
Petang Itu Suara Adzan Magrib Telah Berkumandang ,Pertanda Selesailah Puasa Hari Ini Dan Telah Waktunya Untuk Berbuka Puasa .
"Gluk..gluk..gluk..!!"
Suara Noven Ketika Minum Air Putih .
"Haaaahhh...Alhamdulillah...Akhirnya Buka Puasa Juga"
Ujar Noven Setelah Menenggak Air Putih Yang Diminumnya .
"Ayolah Nov ,Kita Keluar Cari Buka Puasa !"
Ucap Raga Mengajak Noven .
"Cari Buka Puasa Dimana Ga ?!" Sahut Noven agak bingung.
"Dimana Sajalah ,Kan Banyak Orang Jualan" Ucap Raga demikian.
"Masalahnya Uang Kita Sudah Tinggal Dikit ,Belum Lagi Buat Sahur !" Noven pun memperhitungkan.
Raga pun berpikir "Iya Ya..Bagaimana Ya..??!"
Noven Dan Raga Saat Itu Bingung Mau Beli Buka Puasa ,Karena Duit Mereka Tinggal Sedikit Lagi ,Membuat Mereka Berpikir Lebih Keras .
"Ya Sudahlah...Yang Penting Kita Keluar Saja Dulu ,Di Kos Juga Tidak Ada Apa-apa !!?"
Ujar Noven Mengambil Sebuah Keputusan .
"Iya Sih..Di Kos Juga Cuma Ada Air Putih ,Mending Kita Keluar Saja Dulu !!"
Ucap Raga Menyetujui .
Akhir Noven Dan Raga Pun Keluar Bersama Untuk Mencari Sesuatu Dengan Sepeda Motornya .
*
"Nov..nov..Berhenti Dulu !!"
Ujar Raga Sambil Menepuk-nepuk Bahu Noven Yang Kala Itu Tengah Membonceng Raga Dijalan Raya Dengan Sepeda Motornya .
"Apa Sih Ga !!"
Sahut Noven Tiba-tiba Mengurangi Laju Sepada Motor Yang Di Kendarai Nya Kemudian Menghentikannya Di Tepi Jalan .
"Coba Lihat Deh ,Itu sepertinya Motornya Kiris !!"
Ujar Raga Sambil Menunjuk Sebuah Sepada Motor Yang Terparkir Di Sebuah Ruko (Rumah Toko) Tempat Makan Yang Berada Dipinggir Jalan Raya .
Lalu Noven Pun Memperhatikan Sepeda Motor Tersebut Dengan Seksama ,Kemudian Noven Pun Berkata :
"Iya Ga ,Benar Itu Motornya Si Kiris !!"
"Apa Kiris Lagi Makan Disini Ya !?"
Jawab Raga Dengan Tanda Tanya .
"Coba Deh ,Telepon Dulu Kirisnya !"
Jawab Noven Kepada Raga .
Lalu Raga Pun Menelepon Kiris Dengan Ponsel Genggamnya .
"Halo Ris..kau Lagi Dimana ??"
Tanya Raga Setelah Kiris Mengangkat Panggilan Masuk Teleponnya .
"Iya Ga ,Aku Lagi Tempat Pamanku ! kau Lagi Sama Noven Ya ?"
Sahut Kiris Melalui Ponsel Genggam .
"Iya Aku Lagi Sama Noven ,kau Lagi Tempat Pamanmu..?? Tapi Kok Aku Lihat Motormu Terparkir Didepan Tempat Makan ??!"
Ucap Raga Bertanya .
"Memang Apa Nama Tempat Makannya ??"
Ujar Kiris Berbalik Bertanya ,Kemudian Raga Menjawab Pertanyaan Kiris Dengan Menyebut Nama Tempat Makan Tersebut .
"Oh..Iya Ga ! Itu Tempat Makan Pamanku ,kau Sama Noven Kesini Saja !!"
Seru Kiris Mengajak .
"Ya Sudah...Aku Sama Noven Kesana Ya !?"
Sahut Raga .
"Iya Ga ,Ayolah Kesini !!"
Ajak Kiris .
