasi dimana pak, kalau jauh dari kantor saya, sebaiknya staff bapak saja yang kemari" Aku menjawab dengan nada ketus

__ADS_1


"Lokasi saya nanti sore di Tuban nanti saya kirim lokasinya dimana, tolong bawakan saja yah, terimakasih" Pak Dira menutup teleponnya tanpa memberiku kesempatan untuk menjawab kembali.


"Eh gimana sih orang ini, nyusahin aja" Aku mengomel sendiri.


Aku bergegas mengendarai motorku untuk kembali ke kantor


Di dalam mobilnya tampak Dira sedang tersenyum senang, "baru kali ini ada wanita yang menghindar bertemu dengannya. Biasanya begitu wanita-wanita itu tahu ia siapa, mereka akan berlomba-lomba hanya untuk sekedar tersenyum atau mengobrol dengannya. Tapi Nami tidak begitu, aku bisa mendengar nada ketusnya tadi hehehe " Dira termenung sambil terkekeh tertahan.


"Aku harus mendapatkannya, apapun caranya" Dira Mengetuk-ngetuk lututnya lagi dengan telunjuknya.


Gani hanya terdiam mendengar bosnya tertawa seperti itu.


"Gani, coba cari informasi mengenai latar belakang Galang dan keluarganya. Saya ingin tahu keadaan keuangan ayahnya, kemungkinan besar ayahnya bukan orang sembarangan. Hubungi saja pak Artha seperti biasa. Saya mau semua informasi ini sudah ada besok pagi" Kata Dira tegas kepada sekretarisnya.


Kata Dira kepada sekretarisnya


"Baik pak" Gani mengangguk sambil mencatat pada notes nya.


"Booking satu meja untuk nanti sore jam 5 di Resto Z , Tuban"


Gani menoleh ke arah Dira " Bapak masih punya jadwal meeting satu lagi jam 4 pak"


"hmm atur ulang saja, jadwalnya bisa masuk besok?"


Gani memperhatikan jadwal atasannya ini pada binder yang ia pegang.


"Bisa pak, mungkin sambil makan siang? nanti saya atur ulang"


"ok" jawab Dira senang


Gani langsung saja menghubungi restauran yang dimaksud Dira dan juga mengatur ulang jadwal meeting sore ini.

__ADS_1


__ADS_2