Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(40) Tekad Aceng


__ADS_3

Sepulang Dari Kos-kosan Noven ,Aceng Tengah Menyusuri Jalanan Dengan Berjalan Kaki .


Saat Berjalan Kaki Pikiran Aceng Pun Kacau ,Hatinya Bercampur Aduk .


"Aku Sudah Dapat Duit Tiga Ratus Ribu Dari Noven ,Duit Ini Aku Belikan Sabu Saja Lah ! Tapi...Bagaimana Makanku Ke Depannya Ya ??!"


Aceng Pun Bingung Mau Dikemanakan Uang Yang Ia Dapatkan Dari Noven .


Sementara Itu Aceng Masih Ter-Ngiang-ngiang Akan Setiap Ucapan Noven Yang Masih Membayangi Pikirannya ,Lalu Dalam Hati Pun Aceng Berkata :


"Akh..Massa Bodoh Sama Noven !! Memang Dia Siapaku Sok-sok'an Menasehati Aku ,Mending Duit Ini Ku Belikan Sabu Saja ,Kalau Makan Urusan Belakang !"


Tiba-tiba Handphone-Nya Aceng Pun Berdering .


Kemudian Aceng Pun Mengambil Handphone Yang Ada Di Sakunya ,Lalu Ia Pun Menjawab Panggilan Telepon Yang Masuk Di Ponselnya .


"Halo Kak Riska !!"


Ternyata Panggilan Telepon Yang Masuk Di Ponselnya Adalah Dari Kakak Perempuan Kandungnya Sendiri ,Yang Bernama Riska .


"Iya Assalamuallaikum..Kamu Apa Kabar Dek ??"


Sapa Kak Riska Kakak Perempuan Kandungnya Aceng .


Aceng pun menjawab : "Wallaikumsalam ,Alhamdulillah..Kabar Aku Baik Kak"


"Kamu Sudah Gajian Belum ?!" Tanya Riska kakaknya Aceng.


"Belum Kak ,Gajian Tinggal Beberapa Hari Lagi Kak" jawab Aceng demikian.


"Oh..! Dek..Kamu Bisa Bantu Bapak Kamu Tidak !?" Tanya Riska berharap.


"Bantu Apa Kak ??!" jawab Aceng penuh tanda tanya.


Riska pun menjawab "Bantu Bayar Pengobatan Bapak !"


"Bapak Belum Keluar Dari Rumah Sakit Ya Kak ??!" Sahut Aceng terkejut.


"Iya Dek ,Bapak Belum Juga Bisa Keluar Dari Rumah Sakit ,Sedangkan Biaya Pengobatan Bapak Harus Tetap Di Bayar ! Gaji Kakak Juga Sudah Habis Buat Biaya Pengobatan Bapak ,Kakak Sudah Hutang Kesana-Kemari Tidak Dapat Pinjaman ,Sedangkan Hasil Perkebunan Bapak Masih Lama Panennya .Kamu Bisa Bantu Kan Dek ?! Ini Demi Bapakmu Sendiri" Jelas Riska begitu berharap.


"Bagaimana Ya Kak !? Aku Belum Gajian" Sahut Aceng lirih.


"Dek..Kalau Sudah Gajian Kamu Bisa Kan Bantu Bayar Pengobatan Bapak !? Massa Kamu Sudah Lama Di Rantau Tidak Pernah Bantu Bapak Sama Mamak ,Padahal Bapak Sama Mamak Sudah Sering Ngirim Duit Ke Kamu Selama Kamu Di Rantau ! Tolonglah..Kamu Bantu Bapak Selagi Bisa" Pinta Riska begitu berharap pada adiknya.


"Iya Kak ,Tunggu Aku Gajian Dulu Ya Kak" Jawab Aceng lembut.


"Ya Sudah Kakak Tunggu ,Ini Mamak Mau Ngomong Sama Kamu !"


Kemudian Riska Pun Menyerahkan Handphone Pada Mamaknya ,Yaitu Ibu Kandungnya Yang Merupakan Ibu Kandung Aceng Jua .

__ADS_1


"Kamu Apa Kabar Nak..??"


Tanya Mamaknya Aceng Pada Anaknya .


"Alhamdulillah...Aku Sehat Mak"


Jawab Aceng .


Ibunya pun berbicara "Alhamdulillah...Nak..Kamu Bantulah Bayar Pengobatan Bapakmu ,Mamak Sudah Tak Ada Duit Lagi .Massa Kamu Mau Mengandalkan Kak Riska Terus Bayar Pengobatan Bapak !


Kan Kasian Juga Kakakmu ! Kakakmu Itu Janda ,Dia Juga Kan Butuh Duit Buat Bayar Sekolahnya Keponakanmu ,Belum Juga Buat Kebutuhan Sehari-hari .


Jadi ,Jangan Terlalu Mengandalkan Kakakmu Ya Nak !!?"


Ya..Kakak Perempuan Aceng Yang Bernamakan Riska Merupakan Janda Beranak Satu ,Suaminya Riska Telah Meninggal Satu Tahun Yang Lalu ,Dan Semenjak Itu Riska Pun Harus Menanggung Bebannya Sendiri ,Termasuk Menyekolahkan Anak Semata Wayangnya .


"Iya Mak..Aku Faham ! Inshallah Mak..Gajian Nanti ,Aku Kirim Duit Buat Pengobatan Bapak"


Aceng Pun Menjawab Ibunya Dengan Nada Lirih .


"Oh..Iya..Mamak Tunggu !" jawab Ibunya berharap.


