
"Nov ,yok..! Sama aku nyucinya"
Ajak Dani kepada Noven untuk mencuci mobil yang baru saja datang.
Noven dan Dani pun langsung mencuci mobil yang baru saja terpakir di pencucian mobil tempat mereka berkerja.
...Begitulah kesibukan Noven setiap hari ditempat kerjanya yang baru ,ia harus basah-basahan untuk mencuci sebuah mobil agar membuat pemiliknya puas akan kebersihan mobilnya ....
...Sedangkan Dani adalah teman baru Noven yang juga berkerja disana ....
Setelah cukup lama akhirnya mobil tersebut telah selesai dicuci dan siap dipakai kembali pemiliknya .
Pemilik mobil tersebut langsung membayar upah atas pencucian mobilnya ,setelah itu ia pergi untuk melanjutkan perjalanannya.
"Gimana ,capek gak ?"
Tanya Dani yang tersenyum ke arah Noven .
"Lumayan lah"
Jawab Noven singkat.
"Ya sudah..kalau begitu kita duduk lagi ,sambil nunggu kalau ada yang datang lagi"
Ujar Dani yang kemudian ia dan Noven kembali duduk bersama Sapri yang merupakan anggota pekerja dipuncucian mobil itu juga .
Sapri juga baru selesai mencuci sebuah motor dan sekarang ia istirahat untuk menunggu pelanggan selanjutnya bersama Noven dan Dani.
"Ya..begini deh kerjaan kita ,kalau tak ada pelanggan ,nunggu saja sampai ada pelanggan lagi. Capek juga jenuh dibuatnya"
Ucap Sapri ditengah mereka bersantai.
"Iya sih ,mau bagaimana lagi"
Jawab Noven seadanya.
"Eh..Lihat ! Ada lagi mobil yang masuk ,Alhamdulillah...Kan lumayan"
Seru Dani dengan girang saat sebuah mobil datang dan parkir ditempat pencucian mereka .
"Iyalah..Dari pada lu manyun"
Timpal Sapri dengan candaannya.
"Hehehe..Iyalah"
Jawab Dani cengengesan.
Namun disisi lain Noven nampak diam terpaku melihat mobil yang datang tersebut .
..."Tunggu..sepertinya aku kenal mobil ini ?!"...
...Seru Noven didalam hati ....
Noven nampak begitu memperhatikan mobil tersebut dengan seksama .
..."Nomor Plat-Nya pun sama ! tidak salah lagi ini mobil...!!"...
...Bisik Noven terpotong didalam hatinya yang mengenali mobil tersebut secara detail ....
Kemudian keluarlah pemilik dari mobil tersebut sembari memperhatikan ponsel genggamnya.
"Alamak..!! Cantik sekali yang punya mobil itu. aku rela deh cucikan mobilnya sendiri dengan gratis tiap hari ,asal dia mau jadi kekasihku"
Ujar Dani terpelongo melihat kecantikan sang gadis pemilik mobil tersebut.
..."Keyla !"...
__ADS_1
...Bisik Noven didalam hatinya ,bertapa terkejutnya ia melihat gadis pemilik mobil itu yang tak lain adalah Keyla ....
...Keyla pun tidak menyadari kalau Noven berada didekatnya karena Keyla terlalu asik memainkan ponsel genggamnya ,Sedangkan Noven terpaku menatapnya dengan sedikit syok ....
"Goblok..!! Mana mau dia padamu !"
Seru sapri yang menegur Dani yang terpesona akan kecantikan dan kemolekan Keyla .
"Belum tentu bro ! Siapa tahu dia jodohku"
Celetuk Dani berangan.
"Eh Monyet..sudah jelek ,bodoh ,tidak sadar diri pula ! Cewek Aduhai seperti itu mana mau sama kita yang cuma tukang cuci mobil, tidak pantas tahu !"
Ujar Sapri menyadarkan angan Dani .
"Iya juga sih"
Jawab Dani dengan menggaruk kepala .
Noven pun ikut tertegun mendengar celotehan sapri .
..."Benar juga kata Sapri..aku cuma tukang cuci mobil ,tidak pantas aku bersanding dengan Keyla. Mungkin melihat propesiku sekarang ini ,bisa membuat Keyla semakin jijik padaku"...
...Ucap Noven dihatinya yang menyadari dirinya....
"Mas..Tolong dicucikan ya mobil saya"
"Iya mbak !"
Dani menjawab permintaan Keyla yang menyerahkan kunci mobilnya .
..."Noven !"...
...Ucap Keyla didalam hatinya dengan sangat terkejut melihat Noven yang berada dihadapannya....
"Ayolah..Kita bertiga cuci mobil ini sampai bening ,biar mbaknya senang"
intruksi Dani yang mengajak Noven dan Sapri untuk mencuci mobil Keyla .
Noven yang semula tertegun dengan tatapan kosong ke Keyla ,kemudian tersadar dengan intruksi Dani ,lalu mereka bertiga pun segera mencuci mobil Keyla .
