Dokter, I Love You

Dokter, I Love You
Tersesat


__ADS_3

Saat Mei Lan membuka matanya, lelaki itu masih ada disana dan tersenyum. Wajah Mei Lan semakin cantik dengan kulit seperti porselen


“ Kau telah berhasil,” katanya


“ Ber-berhasil?”


Pria itu mengangguk. Tanpa aba-aba, ia mulai menyerang Mei Lan. Reflek, gadis bertubuh kecil segera menghindar. Tangannya tanpa sengaja ia julurkan ke depan dengan telapak tangan membuka, namun dengan wajah ia balikkan ke belakang


Sebuah cahaya transparant membentuk seperti tameng di sekitar Mei Lan. Lelaki itu terus mengeluarkan energinya untuk menembus tameng Mei Lan.


Perlahan Mei Lan memutar kepalanya dan tercengang ketika ia melihat apa yang tangannya keluarkan. Ia memang merasakan ada seperti aliran hangat keluar dari tubuhnya, tapi tak menyangka kalau bisa membuat tameng energi seperti itu.


Lelaki itu menarik kembali tenaga dalamnya, ketika energinya hampir menembus tameng Mei Lan. Tersenyum puas ia  menghampiri Mei Lan.


Tameng berangsur menghilang, ketika Mei Lan menarik tangannya. Dengan tatapan tak percaya, Mei Lan melihat kedua tangannya dan melihat ke arah lelaki yang tersenyum menghampirinya


“ Kau berhasil. Hanya saja, kau harus terus melatih dirimu. Sekarang, kita kembali,”


saat akan membalikkan badannya, Mei Lan memanggil lelaki itu


“ Tung-tunggu. Tadi, apa itu tadi? Dan siapa sebenarnya kau?” tanya Mei Lan


Lelaki itu berbalik dan tersenyum, “ Aku Feng Huang. Dan, tadi adalah energi Qi yang kau serap dari alam yang bersatu dengan element yang ada dalam dirimu," jelas Feng Huang


" Energi Qi yang kuserap?" gumamnya


" Apa ada pertanyaan lain?”


" Ah, tidak ...tidak ada,” jawab Mei Lan dengan senyum canggungnya. Ia tampak berpikir


‘ Feng Huang ... Feng Huang, sepertinya aku pernah dengar. Dimana, ya?’ batin Mei Lan, ' Aku sungguh tak mengerti dengan semua ini, tapi ... disini banyak sekali pria tampaaannn ... makanannya juga lezat-lezat, hihihi ... tak menyesal pindah ke dunia ini ... hahaha,'


Mei Lan terus asyik dengan pikirannya dan tersenyum-senyum sendiri. Dewa Tinggi Feng Huang terkikik geli melihatnya


' Gadis yang lucu,' batinnya


Cling


Mei Lan telah kembali ke Lembah Aprikot seorang diri. Mei Lan menoleh kesana kemari mencari Feng Huang, namun tak ia dapati


“ Wohhh ... disini kau rupanya. Merasa para Guru mengistimewakanmu, jadi kau bermalas-malasan dan tak mengikuti pelatihan?”

__ADS_1


Ucapan sinis seseorang terdengar di telinga Mei Lan. Dengan senyum paksanya, ia berbalik dan menatap wanita yang ada di belakangnya


“ Xing Yue! Apa ... kau benar-benar seorang puteri?” sahut Mei Lan tetap dengan senyumnya


“ Apa maksudmu! Tentu saja aku seorang puteri asli!” seru Xing Yue


“ Kalau begitu, kenapa ucapanmu seperti wanita dari kalangan rakyat jelata yang tak berpendidikan?” ucap pedas Mei Lan


“ Kau! Jangan sombong kau Mei Lan! Oh ya ... aku dengar kau adalah MANTAN TUNANGAN dari Putera Mahkota Kerajaan Ming, tapi ia menolakmu karena wajahmu yang buruk rupa, dan sekarang ... ia akan menikah dengan Puteri Kerajaan Wen,"sindir Xing Yue


Mei Lan hanya tersenyum dan tak menjawab Puteri Kerajaan Xing itu


“ Kenapa diam? Hahaha ... terkejut ya. Aku tahu siapa dirimu. Awalnya, aku tak percaya rumor itu, tapi tak kusangka, semuanya benar, hahaha ...” ledek Xing Yue dan dan tertawa sinis


“kau pikir aku tak tahu siapa dirimu? Walaupun kau menggunakan sihir dan make up untuk menutup wajahmu yang jelek, tetap saja, fakta tak akan bisa diubah, hahahaha ...” lanjut Xing Yue, ketika ia merasa berhasil menyudutkan Mei Lan, Xing Yue berjalan dan mengintari Mei Lan yang tetap berdiri tanpa ekspresi


( Info : Dewi Yue menyamarkan wajah Mei Lan yang sebenarnya dengan sihir, sehingga orang hanya akan melihat wajah Mei Lan yang terdahulu namun tanpa bekas luka. Hanya Imortal tingkat tinggi yang bisa melihat menembus sihir Dewi Yue dan melihat wajah Mei Lan yang telah berubah menjadi seperti dewi. Mei Lan pun tak menyadari)


“ Aku justru bersyukur, karena dengan wajahku, aku bisa melihat isi hati pria yang tak tulus,” jawab Mei Lan singkat


“ Hahaha ... ya ya ya ...ada bagusnya kau berkata seperti itu, jadi kau bisa sedikit terhibur, hahaha ...” ejek Xing Yue dan berlalu dari sana dengan tawanya.


