Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(31) Klarifikasi


__ADS_3

Setelah Pihak Polisi Merasa Cukup Meminta Keterangan Dari Noven Dan Kiris ,Mereka Pun Beranjak Pergi Dari Ruangan Itu Setelah Pamit Pada Kedua Orang Tua Kiris Dan Juga Yang Lainnya .


Kemudian Orang Tua Kiris Dan Lainnya Yang Juga Ada Hero Yang Bersama Mereka Kemudian Masuk Kedalam Ruangan Dimana Kiris Dan Noven Berada .



"NOVEN..!!"


Seru Keyla Seraya Berlari Dan Langsung Memeluk Kekasihnya Noven .


"Duh..Jadi Pengen Dipeluk Juga !"


Ujar Kiris Menyaksikan Adegan Romantis Noven Dan Keyla Seraya Melirik Meli .


"Sini Biar Ibu Peluk !!""


Ucap Ibunya Kiris Seraya Memeluk Anaknya Kiris .


"Udah Bu..Malu Tau !!"


Ujar Kiris Sembari Melepas Pelukan Ibunya .


"Hahahahaha..!!"


Suasana Pun Mencair Karena Mereka Tertawa Bersama Setelah Mendengar Celetukan Kiris .


"Kiris Maunya Dipeluk Sama Meli Bi" Celetuk Dina yang tersenyum.


"Apaan Sih..!!"


"Hahahaha..!!"


Lagi-lagi Mereka Tertawa Mendengar Jawaban Meli Yang Terlihat Malu .




Setelah Mereka Cukup Lama Bersanda Gurau ,Tiba-tiba Datang Banyak Makanan Dan Minuman .


Ternyata Ayahnya Kiris Sudah Memesannya Tanpa Sepengetahuan Yang Lainnya ,Lalu Mereka Semua Yang Disana Sangat Senang Dan Juga Berterima Kasih Pada Ayahnya Kiris Yang Telah Pengertian Pada Mereka .


Kemudian Mereka Makan Dan Minum Bersama Sampai Habis Sembari Bersanda Gurau .




"Her ,Bagaimana Lukamu ?!" Tanya Noven pada Hero


"Tidak Apa-apa Nov ! Cuma Luka Kecil ,Sebentar Juga Sembuh" jawab Hero demikian.


"Oh..Syukurlah Mudah-mudahan Cepat Sembuh" Ucap Noven berharap.


"Ya..Kau Sama Kiris Juga Mudah-mudahan Cepat Sembuh" Sahut Hero juga berharap.


"Ya .Her ,Terima kasih Ya Buat Aksi Heroik-mu !"


Hero Pun Tersenyum Lebar Menanggapinya .


"Dudung ,Sodos Juga Maman Terima kasih Juga Ya ,Tanpa Kalian Masalah Ini Tidak Akan Selesai"


Dudung ,Sodos Dan Maman Menanggapi Noven Dengan Berbagai Cara .


"Buat Meli ,Dina Sama Rosa Terima kasih Banyak Ya Karena Telah Datang Menjenguk ,Repot-repot Pula Bawa Makanan Sama Minuman"


Meli ,Dina Dan Rosa Pun Menanggapinya Dengan Tersenyum Manis pada Noven.


"Paman ,Bibi Juga Terima Kasih Karena Selama Ini Sudah Begitu Sangat Perhatian"

__ADS_1


Mendengar Ucapan Noven Ibu Kiris pun langsung menjawab "Sama-sama Sayang ,Itu Hal Yang Wajar Karena Paman Dan Bibi Adalah Orang Tuamu Disini"


"Iya Bi ,Kalian Memang Orang Tuaku Disini"


Ucap Noven Seraya Tersenyum ,Begitu Juga Paman Dan Bibinya .


"Kalau Kiris Sama Raga ,Aku Sudah Mengucapkan Terima Kasih"


Ujar Noven Yang Sedikit Tertawa Begitu Juga Kiris Dan Raga .