Aceng pun menjawab "Iya Mak"


" Nak..Kamu Baik-baik Ya Disana ,Jangan Berurusan Dengan Kejahatan ,Jauhi Hal-hal Buruk .Jadilah Anak Yang Baik ,Jadilah Kebanggaan Mamak ,Bapakmu ! Mamak Selalu Mendo'a Kan mu Disini ,Kita Sayang Sama Kamu" Jelas Ibunya memberi nasehat.


"Terima kasih Mak ,Inshallah Aceng Akan Jadi Kebanggaan Mamak Bapak" Sahut Aceng bersemangat.


"Tapi Mak ,Aku Belum Mau Pulang !!" Ujar Aceng menolak.


"Kenapa Nak..Kamu Belum Mau Pulang ??!" Tanya Ibunya dengan heran.


"Aceng Malu Mau Pulang Mak !" Sahut Aceng lirih.


"Kenapa Malu Nak ,Disini Kan Kampungmu Sendiri ,Keluargamu Juga Disini" Jelas Ibunya.


"Begini Mak..." Kata-kata Aceng pun terpotong.


"Tunggu-tunggu..Ini Bapakmu Mau Ngomong !"


Saat Aceng Mulai Berbicara ,Tiba-tiba Mamak Aceng Pun Memberikan Teleponnya Pada Suaminya ,Yaitu Bapaknya Aceng .


"Uhuk..uhuk..uhuk..!!!"


Bapak Aceng Terbatuk-batuk Akibat Penyakit Yang Di Deritanya ,Saat Bapaknya Mau Berbicara Pada Anaknya Aceng .


Kemudian Bapak Aceng Pun Mulai Berbicara Pada Anaknya Tersebut :


"Kamu Tak Usah Pulang ,Bikin Malu Saja Kamu Pulang ! Biar Saja Kamu Di Rantau ,Biar Kamu Tau Bagaimana Susahnya Cari Duit ! Jangan Taunya Minta Dikirimin Saja Sama Mamakmu !

__ADS_1


Cari Lah Duitmu Sendiri ,Pandai-pandailah Kau Pegang Duit ,Jangan Taunya Buat Beli Barang Haram Saja ! Pokoknya Kamu Jangan Pulang Kalo Belum Ada Hasil .


Buat Apa Kamu Di Kampung ,Bikin Malu ,Bikin Repot ,Bikin Pusing Saja !


Kau Itu Laki !! Tanggung Jawablah Dikit ,Bulatkan Tekad Kau !!


Katamu Kau Bisa Sukses Tanpa Mamak Sama Bapak ,Mana Buktinya !!? Sudah Bertahun-tahun Pun Kau Disana .


Bukannya Kau Ngirim Mamakmu Duit ,Malah Mamakmu Yang Ngirim Kau Duit !!"


Ucap Bapaknya Aceng Dengan Terang-terangan Dan Tegas Kepada Anaknya Aceng Melalui Telepon Seluler .


Aceng Memang Sewaktu Di Kampung Ia Bergelut Dengan Barang Haram Dan Selalu Merepotkan Orang Tuanya .


Hingga Suatu Ketika Aceng Yang Terlibat Dengan Narkoba, Aceng Menjadi Buronan Polisi Hingga Ia Pun Melarikan Diri Di Rantau Sampai Sekarang .


***


Aceng Hanya Terdiam Membisu ,Hatinya Kacau Mendengar Perkataan Ayahnya .


Lalu Ayah Aceng Pun Mematikan Panggilan Telepon Seluler Tersebut .


Air Mata Aceng Pun Jatuh Perlahan Dan Berkata Didalam Hatinya .


"Maaf..Mak..Pak..Kak Riska ,Aku Benar-benar Tak Berguna ,Aku Cuma Bisa Merepotkan Kalian ,Bikin Malu Kalian !


Sebenarnya Aku Rindu Kampung ,Aku Rindu Kalian ,Aku Ingin Pulang Mak !! Tapi Maaf Untuk Saat Ini Aku Belum Bisa Pulang"


Aceng Pun Mengusap Air Matanya Yang Jatuh Perlahan ,Dan Kembali Berkata Di Dalam Hatinya :


"Bapak Benar !! Aku Ini Laki !! Tak Sepantasnya Aku Lemah ,Tak Sepantasnya Aku Menyerah Sama Keadaan ! Aku Harus Berubah, Aku Akan Tunjukkan Sama Bapak Kalau Aku Bisa Berhasil Di Rantau !!"


Di Hatinya Aceng Yang Tengah Di Selimuti Lara ,Tiba-tiba Ia Kembali Teringat Kata-kata Noven ,Lalu Hatinya Pun Berbisik :


"Noven Kau Benar !! Aku Harus Berubah !! Aku Harus Merubah Gaya Hidupku ! Aku Akan Menjauhi Yang Namanya Narkoba Dan Sejenisnya .Aku Janji !! Demi Orang Tuaku"


"Thank You Nov ,Kau Sudah Buat Pikiranku Terbuka .Ya..Itulah Gunanya Teman"


"Sorry Nov ,Kalau Aku Pernah Jahat Ke kamu ! kau Memang Benar-benar Temanku !Aku Janji Kalau Aku Sukses Nanti ,Aku Tak Akan Melupakanmu !"


Begitulah Aceng Yang Mulai Membulatkan Tekad Dihatinya ,Bahwa Ia Akan Merubah Hidupnya Dan Menjauhi Barang-barang Haram Tersebut .


Dan Ia Pun Bertekad Jua Kelak Ia Akan Menjadi Seseorang Yang Lebih Baik Lagi Dan Menjadi Orang Yang Berhasil Dengan Kesuksesan .


****


▶TO BE CONTINUED▶


CATATAN  :

__ADS_1


      Tanda : "..." Berbicara/Suara


Follow Instagram : @novriejhum_1922


__ADS_2