Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(10) Perjalanan Cinta


__ADS_3

"NOVEN !!"


Noven Yang Tengah Mengelap Kaca Di Sebuah Kampus Di Tempat Ia Berkerja , Langsung Menoleh Ketika Seseorang Memanggilnya.


"Oh Keyla Dan Rosa !!" Sebut Noven melihat kedua gadis cantik itu.


"Nanti Pulang Kita Makan-makan Ya..Kak Hero Yang Ngajak !!" Ucap Keyla menyampaikan pesan kakaknya.


Noven pun bertanya "Oh...Memang siapa saja yang ikut ??"


Rosa lalu menjawab "Selain Kami Berdua Dan Kak Hero..Ada Pak Sodos Dan Juga Maman"


Noven pun menyetujui "Oh..Baiklah"


"Jangan Lupa Ajak Kiris Dan Dudung Ya !!" Pinta Keyla


"Pasti !!" Noven pun mengangguk.


Kemudian Keyla Dan Rosa Pun Berlalu Meninggalkan Noven.


Dan Noven Pun Melanjutkan Pekerjaannya.


Waktu Pun Berlalu..Kemudian Noven Mengajak Kiris Dan Dudung Pergi Bersama Keyla ,Rosa ,Hero ,Maman ,Sodos.


Mereka Pun Mampir Di Sebuah Restaurant Dan Makan Disana Sembari Berbincang ,Dan Begitu Banyak Yang Mereka Obrolkan.


Mereka Pun Terlihat Akrab Antara Satu Sama Lain ,Bersanda Gurau Dan Terkadang Pula Serius.


Setelah Sekian Cukup Lama ,Akhirnya Mereka Pulang Ketempat Masing-masing.


.


.


.


.


.


.


.


Di Kemudian Hari...


Hari Ini Noven Lembur Berkerja ,Orang-orang Di Kampus Itu Sudah Terlihat Sepi.


Dan Noven Baru Saja Pulang ,Ia Pun Berjalan Sendiri Menghampiri Sepeda Motornya Dan Segera Melesat Pergi Dari Kampus.


Setelah Noven Cukup Jauh Dari Kampus Tersebut Kemudian Ia Mampir Ke Sebuah Warteg Tempat Makan ,Dan Tiba-tiba Handphone-nya Berdering Ia Pun Mengangkat Telepon Tersebut.


"Halo !! Ya Ini Dengan Siapa ?!"


"Aku Keyla ,Apa Aku Mengganggumu !" Ujar seseorang yang menelepon Noven.


"Oh..Tidak ,Tumben saja .?" Sahut Noven.


Seseorang Yang Menelpon Noven Adalah Keyla Adiknya Hero.


Noven Sungguh Tak Menyangka Seorang Keyla Menelponnya


Keyla pun berkata lagi "Oh..Aku Dapat Nomormu Dari Kak Hero"


"Oh..Apa Ada Yang Penting Key ?!" Tanya Noven ,karena tak biasanya Keyla meneleponnya.


"Hahaha..Bagaimana Mungkin Kamu Menganggap Ada Yang Penting" Sahut Keyla dengan tertawa


"Kalo tidak ada yang penting ,seorang Keyla tidak akan Menelpon Ku" Jawab Noven merendah.


"WOW..Seorang Keyla ?! Apakah Itu Pujian Atau Sekedar Puisi ??" Sahut Keyla terkesima dengan kalimat tersebut.


"Ayolah..Aku tak pandai berpuisi !" Ujar Noven mengutarakan.


Keyla menyahuti kalimat itu "Kalau Begitu ,Ku Anggap Itu Sebuah Pujian !!"


"Terserahmu Saja" Jawab Noven datar.


"Hahahaha.." Keyla pun tertawa.


"Ayolah Key ,Ada Apa ??" Tanya Noven penasaran.


"Begini..Kata Kak Hero Kamu Suka Menggambar !!" Keyla berbalik bertanya


Noven langsung menjawab "Ya..Apa Kamu Ingin Aku Menggambarmu ??"


"Hahahaha..Tentu Saja !!" Jawab Keyla dengan tertawa.


"Berhentilah Bercanda Key" Ucap Noven meyakini jawaban Keyla.


"Aku Sedang Serius Nov !!" Kata Keyla dengan nada serius.


"Benarkah !? Dimana Aku Bisa Menggambarmu" Sahut Noven berharap.


