Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(83) Juru Parkir


__ADS_3

Hari itu Raga mengajak Noven untuk menemui kepala parkir.


Karena Noven membutuhkan uang tambahan dan Raga pun mengenal kepala parkir ,akhir Noven berniat untuk menjadi juru parkir sementara waktu.


.


.


Setelah melewati hiruk pikuk keramaian jalanan kota akhirnya Noven pun bertemu dengan kepala parkir di sebuah tempat makan dengan di temani Raga.


^^^"Kenapa Ga ,tumben kesini ?"^^^


^^^kata kepala parkir saat Raga dan Noven baru saja tiba dan duduk bersamanya ditempat makan itu.^^^


"Begini bang..."


Raga pun menceritakan semua kronologi kedatangannya dan tujuan Noven menemuinya.


Kepala parkir pun mengangguk-angguk memahami maksud Raga ,bahwa Noven hanya akan jadi jukir sementara waktu saja sampai ia mendapatkan sejumlah uang yang di inginkannya.


^^^"Kau yakin bro ,kau sanggup buat melakukan dua perkerjaan sekaligus ?!"^^^


^^^Tanya kepala parkir pada Noven.^^^


..."Yakin bang ,saya sanggup !"...


...Jawab Noven meyakinkan....


^^^"Baiklah kalau begitu kau bisa ikut menjadi juru parkir. Tapi kau tidak punya lapak tetap ,kau akan pindah-pindah lapak parkirnya sesuai yang tidak terisi karena libur"^^^


^^^Jelas kepala parkir bahwa Noven hanya bisa mengisi juru parkir yang lapaknya kosong karena juru parkir tetapnya libur.^^^


..."Baiklah bang ,terima kasih"...


...Sahut Noven tersenyum senang....


Setelahnya Noven dan Raga berbincang-bincang bersama kepala parkir ditempat rumah makan tersebut dengan terlihat begitu akrab.


Sampai akhirnya sekian waktu berlalu ,perbincangan pun selesai ,kemudian Noven dan Raga berpamitan pulang.


...----------------...


..."Pruitt...!!"...


...Seru Noven dengan meniup sebuah peluit saat ia tengah memparkirkan sebuah mobil....


Hari itu Noven tengah menjadi juru parkir disuatu tempat ,atas izin sang kepala parkir.


..."Hhuuuh...Panas sekali !"...


...Keluh Noven saat ia bersantai ditempat lapak parkirnya ,merasakan panas matahari yang begitu menyengat....


..."Pruuuuuuiiiitttt....!!"...


...Lagi-lagi Noven meniup peluitnya saat tengah mengarahkan mobil yang keluar dari parkiran....


Setelah itu Noven kembali duduk dengan minum dan menghisap rokok saat menunggu parkiran.


Begitu ada lagi mobil yang masuk untuk parkir ,Noven pun kembali memparkirkan mobil tersebut dengan peluitnya ,begitu juga kalau pun ada mobil yang keluar ,Noven pun mengarahkan keluarnya mobil itu dan seterusnya tetap begitu dan tak kalah juga banyak sepeda motor yang juga parkir di lapak parkiran Noven.


^^^Ya..Begitulah Noven berjuang demi untuk uang tambahan untuk membelikan sebuah boneka yang akan di berikannya pada Keyla sang kekasih ,walau terik matahari menyengat ,kotoran debu yang berterbangan dan singgah di pori-pori kulitnya serta keringatnya terus menetes ,tak mengalahkan semangat Noven.^^^


Dengan cekatan Noven menjadi juru parkir ditempat itu hingga selesai ,perkerjaan sampingannya terus berlangsung selama empat hari sebagai juru parkir ditempat yang berbeda tiap harinya ,hingga hari ke lima terkumpullah uang itu untuk membeli boneka Doraemon kesukaan Keyla sang kekasih.


..."Huh..!! Setelah lima hari baru terkumpul uang ini ,aku harus segera cepat membeli boneka itu"...


...Pikir Noven didalam hatinya....


