Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(16) Hari Yang Sial


__ADS_3

Hari Itu Selepas Dari Berkerja Di Kampus Sebagai Cleaning Service ,Noven Segera Pulang Ke Kos-kosan-Nya Dengan Sepeda Motornya .


Setelah Itu Ia Mengganti Pakaiannya Dengan Di Lapisi Jaket Yang Di Kembalikan Keyla Padanya Wktu Itu.


Walau Ia Begitu Letih Kerena Habis Berkerja Di Sebuah Kampus Sebagai Cleaning Service ,Noven Pun Pergi Ke Restauran Tempat Ia Berkerja Yang Hanya Mengikuti Part Time.


Sesampainya Ia Disana Noven Segera Melepas Jaket-Nya Kemudian Menggantungnya ,Lalu Ia Kembali Berkerja Di Restauran Tersebut Sebagai Waiters .


.


.


.


.


.


.


.


"Kriiingg..!!"


Suara Bel Dari Bertender Berbunyi Tanda Waiters Harus Segera Mengantarkan Minuman Itu Kepada Pelanggan Disana.


Noven Yang Sebagai Waiters Segera Meletakkan Minuman Yang Begitu Banyak Tersebut Ke Dalam Sebuah Nampan.


Lalu Noven Mengangkat Minuman Yang Begitu Banyak Menggunakan Nampan Dan Berjalan Untuk Mengantar Minuman Tersebut.


N a m u n . . .


"PRAAANG...!!!"


Nampan Berisikan Minuman Tersebut Yang Di Bawa Noven ,Tiba-tiba Tak Sengaja Terjatuh Dan Minuman Yang Begitu Banyak Pun Tumpah Berantakan Bersama Gelas-gelasnya Yang Pecah.


Noven Kaget Bercampur Kan Panik ,Ia Tak Menyangka Hal Itu Akan Terjadi.


Semua Mata Tertuju Kepada Noven ,Kemudian Kapten Waiters Yang Merupakan Leader Noven Menghampiri Noven .Lalu Bertanya :


"Kok Bisa Begini !?"


"Maaf Pak Saya Tidak Sengaja" Ucap Noven gugup.


"Harusnya Kamu Itu Lebih Berhati-hati Lagi !" Kapten waiters pun memperingatkan.


Noven pun menjawab "Iya Pak !"


"Gaji Kamu Hari Ini Tidak Dibayar Karena Di Potong Buat Mengganti Minuman Dan Gelas-gelas Yang Pecah Ini" Ucap sang kapten waiters dengan jelas.


"Tapi Pak, Saya Tidak Sengaja !" Sahut Noven menerangkan.


"Asal Kamu Tau Ya ! Gaji Kamu Satu Bulan Pun Gak Akan Cukup Buat Ganti Rugi Semua Ini ,Kamu Tau Tidak ?! Semua Ini..Minuman Dan Gelas-gelas Ini ,Semuanya Mahal !" Seru sang kapten dengan lantang, Membuat Noven Hanya Terdiam Mendengarkan Kaptennya Berbicara .

__ADS_1


Kemudian Kaptennya Noven Memanggil Waiters Yang Lainnya, Lalu Berbicara :


"Kalian Bantuin Dia Bersihin Ini ,Jangan Sampai Masih Ada Kaca-kaca Beling Yang Tersisa !! Ini Juga Sebagai Pelajaran Buat Kalian Agar Lebih Berhati-hati !!


Sementara Sang Kapten Meminta Maaf Pada Pelanggan Yang Ada Disana Atas Ketidak Nyamanan Mereka ,Noven Dan Beberapa Waiters Lainnya Membersihkan Minuman Yang Tumpah Dan Juga Kaca-kaca Belingnya .


Sembari Membersihkan Tumpahan Minuman Dan Beling Dari Gelas-gelasnya ,Salah Seorang Waiters Yang Sudah Lama Berkerja Disana Berkata :


"Untung Cuma Kerja Part Time ! Kalau Kamu Karyawan Disini Sudah Di Potong Gajimu Tiap Bulan .Kamu Sih Masih Mending Cuma Tidak Di Bayar Hari Ini"


"Sampai Begitunya Juga Ya ?!" Sahut Noven yang tak menyangka.