"Dirumahku ! Apakah Kamu Setuju ?!" Ujar Keyla demikian.


"Ya Tentu Saja Aku Setuju !!" Jawab Noven bersemangat.


Keyla pun kembali berkata "Baiklah ,Gambar Aku Bersama Keluargaku Dengan Sangat Bagus Ya !!"


"Apa ??!!" Noven kaget karena tak sesuai diharapkannya untuk menggambar Keyla seorang diri.


"Ya Gambar Aku Bersama Kak Hero Juga Papi Mamiku !!" Ucap Keyla meminta.


"Ahk..Kamu Mempermainkan Pikiranku" Ujar Noven sedikit kecewa karena tak sesuai harapannya.


"Hahahaha..Kayaknya Kamu Tadi Berpikir Yang Aneh-aneh !!" Ujar Keyla tertawa karena menangkap pikiran nakal Noven.


"Jangan Berprasangka Buruk ,Aku Ini Lelaki Baik-baik !!" Jelas Noven mengutarakan.


"Hahaha..Baiklah Aku Percaya" Sahut Keyla tertawa percaya.


"Tunggu Dulu ,Maksudmu Menggambar Atau Melukis ?!" Ucap Noven membedakan antara menggambar atau melukis.


"Bukannya Itu Sama Saja ?" Sahut yang mengira melukis dan menggambar adalah hal yang sama.


"Kakakmu Hanya Bilang Aku Pandai Menggambar Bukan Melukis ?" Ujar Noven memperjelas.


"Perjanjian tidak bisa diubah lagi loh !!" Seru Keyla yang sudah membuat kesepakatan sendiri.


"Kapan Kita Membuat Perjanjian ?!" Tanya Noven berbalik.


"Bukankah Kau Telah Menyetujuinya ?!" Kata Keyla yang berkata tentang persetujuan.


"Menyetujui Bukan Berarti Perjanjian !!" Noven lagi-lagi membedakan dua kata yang hampir sama.


"Ayolah Noven ,Kalo Bukan Kamu Siapa Lagi ?!" Pinta Keyla dengan manja.


"Bukannya Kamu Itu Bisa Membayar Pelukis Profesional Bukan Sepertiku Yang Amatiran !!" Ujar Noven menyarankan secara tak langsung.


"Ayolah Nov..Aku Bingung ,tidak ada pelukis yang ku kenal" Keyla pun beralasan.


"Kalau Soal Itu Kan Kamu Bisa Tanya Ke Hero ?!" Ujar Noven dengan menyebut nama kakak Keyla.


"Ya Aku Sudah Bertanya Pada Kak Hero ,Dia Menjawab Kamulah Orangnya" Kata Keyla berterus-terang.


"Akh..Mungkin Kamu Salah Dengar !!" Noven pun kembali beralasan.


"Aku tidak tuli Nov..Kak Hero juga ngomong kamu tidak akan menolak" Ucap Keyla berharap


"Akh..Baiklah ,tapi kalau lukisannya jelek aku tidak tanggung jawab !!" Akhirnya Noven menyetujui permintaan Keyla.


"Ya..Tapi Kamu Harus Ganti Rugi !!" Ucap Keyla bercanda.


"HAH..!!" Noven pun terkejut.


"Hahahaha..Aku Hanya Bercanda !!" Ujar Keyla dengan tertawa.


"Akh..Kamu Menakutiku !!" Ujar Noven lesu.


"Hahahaha..Baiklah Dimana Aku Menjemputmu ??!" Keyla pun menawarkan diri untuk menjemput.


Noven menyahuti dengan heran "Untuk apa Menjemput ku ?!"


"Kita Akan Mencari Kampas ,Kuas ,Bingkai Dan Cat Airnya" Ucap Keyla sudah mengatur alat yang ingin dibelinya.


"Oh..Biar Aku Saja Menjemputmu" Ujar Noven yang tak ingin dijumput Keyla.


Keyla pun heran "Hah..!! Kenapa ??!"


"Aku tidak terbiasa dijemput Wanita" Ujar Noven lirih.


"Hahahaha..Baiklah Aku Tunggu Dirumah." Ujar Keyla kemudian mematikan panggilan telepon Noven.


Hari Pun Menjelang Malam ,Lalu Noven Menjemput Keyla Kerumahnya.