"Buat Tuan Putriku ,Terima Kasih Banyak Karena Selama Ini Telah Menjadi Bagianku"


Keyla Pun Tersenyum Mendengar Perkataan Noven Yang Tertuju Kepadanya ,Kemudian Keyla Pun Memeluk Noven Sejenak .


"Buat Kalian Semua Terima Kasih Sebesar-besarnya Karena Tanpa Kalian Aku Pasti Sudah Membusuk Di Kota Ini .


Aku Benar-benar Bangga Mengenal Kalian !!


Aku Merasa Menjadi Orang Yang Paling Beruntung Didunia Ini Karena Hidupku Dipenuhi Orang-orang Seperti Kalian Yang Begitu Perduli .


Sekali Lagi Terima Kasih Banyak !!


Aku Tidak Tau Bagaimana Membalas Kebaikan Kalian ,Semoga Allah Cepat Membalas Kebaikan Kalian Semua !!"


Ungkap Noven Dari Hatinya Yang Terdalam Dengan Mata Berkaca-kaca .


Mereka Pun Menanggapinya Dengan Berbagai Cara ,Membuat Noven Semakin Terenyuh .





Tak Lama Setelah Mereka Berbincang Kembali ,Ayah Kiris Pun Bertanya :


"Kamu Raga Anaknya Safarudin Kan ?!"


Ayah Kiris menjawab "Ayahmu Itu Sahabat Paman Dari Kecil"


"Oh..Jangan-jangan Nama Paman ,Zulfikar !?" Raga pun mengingat nama Ayahnya Kiris.


"Iya ,Benar" Ayah Kiris pun membenarkan.


"Ayah Memang Banyak Bercerita Tentang Paman ,Bahwa Paman Adalah Sahabat Ayah Dari Kecil Hingga Dewasa ,Setelah Itu Paman Menikah Dan Memutuskan Untuk Tinggal Disini" Ucap Raga mengingat cerita tentang Ayah Kiris.


"Ya ,Dulu Ayahmu Dan Paman..."


Ayah Kiris Pun Bercerita Tentang Persahabatannya Bersama Ayahnya Raga ,Sesekali Ia Tertawa Menceritakan Kisah Itu .


Semua Yang Disana Mendengarkan Dengan Seksama ,Hanyut Terbawa Dalam Memory Ayahnya Kiris Terbawa Kenangan Nostalgia Nya Dikala Muda .


"Apa Kabar Kawan Lama Ku Itu ?!" Ayah Kiris menanyakan kabar sahabatnya.


"Ayah Sehat-sehat Saja Paman" Jawab Raga anak dari sahabat Ayah Kiris.


"Alhamdulillah..Semoga Kawan Ku Itu Selalu Sehat Wal-Afiat" Sebut Ayah Kiris berharap.


Raga pun menyahuti "Amien"


"Sampaikan Padanya ,Kalau Paman Akan Segera Pulang Ke Desa Untuk Kembali Bernostalgia" Ucap Ayah Kiris penuh harap.


"Iya Paman ,Pasti Saya Sampaikan" jawab Raga bersemangat.




"Raga ,Kamu Rencana Berapa Lama Disini ?" Tanya Ayah Kiris demikian.

__ADS_1


"Sepertinya Dalam Waktu Yang Lama Paman ,Karena Saya Ingin Mencari Rezeki Dulu Disini" jawab Raga bersemangat.


"Kalau Begitu ,Baik-baiklah Disini, Kumpulkanlah Uang Baru Pulang Ke Desa" Ayah Kiris pun menasehati.


"Iya Paman"


Kemudian Ayah Kiris Banyak Memberi Banyak Wejangan Dan Nasehat Yang Berguna Pada Raga Dan Juga Yang Lainnya ,Mereka Pun Mendengarkannya Dengan Seksama .



Ayah Kiris pun kembali bertanya "Bagaimana Kamu Bisa Menemui Noven Disaat Kejadian Itu ?!"