Waiters itu pun bicara kembali "Iyalah..Peraturan Disini Memang Kejam !"


Lalu Selesailah Semua Yang Di Bersihkan Noven Bersama Rekan-rekan Lainnya.


Kemudian Noven Berkerja Seperti Biasanya.


Waktu Pun Berlalu .Restauran Tersebut Telah Tutup ,Semua Yang Berkerja Disana Satu Persatu Pulang Ketempat Masing-masing Begitu Pula Noven.


Harusnya Setiap Pulang Kerja Noven Menerima Uang Gaji Hariannya Tapi Kali Ini Ia Pulang Dengan Hampa Tanpa Menerima Uang.


Noven Pulang Dengan Sepeda Motornya ,Namun Di Perjalanan Ban Sepeda Motor Noven Pun Pecah Di Tempat Yang Sepi.


"Sial !! Kenapa Harus Bocor Disini Sih Ban-Nya ?! Mana Tempatnya Sepi Lagi ! Kaloau Mau Dorong Masih Jauh Lagi Ke Tempat Tambal Ban-Nya..Akh Bodoh Amat !! Biar Saja Kunaiki Motornya"


Gerutu Noven ,Kemudian Ia Memaksakan Menaiki Sepeda Motornya Yang Telah Bocor Ban-Nya.


Ketika Di Perjalanan Hujan Pun Turun Derasnya Dengan Kilat Petir Yang Menyambar-nyambar ,Hujan Pun Membuat Seluruh Tubuh Noven Basah Kuyup.


Setelah Cukup Lama Noven Memacu Sepeda Motornya Dengan Tubuh Yang Kedinginan ,Seketika Ia Melihat Tempat Tambal Ban Lalu Ia Pun Segera Menambal Ban Sepeda Motornya .


Setelah Menambal Ban ,Noven Pun Melanjutkan Perjalanan ,Namun Seketika Itu Motornya Mogok Di Jalan Di Tengah Derasnya Hujan .


"Aaaakkhh..!! Sial !! Apa Lagi Sih !! Pakai Acara Mogok Pula Motor Ini !! Perasaan Tadi Sehat-sehat Saja Motor Ini,Tapi Kok Mogok ?! Apa Bensin-Nya Habis Ya ?!"


Kemudian Noven Memeriksa Tangki Motornya Dan Benar Saja Bahwa Bensin Motornya Habis.


"Ya Tuhan..!! Aku Sampai Lupa Kalau Aku Belum Isi Bensin !! Duuhh..Bagaimana Ya !? Mana Disekitar Sini Tak Ada Tempat Isi Bensin"


Lalu Noven Mendorong Sepeda Motornya Ditengah Hujan Yang Deras .


Setelah Cukup Lama Noven Mendorong Sepeda Motornya ,Ia Melihat Tempat Isi Bensin Eceran Lalu.


"Itu Dia Ada Tempat Isi Bensin !! Mm...Tapi Aku Tak Ada Uang Pula Buat Isi Bensin .Kalau saja Uang Gajiku Di Restauran Tadi Di Kasih ,Pasti Aku Tidak Akan Kebingungan Begini"


Sebenarnya Noven Telah Melunasi Hutangnya Ke Sodos Dengan Gajinya Dan Juga Uang Dari Ia Berkerja Harian Di Restauran Tersebut.


Dan Ia Masih Berkerja Di Restauran Tersebut Hanya Untuk Mencukupi Kebutuhan Hariannya Saja ,Karena Uangnya Sudah Benar-benar Habis .


Namun Disaat Seperti Ini Noven Tak Diberikan Uang Gaji Hariannya ,Membuat Noven Di Rundung Kesusahan.


"Ah..Pakai KTP Saja dlu Isi Bensinnya ,Kali Saja Dia Mau !!"

__ADS_1


Kemudian Noven Menghampiri Tempat Isi Bensin Eceran Tersebut ,Lalu Noven Menjelaskan Maksudnya Yang Mau Mengisi Bensin Dengan Jaminan KTP .


