Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(121) Sepeda Motor Seken


__ADS_3

..."Fokus sekali main Handphone-nya !?"...


...Tegur Noven saat Raga begitu Fokus dengan telepon genggamnya....


^^^"Iya nih lagi cari motor seken !"^^^


^^^Sahut Raga dengan tersenyum.^^^


Di hari yang senggang Noven dan Raga memang tengah berada dalam kamar kosnya.


Raga begitu sibuk dengan telepon genggamnya, sangking sibuknya dengan telepon genggamnya ia begitu Fokus menatap layar telepon genggam tersebut.


..."Apa ?! Benar-benar jadi nih beli motornya ??"...


...Ucap Noven seakan tak percaya....


^^^"Pasti ! Nih lagi cari yang cocok "^^^


^^^Sahut Raga membenarkan.^^^


..."Coba lihat !"...


...Ujar Noven seraya mendekat kepada Raga dengan duduk disampingnya, sambil memperhatikan telepon genggam yang sibuk diotak-atik Raga....


..."Segitu banyak orang yang jual motor kok belum ada yang cocok ?"...


...Ucap Noven memperhatikan begitu banyak orang yang jual sepeda motor di layar telepon genggam tersebut....


^^^"Iya nih,, Bingung !"^^^


^^^Jawab Raga dengan menggaruk-garuk kepalanya.^^^


..."Bingung kenapa ? Bingung dengan harganya ?"...


...Sahut Noven berterus-terang....


^^^"Iya ! Hehehehe..!!"^^^


^^^Jawab Raga dengan cengengesan.^^^


..."Memangnya ada Dana berapa ?"...


...Noven mempertanyakan keuangan yang dimiliki Raga untuk membeli sepeda motor....


Raga pun menyebutkan Dana yang dimilikinya, namun Dana yang dimiliki Raga tidaklah banyak tapi ia tetap kekeuh untuk membeli sepeda motor.


Raga memang sudah cukup lama mengumpulkan uang sedikit demi sedikit agar bisa membeli sebuah sepeda motor, karena pada dasarnya ia juga tidak enak hati bila harus terus-menerus meminjam sepeda motor Noven, walaupun Noven tidak pernah mempermasalahkan itu, tapi tetap saja Raga memutuskan untuk membeli sebuah sepeda motor dengan jerih payahnya sendiri.


Alhasil terkumpullah uang yang dimilikinya meski tidak seberapa...


..."Kalau mau mengikuti sesuai Dana mu harusnya kamu cari motor yang model-model seperti ini,,yakin deh pasti banyak harga yang cocok !"...


...Ucap Noven menunjukkan sepeda motor postingan online di layar telepon genggam Raga....


^^^"Motor seperti ini ?! Tapi...!?"^^^


^^^Sahut Raga dengan Ragu-ragu.^^^


..."Tapi apa ? Tapi jelek maksudnya ?!"...


Sambung Noven memperjelas maksud Raga.


^^^"Iya memang "^^^


^^^Ucap Raga membenarkan yang dikatakan Noven.^^^


..."Kalau mau yang bagus,, Kamu harus mempunyai Dana yang bagus juga"...


...Ujar Noven dengan logika....


^^^"Bukan begitu,, Maksudku Nov, motor-motor seperti ini takutnya cepat rusak "^^^


^^^Jelas Raga dengan kekhawatirannya.^^^


..."Kalau rusak tinggal dibawa ke bengkel "...


...Sahut Noven lugas....


^^^"Ya.. Aku tahu.. Tapi kan butuh biaya lagi !?"^^^


^^^Jawab Raga dengan mengkhawatirkan keuangannya.^^^


..."Ya.. Kalau ada uangnya bawa ke bengkel, kalau belum ada uangnya, jangan dulu bawa ke bengkel,, Tunggu ada uangnya baru bawa ke bengkel. Gampang kan !?"...


...Ujar Noven menggampangkan....