..."Noven kerja disini ?! Berarti dia tidak kerja lagi tempat susi ,terus kenapa dia keluar ?! Sejak kapan dia kerja disini ?"...
...Tanya Keyla dalam pikirannya ....
..."Huuhh..! Tapi aku lega bisa lihat dia lagi"...
...Ucap Keyla dalam hatinya dengan sekilas senyuman ,merasa hatinya terobati dari kerinduannya pada Noven yang cukup lama tak berjumpa dengannya ....
..."Tunggu-tunggu ! Kok aku begini ?! Bukannya aku harus membenci dia ?!"...
...Pikir Keyla tersadar dari perasaannya untuk memaksa membenci Noven ....
..."Huh ! Dasar cowok menyedihkan ! Dilihat begini dia bukan tipe cowok idaman ,benar kata mami dia sama sekali tidak pantas untukku"...
...Bisik Keyla dalam hatinya mengingat kata-kata ibunya dengan memperhatikan Noven dengan seksama ....
..."sudah tampang pas-pasan ,kerjaan tidak jelas minim pendidikan ,miskin lagi ! Sangat menyedihkan ,dia tidak pantas untukku ! Seharusnya aku sadar itu dari dulu"...
...Pikir Keyla yang hatinya mulai membenci ....
..."aku cantik ,baik ,kaya ,terpelajar dan tak ada kekurangan. Kenapa aku harus mencintainya ?! Sedangkan dia sudah menghianatiku dengan selingkuh sama si janda gatal ! Memang tidak bersyukur punya pacar sepertiku yang Perfect dan menerima kekurangannya"...
...Pikir Keyla lagi yang mulai meninggikan egonya ,ia seakan kehilangan sisi baiknya....
Setelah cukup lama akhirnya mobil Keyla telah selesai dicuci .
__ADS_1
"Nih mas uangnya"
Ucap Keyla memberikan upah pada Dani tanpa menoleh kearah Noven yang berada disisi Dani .
"terima kasih ya mbak"
Jawab Dani dengan tersenyum lebar dan menerima uang dari Keyla .
Setelahnya Keyla pun masuk kedalam mobilnya lalu pergi meninggalkan tempat pencucian mobil itu .
Namun tanpa disadari diperjalanannya air mata Keyla pun terjatuh .
"aku tak seharusnya berpikiran seperti tadi ! Kenapa aku tak berani menatap Noven lagi ?"
Ucap Keyla merasa menyesal telah berpikiran merendahkan Noven ,dan ia pun sangat menyesal karena tidak menoleh kearah Noven saat ia akan pergi .
"aku kangen kamu Nov ,tapi aku tak bisa nerima apa yang telah kamu lakukan"
Ujar Keyla sembari menyetir mobilnya dengan menangis pilu .
Namun disisi lain Noven tengah bersantai bersama Dani dan Sapri sembari menunggu pelanggan selanjutnya datang .
..."Nov ,kok kamu segitunya melihat cewek tadi ?"...
...Sapri menanyakan tatapan Noven ke Keyla sewaktu tadi....
..."Akh..kau sepertinya tak tau barang bagus saja"...
...Sahut Dani ....
..."Ya..aku tahu cewek itu mantap sekali ,tapi sepertinya cewek itu risih kamu lihat seperti tadi Nov"...
...Ujar Sapri yang tidak mengetahui Noven dan Keyla adalah sepasang kekasih ....
..."sepertinya begitu sih"...
...Sahut Noven singkat....
..."Andai saja dia kekasihku pasti tak akan pernah aku kecewakan deh ,aku perjuangkan terus dia sampai tetes darah penghabisan"...
...Ujar Dani yang masih berangan....
"Dani benar ! tak seharusnya aku kecewakan Keyla. Harusnya aku perjuangkan Keyla sampai dia kembali lagi padaku seperti dulu"
Ucap Noven didalam hatinya tersadar dari ucapan Dani yang seharusnya ia tak mengecewakan Keyla dan seharusnya ia tetap memperjuangkan Keyla .
..."sudahlah Dani..Mana mungkin cewek seperti itu jadi kekasih cowok yang nasibnya menyedihkan seperti kita ,tak usah mimpi deh !"...
...Ujar Sapri menyahuti ucapan Dani dengan realistis ....
"Cowok menyedihkan ?! Hahaha..Iya aku cowok menyedihkan hingga berada dititik terendah saat ini"
Pikir Noven yang menyadari titik terendahnya saat ini dengan tertawa kecil dihatinya .
"Tapi tidak apa-apa mungkin saat ini aku berada dititik ini ,tapi aku yakin suatu saat nasibku akan berubah lebih baik. Tenanglah Noven..kamu tidak akan selalu dibawah ,karena roda kehidupan selalu berputar"
Ucap kata hati Noven yang menyemangati jiwanya .
...----------------...
**▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda : "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922**
__ADS_1