__ADS_1


Noven Sudah Tau Rumah Keyla Karena Hero Sering Mengajaknya Kesana Bersama Kiris Dan Dudung Juga.


Dan Sampailah Noven ,Ternyata Keyla Sudah Siap Menunggu Didepan Rumahnya.


"Ayolah Kita Berangkat" Ajak Keyla bersemangat.


Keyla Pun Menuju Mobilnya Dan Segera Membuka Pintu Mobilnya.


"Key..Tunggu !!" Seru Noven menghentikan Keyla.


"Kenapa ?" Tanya Keyla heran.


"Apa Kamu Mau Pergi Dengan Mobilmu ??" Kata Noven dengan serius.


"Iya ,Makanya Kamu Buruan Masuk Sini !!" Ajak Keyla tersenyum.


Keyla Mengajak Noven Masuk Kedalam Mobilnya.


"Kita Pergi Dengan Motorku Saja Ya" Kata Noven menolak ajakan Keyla dengan halus.


"Apa..!! Kamu Bercanda Kan ?" Sahut Keyla dengan tanda tanya.


"Aku Serius..!!" Ucap Noven dengan serius.


Keyla pun mengerutkan dahinya lalu berkata "Kenapa Harus Pergi Dengan Motormu ??"


"Karena Aku Yang Menjemputmu ,Berarti Harus Pergi Dengan Kendaraanku" Sahut Noven memperingatkan.


"Please Nov..Kalau hujan bagaimana !!" Pinta Keyla .


"Kalau tidak mau aku pulang saja !!" Ujar Noven dengan kecewa.


Lalu Noven Memutar Sepeda Motornya Seakan Ia Akan Pergi.


"Tunggu !! Baiklah !!" Seru Keyla kemudian menuruti Noven.


Keyla Akhirnya Mengiyakan Noven Walau Terlihat Sangat Kesal ,Dalam Hati Ia Berkata.


"Sialan Cowok Ini ,Masa Pergi Dengan Motor..Udah Enak-enak Diajak Pergi Naik Mobil. Dasar Pria Aneh"


Lalu Keyla Mendekati Noven Yang Sudah Duduk Dimotornya.


"Silahkan tuan putri !!" Ujar Noven mempersilahkan dengan tersenyum manis.


"Huh..Dasar Bodoh ! Bagaimana Aku Bisa Duduk ?" Pikir Keyla dengan jengkel.


"Ini Bukan Pertama Kalinya Kamu Naik Motor Ini Loh !!" Ucap Noven tersenyum.


Kemudian Keyla Duduk Di Motor Tersebut Tepat Belakang Noven .


"Akh..Bodoh ,Ayo Cepat Pergi !!" Ucap Keyla jengkel.


Benar Ini Bukan Pertama Kalinya Keyla Berboncengan Dengan Noven ,Sebelumnya Mereka Sudah Berboncengan Di Sepeda Motor Tersebut Sewaktu Noven Menyelamatkan Keyla Dari Penculikan.


Didalam Perjalanannya Noven Melihat Dari Kejauhan Para Polisi Tengah Merazia Kendaraan Di Sekitar Tempat Tersebut.


Lalu Noven Mengambil Jalan Pintas Dengan Melewati Gang-gang.


"Kok Jalannya Makin Sempit Sih ? Kayaknya Kamu Salah Jalan Deh ?!" Ucap Keyla dengan kesal.


"Tenang Saja ,Aku Hanya Mengambil Jalan Pintas" Noven yang mengambil jalan pintas.


Keyla pun bertanya "Kenapa Mengambil Jalan Pintas ??"


"Apa kamu tidak lihat tadi ada Polisi ?!" Ujar Noven yang tadi ia melihat polisi.


"Iya Aku Lihat !! Terus Kenapa Harus Menghindar ??" Jawab Keyla cukup bingung.


"Kamu Kan tidak pakai helm !! Bisa-bisa nanti kita ditilang" Ujar Noven menghindari penilangan polisi.


Memang Benar Keyla Tak Memakai Helm Karena Keyla Memang Tak Mempunyai Sepeda Motor Maka Dari Itu Ia Tak Memiliki Helm.


"Iihhk..!!" Keyla pun memukul-mukul belakang Noven.


Noven pun berseru "Hentikan Key !! Nanti Kita Jatuh !!"