^^^"Ngomong sih enak !"^^^


^^^Sahut Raga dengan menggaruk-garuk kepalanya.^^^

__ADS_1


..."Eh.. Kawan ! Jangan memaksakan apa yang tidak bisa dipaksakan."...


..."Kita itu harus sesuai dengan keadaan ! Kalau keadaannya tidak memungkinkan jangan dipaksakan "...


..."Jangan ikuti gaya Elit tapi Ekonomi Sulit !"...


..."Kata orang tua dulu, sering-seringlah berjalan dengan lihat jempol kaki jangan selalu berjalan dengan mendongakkan kepala ! Artinya kita harus sesuaikan keinginan dengan kemampuan"...


..."Bersyukur sajalah..! Lihat.. Biar pun motorku butut seperti rongsokan tapi Alhamdulillah masih ada. Dengan motor butut itu aku bisa kemana saja yang aku inginkan. Sedangkan diluar sana banyak orang yang tidak bisa kemana-mana karena tidak mempunyai kendaraan bahkan tidak punya uang untuk beli motor sepertiku"...


..."Kalau pun mau beli yang bagus darimana dapat uang yang kurangnya ?? Ngutang ?! Memang gampang nyari tempat hutang ? Tidak kan ?! Takutnya sudah kita merendahkan harga diri kita ke orang, ujungnya tak dapat juga ! Malu kan ?! Belum lagi kalau dapat, jadi beban pikiran juga hutangnya "...


..."Lagi pula kan kita ini perantau,, Sebagus apapun barang yang kita punya pada akhirnya kita akan pulang ke kampung juga, yang artinya barang itu nanti kita jual juga "...


..."Intinya beli aja motor yang sesuai dengan Dana mu, kalau ada rezeki lagi baru kau beli motor yang bagus.. Yang penting sekarang kau punya motor dulu "...


Jelas Noven dengan panjang kali lebar memberi penerangan pada sahabatnya.


Raga tertegun sesaat mendengar perkataan sahabatnya Noven, apa yang dikatakan Noven memang benar adanya.


Lalu tanpa berpikir panjang lagi Raga pun memutuskan...


^^^"Oke deh.. Beli motor yang jelek saja dulu, yang penting bisa jalan "^^^


..."Nah.. Begitu dong !"...


...Sahut Noven tersenyum sumringah dengan keputusan Raga....


..."Lagian kan nanti sebelum kita beli, kita cek dulu motornya, bagus tidaknya, mesinnya juga, kalau semuanya Oke baru kita ambil "...


...Sambung Noven dengan bersemangat....


^^^"Iya betul juga Nov, lagian kan soal mesin aku sedikit-sedikit ngerti, jadi mungkin tidak akan ketipu kalau beli motor rongsokan "^^^


^^^Sahut Raga dengan bersemangat pula.^^^


..."Nah.. Itu baru Raga ! Toss dulu dong !"...


...Ucap Noven tersenyum sembari mengangkat tangannya....


Raga pun tersenyum lalu mengangkat telapak tangannya juga, kemudian terjadilah Toss diantara kedua sahabat itu, dimana hal itu terjadi saat kedua telapak tangan mereka bersentuhan dengan sedikit sentakan dan mengeluarkan suara....


"PLOK !"


Itulah suara khas yang terdengar dari yang disebut Toss.


Raga pun segera Checkout dari jual beli online untuk mengambil sepeda motor pilihannya.


...Tanya Noven memastikan untuk melihat kondisi sepeda motornya....


^^^"Malam ini ! Temenin ya ?"^^^


^^^Ucap Raga dengan tersenyum.^^^


..."Siap Boss !"...


...Sahut Noven mengiyakan ajakan Raga....


.


.


.


.


.


.


.


Tak lama kemudian sore pun berganti malam..


Raga sudah bersiap untuk menjemput sepeda motor barunya, begitu pun dengan Noven yang menemani Raga.


Lalu Raga dan Noven pergi dengan mengendarai sepeda motor Noven menuju tempat yang telah ditentukan oleh si penjual sepeda motor.