^^^Malam pun sudah menunjukkan pukul 23:00 WIB ,akhirnya Noven pun pulang dari lapak parkir tersebut dan segera memberi setoran uang parkir kepada sang kepala parkir.^^^


..."Ini bang setoran malam ini !"...


...Ucap Noven dengan memberikan sejumlah uang pada kepala parkir....


"Ya..Mantap Nov ,oh ya..Hari ini terakhir kau kerja di parkiran ya"


Sahut kepala parkir dengan menerima uang setoran dari Noven.


..."Ya bang ,uang tambahannya sudah terkumpul. Besok saya tidak jadi juru parkir lagi"...


...Jawab Noven menyatakan....


"Ya tidak apa-apa ,lagian kau sudah terlihat begitu lelah menjalani dua perkerjaan sekaligus ,lihat saja wajah mu begitu pucat"


Ujar kepala parkir melihat wajah Noven yang sudah pucat akibat kecapaian.

__ADS_1


"Ya..Bagaimana kamu tidak kecapaian ,pagi kau berkerja di restauran ,pulangnya sore dan kau langsung menjadi juru parkir sampai jam sebelas malam selama lima hari ini"


Sambung kepala parkir menjelaskan kegigihan Noven.


..."Ya bang, begitulah resiko dua perkerjaan sekaligus"...


...Sahut Noven tersenyum....


^^^Sebenarnya Noven dan Raga tidak menjelaskan kepada kepala parkir tersebut bahwa Noven mencari uang tambahan hanya untuk membelikan sebuah boneka bagi kekasihnya.^^^


^^^Noven dan Raga hanya mengatakan kalau Noven memerlukan uang dengan jumlah sekian dan kepala parkir pun memahami bahwa ini hanya tentang kesulitan ekonomi.^^^


..."Bang ,kalau lain kali saya mau jadi tukang parkir lagi boleh bang ?"...


...Tanya Noven hanya untuk memastikan....


"Ya boleh..Datang saja kalau mau"


Jawab sang kepala parkir


..."Ya sudah bang ,saya pamit dulu"...


...Ujar Noven berpamitan lalu pulang....


"Ya hati-hati"


Sahut kepala parkir.


"Sungguh pemuda yang gigih ! Walau pun ia memiliki wajah yang tampan tapi ,ia tak malu untuk berkerja sebagai tukang parkir hanya untuk mendapat uang tambahan. Aku salut padamu Noven"


Bisik kepala parkir didalam hatinya seraya menatap kepergian Noven dengan rasa kagum.


......................


Hari pun berganti dan Noven pun pergi ke sebuah toko didalam mall yang menjual boneka Doraemon berukuran besar waktu itu.


..."Keyla pasti akan senang dengan aku memberi kejutan seperti ini"...


...Bisik Noven didalam hati dengan tersenyum sewaktu ia keluar dari toko tersebut setelah ia membeli boneka Doraemon itu dengan hasil jerih payahnya....


Noven pun pulang ke kosnya dengan membawa boneka tersebut.


^^^"Eh..Boneka siapa nih ?! Lumayan lah buat jadi bantal tidur"^^^


^^^Celetuk Raga saat melihat sebuah boneka Doraemon berada didalam kamar kos.^^^


...Seru Noven saat Raga merebut mengambil boneka itu dari yang di letakkan Noven didalam kamar kos mereka....


^^^"Pelit sekali ! Orang mau lihat saja kok"^^^


^^^Kata Raga datar ,lalu meletakkan kembali boneka itu pada tempatnya.^^^


..."Oh..Kalau mau lihat saja tidak apa-apa ,ku kira mau di jadikan bantal !"...


...Ucap Noven yang mengira kejahilan Raga....


^^^"Hahahaha..Orang cuma bercanda kok"^^^


^^^Sahut Raga tertawa, lalu kembali memegang boneka itu dengan menatapnya.^^^


^^^"Bagus bonekanya..Wajar harganya mahal. Akhirnya jadi juga ya beli boneka Doraemon buat Keyla"^^^


^^^Sambung Raga mengutarakan.^^^


..."Iya Ga ,hasil dari perjuangan lima hari"...


Sahut Noven mengingat ia melakukan dua perkerjaan sekaligus demi sebuah boneka Doraemon.


