
Malam pun semakin larut menjelang fajar..
Setelah Noven tersadar dari komanya ,paman dan bibinya berserta sahabat-sahabatnya secara bergantian keluar masuk diruang perawatan Noven ,untuk melihat keadaan Noven dengan berbincang bersuka cita.
Terkecuali Meli ,Dina dan Keyla yang tidak ikut masuk keruangan itu untuk melihat keadaan Noven.
Karena Meli dan Dina harus menjaga Damar anak lelakinya Fira yang tengah tertidur pulas dirumah Kiris.
Tapi Meli dan Dina sudah menerima kabar kalau Noven telah sadar dari koma panjangnya ,mereka pun senang dengan kabar tersebut.
Sementara Keyla belum juga melihat keadaan Noven ,di karenakan perasaannya yang telah bercampur aduk karena pertemuan kembali Noven dan Fira mantan kekasihnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
..."Terima kasih Fira..Berkat Arloji kalungmu ,aku terselamatkan dari maut"...
...Ujar Noven bersyukur atas keselamatannya....
Kiris dan Dudung telah menceritakan semuanya pada Noven ,bagaimana ia dibawa ke rumah sakit dan bagaimana ia terselamatkan dari maut serta kedatangan Fira bersama anak balitanya yang berumur dua tahun lebih.
^^^"Arloji kalung itu bukan punyaku ,aku hanya mengembalikan milikmu"^^^
^^^Jawab Fira tersenyum.^^^
..."Hemmf..Bagaimana mungkin barang yang telah ku berikan padamu kembali menjadi milikku ?!"...
...Sahut Noven berbalik bertanya....
Fira pun terdiam mendengar pertanyaan Noven.
..."Jawab aku Fira ?!"...
...Ucap Noven setelah Fira terdiam cukup lama....
^^^"A..Aku..!"^^^
^^^Sahut Fira terpotong.^^^
"Baiklah aku keluar dulu"
Ucap Kiris yang merasakan pembicaraan pribadi diantara mereka.
"Ya..Aku juga ikut keluar"
Sahut Dudung yang juga berada diruangan itu.
Kiris dan Dudung yang berada diantara pembicaraan mereka ,akhirnya pergi keluar dari ruangan itu meninggalkan Noven dan Fira berdua dalam ruangan tersebut.
^^^"Kenapa kalian berdua keluar ?"^^^
^^^Tanya Hero saat melihat Kiris dan Dudung keluar dari ruang perawatan Noven.^^^
"Sepertinya ,ada yang harus mereka bicarakan"
Jawab Dudung demikian ,membuat Hero mengangguk tanda mengerti.
Air mata Keyla pun kembali menetes mendengarnya ,sementara disisi lain Raga tengah memperhatikan Keyla sedari tadi ,seperti ada yang ingin di sampaikannya.
"Ayah dan ibuku kemana ?"
Tanya Kiris yang tak melihat kedua orang tuanya.
..."Paman dan Bibi ,baru saja pulang Ris"...
...Jawab Maman mengenai orang tua Kiris....
"Oh..Baiklah"
Jawab Kiris mengangguk.
...----------------...
Didalam ruang perawatan rumah sakit ,kini hanya tinggal Noven dan Fira.
Diruangan yang terasa hening..Noven menatap Fira ,ia masih menunggu jawaban Fira dari pertanyaannya.
..."Fira ?!"...
...Cetus Noven yang masih menunggu jawaban Fira....
^^^"A..A..Aku mengembalikan barang itu hanya untuk melupakanmu !"^^^
^^^Jawab Fira dengan bibir bergetar.^^^
Noven pun menyipitkan matanya yang menatap tajam pada Fira.
^^^"Awalnya ku pikir setelah aku mengembalikan barang pemberianmu ,aku bisa melupakanmu ,tapi...!!"^^^
^^^Sambung Fira tiba-tiba air matanya menetes.^^^
__ADS_1
^^^"Aku semakin tidak bisa melupakanmu ,kenangan kita terlalu dalam Noven..Sehingga begitu sulit melupakanmu"^^^
^^^Fira pun melanjutkan perkataannya dengan air mata semakin tertumpah.^^^
Noven pun begitu terkejut mendengarnya ,bahwa Fira mengembalikan Arloji kalung itu padanya melalui Raga ,hanya untuk melupakannya ,tapi nyatanya hingga kini Fira semakin larut terbawa kenangannya bersama Noven.
..."Ee..Akh..!"...
...Noven pun berusaha duduk dari pembaringannya....
^^^"Noven ! Kamu ?!"^^^
^^^Sahut Fira terkejut dan langsung membantu Noven.^^^
..."Hapus air matamu Fir ! Sepertinya aku harus menghirup udara segar"...
...Ucap Noven memberi isyarat....
Fira pun langsung menghapus air matanya setelah itu ia pun membantu Noven berdiri dari pembaringannya diruangan rumah sakit tersebut.
Fira pun menggandeng Noven dan membawa tempat gantungan infus Noven.
Dengan dibantu Fira ,Noven pun keluar dari ruangannya.
^^^"Kamu mau kemana Nov ?!"^^^
^^^Tanya Sodos saat melihat Noven keluar bersama Fira dari ruangannya.^^^
..."Badanku terasa kaku ,sepertinya harus ku gerakkan"...
...Jawab Noven tersenyum....
^^^"Kamu belum pulih sepenuhnya Nov ,sebaiknya istirahat dulu"^^^
^^^Ujar Rosa memperingatkan.^^^
..."Tidak apa-apa ,lagian aku butuh udara segar"...
