
Tian Long kembali ke Kerajaan Langit dan segera menuju paviliunnya. Ia disambut asisten setianya, Yao Yang.
“ Yang Mulia,” sapa Yao Yang
“ Hmm ... jangan biarkan siapapun mengangguku,” titah Tian Long datar dan berjalan langsung ke dalam kamarnya
“ Baik, Yang Mulia,” sahut Yao Yang sambil menunduk.
Di dalam kamar, Tian Long segera melepas hanfunya dan hanya memakai pakaian dalam atau Zhongyi. Dengan jari telujuk dan jari tengah disatukan lalu ia arahkan cepat ke arah dinding kamarnya, dinding itu terbelah dan Tian Long berjalan masuk kedalamnya.
Sebuah ruangan bernuansa putih dengan kubah kecil di tengahnya. Tian Long memandang kubah itu dan mengeluarkan Bola Lingkaran Penghancur lalu melemparnya ke arah kubah
Bola itu melayang dan tak menyetuh kubah. Tian Long menutup mata, memposisikan 1 telapak tangannya seperti seorang biksu dan merapalkan mantera
Cusss ....
Aliran Qi murni mengalir dari kedua jari telunjuk dan tengah Tian Long yang ia rapatkan. Bola Lingkaran Penghancur mulai mengeluarkan asap berwarna biru. Ruangan yang awalnya berwarna putih kini mulai menjadi gelap.
“ Huph! Hyaa!”
Tian Long menambah energinya. Bola Lingkaran Penghancur mulai menampakkan banyak asap biru muda. Yang berarti kekuatan magis dari hawa gelap mulai menyusut.
Butiran keringat muncul di dahi Tian Long. Dengan mata tetap fokus ke arah Bola Lingkaran Penghancur, Tian Long terus mengeluarkan kekuatannya.
Krak ... krak ...
Bola itu mulai meretak. Tian Long kembali merapalkan mantera dan
Wusss ... wuss
Dengan gerakan cepat ia membuat tubuh atasnya berputar dan kedua tangan memutar berlawanan arah dan kembali disatukan dengan posisi kedua pergelangan disatukan lalu
Cusss ...
Sebuah cahaya putih berkilat menembus bola itu dan
Darrr ...
Lingkaran itu meledak dan tersisa sebuah kobaran berwarna biru muda.
Tian Long kembali mengeluarkan energinya dan mengangkat cahaya itu ke udara.
Terbentuklah sebuah bulatan bola bening mengambang di atas kubah itu. Tian Long mengatur jalan nafasnya sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
Bibirnya memutih dan wajahnya menjadi sangat pucat. Energi yang ia keluarkan sangat banyak dan menghabiskan hampir separuh tenaga kultivasinya
Perlahan mata Tian Long terbuka. Matanya sayu melihat bola kristal dengan pendaran sinar biru yang ada di depannya dan mulai terbatuk
“ Uhuk ... uhuk ...”
Tian Long mengulurkan tangannya setelah sedikit ia melukai tangannya, ke arah bola kristal itu
Srrtt ...
Darahnya terserap oleh Bola itu.
“ Errghhmm ...”
Tian Long menggeram karena selain darah yang diserap, sebagian tenaga dalampun ikut terserap. Badannya sangat lemah saat ini. Berulang kali ia terbatuk, tapi bola itu masih terus menyerap darahnya.
Setelah beberapa saat, bola itu mulai berhenti menyerap darah dan tenaga dalamnya dan berangsur berganti dengan cahaya biru muda dan putih yang sangat terang dan menyilaukan
Wajah pucat TianLong sedikit demi sedikit mulai pulih. Bola itu berpendar beberapa lama hingga akhirnya menghilang dan bersatu dengan tubuh Tian Long
Tian Long hendak mengatur kembali nafasnya. Saat kedua tangan Tian Long disatukan, kedua telapaknya dapat mengeluarkan cahaya elektrik. Lelaki itu mengeryit dahinya
Berangsur ruangan tempatnya berdiri kembali seperti sedia kala. Putih bersih dengan kubah cantik di tengahnya
“ Kali ini aku bisa mengatasinya. Jika, Kerajaan Iblis mulai berulah ... aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku harap di saat itu tiba, Putri Da sudah menguasai ilmunya,” katanya lagi
Dengan berpeluh, Tian Long keluar dari ruangan itu dan kembali ke kamarnya. Tubuhnya terasa lemah dan ingin beristirahat.
Tapi, saat kepalanya baru saja ia letakkan, suara Yao Yang membuatnya kembali bangun
“ Masuklah!” seru Tian Long dengan duduk malas di atas tempat tidurnya
“ Yang Mulia,” panggil Yao Yang dengan setengah berlari dan melihat ke belakang
“ Ada apa?”
