Dokter, I Love You

Dokter, I Love You
Permaisuri Putra Mahkota Langit


__ADS_3

"Long, kita ..."


"Sstt ... sekarang kau sudah menjadi milikku seutuhnya. Kau istriku. Kau harus tepati janjimu dan kembali padaku," ucap Tian Long


Mei Lan mengangguk.


Tian Long membuka telapaknya, dan sebuah pil muncul.


" Makanlah, agar tubuhmu pulih," kata Tian Long kemudian dan menaruhnya di mulut Mei Lan.


Beberapa saat kemudian, mata Mei Lan terpejam. Rasa lelah menderanya. Tian Long benar - benar menghanjarnya habis-habisan.


Tak lama, Mei Lan terbangun. Ia merasa tubuhnya terangkat. Matanya terbuka. Long pun tekejut melihatnya.


"Long! Apa yang terjadi?" seru Mei Lan


"Ujian?" gumam Long membulatkan matanya. Ia segera menarik hanfu Mei Lan dengan sihirnya dan menutup tubuh polos istrinya.


Tubuh Mei Lan terus terangkat dan melayang diudara.


Tass ... Tasss ...


Aaaa ....


Pekikan Mei Lan membuat Tian Long merasa sakit


" DEWA AGUNG! BIARKAN AKU YANG MENANGGUNGNYAAAA!" teriak Tian Long


Tasss .... Tasss ...


2 kilatan kembali menyambar tubuh lelah Mei Lan. Tian Long menitikkan air mata. Ia tak sanggup melihat wanitanya menderita.


Ujian petir, sangat amat sakit. Dan ujian ini adalah ujian wajib untuk menjadi Permaisuri Putra Mahkota Langit.


Tass ... Tasss ...


Aaaa ...


Wajah Mei Lan sangat pucat. Tubuhnya terasa tak sanggup lagi. Tian Long tak dapat mendekatinya. Ia mengulurkan tangan mencoba meraih istrinya, tapi tak bisa. Kekuatan Dewa Agung sangatlah kuat.


Tasss ... tasss ... tasss ...


Mei Lan tak sanggup lagi berteriak. Ia memejamkan mata dan mencoba mengatur jalan nafasnya perlahan.


" Sayang, sayang ... jangan pejamkan matamu. Buka ... sayang!" seru Tian Long


Mei Lan berusaha membuka matanya yang begitu berat. Tubuhnya terasa hancur. Darah keluar di ujung bibirnya


Perlahan dan pasti, tubuh Mei Lan melayang turun. Tian Long bergegas menangkap tubuh MeiΒ  Lan


Air matanya turun melihat betapa lemahnya istrinya.


"Sayang, maafkan aku. Maaf. Aku tak tahu kalau hari ini adalah ujianmu," ucap Tian Long. Menyadari sesuatu, Tian Long membulatkan matanya.


" Sayang, kau ... kau telah ..."


Tian Long memeluk istrinya dengan erat. Senyum mengembang di bibirnya.


Perguruan Bisha Ji


"Anak ini, kemana dia bawa Mei Lan," omel Feng Huang


Dewi Yue tersenyum," Biarkan saja. Mou Chou masih bisa menunggu,"

__ADS_1


"Ibu ..."


Dewi Yue berbalik dan melihat Yin yang masih duduk di sisi ayahnya


"Apakah ... Lan er akan membenciku jika dia tahu aku yang ..."


Dewi Yue tersenyum dan menggenggam tangan putranya


"Tidak akan. Ini sudah takdirnya. Jangan kuatir, hmm?" hibur Dewi Yue


"Ibu, aku akan mengikuti Lan er kembali ke dunianya. Aku akan menjaganya dan mengingatkannya untuk segera merawat ayah dan kembali kemari," ucap Yin


Feng Huang dan Dewi Yue saling bertatapan.


'Mungkin, ini bisa dilakukan,' batin keduanya


" Yin, kalau kau mengikuti Mei Lan, aku tak yakin kalau kau tak akan kehilangan ingatanmu dan kekuatanmu. Tapi, Mei Lan tak akan mengenalimu. Karena di dunia Mei Lan, kau tak pernah ada," jelas Dewi Yue


" Aku mengerti. Aku sudah pernah kedunianya. Dan, aku tak kehilangan ingatanku,"


" Karena saat itu hanya sebentar saja. Kali ini, ia tak akan sebentar di sana," ucap Feng Huang.


" Dewa Tinggi, apa maksudmu?" tanya Yin


"Aku ... tak bisa membuka rahasia takdir, tapi ... aku bisa membantunya mempertahankan ingatannya. Tapi, itu hanya akan berlangsung 3


2 dupa (1dupa\=13 jam)," ucap Feng Huang


" Kalau kau berhasil membuatnya kembali, sebelum dupa itu habis, maka semuanya akan baik - baik saja. Tapi, jika tidak maka ... ingatannya akan terhapus dan semuanya berakhir," lanjut Feng Huang


Cetaarr ... Cetarrr ..


Feng Huang dan Dewi Yue melihat ke langit. Keduanya terkejut dan saling menatap.