"Kamu Sih Bodoh..Harusnya Tadi Kita Naik Mobil !!" Kata Keyla menyesalkan.


"Maaf !!" Sahut Noven meminta maaf.


"Kenapa sih tadi tak mau naik mobil ?!" Tanya Keyla dengan cemberut.


"Aku hanya tidak terbiasa naik mobil" Jawab Noven dengan alasannya.


"Huh..Dasar Aneh !" Gumam Keyla.


Lalu Mereka Pun Turun Dari Sepeda Motor.


Dan Pergi Bersama Mencari Peralatan Melukis.


Cukup Lama Mencari-cari Yang Bagus Seperti Keinginan Keyla ,Lalu Sepertinya Keyla Menemukan Yang Seperti Keinginannya.


"Nov Itu Dia..!! Kat Keyla menunjuk sesuatu.


Dengan Girangnya Keyla Segera Menghampirinya Dengan Sedikit Berlari ,Namun Kakinya Terpeleset Dan...


"Key..!!"


Sebut Noven dengan kaget lalu menangkap tubuh Keyla yang hampir saja terjatuh.


Tak Sengaja Mata Mereka Pun Saling Bertatapan.


Noven pun bebicara dalam hatinya ,saat menatap mata Keyla :


"Gilaaaaa...Cewek Ini Semakin Cantik Saja ,Kalau Dilihat Sedekat Ini..Membuat Jantung Ku Semakin Saja Berdetak Kencang"


Keyla pun hannyut dalam tatapan Noven, semabari juga berbicara halam hatinya :


"Jantungku kok berdetak kencang sekali melihat Noven sedekat ini ,Hemz..Kalau diperhatikan lagi cowok aneh ini ganteng juga ,keren lagi"


Beberapa Saat Kemudian Noven Dan Keyla Pun Tersadar Dalam Lamunan Masing-masing.


Setelah Melepas Pegangan Tangannya Dari Tubuh Keyla,,,Noven Pun Terlihat Kikuk Didepan Keyla.


Begitu Pun Keyla ,Pipinya Terlihat Merah Karena Menahan Malu.


Tak Selang Berapa Lama Mereka Pun Membeli Peralatan Lukis Tersebut.


Setelah Pembayaran ,Peralatan Lukis Tersebut Diantar Ke Rumah Keyla Oleh Karyawan Galery Tempat Penjualan Peralatan Lukis Tersebut.


Lalu Noven Dan Keyla Naik Ke Sepeda Motornya Dan Segera Pulang Kerumah Keyla.


Namun Di Tengah Perjalanan Turun Hujan Dengan Lebat.


Noven Dan Keyla Pun Mampir Di Sebuah Kedai.


Kemudian Mereka Duduk Dikedai Tersebut Dan Noven Pun Segera Memesan Pesannya.


Dan Datanglah Pesanan Noven Yaitu Satu Gelas Kopi Dan Teh Hangat ,kemudian Datang Juga Dua Porsi Makanan Berkuah.


Noven Pun Segera Meminum Kopi Hangatnya Dan Keyla Pun Meminum Teh Hangatnya.


Noven Melihat Keyla Nampak Kedinginan Karena Sedikit Basah Lalu Noven Mengambil Jaket Didalam Bagasi Motornya Dan Menyelimuti Keyla Dengan Jaket Tersebut.


Keyla Pun Menanggapinya Dengan Senyum Cantiknya.


"Lebih Baik Kamu Ganti Bajumu Yang Basah Itu Dengan Jaket Ini" Ucap Noven menyarankan


"Lalu Bagaimana Denganmu ,Bukannya Pakaianmu Juga Basah ??" Sahut Keyla melihat pakaian Noven begitu basah.


"Tidak Apa-apa Aku Sudah Terbiasa ,Lagi Pula Aku Ini Kan Laki-laki" Ujar Noven tersenyum lepas.


"Ya Kamu Laki-laki,,,Laki-laki Aneh" Ledek Keyla dengan sedikit tertawa.


"Akh..Sudahlah Ganti Bajumu ,Nanti Keburu Masuk Angin !!" Pinta Noven menyuruh.


"Ya..ya..Siap Boss" Keyla pun menjawab dengan tersenyum.


Lalu Keyla Pergi Ke Toilet Untuk Mengganti Pakaiannya Yang Basah Dan Meminta Kantong Plastik Untuk Menaruh Pakaiannya Yang Basah.