“ Itu ... Putri ... Putri,” kata-kata Yao Yang terbata dan menunjuk ke belakang
“ Ada apa?” tanya Tian Long dingin
“ Putri Nan Hai datang lagi, Yang Mulia. Hamba sudah mengatakan kalau Yang Mulia tak ingin diganggu, tapi ... beliau memaksa masuk,” jawab Yao Yang dengan cepat
__ADS_1
Di pintu masuk Kediaman Tian Long
Seorang Putri dengan 2 pelayannya berdiri dan beadu mulut dengan penjaga kediaman Tian Long, untuk dapat masuk kedalam.
“ Aku adalah Putri Nan Hai, berani sekali kalian menahanku!” bentaknya
“ Kami adalah pengawal dibawah Putera Mahkota Tian Long. Kami mendapat perintah dari Putera Mahkota untuk tak membiarkan siapapun masuk tanpa ijin darinya,” jawab tegas si prajurit
Putri Nan Hai mengeraskan rahangnya. Dengan geram ia menghentakkan kakinya dan berbalik membelakangi prajurit. Dia terpaksa harus menunggu Yao Yang kembali
“ AKU TIDAK MENERIMA SIAPAPUN DATANG KE KEDIAMANKU HINGGA WAKTU YANG TAK BISA DI TENTUKAN!”
Suara menggelegar memenuhi seluruh Paviliun Tian Long. Putri Nan Hai mendongak mencari asal suara
“ Tuan Puteri, anda sudah mendengar sendiri. Putera Mahkota tidak bersedia menerima tamu. Silahkan ...” ucap prajurit itu seraya merentangkan satu tangannya, mempersilahkan Putri Nan Hai pergi
“ Kau! ... Hmmph!”
Puteri Nan Hai mengibaskan lengan hanfunya dengan kasar dan meninggalkan kediaman Putera Mahkota Tian Long dengan geram
Di dalam kamar Tian Long
“ Sekarang, pergilah. Dan panggilkan Dewa Xing besok kesini,” titah Tian Long sembari berbaring
Yao Yang menekuk lehernya dan mengkerutkan alis, “ De-dewa Xing, Yang Mulia?” tanya Yao Yang memastikan
“ Hmm ... aku kehilangan separuh kultivasiku. Aku harus segera memulihkannya,” jelas Tian Long sambil memejamkan mata
“ Ba-baik, Yang Mulia,” jawab Yao Yang dan membungkuk sambil kedua tangan disatukan hormat
‘ Yang Mulia kehilangan separuh kultivasinya? Apa karena masalah di Pesisir Timur?’ pikir Yao Yang sambil berjalan meninggalkan kamar Tian Long
“ Sepertinya, kita akan segera bertemu, Permaisuriku,” gumam Tian Long dengan senyumnya
Kediaman Dewa Xing
Dewa Xing adalah Dewa Bintang yang mengatur takdir manusia. mulai dari lahir, jodoh dan kematiannya. ia sedang menyelidiki masa kultivasi Tian Long di Dunia Fana yang sedikit berbeda dari yang ia tuliskan.
" Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa nasib Yang Mulia bisa berubah? Jelas disini aku tak merubahnya atau mengganti. Siapa yang bisa merubahnya?" gumam Dewa Xing
Ia sudah menulis banyak sekali urutan takdir untuk para Imortal yang ingin meningkatkan kultivasinya agar segera menjadi Dewa dan Dewi. Tapi, baru kali ini, ia mendapati ada seseorang yang memiliki kemampuan untuk merubah nasib yang sudah ia tulis.
" Dewa Xing! Apa aku boleh masuk?" seru seseorang dari luar
Dewa Xing melangkah keluar dan melihat asisten setia Tian Long, Yao Yang. Dewa Xing menipiskan bibirnya dan segera kembali masuk ke dalam kediamannya. Yao Yang tersenyum lalu berlari menyusulnya
Dewa Xing masih kesal dengan asisten Putera Mahkota Kerajaan Langit itu. Ia merasa tertipu, ketika lelaki berwajah pucat dan rambut diikat satu diatas kepala itu, membujuknya untuk membuatnya menjadi pengawal pribadi Tian Long di dunia fana.
Saat itu, dengan bujuk rayunya, Yao Yang meminta Dewa Xing membuatnya menjadi pengawal pribadi Tian Long, dengan imbalan Rumput Dewa dan Seguci Arak Aprikot dari Gunung Bisha Ji. Tapi, setelah semuanya ia setujui dan membuatnya menjadi pengawal pribadi Tian Long, Lelaki itu malah hanya memberinya Rumput Dewa dan Arak Biasa dari dunia fana.
__ADS_1
" Mau apa lagi kau datang kemari?" tanya ketus Dewa Xing dengan membelakangi Yao Yang