**
__ADS_1
Tak Lama Kemudian Noven Dan Raga Mendatangi Tempat Makan Tersebut ,Lalu Kiris Pun Keluar Menemui Noven Dan Raga Dari Tempat Makan Itu .
"kau Ngapain Disini ??"
Tanya Noven Pada Kiris .
"Aku Lagi Bantu Pamanku Jaga Kasir Disini ,Soalnya Paman Sama Bibikku Lagi Ada Kerjaan Lain. Kebetulan Kan Hari Ini Rumah Makan Tempat Kita Kerja Lagi Tutup ,Makanya Aku Bantu Disini"
Jawab Kiris Menjelaskan .
"Oh..Begitu ,Terus Orang-orang Itu Ngapain ??!"
Tanya Raga Saat Melihat Kedalam Tempat Makan Itu ,Ada Beberapa Orang Mencuci Lantai Didalam Tempat Makan Tersebut .
"Oh..Mereka Lagi Pencucian Lantai ,Itu Rutinitas Yang Mereka Kerjakan Dua Bulan Sekali"
Ujar Kiris Menjelaskan Membuat Raga Dan Noven Mengerti .
"Paman Dari Ibumu Ya ??"
Ucap Raga Bertanya Pada Kiris .
"Iya Ga ,Noven Pun Sudah Kenal Sama Pamanku Yang Ini ,Cuma Noven Belum Tau Saja Usaha Tempat Makan Pamanku Ini"
Ujar Kiris Memperjelas .
Noven Yang Merupakan Sepupu Kiris Dari Ayahnya Dan Memang Sudah Kenal Dengan Paman Kiris Dari Ibunya Dulu Sekali ,Cuma Noven Memang Belum Ada Waktu Untuk Mampir Di Usaha Tempat Makan Paman Kiris .
***
"Waaahh...!! Banyak sekali Makanannya Ris !!"
Ucap Noven Kaget Ketika Kiris Mengeluarkan Begitu Banyak Macam Lauk Pauk Berserta Nasinya .
"Dari Pada Di Buang Semua ,Kan Mubazir !"
Jawab Kiris .
"Mubazir Bagaimana ???!"
Tanya Noven Keheranan .
"Hari Ini Tempat Makan Pamanku Sepi Jadi Semua Makanan Ini Kan Tidak Laku ! Dari Pada Basi Terus Dibuang ,Mending Kan Kita Makan Saja ! Lagian Pula Makanannya Masih Bagus Kok"
Jelas Kiris .
"Ini Sih Namanya Rezeki Kita"
"Tapi...!! Sorry Ya Kalau Kita Makannya Diluar Begini ,Soalnya Didalam Lagi Dicuci Lantainya"
Ujar Kiris Dengan Rasa Yang Kurang Enak Karena Mereka Harus Makan Diluar Tempat Makan Paman Kiris ,Dikarenakan Di Dalam Sedang Dilakukan Pencucian Lantai .
"Kalo Soal Itu Santai Saja Lah Ris..! Walaupun Kita Makannya Di Barisan Luar Ruko Terus Dipinggiran Jalan Raya Begini ,Lagi Pula Banyak Angin Juga Bikin Segar Kan Jadi Lebih Seru seperti ini"
Jawab Raga Dengan Tersenyum Penuh Makna .
"Nanti Juga Orang-orang Yang Lewat Sini Kan Jadi Iri Lihat Keseruan Makan Kita"
Timpal Noven Menambahkan .
Kiris Yang Mulanya Merasa Tidak Enak Terhadap Sahabat-sahabatnya Karena Mereka Harus Makan Diluar ,Kini Membuatnya Merasa Lega Karena Rasa Tidak Enak Yang Mengganjal Dihati Kiris Hilang Seketika Dikarenakan Akan Pengertian Sahabat-sahabatnya .
****
"Eh..Ga ,Pelan-pelan kau Makannya ! Nanti Keselek !"
Ujar Noven Melihat Raga Makan Dengan Lahapnya .
"Aku Lapar Bodoh..!!"
Jawab Raga Dengan Sedikit Kesal Dan Di Sambut Oleh Tawa Noven Dan Kiris .
"kau Habis Di Kejar-kejar Orang Ya Nov ??!"
Tanya Kiris Kepada Noven .