Lalu Keyla Kembali Duduk Bersama Noven Yang Tengah Menyantap Makanannya.


"Makanlah..Makanan Itu Untuk Dimakan Bukan Untuk Dipandang"


Keyla Pun Mengingat Kata-kata Yang Barusan Di Ucapkan Noven, Pernah Di Ucapkan Noven Sewaktu Makan Di Sebuah Tempat Selepas Dari Selamatnya Ia Dari Penyekapan Itu.


"Kamu Mengulangi Kata-kata Itu Lagi ! Apa Kamu Sudah Kehabisan Kata-kata ??!" Ujar Keyla mengingatkan.


Noven pun sedikit tertawa ,lalu ia langsung menggoda "Aku Memang Kehabisan Kata-kata didepan wanita cantik sepertimu"


"Kamu Sudah Berani Menggodaku !" Seru Keyla memalingkan wajah cantiknya.


"Hahaha..Maaf Aku Terbawa Perasaan" Jawab Noven tertawa.


"Huh..Dasar Laki-laki Aneh !!" Sahut Keyla ketus.

__ADS_1


Noven Pun Hanya Tersenyum Mendengarnya.


"Makanan Apa ini?!" Tanya Keyla kemudian.


"Itu Bakso..Rasanya Enak ,Kamu Pasti Menyukainya" Jawab Noven memastikan.


"Apa Mulutku Akan Bau ,Setelah Memakan Ini ??" Tanya Keyla dengan was-was akan baunya.


"Hahaha..Kamu benar-benar tidak tau dengan makanan ini !!?" Seru Noven dengan tertawa.


"Aku Bahkan Belum Pernah Melihatnya" Ucap Keyla menatap makanan itu.


"Hahahaha..Makanan ini terkenal di indonesia ,tapi kamu tak Mengenalnya..Sungguh kasihan" Ledek Noven dengan tertawa.


"Kamu Meledekku !?" Cetus Keyla cemberut.


"Hahaha..Maaf. Makanan Itu Hanya Terbuat Dari Campuran Tepung Terigu Dan Daging Yang Diberi Kuah" Jelas Noven setelah menghentikan tawanya.


Kemudian Keyla Pun Segera Melahap Bakso Itu.


"Wah..Enak ,pantas saja makanan ini terkenal !!" Puji Keyla mengakui kelezatan makanan bakso.


Kemudian Datang Seekor Anak Kucing Menghampiri Keyla.


"Meong..Meong..Meong..!!"


Anak Kucing Itu Terus Mengeong.


"Eh si mpus ! Kamu Lapar Ya ? Ini Makanan Untukmu" Ucap Keyla dengan lembut.


Keyla Pun Memberi Sisa Baksonya Kepada Anak Kucing Itu Dan Keyla Pun Terlihat Gembira Melihat Anak Kucing Itu.


"Kamu Menyukai Anak Kucing Itu ??!" Tanya Noven.


Sembari Menggendong Anak Kucing Tersebut Keyla Menjawab :


"Ya Aku Sangat Menyukainya ,Boleh Ya Aku Membawanya"


"Bawa Saja" Ucap Noven mengizinkan.


"Yeeay..!!" Seru Keyla kegirangan.


"Kamu Yakin Ingin Membawanya ,Itu Anak Kucing Kampung !! Apa Orang Tuamu Menyetujuinya ??!" Ujar Noven memperingatkan.


"Kalau Bicara Dengan Papi Mami ,Biar Kak Hero Yang Menyampaikannya..Papi Mami Pasti Setuju !!" Jelas Keyla berharap.


"Ya Kurasa Begitu" Sahut Noven dengan yakin.


Keyla :"Ya Ampun...Si mpus Kamu Begitu Lucu" Ucap Keyla gemas sembari menggendong anak kucing itu.


Sembari Menikmati Kopinya Noven Melihat Keyla Yang Kegirangan Dengan Anak Kucing Tersebut, Dalam Hati Noven Berbicara :


"Sumpah..Aku tidak menyangka kalau Keyla sangat menyukai Kucing kampung...Selain Cantik & Baik Ternyata Hati Gadis Ini Begitu lembut...Dia wanita yang luar biasa ,wajar Saja Tenky Dan Maman Tergila-gila Padanya"


.


.


.


.


.


.


.