...Jawab Noven memberi alasan....
^^^"Baiklah ,hati-hati saja"^^^
^^^Sahut Sodos dan Noven pun menanggapinya dengan tersenyum.^^^
..."Ga !"...
...Ucap Noven melihat ke arah Raga....
^^^Jawab Raga lugas.^^^
..."Rokok mu Ga !?"...
...Pinta Noven dengan mengulurkan tangannya....
^^^"Pasti mulutmu asam sekali ,sudah satu bulan tidak merokok"^^^
^^^Sahut Raga yang mengerti maksud Noven.^^^
..."Ya Ga ,tak enak sekali rasanya"...
...Sahut Noven demikian....
..."Hahahahahahaha..!!"...
...Yang lainnya pun tertawa mendengarnya....
"Kamu tidak pernah berubah Nov ,walau pun kamu baru saja sadar dari koma yang hampir merenggut nyawamu ,tetap saja kamu menanyakan rokok"
Ucap Fira didalam hatinya yang memperhatikan tingkah Noven.
^^^"Nih..Habisi saja semuanya"^^^
^^^Ucap Raga dengan memberikan sebungkus rokok beserta koreknya.^^^
..."Terus..Kau bagaimana ?!"...
...Tanya Noven memastikan rokok Raga....
^^^"Tenang saja..Disini kan banyak yang merokok ,jadi tinggal aku ambil saja dari mereka"^^^
^^^Jawab Raga yang mengingatkan sahabat-sahabat mereka disana ,adalah banyak yang seorang perokok.^^^
..."Oh baiklah..Terima kasih ya !"...
^^^"Yap..!!"^^^
^^^Raga pun menyahuti ucapan terima kasih Noven.^^^
Sebelum melangkah keluar ,Noven pun menatap ke arah Keyla ,namun Keyla segera memalingkan wajahnya dari Noven ,sepertinya Keyla ingin menyembunyikan air matanya.
__ADS_1
Lalu Noven yang digandeng Fira ,kembali melangkahkan kakinya untuk mencari angin segar.
Noven dan Fira keluar kedepan teras rumah sakit itu ,mereka pun duduk disebuah bangku yang tersedia disana.
Setelah sebulan lebih koma dirumah sakit ,kini akhirnya ia kembali merasakan udara segar yang ia hirup dalam-dalam.
...****************...
..."Keyla"...
...Sapa Raga seketika....
Keyla pun langsung secepat mungkin menghapus air matanya saat Raga menghampirinya dan menyapanya.
^^^"Ya..Ada apa Ga ?"^^^
^^^Jawab Keyla serak.^^^
..."Maafkan aku !"...
...Ucap Raga menunduk....
^^^"Kenapa kau minta maaf padaku ?!"^^^
^^^Sahut Keyla menatap Raga dengan pertanyaan.^^^
..."Maaf ,karena aku telah membawa Fira kembali ke kehidupan Noven"...
...Jawab Raga lirih ,Keyla pun sedikit mengangkat alis matanya karena pernyataan Raga....
Memang seperti yang diketahui lewat Raga lah ,Fira bisa kembali bertemu dengan Noven.
..."Seperti yang sudah ku ceritakan pada kalian ,sebenarnya aku tidak ingin memberi tahu keberadaan Noven ,walau Fira terus menanyakannya"...
...Sambung Raga memulai pembicaraannya....
Raga memang sudah menceritakan semuanya pada Keyla dan yang lainnya ,saat Fira tiba-tiba muncul menanyakan Noven dengan menggendong anak lelakinya yang masih balita.
..."Semenjak aku ke kota ini ,Fira selalu memaksaku untuk memberi tahu keberadaan Noven. Walau aku tak memberitahukan keadaan Noven ,tapi setelah ia bersih keras dan akhirnya datang ke kota ini"...
...Ujar Raga sedikit menghela nafasnya....
..."Setelah tahu keberadaan kami dari Pak Warkop ,akhirnya Fira datang ke kota ini dengan membawa anaknya dan secara tiba-tiba pula Fira memberi kabar padaku ,bahwa sekarang ia sudah berada di kota ini"...
...Jelas Raga mengungkap....
..."Mau tidak mau ,aku beri tahulah alamat rumah sakit ini juga tempat ruangan Noven dirawat ,karena tidak mungkin aku membiarkan seorang wanita dan seorang balita diluar sana sendirian ditempat yang bahkan tak pernah ia singgahi"...
...Sambung Raga kembali memperjelas alasannya ,untuk memberi tahu keberadaannya bersama Noven....
^^^"Ya..Aku mengerti Ga ,ini bukan salahmu"^^^
^^^Sahut Keyla mengertikan kondisi tersebut.^^^
^^^"Hanya saja ,mungkin Fira dan Noven belum bisa saling melupakan"^^^
^^^Sambung Keyla dengan lirih dan kembali menetes air matanya.^^^
......................
*▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda: "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
....
Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..
Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .
Jangan ketinggalan berikan Rate 5...
Jangan lupa berikan Vote ,itu poin terpenting dalam semangat Author untuk terus menulis...
Serta Tambahkan Favorite Novel "Dunia Perantauan" agar dapat Notifikasi Update Novel ini..
Wajib Follow Author-Nya..
& budayakan like nya sebelum membaca...
Ikuti terus kisah perjalanan Noven Sahitara di
"Dunia Perantauan"
__ADS_1
Thank you very much*...
****************