Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(125) Pangeran Untuk Keyla


__ADS_3

..."Baiklah aku sama Fira duluan ya, soalnya kami masih ada urusan "...


...Ucap Raga yang secara tiba-tiba memecahkan suasana....


Kemudian tersadar lah Noven dan Keyla yang semulanya terlarut dalam perasaan yang baru sebagai teman.


Ya.. Hari itu sedang menjelang Maghrib, sedangkan Noven, Keyla, Raga, Fira dan Maman masih berkumpul di angkringan taman kota, yang saat itu mereka sedang terjebak perasaan pertemanan antara Noven dan Keyla.


^^^"Urusan apa nih ? Urusan percintaan ??"^^^


^^^Tanya Maman yang masih sempat-sempatnya menggoda Raga dan Fira.^^^


..."Percintaan terus sih ! Tak ada lagi percintaan yang ada pertemanan "...


...Balas Raga dengan melirik Noven dan Keyla yang membuat mereka canggung akannya, dan Maman pun tertawa kecil....


^^^"Yasudah lah,, Kami langsung berangkat duluan "^^^


^^^Sambung Fira yang tidak ingin membuat suasana makin canggung.^^^


^^^"Okelah,, Hati-hati kawan "^^^


^^^Sahut Maman menyetujui.^^^


Lalu Raga dan Fira pun pergi dengan melambaikan tangan kepada Maman, Noven dan Keyla. Tak lama Raga dan Fira pun hilang dari pandangan mereka.


Lalu mereka tertegun untuk berberapa saat, Keyla seperti tidak tahu harus berkata apa begitu pun Noven dan Maman.


..."Man, Sepertinya kita harus pulang juga karena hari juga mulai gelap "...


...Ucap Keyla sepertinya ingin mengakhiri kecanggungan itu....


^^^"Benar juga, sebaiknya kita pulang "^^^


^^^Sahut Maman memang menyadari hari mulai gelap.^^^


^^^"Tapi kamu duluan saja Key ! Ada beberapa hal yang ingin ku bicarakan dengan Noven "^^^


^^^Sambung Maman dengan melihat ke arah Noven.^^^


..."Ya baiklah aku tunggu di mobil tapi jangan lama-lama "...


...Ujar Keyla menyetujui Maman....


Kemudian perlahan namun pasti Keyla pun berjalan menuju parkiran mobilnya yang memang kala itu saat ke taman kota ia dan Maman pergi menggunakan satu mobil bersama.


^^^"Huuuufftt...!!!"^^^


^^^Maman pun menghela nafas panjang saat Keyla telah hilang dari pandangannya.^^^


^^^"Aku tahu ini terlihat bagus Nov,,Tapi apakah ini pertanda hubungan kalian benar-benar telah berakhir "^^^


^^^Sambung Maman dengan melirik ke arah Noven.^^^


Noven terdiam sesaat mencoba menyelami lubuk hatinya dalam-dalam mencari jawaban tentang apa yang dikatakan Maman.


..."Hubungan ini memang telah berakhir tapi tidak perasaan ini "...


...Jawab Noven mengungkapkan....


^^^"Baiklah.. Jawabanmu sudah sangat jelas Nov"^^^


^^^Sahut Maman lalu ia seolah ingin segera pergi.^^^


Baru saja Maman melangkah mau pergi meninggalkan Noven,, Tiba-tiba.....


..."Man !"...


Sontak Maman pun langsung menghentikan langkahnya dan menoleh, saat Noven langsung memanggilnya.

__ADS_1


..."Aku percayakan Keyla kepadamu"...


...Ucap Noven dengan sorot mata yang sangat tajam....


^^^"Maksudmu ??!"^^^


^^^Tanya Maman dengan mengerutkan dahinya, seolah ia mencari maksud dari perkataan Noven.^^^


Noven terdiam sesaat dan menghela nafasnya panjang-panjang, sorot matanya sayu, bibirnya terkatup rapat, sepertinya ia ingin menyampaikan sesuatu yang sangat berat baginya.


..."Aku tahu jauh dari lubuk hatimu yang paling dalam kau masih mencintai Keyla !"...


...Ucap Noven dengan mengeluarkan kata-kata tersebut dari bibirnya yang semula tertutup rapat....


Bagai tersambar petir sontak saja Maman sangat terkejut dengan pernyataan Noven.


Mata Maman terbelalak menatap Noven dengan sorot mata yang sangat tajam.


..."Kau tidak perlu menutupi itu lagi kawan"...


...Sambung Noven dengan tatapan tajam....


^^^"Ya memang aku masih sangat mencintai Keyla"^^^


^^^Jawab Maman mengakui perasaannya.^^^


^^^"Tapi bukankah itu sudah lama tidak berlaku lagi !?"^^^


^^^Sambung Maman.^^^


..."Kenapa memangnya ?"...


...Sahut Noven demikian....


^^^"Keyla hanya mencintaimu.. Noven Sahitara"^^^


^^^Jawab Maman memperjelas.^^^


...Ujar Noven mengingatkan....


^^^"Ya.. Aku dengar dengan sangat jelas. Tapi kau bilang perasaanmu belum berakhir pada Keyla !"^^^


^^^Sahut Maman mengingatkan yang diucapkan Noven sendiri.^^^


..."Bukankah sudah sangat jelas aku dan Keyla hanyalah teman. Lupakanlah tentang perasaan Man, yang jelas kisah cintaku bersama Keyla benar-benar telah berakhir !"...


...Jelas Noven dengan sedikit emosional....


^^^"Jadi apa maksudmu bertanya tentang perasaanku pada Keyla ??"^^^


^^^Jawab Maman langsung ke inti pertanyaan Noven.^^^


Noven tertegun sesaat sepertinya ia tengah mempertimbangkan sesuatu dengan sangat matang, ada sesuatu hal besar yang ingin disampaikannya pada Maman, sesuatu menyangkut tentang Keyla.