Hari Pun Semakin Larut Malam Hujan Perlahan Semakin Reda.


Noven Pun Meminta Kardus Pada Penjaga Kedai Tersebut Dan Di Berikan Satu Buah Kardus Kepada Noven.


Kemudian Noven Memasukkan Anak Kucing Itu Kedalam Kardus Dan Noven Pun Melubangi Pinggir Kardus Tersebut ,Agar Si Anak Kucing Bisa Bernapas.


Setelah Itu Noven Dan Keyla Segera Pulang Sambil Membawa Kardus Berisikan Anak Kucing Tersebut.


.


.


.


.


.


.


.


.


Setelah Noven Mengantar Keyla Kerumahnya ,Keyla Pun Masuk Kedalam Dan Memberikan Kardus Berisikan Anak Kucing Tadi Kepada Pembantunya Untuk Segera Di Urus.


Keyla Pun Masuk Dalam Kamarnya Dan Segera Mandi ,Setelah Mandi Ia Pun Mengeringkan Rambutnya Kemudian Ia Berbaring Di Ranjangnya ,Sembari Tersenyum Ia Berbicara Dalam Hati :


"Oh..Noven Sahitara...Kamu Pria Aneh Yang Sungguh Membuatku Gila."


"Cuma Kamu Yang Berani Menolak Keinginanku Yang Lebih Memilih Menaiki Motor Bututmu Ketimbang Menaiki Mobil Mewahku ,Bagaimana Mungkin Dirimu Tega Membonceng Wanita Cantik Ini Dengan Motor Bututmu"


"Hahaha..Masuk Ke Gang-gang Tadi Seru Juga ,Dia Mengajakku Bertualang Hari Ini"


"Ya..Tuhan..Pandangan Itu..Membuat Jantungku Berdebar Kencang ,Ia Sungguh Tampan"


"Cuma dia lelaki yang memelukku merangkul ku begitu rapat dengannya walaupun itu tidak sengaja saat menangkap ku yang hampir jatuh ,tapi itu sungguh mengesankan"


"Oh..Jaketnya Menyelimuti Dan Menutupi Tubuhku Dari Dinginnya Hujan Dan Karena Dia, Aku Mengganti Bajuku Dengan Jaketnya"


"Hanya kamu Nov..Yang mengenalkan aku pada dua makanan lezat yang tidak pernah ku tau ,nasi goreng petai Dan bakso..Rasanya aku ingin memakannya Lagi"


"Heemz..Si mpus Kamu Tak Jadi Kedinginan Karena Noven Memberimu Rumah Sementara Untuk Melindungimu Dari Dinginnya Malam"


"Noven Sahitara Kamu Sosok Pangeran Yang Terjebak Di Tubuh Orang Biasa"


.


.


.


.


.


.


.


.


Sementara Itu Noven Juga Tengah Memikirkan Keyla Di Kamar Kosnya ,Dan Larut Dalam Lamunannya Yang Berbicara Di Dalam Hati :


"Keyla Gracya Violin Seorang Putri Kaya Raya ,Namamu Sungguh Indah."


"Dia Wanita Yang Sangat Cantik ,Baik ,Ramah Dan Lembut Bagaikan Princess Di Negri Dongeng"


"Matanya Memandang Jauh Kedalam Mataku Dan Menembus Relung Hatiku Yang Paling Dalam ,Dia Membuat Jantungku Sangat Berdebar-debar"


"Aku Tak Nyangka ,Seorang Keyla Menyukai Kucing Kampung ,Akh..Apakah Itu Pertanda Tuhan Kepada Pemuda Kampung Sepertiku ?!"


"Hahahaha..Aku Akan Menyesal Mencintai Seorang Keyla ,Mana Mungkin Dia Menyukai Pemuda Pedesaan Sepertiku ?!"


.


.


.


.


.


.


.


Lalu Dari Tempat Yang Berbeda Mata Noven Dan Mata Keyla Perlahan Tertutup ,Kemudian Berucap Secara Bersama :


"Hari Ini Aku Dan Dia Telah Melalui Perjalanan Cinta"


Dan Seketika Noven Dan Keyla Terlelap Dalam Tidurnya Masing-masing.


▶TO BE Continued▶


CATATAN :

__ADS_1


         Tanda: ~●..●~ Bicara Dalam Hati


         Tanda: "..." Berbicara/Suara


__ADS_2