
"Tumben kamu malam ini, kamu maksa pakai motor aku buat jalan ?"
Tanya Noven yang baru saja bertemu Keyla disuatu tempat ,Dan kebetulan motor Noven baru saja diperbaiki dari rusaknya ,dengan uang hasil ngamennya beberapa waktu lalu.
Malam itu memang Keyla mengajak Noven jalan kesuatu tempat ,tapi ia mengajak Noven untuk bertemu diluar karena Keyla tak ingin orang tuanya yang tak menyetujui hubungan mereka ,mengetahui kalau Noven dan Keyla kembali menjalin hubungan .
Dan singkat cerita mereka pun bertemu disuatu tempat .
^^^"Memang tak boleh ya kalau aku ingin dibonceng sama kamu pake motor ini ?"^^^
^^^Jawab Keyla pada pertanyaan Noven.^^^
Memang sebuah kejutan bagi Noven yang biasanya Keyla terpaksa jalan bersamanya dengan memakai motor bututnya ,namun kali ini berbeda ,Keyla lah yang memaksa Noven memakai motor tersebut untuk pergi bersamanya .
..."Pastinya boleh sih ,kamu ku bonceng dengan motor andalanku ,tapi sih..tak seperti biasanya kamu maksa aku pakai motor ini buat jalan sama kamu. Bukannya kamu lebih suka kalau kita jalannya pakai mobilmu ?!"...
...Jawab Noven menerangkan kalau Keyla lebih menyukai pergi bersama mobilnya ketimbang motor Noven ....
"Sebenarnya aku pengen ngajak kamu ke suatu tempat !"
Ucap Keyla dengan tersenyum manis .
..."ke suatu tempat ? Terus apa hubungannya dengan motor ini ?"...
...Tanya Noven yang tak mengerti dengan maksud Keyla ....
"Masalahnya kalau pakai mobil aku ketempat itu tak bisa ,bisanya cuma pakai motor"
Jelas Keyla .
..."Oh..begitu ,kirain karena kamu memang sudah mulai suka dengan motor ini"...
...Sahut Noven yang salah mengira ....
"Iss..Apaan sih ,sudah yuk pergi !"
Sahut Keyla lalu naik keatas motor tepat dibelakang Noven .
..."Jalannya ?"...
...Tanya Noven ....
"sudah jalan saja dulu ,nanti aku tunjukkan "
Ujar Keyla ,lalu Noven pun menyalakan motornya dan mereka pun segera pergi .
^^^Setelah berjalan cukup lama menyusuri tebing yang berbelok-belok ,dengan jalan yang hanya dapat dilalui sepeda motor Dan sampailah mereka ke atas tebing ,dimana tempat yang dimaksud Keyla.^^^
"Hmm...Akhirnya sampai juga"
Ucap Keyla ketika turun dari sepeda motor ,ia merasa lega dengan menghirup udara segar disana .
^^^Noven pun turun dari sepeda motornya tanpa berkata apa-apa dengan tersenyum kagum pada pemandangan disekitarnya yang ia lihat.^^^
"bagaimana tempatnya ? Keren kan ?"
Ucap Keyla dengan merasa senang .
..."Sumpah ! Ini Keren sekali key !"...
...Sahut Noven yang masih berdecak kagum ....
^^^Pemandangan disana terlihat sangat asri ,dengan rerumput Dan pohon yang tampak begitu hijau ,ditambah lagi dihadapan mereka terbentang luas pemandangan kota yang terlihat dari ketinggian.^^^
^^^Pemandangan itu ,begitu apik dengan permak-pernik lampu kota yang menghiasi diantara kegelapan malam ,bagai bintang yang bertaburan dibawah kaki Keyla Dan Noven.^^^
__ADS_1
"Luar biasa ,sumpah keren sekali ! kau kok tahu tempat sebagus ini key ?"
Ujar Noven dengan kekagumannya .
..."Aku tahu tempat ini dari Maman ,dia pernah ngajak aku kesini kok"...
"Oh..Dari Maman ! sudah berapa kali kalian kesini ?"
Tanya Noven dengan cukup penasaran .
..."sudah dua kali sih"...
...Jawab Keyla singkat ....
"Terus ngapain kalian kesini ?"
Tanya Noven dengan memicingkan kedua matanya .
..."tidak ngapa-ngapain kok ,iiihh..Kamu jangan mikir yang aneh-aneh !"...
...Jawab Keyla dengan manja ....
"Bagus deh kalau kalian gak ngapa-ngapain"
Sahut Noven datar .
..."yang benar tidak ngapa-ngapain ,kami disini duduk sambil cerita-cerita saja"...
...Ujar Keyla menyakinkan ....
"Ya..Aku percaya"
Jawab Noven dengan tersenyum ,membuat Keyla luluh Dan langsung memeluknya erat ,lalu berkata "Aku sayang kamu Nov"
Dan mereka larut terbuai dalam pelukan yang menghangatkan meski angin malam yang dingin terus menerpa mereka .
..."Purnama !"...
Seru Noven, seketika itu pun Keyla melepas pelukannya Dan kemudian menatap ke langit.