Tak lama kemudian sampailah Raga dan Noven ditempat yang dituju.


ternyata Raga dan Noven telah ditunggu oleh dua orang pria dengan membawa dua sepeda motor, yang salah satunya adalah sepeda motor yang ada di postingan jual beli Online.


^^^"Sudah lama Bro ?"^^^


^^^Tanya Raga setelah berjumpa dengan si penjual sepeda motor.^^^


..."Baru saja sampai "...


...Jawab si penjual sepeda motor dengan tersenyum....

__ADS_1


Lalu Noven dan Raga langsung bersalaman pada si penjual sepeda motor.


..."Ini barangnya ?"...


...Tanya Noven melihat sepeda motor yang dipasang di postingan tersebut telah berada di sana....


..."Iya..Cek saja"...


...Jawab si penjual sepeda motor untuk meyakinkan Noven dan Raga....


Lalu Noven dan Raga mengecek segala kondisi motor tersebut dengan cukup teliti.


..."Tes dulu Ga !"...


...Noven menyarankan Raga....


^^^"Oke !"^^^


..."*Gjluk.. Gjluk..!!"...


..."Ngeeeeeennnnngggggg*....!!"...


Setelah Raga menyetujui saran Noven terdengar suara gas sepeda motor yang cukup panjang setelah Raga mengengkol sepeda motor tersebut.


Raga sengaja menarik panjang gas motor tersebut untuk mendengarkan suara mesin sepeda motor tersebut dan memastikannya dalam kondisi baik.


Lalu Raga menunggangi sepeda motor itu dan langsung mengendarainya sebagai syarat uji coba.


..." Bagaimana motornya ??"...


...Ucap Noven setelah Raga kembali dari berkeliling jalan raya dengan mengendarai sepeda motor tersebut....


^^^"Bungkus !"^^^


^^^Ujar Raga langsung mengklaim sepeda motor tersebut menjadi miliknya.^^^


Kemudian terjadilah transaksi penjualan sepeda motor antara Raga dan si penjual.


Setelah Raga membayar sejumlah uang kepada si penjual sepeda motor, lalu si penjual tersebut berpamitan pergi bersama temannya dengan mengendarai sepeda motor temannya.


Setelah si penjual sepeda motor tersebut bersama temannya telah hilang dari pandangan,, Noven pun berkata pada Raga :


..."Yeeey..!! Sepeda motor baru !"...


..."Apa rencana Kamu selanjutnya ?"...


^^^"Jemput Fira !"^^^


^^^Ucap Raga menjawab pertanyaan Noven.^^^


..."Hah ! Jemput Fira ?! Memang dasar ! Itu ya rupanya tujuan Kamu beli sepeda motor !?"...


...Ucap Noven kaget dengan jawaban Raga....


^^^"Iya dong !"^^^


^^^Sahut Raga cengengesan.^^^


..."Sudah buruan sana, sebentar lagi Fira pulang kerja. Biar motor mu jadi suprise buat dia "...


...Ujar Noven menyetujui niat Raga....


^^^"Siap komandan ! Laksanakan !"^^^


^^^Sahut Raga dengan riang.^^^


Lalu Raga pun pergi dari hadapan Noven dengan mengendarai sepeda motor barunya, untuk menjemput Fira yang sebentar lagi pulang dari tempat kerjanya.


..."Hmm..Dasar Raga ! Tapi tidak apalah setidaknya dia kembali mempunyai gairah hidup setelah Fira berada disini "...


...Ucap Noven sembari menatap Raga yang kian hilang dari pandangannya....


----------------


****▶TO BE CONTINUED▶


Note  :


      Tanda: "..." Berbicara/Suara


Instagram : @novriejhum_1922


"Test Episode..Apa masih ada yang mau Lanjut....????!!!"


Komentar dibawah...


Sebelum Author Fakum nulis lagi 😁


Jangan lupa kritik dan saran mau dibawa kemana Novel ini ?

__ADS_1


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**


__ADS_2