Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(148) Hari Pernikahan


__ADS_3

Undangan pernikahan Sodos dan Rosa telah tersebar dalam beberapa hari ini dan tibalah hari ini, hari pernikahan sepasang sejoli ini.


Tampak disebuah rumah yang cukup besar dengan pernak-pernik menghiasi dari luar rumah sampai ke dalam rumah.


Tak jauh dari rumah itu nampak sebuah janur kuning melengkung, Ya.. Tanda sebuah pernikahan telah digelar.


Tamu undangan sangat banyak berdatangan menghadiri acara penting tersebut dalam ikatan sakral pernikahan.


Tampak di suatu tempat bagian sudut diluar rumah tersebut telah berkumpul Noven, Raga, Fira berserta anaknya, juga ada Kiris dan Meli, tidak ketinggalan juga Dudung dan Dina.


Mereka tampak sedang berbincang-bincang di hari bahagia pernikahan Sodos dan Rosa.


..."Wah.. Harusnya aku tak datang nih,,Karena diantara kalian cuma aku yang tidak punya pasangan "...


...Celoteh Noven ditengah perbincangan hangat mereka....


^^^"Cieee..! Si Jomblo iri dong !"^^^


^^^Dina pun menggoda Noven.^^^


"Eh.. Jangan begitu dong, aku juga kan jomblo !"


Sahut Raga yang memang sebenarnya tidak memiliki pasangan.


..."Jomblo dari mananya, kamu saja kesini datangnya sama Fira dan Damar"...


...Timpal Dudung yang juga menyebutkan nama anak balita Fira yang tengah digendong ibunya....


^^^"Kan datang sama-sama saja, tidak ada salahnya juga kan !? Lagian aku dengan Raga sudah lama bersahabat"^^^


^^^Jawab Fira dengan alasannya.^^^


"Tapi waktu Raga dan Fira datang, sudah tampak seperti keluarga bahagia"


Sahut Meli dengan senyuman menggodanya.


..."Jangan begitu Tante,,"...


...Ucap Damar balita berumur 30 bulan yang tampak imut merupakan putranya Fira....


^^^"Tuh..Damar marah, Mamanya digituin !"^^^


^^^Kiris pun langsung menimpali jawaban Damar.^^^


..."Hahahahaha..!!"...


...Yang lain pun sontak tertawa mendengar jawaban imut dari Damar seorang balita yang menggemaskan....


"Maafkan Tante ya.. Tapi Damar suka kan sama Om Raga ?"


Ucap Meli sembari mencubit lembut pipinya Damar.


..."Suka kok, kan Om Raga orangnya baik"...


...Jawab Damar dengan kepolosannya....


^^^"Tuh.. Dengar sendiri, Damar saja sudah setuju !"^^^


^^^Sahut Kiris sedikit menekan Raga.^^^


"Sialan kau Ris !"


Celetuk Raga.


..."Hahahahaha..!!"...


...Lagi-lagi yang lainnya pun tertawa....


..."Eh.. Keyla sama Hero belum datang ya ?"...

__ADS_1


...Tanya Dudung disela-sela obrolan mereka....


"Katanya mereka masih di jalan"


Jawab Raga.


Tak lama kemudian muncullah Keyla dan Tenky yang datang bersama.


^^^"Eh.. Itu orangnya datang !"^^^


^^^Seru Dina melihat Keyla dan Tenky mendekat kepada mereka.^^^


^^^"Eh.. Kekasih Noven datang bersama orang yang merebutnya !"^^^


^^^Celoteh Kiris dengan nada sedikit berbisik mengundang tawa teman-temannya yang mendengarnya, dan Noven pun tampak berekspresi yang sedikit kesal.^^^


Keyla dan Tenky pun telah sampai di dekat dengan mereka kemudian langsung menyapa mereka semua, tapi tidak dengan Tenky yang masih memasang wajah datar tentunya karena ia juga melihat kehadiran Noven disana yang tidak disukainya.


"Maman masih didepan ?"


Tanya Meli kepada Keyla.


..."Iya..Dia masih didepan nyambut tamu, maklum namanya juga tuan rumah "...


...Jawab Keyla....


Rupanya tidak adanya Maman diantara mereka, ternyata ia sedari tadi tengah menyambut tamu undangan yang berdatangan.


Namun disisi lain Noven tampak memperhatikan Keyla yang terlihat begitu cantik dengan stelan kebayanya yang bersanding dengan Tenky tak kalah terlihat tampan dan gagah dengan stelan jas batiknya.


..."Hmm.. Kalian memang terlihat cocok"...


...Gumam Noven dihatinya kagum akan keserasian pasangan ini, yang memang terlihat tidak serasi bila Keyla bersanding dengannya....


..."Terima kasih atas kehadiran bapak-bapak, ibu-ibu, sanak-saudara serta teman-teman yang saya muliakan !"...