"Pak Boleh Tidak Saya Isi Bensin Cuma Pakai KTP Dulu Buat Jaminan ! Soalnya Saya Tak Bawa Uang ,Nanti Saya Balik Lagi Buat Bayar !"


Lalu Pengisi Bensin Itu Pun Menjawab :


"Boleh Saja ,Tapi Jangan Lama-lama Karna Bentar Lagi Tutup !"


"Iya Pak ,Bentar Saja Kok !"


Jawab Noven Lalu Memberikan KTP-Nya Sebagai Jaminan Dan Pengisi Bensin Tersebut Segera Mengisi Bensin Ke Sepeda Motornya Noven.


Setelah Selesai Mengisi Bensin ,Noven Pun Segera Pulang Walau Hujan Terus Mengguyurnya.


Tapi Noven Tidak Langsung Pulang Ke Kos-kosannya Melainkan Ia Ke Rumah Dudung Yang Tinggal Seorang Diri.


Dudung Adalah Anak Yatim Yang Ayahnya Telah Meninggal Sedari Kecil .


Sejak Saat Itu Ibu Dudung Hanya Berdagang & Ketika Dudung Akan Tamat Dari Sekolah Menengah Pertama ,Ibunya Pergi Ke Malaysia Meninggalkan Negaranya Indonesia Menjadi TKI Untuk Berkerja Sebagai Pembantu Rumah Tangga Demi Menghidupi Dan Menyekolahkan Anaknya ,Hingga Sekarang Ibunya Masih Di Negeri Sebrang. Semantara Dudung Hanya Tinggal Seorang Diri Di Rumah Sederhana Peninggalan Ayahnya.


"Tok..tok..tok"


"Ya Sebentar !!"


Suara Ketokan Noven Di Pintu Rumah Dudung Membangunkan Dudung Dari Tidur Pulasnya ,Kemudian Dudung Membuka Pintu Rumahnya ,Dudung Pun Terkejut melihat Noven Telah Basah Kuyup Didepan Rumahnya.


"Kamu Nov !! Kok Basah Kuyup Sih ?!"


"Ceritanya Panjang Dung !" Sahut Noven tengah kedinginan.


"Ya sudah cerita saja dulu"


Ucap Dudung Kemudian Noven Menceritakan Semua Kesialannya Hari Ini Kepada Dudung ,Ia Pun Bermaksud Untuk Meminjam Uang Kepada Dudung Untuk Membayar Uang Bensinnya.


Dudung Pun Memberikan Uang Yang Di Butuhkan Noven.


"Makasih Ya Dung" Seru Noven setelah Dudung memberikan uang tersebut.


"Sudah..Santai saja .Buruan pergi kesana , ganggu tidur saja" Ucap Dudung ,Kemudian Noven Segera Bergegas Pergi Dengan Sepeda Motornya ,Sementara Dudung Kembali Tidur.


Sesampainya Disana Noven Membayar Uang Bensin Tersebut ,Dan Orang Pengisi Bensin Itu Mengembalikan KTP-Nya Noven.


Kemudian Noven Kembali Pulang Ke Kost-Nya ,Sesampainya Ia Segera Mengganti Pakaiannya Yang Basah Kuyup .


Dan Noven Segera Tidur Sambil Hatinya Berkata Lirih :


"Huuhh...Capek Sekali Hari Ini ,Mana Tadi Basah Kuyup Juga ! Malah Gaji Hari Ini Tak Di Bayar Gara-gara Mecahin Gelas-gelas Dan Numpahin Minumannya, Dan Juga Ban Motor Bocor Pula ! Eh..Sempat-sempatnya Kehabisan Bensin Di Jalan ,Jadi Dorong Motor Deh Hujan-hujan ! .


Untung Saja Dudung Ngasih Pinjaman Buat Bayar Bensin ,Kalau Tidak ! Bisa Ilang KTP ku !


Huuuhhf...Benar-benar Hari Yang Sial !"


▶TO BE CONTINUED▶

__ADS_1


CATATAN  :


       Tanda: "..." Berbicara/Suara


__ADS_2