
Hari itu kebetulan kiris dan meli libur bersamaan ,dan mereka berdua pun pergi ke wisata air terjun untuk menghabiskan waktu bersama.
Kiris dan meli bersenang-senang berdua di wisata air terjun tersebut ,Setelah dirasa cukup letih mereka pun pergi ke kedai yang tak jauh dari sana untuk mengisi perut.
Setelahnya mereka mengganti pakaian yang kebetulan mereka bawa sebagai pakaian ganti ,kiris dan meli memesan minuman hangat dan makanan di kedai tersebut.
"Kamu kedinginan ?"
Tanya kiris yang melihat meli nampak menggigil.
"Iya nih ,mana udaranya dingin sekali disini"
Jawab meli kedinginan.
"Tunggu dulu !"
Seru kiris sembari membuka tasnya dan mengambil Jaket miliknya.
Lalu kiris pun menyelimuti tubuh meli dengan Jaket Tersebut ,meli pun menanggapinya dengan senyuman manis.
"Makanya jangan bawa Jaket yang tipis"
Seru kiris setelah menyelimuti tubuh meli dengan Jaket-nya ,lalu ia pun duduk kembali.
"Maaf..jangan marah begitu"
jawab meli dengan manja ,ia menyadari kalau Jaket yang dibawanya terlalu tipis ,padahal kiris sudah menyarankan untuk membawa Jaket yang tebal.
"Aku tuh mana bisa marah sama kamu"
Sahut kiris dengan senyuman manisnya.
"Mulai deh gombalnya"
Sahut meli menimpali ,kiris pun hanya menanggapinya dengan tertawa.
"Bagaimana ? Senang tidak ku ajak kesini ?"
Tanya kiris sembari tersenyum.
"Senang sekali ! Padahal sudah lama aku mau kesini ,tapi baru kesampaian. Terima kasih ya"
Jawab meli dengan senangnya karena keinginannya telah tersampaikan oleh kiris.
"Aku juga senang kalau kamu senang"
Sahut kiris.
"So sweet sekali ,terima kasih ya"
Jawab meli dengan manjanya.
"Mel !!"
Ujar kiris sembari menatap meli dengan tajam.
"Biasa saja mukanya ,seperti mau ngomong serius begitu !"
Ucap meli dengan candaan.
"Memang aku mau ngomong serius !"
Ucap kiris dengan serius.
"Oh..Seserius itukah ?!"
Jawab meli dengan mata menyelidik.
"Ya..Benar serius mel !"
Kata kiris mencoba meyakinkan.
"Ya sudah serius ,kalau mau pinjam uang ,aku tidak ada ya"
Sela meli dengan candaan.
"Ya..Diajak becanda ,siapa juga mau pinjam uang"
Sahut kiris dengan terlihat kesal.
"Ya sudah deh..Benar nih mau serius ,mau ngomong apa ?!"
Jawab meli yang memasang wajah serius.
"Mel ,kita kan sudah lama dekat. semakin hari kita juga semakin dekat"
Ucap kiris dengan serius.
"Ya..Wajar kita kan sahabatan ,sama seperti noven ,dina ,dudung dan lainnya"
Sahut meli.
"Ya..Tapi kita berdua yang paling dekat mel !"
Sahut kiris kembali.
"Ya..Oke..Memang ada yang aneh ?!"
Jawab meli sedikit mengerutkan dahinya.
"Perasaan aku yang aneh..!!"
Jawab kiris terpotong.
"Perasaan kamu aneh ?! Oke..kalau selama ini ada perlakuan sama ucapan aku yang salah ,aku minta maaf !"
__ADS_1
Sahut meli sedikit merasa bersalah.
"Bukan itu mel ,kamu tidak ada salah apa-apa kok sama aku !!"
Jawab kiris memperjelas.
"Terus Apa dong ??"
Sahut meli keheranan.
"Jujur..."
Ucap kiris terputus.
"Oke..Berarti tak bohong"
Ucap meli sedikit bercanda.
"Mel..!!"
Sahut kiris dengan serius.
"Ok..Kamu mau jujur apa ?!"
Ujar meli keheranan.
"Jujur...Aku sayang kamu !"
Ucap kiris langsung.
"Aku juga sayang kamu..."
Jawab meli terpotong.
"Benarkah ?!"
Sahut kiris kegirangan.
"Ya..Benar. Aku sayang kamu, aku sayang dina, aku sayang dudung, aku sayang noven dan aku juga sayang sama yang lainnya"
Jawab meli melanjut.
"Tunggu..! Maksudnya mel ?!"
Tanya kiris keheranan.
"Ya..Aku sayang kamu dan juga mereka, karena kita sahabat"
Meli melanjutkan perkataannya.
"Jadi kamu nganggap aku sahabat ?!"
Tanya kiris mencoba meyakinkan.
"Iya, sebagai sahabat yang baik kita harus saling menyayangi"
"Mel..!"
"Iya ris"
Ujar meli menyahuti panggilan kiris.