"Jadi Begini Ceritanya Paman..."


Kemudian Raga Pun Bercerita Bagaimana Ia Bisa Menemui Noven ...


Awalnya Raga Menghubungi Keyla Lewat Via Instagram Lalu Mengatakan Akan Datang Ke Kota Itu ,Tapi Menyembunyikan Kedatangannya Dari Noven Untuk Sebagai Kejutan .


Raga Pun Dijemput Keyla Dan Kakaknya Hero Di Bandara .


Menjelang Kedatangan Raga ,Keyla Pun Mendesak Noven Untuk Bertemu Ditempat Biasa .


Noven Pun Mengiyakan Ajakan Keyla ,Ia Pun Menemui Keyla .


Namun Ditengah-tengah Keyla ,Raga Dan Hero Menunggu Noven ,Tiba-tiba Dudung Menelepon Hero Dan Mengabarkan Penyekapan Noven Dan Saat Itu Kiris Tengah Mengikutinya .


Lalu Hero ,Keyla Dan Raga Langsung Melesat Pergi Dengan Mengikuti GPS Kiris Yang Dikirim Dudung .


Setelah Sampai Ditempat Kejadian ,Hero Pun Memarkirkan Mobilnya Agak Jauh ,Agar Kedatangannya Tidak Diketahui .


Hero Dan Raga Pun Menyuruh Keyla Agar Tetap Di Mobil ,Tetapi Keyla Tetap Bersih Keras Untuk Tetap Ikut .


Hero Dan Raga Pun Terus Membujuk Keyla Agar Tetap Dimobil ,Namun Akhirnya Keyla Pun Menurut Untuk Tetap Dimobil ,Lalu Hero Dan Raga Pun Meninggalkan Keyla Dimobil Dan Berjalan Kaki Menuju Tempat Noven .


Sesampainya Disana Raga Dan Hero Telah Melihat Kiris Tak Sadarkan Diri Dan Noven Tengah Tak Berdaya Karena Kakinya Terikat Dan Tangannya Terborgol ,Lalu Raga Dan Hero Pun Beraksi Meyelamatkan Noven .


Noven Pun Mengerti Kenapa Raga Tiba-tiba Sudah Dihadapannya Bersama Keyla Dan Hero .




"Tapi Tetap Saja Kan Keyla Keluar Dari Mobil !?" Sahut Ibu Kiris menyayangkan.


"Iya Bi ,Habisnya Keyla Khawatir Sama Noven ,Makanya Keyla Diam-diam Mengikuti Kak Hero Dan Raga" Jelas Keyla yang mengkhawatirkan kekasihnya.


"Khawatir Kan Wajar ,Tapi Jangan Ceroboh !" Ucap Noven memperingatkan.


"Ya ,Maaf Deh" Sahut Keyla menyesal.



Dudung pun ikut berbicara "Waktu Kiris Nelepon ,Aku Waktu Itu Lagi Nongkrong Sama Sodos Dan Maman. Lalu Sodos Langsung Menghubungi Polisi ,Kemudian Kita Bertiga Berangkat Kesana Bersama Polisi"


Akhirnya Noven Pun Mengerti Kenapa Dudung ,Sodos Dan Maman Berada Disana .





Setelah Noven Dan Kiris Sembuh Dirawat Di Rumah Sakit Tersebut ,Mereka Pun Pulang Dan Kembali Berkerja Di Sebuah Rumah Makan Seperti Biasanya .


Raga Pun Ikut Berkerja Dirumah Makan Dimana Tempat Noven Dan Kiris Bekerja .


Karena Sewaktu Itu Buk Susi Membutuhkan Karyawan Lagi Untuk Dirumah Makannya ,Lalu Masuklah Raga Untuk Berkerja Disana Atas Rekomendasi Noven .


***▶TO BE CONTINUED▶

__ADS_1


CATATAN  :


      Tanda : "..." Berbicara/Suara***


__ADS_2