"Apa Sih..!!? Aku Tidak Mengerti !!?"
Jawab Noven Yang Tidak Mengerti Dengan Maksud Kiris .
"Habisnya Kau Mandi Keringat Begitu !"
"Hahahahahaha...!!!"
Jawab Kiris Melihat Noven Yang Bersimbah Keringat ,Lalu Disambut Dengan Tawa Raga .
Noven Pun Sedikit Terpaku Akan Candaan Kiris Dan Raga Karena Noven Baru Menyadari Keringat Yang Membasahi Dirinya ,Lalu Noven Pun Ikut Tertawa .
Noven Memang Orangnya Mudah Berkeringat Saat Atau Setelah Ia Makan Apalagi Ia Memakan Makanan Yang Pedas ,Terlebih Makanan Yang Banyak Dihidangkan Kiris Merupakan Makanan Yang Pedas .
"Duhh...Segar sekali Anginnya"
__ADS_1
Ujar Noven Merasa Kan Angin Bertiup Lembut Malam Itu .
"Yang kau Tadinya Kepanasan Karena Pedas ,Jadi Dingin Ya"
Sambung Raga ,Dan Noven Pun Meng-Iyakan Raga .
"Tapi kau Suka Makanan Pedas Ya ?"
Tanya Kiris Tertuju Pada Noven .
"Ya Lah ,Soalnya Makanan Pedas Itu Sehat"
Jawab Noven .
"Wajarlah Sehat ,kau Saja Sampai Keringatan Begitu !"
Timpal Raga .
"Hahahaha..Ya..ya..ya..Keringetan Itu Kan Sehat"
Sambung Kiris ,Kemudian Mereka Pun Tertawa Bersama .
"Ris..Mulut kau Kok seperti Ikan Buntal !"
Seru Noven Melihat Mulut Kiris Dipenuhi Makanan ,Seperti Ikan Buntal Yang Menggelembung .
"Hahahaha...!! Bisa Saja kau Nov"
Timpal Raga Yang Tertawa .
Ilustrasi : Noven ,Raga & Kiris Makan
Begitulah Mereka Bertiga Makan Bersama Di Luar Barisan Ruko Dan Di Pinggir Jalan Dengan Angin Malam Yang Bertiup Lembut Di Iringi Canda Tawa Yang Ceria .
*****
"Ga ,Habisin Makanannya !"
Ujar Kiris Menawarkan .
"Tidak Akh...Sudah Penuh Muatan Perutku"
Jawab Raga Yang Kekenyangan .
"kau Juga Nov ,Habisin Lah !
Kiris Pun Menawarkan Pada Noven .
"Sumpah..!! Aku Sudah Tak Sanggup Lagi ,kau Saja Yang Habisin"
Ucap Noven Yang Juga Kekenyangan .
"Aku Juga Sudah Tak Sanggup Lagi ! Ya Sudahlah Buang Saja Makanannya"
Ujar Kiris .
"Sayang sekali Ris ,Kan Mubazir !"
Sahut Noven .
"Kalau Tidak Kasih Sama Orang Lain Saja"
Timpal Raga .
"Masalahnya Mau Kasih Siapa ?! Ya Sudahlah Buang Saja ,Kalau Pun Disimpan Tetap Basi"
Ucap Kiris Memperjelas .
Lalu Noven ,Raga Dan Kiris Membuang Semua Makanan Yang Masih Tersisa Begitu Banyak Kedalam Bak Sampah .
"Inilah Yang Namanya Mubazir ! Padahal Masih Banyak Banyak sekali Makanannya ,Enak-enak Pula Di Buang-buang Saja Padahal Kita Kadang Masih Tidak Makan"
Ujar Raga Sedikit Menyesal .
"Iya Sih..Mau Bagaimana Lagi ,Dari Pada Basi Kan !"
Ujar Kiris Menambahkan .
"Inilah Yang Namanya Hidup Di Perantauan ! Kadang Kita Tak Makan Sama Sekali ,Kalau Pun Kita Makan Sampai Buang-buang Mubazir seperti ini"
Timpal Noven Dengan Bijak .
******
*▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda : "..." Berbicara/Suara
__ADS_1
Instagram* : @novriejhum_1922