Sontak saja Noven dan kawan-kawan serta para tamu yang hadir terfokus pada suara sang tuan rumah yaitu Maman.


..."Terima kasih telah hadir di hari yang berbahagia ini, yaitu pernikahan Kakanda saya Soniadi Dosmani atau lebih dikenal Sodos, bersama teman satu angkatan saya yang tentunya telah menjadi kakak ipar saya Bernama Rosalina Handayani"...


...Sambung Maman menyebutkan nama Lengkap kakaknya Sodos dan juga Rosa....


..."Eh.. Baru tau aku kalau nama Sodos bagus juga ! Selama ini saya kira memang orang tuanya yang tidak bisa ngasih nama yang bagus !?"...


...Ucap Dudung yang kaget baru mengetahui nama asli dari Sodos....


^^^"Jadi maksudmu nama Sodos itu jelek iihh.. ?!"^^^


^^^Sahut Dina seraya mencubit gemas pipi kekasih gembulnya tersebut.^^^


..."Eeh..Eh..Eh..!"...


...Ucap Dudung yang merasa kesakitan manja membuat yang lainnya pun tertawa melihat tingkahnya....


..."Iya itu memang nama asli mereka"...


...Jawab Keyla yang memang mengetahui nama asli Sodos dan Rosa, diketahui karena Keyla merupakan Mahasiswi Sodos dan sahabat terdekatnya Rosa....


..."Ya.. Kenapa tidak dipanggil Soni saja ya,,Kan terdengar lebih enak"...


...Sahut Noven dengan sarannya....


"Iya sih, Adi juga kan bagus !"


Sambung Meli juga mencetuskan sarannya.


^^^"Jadi bagusnya kita panggil Soni atau Adi nih ??!"^^^


^^^Timpal Kiris berinisiatif mengajak mereka mengubah panggilan Sodos.^^^

__ADS_1


"Tidak usah deh, cukup panggil Sodos saja. Karena terasa kaku bila kita harus mengubah nama panggilan"


Jawab Raga dengan analisanya.


..."Itu benar sekali, terlalu kaku nanti jadinya"...


...Sahut Noven membenarkan Raga....


^^^"Kalau nama Sodos sebenarnya bagus, berarti nama Maman harusnya juga bagus !"^^^


^^^Ucap Fira menerka.^^^


..."Madi Arahman !"...


...Jawab Keyla menyebut nama lengkap Maman....


..."Bagus juga namanya, kan bisa dipanggil Madi atau Rahman"...


...Saran Noven untuk panggilan Maman....


^^^"Mau bagaimana mana lagi, seperti kata Raga kita sudah terbiasa memanggilnya Maman"^^^


^^^Jawab Fira.^^^


..."Iya sih, dasar kakak beradik panggilan dua-duanya aneh"...


...Timpal Dudung dengan memegang dagunya, tampak ia berpikir....


^^^"Hero kok belum juga muncul ??"^^^


^^^Tanya Kiris yang belum melihat kehadiran Hero.^^^


..."Harusnya kak Hero sudah sampai sih"...


...Jawab Keyla yang merupakan adik kandungnya Hero, yang menyadari harusnya kakaknya sudah sampai sedari tadi....


^^^"WOY..!"^^^


^^^Teriak Hero tiba-tiba datang menyapa teman-temannya.^^^


"Eh..Kok baru datang sih ?"


Tanya Raga setelah Hero mendekat.


^^^"Tadi ketemu teman didepan, jadi tidak enak juga langsung ditinggalkan, jadi terpaksa deh ngobrol-ngobrol sebentar"^^^


^^^Jawab Hero dengan alasannya.^^^


..."para Hadirin dan hadirat yang saya muliakan, mari silahkan masuk kedalam karena Ijab Qobul akan segera dilaksanakan !"...


...Ucap Maman yang sedari tadi berceloteh diatas panggung dengan Microfonnya tapi tidak terlalu dihiraukan oleh teman-temannya....


Tapi kali ini Maman menyuruh para tamu undangan untuk masuk ke dalam rumah agar dapat menyaksikan Ijab Qobul antara kedua mempelai pengantin.


^^^"Pas sekali saya datang kesini karena sudah mau Ijab Qobul ! Yasudah ayo kita masuk..!"^^^


...Ucap Hero yang terlihat antusias dan segera mengajak teman-temannya masuk kedalam untuk segera menyaksikan pengucapan Inab Qobul Sodos kepada Rosa....


Lalu Hero dan teman-temannya segera masuk ke dalam untuk menyaksikan ucapan sakral tersebut, dan tampak didalam pun sudah terlihat ramai orang karena mereka tidak ingin melewatkan sakralnya tempat tersebut.


...---------------...


...▶TO BE CONTINUED▶...


...Note  :...


^^^Tanda: "..." Berbicara/Suara^^^


^^^Instagram : @novriejhum_1922^^^

__ADS_1


__ADS_2