" Ibu, ada apa? Apa terjadi sesuatu dengan Lan er? " tanya Yim cemas


" Mei Lan ... dia telah menjalani ujian ... Permaisuri Putra Mahkota Langit ..." kata Dewi Yue


" Apa?!" seru Yin tak percaya


" Tapi ... Bagaimana mungkin? Dia baru mencapai tahap Formasi Inti," tukas Yin


Dewi Yue dan Feng Huang menggeleng tak mengerti


"Ini ... jika dia kembali ke dunianya ... tidak bisa ... dia tidak boleh kembali," gumam Feng Huang


"Apa ... kenapa? Apa yang terjadi kalau dia kembali?" tanya Yin


Feng Huang dan Dewi Yue kembali saling berpandangan


"Dia akan menarik Iblis masuk ke dunianya," jawab Feng Huang


Yin membulatkan matanya. Feng Huang menutup matanya. Dewi Yue menatap suaminya sedih


"Aku akan kembali," kata Feng Huang dan menghilang


Istana Langit


Feng Huang sampai di kediaman Tian Long. Asisten Tian Long menyambutnya


"Dewa Tinggi," sapanya


Feng Huang mengangguk," panggil Tian Long aku harus bicara dengannya,"

__ADS_1


Yao Yang membungkuk dan pergi untuk memanggil junjungannya


"Yang Mulia, Dewa Tinggi Liu ingin bertemu," seru Yao Yang di depan pintu putih nan tinggi.


Beberapa saat kemudian, Tian Long keluar dengan wajahnya yang cerah bersinar. Yao Yang mengulum senyum


" Ekhem ... Dewa Tinggi ..."


Tian Ling mengangguk dan melangkah tak menunggu Yao Yang menyelesaikan ucapannya. Yao Yang sedikit menjulurkan kepalanya untuk melihat ke dalam kamar tuannya


Brakkk


Yao Yang terkejut. Ia tundukkan kepalanya dan berbalik, berjalan mengikuti tuannya.


Feng Huang memutar badannya dan mendekati Tian Long. Putra Mahkota Langit berdiri di tengah ruangan menunggunya.


"Tian Long, apa yang kau lakukan? Dia masih manusia. Dan karena kau, dia harus menerima Cambuk Ujian Petir. Apa kau tahu, karena dia sudah menjadi Permaisurimu, ia tak akan bisa kembali ke dunianya dan menolong ayahnya," marah Feng Huang


Tian Long dengan ekspresi datarnya membalikkan badan dan berjalan menuju meja kerjanya serta menempatkan bokongnya di kursi kebesarannya


"Istriku berhasil melaluinya. Dia bisa kembali. Aku tahu kalau dia akan menarik iblis kesana. Karena itu, aku akan menyegel auranya," kata Tian Long


Feng Huang membulatkan matanya. Keputusan Tian Long sungguh diluar dugaannya


" Segel dari ayahmu belum bisa ia lepaskan karena kau dan Mei Lan belum mempelajari gulungan itu. Dan, kau menambahinya dengan segel aura?!"


"Itu tak akan membahayakannya. Aku menyegel auranya bukan menyegel kekuatannya. Ia sudah menerima pilku dan aku pun sudah memakaikannya cincin giok dari pulau Es. Ia akan aman, selama ia tak melepaskannya. Dan pilku melindungi jiwa dan hawa murninya," jelas Tian Long


" Tapi tetap saja. Kalau Ratu Iblis tahu, ia akan mengejarnya!"


" Karena itu, aku menyembunyikan auranya. Jika orang melihatnya, maka yang ada ia hanya manusia biasa. Jika iblis melihatnya, ia akan terlihat seperti manusia dengan jiwa tak murni," bantah Tian Long


" Tian Long, kau sudah menaruh benihmu didalamnya. Jika bayimu tumbuh dirahimnya, maka auranya 2x lipat lebih kuat dari saat ini,"


Tian Long memejamkan matanya. Ia baru menyadari hal itu. Ia melihat ke arah pintu kamarnya


"Jika benar benihku tumbuh, maka aku yang akan menariknya kembali," ucapnya.


Feng Huang mendesah. Ia tak habis pikir dengan jalan pikiran Tian Long


"Kerajaan Iblis saat ini sedang berebut kekuasaan. Dan, Wei Tao sedang mencari Mei Lan agar kultivasinya sempurna. Mei Lan kedunianya, jangan sampai diketahui olehnya," pesan Feng Huang


Tian Long mengangguk. Feng Huang mendekat dan membuka telapaknya. Sebuah ring kecil sebesar tutup botol air mineral berwarna putih bercahaya muncul


"Gunakan padanya. Ini akan melindunginya, dan bawa dia ke Bisha Ji untuk istirahat. Jangan disini. Kau akan membuatnya melewatkan bertahun - tahun,"


Tian Long tersenyum," Hmm, baiklah. Terima kasih,"


Feng Huang mendesah dan memutar tubuhnya pergi


Tian Long kembali ke kamarnya. Diciumnya lembut bibir istrinya dan mengusap pipinya yang begitu halus


Ia mendekap tubuh Mei Lan dan membawanya kembali ke kamar Mei Lan di Perguruan Bai Yun


Tian Long melihat cincin giok yang ia pakaikan di jari Mei Lan tadi dan tersenyum.


"Aku mencintaimu, Mei Lan istriku,"


***


halloo ... maafken ... maafken telat up. lagi ada urusan jadinya telat deh ... hehhee


jangan lupa Like & Vote nya.

__ADS_1


πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2