Dokter, I Love You

Dokter, I Love You
Kebenaran


__ADS_3

Hyaaa....


Kwaaak  ... kwakk ...


Kibasan sayap dan ekor burung mistik itu membakar pasukan Xue. Teriakan – teriakan prajurit disana sini terdengar pilu. Xue Ba dan Xue Jiang melarikan diri dengan Qigongnya kembali ke seberang sungai.


“Hmmrgghh ... Xue Jiang! Panah wanita itu!” seru Xue Ba garang


Xue Jiang mengeluarkan panah emasnya. Panah emas hadiah dari gurunya dari perguruan Heisi, perguruan aliran hitam yang terbesar di seluruh kontinental


Xue Jiang mengarahkan panahnya ke arah Mei Lan.


Cusss ....


Mata Mei Lan menangkap pergerakan panah itu. ia menoleh dan menatap tajam Xue Jiang di kejauhan. Mei Lan segera memutar posisi badannya. Menyilangkan tangannya dan menaikkannya ke atas


Hiyaa ...


Kwakk ... kwakk ...


Burung mistik itu melelehkan panah emas dengan kobaran api biru. Xue Jiang terkejut dan menalan salivanya.


“Ayah, kita harus lari. Kita tak bisa menghadapinya saat ini,” kata Xue Jiang


“Kau benar, ayo kita lari,” kata Xue Ba


Mereka melayang dan berlari memasuki hutan. Mei Lan menurunkan tangannya. Ia memutar tangannya di depan dada. Burung Mistik yang sebenarnya adalah seluruh kekuatan kulitvasi Mei Lan yang ia gabung dengan seluruh elemennya itu, kembali masuk dalam tubuh Mei Lan. Nafasnya tersengal


Seluruh pasukan sudah hangus terbakar. Kobaran api ada dimana – mana. Mei Lan melihat siluet


dari pimpinan pasukan Xue yang melarikan diri


“Kalian, mau melarikan diri, tidak semudah itu!”


Mei Lan mengumpulkan sedikit sisa kekuatannya


Hiyaaa ...


Fuuuu ...


Api itu melesat cepat kearah dua orang yang tengah berlari


Bam ...


Kobaran api murni mengenai punggung kedua orang itu. Mei Lan tersengal. Kekuatannya habis terkuras.


“Ge ... a ... ku ...”


Tubuh Mei Lan luruh. Matanya terpejam. Tak sampai ia terjatuh, 2 tangan menangkapnya.


“Sayang, kau terlalu memforsir tenagamu,”lirihnya dan menyisihkan anak rambut dari wajah Mei Lan.

__ADS_1


Untunglah ia datang tepat waktu. Jika tidak, tubuh Mei Lan akan terjatuh ke dalam sungai.


“Kalian keluarlah!” seru Tian Long


Laki – laki berambut putih dan seorang wanita cantik muncul. Mereka menatap sendu ke arah Mei Lan


“Bukankah kalian sudah melihatnya dari tadi? Kenapa kalian diam saja dan membuatnya menguras tenaga dalamnya?” suara Tian Long meninggi.


“Tian Long, kau sendiri tahu. Kita tak boleh menggunakan kekuatan kita di dunia fana. Jangan kuatir. Biarkan dia tidur di Ruang Giok,” jawab lelaki berambut putih yang tak lain adalah Feng huang


Sebenarnya, Tian Long bukan marah pada Feng Huang. Tapi dirinya sendiri. Karena kecemburuannya, ia menggunakan sihirnya di Istana Kerajaan Ming dan membuatnya harus menerima hukuman cambuk petir 20 kali di Goa Chengfa, tempat hukuman bagi para Imortal yang melanggar peraturan langit. Dan, membuatnya tak bisa membantu calon istrinya


“Bawa ayah dan 2 kakaknya pada Dewa Obat. Mei Lan pasti akan menanyakan mereka saat bangun nanti,” kata Tian Long dan menghilang


Feng Huang melihat ke arah Dewi Yue yang sedih


“ Dewi, mari kita bawa mereka. Masih ada kesempatan,” kata Feng Huang. Dewi Yue mengangguk. Keduanya menghilang.


Kerajaan Ming


Istana menjadi sangat sepi. Bau darah ada dimana – mana. Mayat prajurit dan para menteri yang setia kepada Kaisar Tan Yuan bergelimpangan.


“Yang Mulia ...” panggil seorang laki – laki dengan baju hitam dan rambut yang diikat satu dibelakang, ia adalah Bai Yan


“Ke kamar Kaisar,”


Laki – laki dengan rambut digerai tanpa ikat rambut, berjalan dengan gagah melewati banyak mayat, menuju kamar Kaisar Tan Yuan


Krieekk ..


Matanya melebar ketika ia mencium hawa pada tubuh kaisar,” Kurang ajar! Aku sudah katakan jangan apa – apakan dia. Kenapa dia berani sekali melakukan ini?!