Benar saja Keyla melihat apa yang ditatap Noven di langit ,ialah sebuah bulan purnama yang bersinar terang ,menerangi daratan dimana ditempat Noven Dan Keyla memadu kasih.
Bulan purnama yang bulat Dan terang berseri terlihat begitu menawan dipandang mata ,ditambah lagi lampu-lampu kota yang terlihat dari ketinggian begitu sangat memanjakan mata yang melihatnya .
^^^Keyla Gracya Violin melihat kearah sang kekasih yaitu Noven Sahitara ,ia melihat sang kekasih hatinya begitu terlihat senang dengan senyum menghiasi wajahnya ketika memandang sang purnama yang bersinar terang.^^^
"sepertinya senang sekali lihat bulan purnama ?"
Ucap Keyla membuat Noven terpejam sesaat Dan menghela nafas .
..."Wajarlah aku senang lihatnya ,kan bulan purnama itu indah sekali"...
...Kata Noven setelah menghela nafasnya ....
"Selain itu ,pasti ada yang lain kan yang lebih membuatmu senang ?"
Tanya Keyla kembali .
..."Ya..Aku lebih senang ,karena kamu ada disampingku saat ini"...
...Ucap Noven dengan tersenyum ke arah Keyla ....
"Bukan karena terbawa kenangan ?!"
Cetus Keyla dengan tersenyum sinis ,membuat Noven cukup terkejut mendengar jawaban Keyla .
__ADS_1
Dan mata Noven pun menatap tajam ke mata Keyla ,seolah Noven mencoba memahami maksud Keyla .
"Ya..Kamu terbawa kenangan pada Fira !"
Sambung Keyla dengan santai ,membuat Noven semakin terkejut mendengarnya .
"Ya..Safira Azahra ! Mantan kekasihmu !"
Noven benar-benar terkejut ,bagaimana mungkin Keyla Gracya Violin kekasihnya mengetahui nama lengkap mantan kekasihnya yaitu Safira Azahra .
^^^Ya..Dulu sekali sebelum Noven pergi merantau Dan belum mengenal Keyla dan yang lainnya kecuali Raga teman dari masa kecilnya ,Noven pernah menjalin hubungan kekasih bersama wanita cantik bernama Safira Azahra atau dengan panggilan Fira.^^^
^^^Noven Dan sosok Fira menjalin hubungan itu dengan waktu yang sangat lama ,Dan akhirnya pun mereka memutuskan akan menikah.^^^
^^^Namun sayangnya sosok Noven yang kurang beruntung tidak mendapat restu dari orang tua Fira ,dengan alasan Noven dari keluarga yang tak punya.^^^
^^^Hingga akhirnya Fira sosok wanita yang sangat dicintai harus menikah dengan pilihan orang tua Fira sendiri ,hingga Noven pun pergi jauh ke sebuah kota ,meninggalkan germelapnya pernikahan Fira.^^^
^^^Noven pun pergi dengan mengubur dalam-dalam kenangannya bersama Safira Azahra ,yang cukup dia Dan tuhan yang tau tentang perasaannya terhadap Fira.^^^
^^^Hingga sampai saat ini Noven belum pernah sekali pun menceritakan tentang Fira sedikit pun pada kekasihnya saat ini yaitu Keyla Gracya Violin ,karena Noven hanya ingin mengubur kisah ,kenangan Dan tentang Fira dalam masa lalunya ,Dan ia pun tak ingin mengingatnya lagi.^^^
"Key..!"
Tegur Noven seolah ia tak ingin di ingatkan masa lalunya .
..."Kenapa ? Kamu tak ingin aku mengingatkanmu tentang Fira ?"...
...Sahut Keyla membuat Noven terdiam ....
..."Sebenarnya sudah lama sekali tahu tentang kamu Dan Fira ,Dan aku sebenarnya ingin kamu sendiri yang menceritakan tentang Fira ,tapi ku pikir kamu tak akan menceritakannya ,karena aku tau pasti kamu tak ingin mengingat Fira kembali"...
...Jelas Keyla dengan menatap Noven ,membuat Noven tertunduk sejadinya....
..."Malam ini aku berharap mendapatkan malam yang romantis denganmu setelah mengajakmu kesini tapi..hehhe..!"...
...Ucap Keyla terpotong karena sedikit tertawa pilu ....
..."Hehhehe...Gara-gara purnama yang indah Dan sialan itu ,merusak malam ku denganmu. Karena purnama sialan ini telah mengembalikan mu dalam ingatan masa lalu"...
...Sambung Keyla dengan menghela nafas Dan kembali menatap bulan purnama ....
..."Entahlah..Begitu dalamkah kenangan mu bersama Fira dalam cahaya bulan purnama ?!"...
...Ujar Keyla pilu ,karena malam yang diharapkannya memadu kasih bersama Noven ,tapi malam itu malah membawa sebuah kenangan yang dalam lewat sang bulan purnama ....
...----------------...
**▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda : "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922**
......................
***Hai..Reader agar novel ini terus berlanjut ,terus dukung author ya..
Dan tolong tulis kritik dan sarannya dikolom komentar untuk koreksi cerita dan penulisan next episode novel ini ,sempatkan waktunya ya..Demi kelangsungan novel ini .
Thank you very much***...
...****************...
__ADS_1