Waktu Maghrib perlahan mulai menjauh, Noven pun menatap langit yang kemerahan-merahannya mulai memudar lalu ia menutup matanya perlahan dan mengambil nafas dalam-dalam untuk mengendalikan hatinya kemudian Noven membuka matanya dan kembali menatap Maman.


..."Jujur ! Aku tidak bisa mengikhlaskan Keyla menikah dengan Tenky"...


...Ucap Noven membuat Maman sedikit memicingkan matanya yang seakan penuh tanda tanya....


"Bukan karena aku menginginkan Keyla untuk menjadi milikku seutuhnya, walau perasaan itu ada tapi bukan berarti karena itu aku tidak mengikhlaskan Keyla menikah dengan Tenky"


...Sambung Noven membuat Maman tersadar kalau ia sempat berburuk sangka tentang kedengkian Noven....


^^^"Lalu apa sebenarnya maksudmu ?!"^^^


^^^Tanya dengan sedikit mendesak.^^^


..."Man ! Jujur.. Kalau pun Keyla harus berjodoh dengan orang yang setara dengannya, itu harusnya engkaulah orangnya !"...

__ADS_1


^^^"Apa !!?"^^^


^^^Maman benar-benar tersentak batinnya dengan apa yang dikatakan Noven, dia sungguh tak menyangka kalau Noven akan berkata demikian.^^^


Maman sangat terkejut dengan perkataan Noven, sampai-sampai tubuhnya bergetar seketika.


Bagaimana tidak !? Noven berkata Maman harus berjodoh dengan Keyla wanita yang selama ini dia perjuangankannya mati-matian dan begitu sangat dicintainya.


^^^"Ada apa dengan Noven ?! Apa dia sudah mulai gila ?!"^^^


...Bisik hati Maman yang merasakan keanehan....


^^^"Apa kau sadar, apa yang telah kau bicarakan ??!^^^


^^^Ucap Maman seketika.^^^


..."Hm..Hahaha !"...


...Noven pun tertawa kecil mendengar yang dikatakan Maman....


..."Aku benar-benar sadar kawan. Aku tidak gila. Justru aku mengutarakan yang sebenarnya yang harusnya terjadi"...


...Jawab Noven meyakinkan Maman bahwa ia sedang tidak gila....


"Aku sadar bahwa orang tua Keyla tidak akan pernah merestui hubunganku dengan Keyla, bagaimana hubungan itu akan Sakinah Mawadah Warahmah kalau tanpa restu orang tua !?"


"Aku sadar bahwa aku hanya pemuda miskin yang merantau dari sebuah pedesaan. Sedangkan Keyla adalah tuan putri kaya raya yang hidup di kota metropolitan "


"Aku sadar bahwa aku terbiasa hidup dengan kekurangan, sehingga bila aku ingin membeli sesuatu aku harus berkerja keras. Sedangkan Keyla terbiasa dengan hidup penuh kecukupan, sehingga ia begitu mudah untuk memiliki apapun "


"Aku dan Keyla bagai bumi dan langit ! Bagaimana mungkin kami bisa bersatu ?!"


"Kasta yang berbeda jauh, latar belakang yang berbeda jauh, dan kebiasaan berbeda jauh. Bagaimana mungkin nantinya Keyla bisa berbaur dengan kehidupanku !? Begitupun aku sebaliknya !"


"Kau lihatlah Keyla, pandanglah dia baik-baik dan sangat teliti ! Hm.. Dia sangat cantik bukan ? Dengan berbalut kemewahan, pantaskah seorang seperti tuan putri sepertinya bersanding dengan seorang yang layaknya budak sepertiku !?"


"Aku dan Keyla bagai air dan minyak, bagai air dan api.. Artinya tidak akan pernah menyatu"


"Bahkan sekalipun di negeri dongeng tuan putri hanya bersanding dengan pangeran..! Dan engkaulah pangerannya Man !"


Maman langsung tertunduk lesuh saat Noven berkata demikian setelah ia menjelaskan begitu banyak perbedaan yang tidak mungkin menyatu antara Noven dan Keyla.


Maman berpikir yang dikatakan Noven benarlah adanya tapi ia masih tidak bisa merelakan bila cinta suci itu tidak bisa menyatu.


^^^"Setelah dengan apa yang kau katakan, apakah kau menyerah dari semua perjuanganmu ? Apakah hanya sebatas ini kekuatan cintamu ?"^^^


^^^Sahut Maman dengan pertanyaan yang seksama.^^^


..."Justru aku memperjuangkan apa yang terbaik untuk Keyla dan mendapat restu orang tuanya, Justru karena kekuatan cinta lah yang membuatku harus menemukan yang terbaik untuk Keyla"...


...Jawab Noven dengan keyakinan penuh....


----------------


▶TO BE CONTINUED▶


Note  :


      Tanda: "..." Berbicara/Suara


Instagram : @novriejhum_1922


"**Menulis Novel tidaklah seperti menulis surat cinta 😁"


Maka dari itu mohon dukungannya berupa


Like, Commet, +Favorit, Vote Kalau berkenan berilah hadiah 🙏


"Tidak mudah meluangkan waktu dari kesibukan dunia yang fana ini hehehe.. Hanya untuk menulis Novel demi kalian para pembaca ☺️"

__ADS_1


Mohon Support dari kalian karena saya belum mempunyai keuntungan Rupiah yang bisa saya cairkan untuk sekedar membeli paket data dari Novel ini, hanya pembacalah membuat saya sedikit demi sedikit bertahan untuk menulis 💕**


**ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**


__ADS_2