"kamu harus ngerti mel, selama ini aku punya perasaan lebih sama kamu"
kiris pun berkata jujur.
"Perasaan lebih ?! Lebih dari sahabat maksudnya ?!"
Sahut meli mengerutkan dahinya.
"Ya..Lebih dari sahabat. Aku tuh sayang kamu, aku cinta kamu dan aku ingin memiliki kamu"
Jelas kiris.
"Ris..Kamu Bercanda kan !?"
Sahut meli.
"Aku serius mel, aku ingin ingin terus mencintai dan menyangimu, aku ingin menjaga dan melindungimu, aku juga ingin selalu disampingmu"
Kiris pun menyampaikan isi hatinya, sementara meli hanya terdiam mendengarkan perkataan kiris.
"Mel, terimalah aku jadi kekasihmu !"
Ujar kiris dengan harapannya.
"Mel, jawab aku..Ku mohon..!"
Kiris memohon pada meli yang sedari tadi terdiam.
"Mel, Jawab !"
"Ya !"
Meli pun tersadar oleh kiris dari lamunannya sesaat.
"Ris..Maaf aku cuma nganggap kamu sebagai sahabat, tidak lebih !"
Jawab meli pada kiris.
"Tapi mel..!"
"Kita ini sahabatan ris"
Perkataan kiris terpotong oleh perkataan meli.
__ADS_1
"Aaakh...Sahabat juga bisa pacaran mel ! contohnya dudung sama dina"
Sahut kiris terlihat kesal.
"Tapi kita tidak ris !"
Jawab meli.
"Kenapa tidak ?!"
Sahut kiris kembali.
"Karena kita lebih baik sahabatan dari pada menjadi kekasih !"
Jelas meli.
"Sudahlah mel ,kamu terlalu munafik mengatas namakan persahabatan !"
Ujar kiris yang masih terlihat kesal.
"Maksud kamu apa ris ?!"
Sahut meli merasa disinggung oleh kiris.
"Aku tau kamu itu suka sama noven kan ?!"
Ujar kiris berterus terang.
"Kok kamu ngomong begitu ris !?"
Sahut meli terlihat kesal.
"Sudahlah mel, mengaku saja. Aku tahu kok kalau kamu suka sama noven !"
Kiris masih menyinggung hal itu.
"Ris..Kamu jangan sembarangan ngomong !"
Meli memperingatkan kiris.
"Aku tahu itu mel, karena aku sering memperhatikan kamu, aku lihat kamu itu sering memperhatikan noven"
Kiris melanjutkan bicaranya.
"Wajar ris..Kalau aku memperhatikan noven, karena dia sahabat aku juga !"
Jelas meli.
"Sudahlah mel, jangan memakai topeng persahabatan lagi. cara kamu memperhatikan noven itu beda"
Sambung kiris.
"Kamu kelewatan ris.."
Ujar meli tanpa disadari air matanya pun terjatuh membasahi pipinya.
Kepala kiris pun perlahan tertunduk ,ia merasa begitu bersalah tanpa sengaja telah melukai meli.
"Mel.."
Panggil kiris ,namun meli hanya menangis.
"Aku tidak bermaksud...Maafkan aku mel"
Pinta kiris dengan rasa bersalahnya.
Meli terus menangis tanpa menghiraukan kiris.
"Mel, kumohon Jangan nangis lagi..aku minta maaf !"
Ujar kiris memelas sembari memegang tangan meli, namun meli melepaskan pegangan tangan kiris.
"Mel, aku menyesal ngomong begitu..Aku benar-benar minta maaf mel"
Kiris masih memelas permohonan maaf dari meli.
"Ris..Kamu benar, aku memang sudah lama menyukai noven, aku mencintainya. Tapi aku takut mengakuinya karena aku sadar dihati noven hanya ada keyla"
Jelas meli yang masih menangis mengakui tuduhan kiris.
"Sudahlah mel, tidak usah dibahas lagi. maafkan aku ya"
Kiris terus memelas.
"Aku yang seharusnya minta maaf ris..karena aku belum bisa membalas cintamu, kamu pantas mendapatkan wanita yang lebih baik lagi, Maafkan aku ris"
Ucap meli disela-sela tangisnya.
Sementara kiris menjadi terdiam menemani tangisan meli, matanya tanpa berkedip terus memandang meli dengan cintanya sekaligus rasa bersalahnya.
Kiris saat itu benar-benar menyesal dengan ucapannya, sembari memandang meli hatinya berkata :
"Mel..Aku mengerti kesedihanmu, karena aku tahu posisimu seperti yang aku rasakan..
Layaknya persahabatan jadi cinta..Seperti dudung dan dina, kamu dan noven juga aku dan kamu.
Mel..Demi cintaku padamu, aku rela hanya menjadi sahabatmu untuk selalu menjagamu memastikan mu baik-baik saja.
Terima kasih mel, untuk semua hal indah yang kita lalui walau hanya lewat persahabatan"
...----------------...
***▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
__ADS_1
Tanda : "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922***