^^^"Itu tandanya kau sayang sekali dengan dia"^^^


^^^Ujar Raga menilai rasa Noven pada Keyla.^^^


Noven pun hanya tersenyum menanggapi kalimat yang sangat benar Raga ucapkan.


...****************...


Hari pun kembali berganti...


Noven baru saja pulang ke kamar kosnya dari berkerja disebuah direstauran ,sesampai di kosnya waktu sudah menunjukkan pukul 00:00 WIB.


..."Bagaimana ya aku akan memberikan Keyla boneka ini ?! Kalau sekarang sudah kemalaman"...


...Pikir Noven dengan melihat jam...


..."Kalau tunggu sampai aku shift pagi ,masih enam hari lagi ! Akh..Kelamaan ngasihnya kalau begitu"...

__ADS_1


...Bisik Noven didalam hatinya bimbang....


^^^Noven sebenarnya sudah tak sabar untuk memberikan boneka itu dan ingin melihat ekspresi Keyla saat menerimanya.^^^


^^^Namun kalau memberinya sekarang ini ,Noven takut Keyla menolak ajakannya untuk keluar sekarang ini karena sudah terlalu larut malam.^^^


^^^Disisi lain Noven juga ada pergantian shift kerja.^^^


^^^Kalau ia mendapat shift kerja pagi ,maka ia akan pulang sore dan malamnya tentunya Keyla akan sangat bisa untuk diajak keluar ,karena belum larut malam ,namun shift Noven yang pagi masih enam hari lagi. Sungguh waktu yang lama untuk kesabaran rasa dihati.^^^


..."Akh..Raga tidur pula !"...


...Seru Noven melihat Raga yang tengah tertidur pulas ,tak bisa memberinya solusi....


^^^Noven terdiam berpikir cukup lama dalam dilemanya ,hingga telepon genggamnya berdering tanda ada panggilan masuk.^^^


..."Hah ! Keyla !"...


...Seru Noven ,ternyata panggilan telepon yang masuk itu dari Keyla....


"Yuk..Kita keluar !"


Seru Keyla mengajak Noven dalam panggilan telepon.


..."Akh..Yang benar Key ?!"...


...Sahut Noven dengan kaget....


"Please sayang..Kita keluar sebentar ya ! Aku bosan dirumah"


Pinta Keyla mengiba.


..."Ini sudah jam satu malam Key !"...


...Ucap Noven mengingatkan kalau waktu sudah menunjukkan pukul 01:00 WIB....


"Ayolah sayang..Please..Jangan ditolak !"


Pinta Keyla memohon.


^^^"Sebenarnya tanpa kamu memohon ,aku juga mau keluar sekarang ini bersamamu. Itu juga yang aku pikirkan dari tadi Key ,Bagaimana caranya aku bisa memberikan boneka ini sekarang"^^^


^^^Bisik Noven didalam hatinya begitu sangat kebetulan ,disaat ia memikirkan untuk mengajak Keyla keluar malam ini ,tapi sebaliknya secara terang-terangan malah Keyla mengajaknya keluar sekarang.^^^


..."Ya sudah ,sebentar saja ya"...


...Ucap Noven mengiyakan ajakan Keyla....


"Yeeeeaaayyy...Terima kasih sayang"


Sorak Keyla kegirangan.


..."Tunggu Keyla aku akan memberikan boneka Doraemon untukmu"...


...Ujar Noven setelah panggilan telepon Keyla terputus....


^^^Akhirnya Noven dengan mengendarai sepeda motornya dan Keyla pun menggunakan jasa taksi ,lalu mereka berdua bertemu disuatu tempat.^^^


...----------------...


**▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :


      Tanda: "..." Berbicara/Suara


Instagram : @novriejhum_1922


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


..........


Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..


Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .


Jangan ketinggalan berikan Rate 5...


Jangan lupa berikan Vote...


Serta Tambahkan Favorite Novel "Dunia Perantauan" agar dapat Notifikasi Update Novel ini..


Wajib Follow Author-Nya..


& budayakan like nya sebelum membaca...

__ADS_1


Thank you very much**...


****************


__ADS_2