“Oh hohoo ... ada yang marah disini,”


Yuan membalikkan tubuhnya. Matanya memerah mendengar ejekan wanita di depannya


“Kaauu!! Aku sudah bilang jangan berani melakukan apapun padanya!!” geramnya


Mata wanita itu menatap marah ke arah Yuan. Ia mengulurkan tangannya dengan posisi telapak tangan dan jemari mencengkeram


Shuutt ...


Tubuh Yuan melayang dan terseret yang berakhir dengan leher dalam cengkeraman wanita itu.


Errgh ... errghh ...


“Dengar Yuan, kau hanyalah budakku. Jangan sekali – kali kau meninggikan suaramu kepadaku,” ucap wanita itu perlahan namun dengan wajah yang menyeramkan dan mata yang melotot tajam


“K-kau ... ju-juga anaknya ... kenapa k-kau ...”


“Hahaha ... anak? Aku bahkan sudah membunuh Ning Ru ... jadi ...”

__ADS_1


Brukk ...


Tubuh Yuan terhempas ke lantai sangat keras.


Uhuk ... uhuk ...


Yuan memegangi lehernya yang terasa sakit dan melirik tajam ke arah wanita itu


“Jangan pernah melawanku, kalau kau ingin tetap hidup!” sergah wanita itu dan membalikkan badannya


“Tung-tunggu!” seru Yuan


Wanita itu berhenti dan kembali berbalik. Matanya yang selalu melebar dan tajam menatap Yuan


“Katakan padaku, kenapa kau membohongiku dan ... apa k-kau yang ada di kereta itu?” tanya Juan


“Hahaha ... karena aku adalah Ratu Iblis. aku tak akan ijinkan siapapun berada diatasku. Kerajaan ini, akan menjadi awal aku menguasai dunia fana.


Dan, mengenai yang di kereta itu. Kau baru sadar? Ckck ... sudah sekian lama baru sadar. Ya! Wanita yang ada di kereta itu adalah aku. Aku menyamar sebagai Mei Lan.


Saat berburu pun kau masih saja mengingatnya dan tak melihat Xia Ling. Jadi ... ya ... kau tahu ... aku akhirnya mengambil pria itu dan melakukan ... ehm ... kau tahu ... hahaha ...” kata wanita itu terkekeh sambil menempatkan bokongnya di kursi yang tak jauh darinya serta menyilangkan satu kakinya dengan angkuh


“Ke-kenapa?”


“Kenapa? Ya ... karena aku tak suka kau dan ibumu bahagia. Kalau kau masih bersama Mei Lan ... kau tak akan menyukai Xia Ling. Dan, aku tak akan memiliki sekutu,” jawabnya enteng dan memainkan kukunya


“Jadi ... benar kalau aku diberi racun. Dan, racun cinta itu ...”


“Heem, benar ... itu buatan Xia Ling,”


“Tapi, kenapa kau juga mengambil nyawanya?”


“Hahaha ... dia sudah tak berguna bagiku. Mutiara jiwa hitam sudah cukup matang, jadi aku tidak memerlukannya lagi sebagai inangnya.


Dan, supaya kau tak terus bertanya, aku akan katakan padamu. Kau tahu kenapa aku membunuh ... ayahmu itu? Karena dia sudah tua tapi masih saja tak mau menurutiku. Jadi ... kau lihat ... itu akibatnya,” jelas wanita itu dengan wajah dibuat sendu dan bibir mengerucut


Tangan Yuan terkepal. Begitu mudahnya dia mengatakan semuanya dan tanpa rasa bersalah.


“Sekarang aku tahu. Kau juga yang mengarang cerita kalau ayahku telah menyia -nyiakan ibuku selama ini dan tak mencintainya, tapi mencintai istri Menteri Pertahanan Yin, bukan?” tukas Yuan. Matanya kembali menajam. Ia berdiri dan memegang lehernya


“Ah? Oh ... kalau itu ... aku tak melakukannya. Xia Ling sendiri yang mengarangnya,”


Yuan memejamkan erat matanya.


“Hei ... sudahlah. Bersiaplah jadi kaisar besok. Aku akan kembali ke Istanaku. Dan, ingat! Apa yang aku katakan itu yang harus kau lakukan,”


Wanita itu beranjak dari sana. Ia melihat tubuh Kasim Gu yang tergeletak tak bernyawa di lantai dan menendangnya hingga terlempar keluar kamar dan berakhir di halaman


Yuan terjatuh di lantai. Ia kembali mengingat semua yang telah terjadi. Tak menyangka, kalau selama ini ia sudah bekerja sama dengan ratu dunia kegelapan dan menurutinya seperti kerbau yang dicucuk hidungnya.


Bersikap kejam dan membiarkan Yun mati tanpa menolongnya, menelantarkan Mei Lan dan menghianati kerajaannya.

__ADS_1


Yuan Ning. Selama ini, ia sudah dimanfaatkan oleh gadis kecil dengan jiwa iblis.


“Aaaargghhh ...”


__ADS_2