Mei Lan menghela nafas dan berjalan kembali ke Paviliunnya. Tapi, saat ia berada di persimpangan, kebingungan melandanya. Ia lupa jalan kembali


“ Aku akan coba jalan ini,” kata Mei Lan pada dirinya sendiri dan mulai berjalan. Dengan melihat kesana kemari ia mengingat-ingat arah jalannya


“ Aduh, dimana ini? Aku tidak lewat sini tadi pagi,” ujarnya dengan wajah kecut


“ Aaa ... Mei Lan bodoh! Aduh kenapaaa ... juga, penyakitku ini tidak sembuh-sembuh, ya? Hufff ... menyebalkan! menyebalkan! Eerrgh ... aku tersesat lagi!” runtuk Mei Lan pada dirinya sendiri


Mei Lan atau Melia memiliki penyakit turunan dari sang Ibu yaitu direction dyslexia atau yang sering disebut spatial atau geographic dyslexia yang membuat penderitanya mengalami kebingungan dan kesulitan menentukan arah sehingga cenderung lebih mudah tersesat dan hilang.


“ Sepertinya ... ada yang memerlukan bantuanku,”


Mei Lan melonjak kaget dan berbalik


‘ Ya, Tuhan ... kenapa orang-orang disini suka sekali mengagetkan orang ...’ keluh Mei Lan dalam hatinya


“ Oh ... jadi, ada yang mengagetkanmu sebelum aku?” tanya lelaki itu dengan enteng


Mei Lan menghela nafas dengan kasar lalu menatap lelaki berhanfu putih dan rambut dibiarkan tergerai tanpa diikat

__ADS_1


“ Ya ... kau! kau sangat mengagetkanku dan juga pria tampan beruban itu,” celetuk Mei Lan


“ Pria tampan beruban?” mata lelaki itu memicing tajam.


Mei Lan yang tak menyadari itu kembali berjalan mencari jalan. Dengan sekali putaran tangannya, lelaki itu melihat Bayang Air untuk mencari tahu siapa yang ditemui Mei Lan hari ini.


“ Huff ...  si burung tua, sepertinya dia sudah tahu ...” gumamnya dan mengelengkan kepalanya. Ekspresinya seketika berubah ketika ia melihat bagaiman Xing Yue mengejek dan menghina Mei Lan.


“ Kalau bukan karena aku menghormati Guru Li, aku pasti akan memotong lidahmu yang beracun itu,” lanjutnya.


Srrtt ... srttt ...


“ Aah? Apa ini?” alis Mei Lan bertaut melihat pinggangnya yang terbungkus kain putih yang sangat lembut, lalu ...


** syuuuttt ...**


Bugh


“ Aaaaa ...” pekik Mei Lan. Tubuhnya tiba-tiba tertarik ke belakang dan mendarat cantik di dada bidang lelaki itu dan reflek memeluknya beberapa saat


“ Oh ... sepertinya calon istriku, sangat menyukai tubuhku,” goda lelaki itu. Wajah Mei Lan memerah dan segera mendorong dada berotot lelaki di depannya


“ Hahaha ... kau sangat menggemaskan dengan wajah memerah ini,” ucapnya dan mencolek hidung Mei Lan.


‘ Oh, my goodnes ... it’s torturing me to face such god ( Oh, ya ampun ... sungguh membuatku tersiksa menghadapi dewa macam dia),” batin Mei Lan


“ Apa ... kau mengutukku, sayang?” ucap lelaki itu, Mei Lan menggeleng dan tersenyum kaku


“ Kau tak mengaku? Kalau begitu, kau harus kuhukum,” dan bibir kenyal lelaki itupun menemukan tempatnya di bibir ranum Mei Lan


“ Mmph ... mmph,” tangan Mei Lan menepuk dada keras lelaki itu, berharap dapat segera melepaskannya. Tapi tidak, pria itu bahkan semakin mengeratkan pelukannya


“ Mmph ... mmph ...” lagi Mei Lan menepuk-nepuk dada berotot kesukaan para wanita itu. Tepukannya kali ini, ternyata ampuh. Lelaki itu melepaskan ciumannya dan menghapus jejak liurnya di bibir merah muda Mei Lan


“ Sekarang sudah tengah malam. Sebaiknya kau tidur, sayang,” ucapnya


“ Mau tidur bagaimana? Kau tidak lihat aku .... eh ...”


Mata Mei Lan membulat dan mulutnya menganga tak percaya, ia melihat ke sekeliling dan ternyata ia sudah kembali ke kamarnya


***

__ADS_1


 Crazy Up akan segera Upload hari ini atau besok ...


Silahkan Vote n Like yang banyaknya yaaa ... semakin naik peringkat, semakin sering crazy up. hihihi .... 😜😎🎃🤓


__ADS_2