Dunia Perantauan

Dunia Perantauan
(150) Jawaban Seekor Kucing


__ADS_3

..."Tok..Tok..Tok..!"...


..."Keyla !"...


..."Iya Mi !"...


Keyla pun menjawab panggilan Ibunya yang berada diluar kamarnya sembari mengetok pintu.


Ya..Keyla memang saat ini berada didalam kamar seorang diri, tiba-tiba saja ibunya datang memanggilnya.


..."Ckrek..!"...


..."Ada apa Mi ?" Tanya Keyla setelah membuka pintu kamarnya....


..."Kamu dandan yang cantik ya.. Soalnya di ruang tamu sudah ada Tenky dan kedua orang tuanya " Ucap Ibunya Keyla....


..."HAH ! Tenky bawa kedua orang tuanya ?! Buat apa Mi ?!" Sahut Keyla dengan sangat terkejut....


..."Buat melamar kamu lah..! Buat apa lagi coba !?" Jawab Ibunya Keyla tersenyum....


..."Melamar !?? Yang benar saja Mi !? Kok cepat sekali !" Jawab Keyla yang seakan tak percaya....


..."Memang kamu tidak mau apa cepat-cepat nyusul sahabatmu Rosa ?! Dia saja sudah menikah, masa anak Mami yang cantik ini belum menikah ?! Jangan mau kalah dong sama Rosa" Goda Ibu Keyla Dengan tersenyum senang....


..."Aduuuhh..Mamiiii...!! Keyla belum mau nikaaaahh.. !!" Jawab Keyla yang terlihat cukup histeris dengan keadaan ini....


..."Sudah ! Jangan banyak protes, buruan dandan jangan lama-lama, tidak enak sama orang tua Tenky" Ujar Ibunya memperingatkan....


..."Oh.. Iya ! Mami hampir lupa, sekalian bikin minum buat Tenky sama kedua orang tuanya" Sambung sang Ibu lalu iapun berlalu pergi....


Keyla pun hanya terpaku bengong dengan kepergian ibunya, seakan ia tak percaya kalau secepat ini keluarga Tenky melamarnya.


..."Apakah Tenky benar-benar adalah jodohku ?!" Pikir Keyla....


..."Oh..Tidaaaaakkk...!!! Aku benar-benar tidak ingin menikah dengannya, oh Tuhan..." Bisik Keyla lalu menangis terisak merasa frustasi dengan keadaannya....


..."Noven..! Kenapa harus Tenky yang melamar ku !? Padahal yang kucintai hanyalah dirimu Nov.." Bisik Keyla dihatinya sembari memanggil nama orang yang dicintainya tentu membuatnya semakin menangis Terisak-isak....


Keyla memang sangat mencintai Noven dan Keyla tidak pernah mencintai Tenky. Tapi karena ini sebuah kisah cinta yang tak direstui, tentunya cinta Noven dan Keyla tidak dapat bersatu.


Karena orang tua Keyla tidak menyetujui hubungan Noven dan Keyla, alasannya Noven hanyalah pemuda desa yang miskin tentunya tidak pantas bersanding dengan Keyla yang cantik jelita merupakan putri tuan kaya raya.


Maka dari itu bagi orang tua Keyla, hanyalah lelaki kaya raya dan terpandang lah yang pantas bersanding dengan anak gadisnya.


Dan pilihan itu jatuh pada Tenky yang merupakan putra dari pengusaha Jepang yang mendirikan perusahaan di Indonesia tentunya sangat kaya Raya.

__ADS_1


Lagi pula Tenky dan Keyla sudah dijodohkan oleh orang tua mereka semenjak kecil, karena Ayah Tenky dan Ayah Keyla sudah lama terikat kerja sama sehingga mereka saling mengenalkan anaknya yang di rasa mereka cocok.


Orang tua Keyla pun sudah mengancam Keyla, bahwa bila ia tidak jadi menikah dengan Tenky maka Noven akan dalam bahaya. Sedangkan itu bukanlah bualan kosong, sudah berbagai bukti bahwa orang tua Keyla menghalalkan segala cara untuk menjauhkan Keyla dan Noven sehingga membuat Noven dalam bahaya bahkan hampir merenggut nyawanya.


Maka dari itu Keyla tidak mau Noven pemuda yang dicintainya dalam bahaya, sehingga iapun menyetujui pernikahannya dengan Tenky dan tibalah hari itu akan dimulai.


Keyla pun bangkit dari kesedihannya lalu mengusap air matanya hingga kering, Keyla tidak enak bila harus membuat orang tua Tenky menunggunya terlalu lama. iapun segera berdandan seadanya, sebenarnya walaupun tidak berdandan Keyla sudah cantik apalagi ia berdandan, walaupun seadanya.


Keyla pun segera ke dapur untuk membuat minuman..


^^^"Eh..Non Keyla !" Sapa Bik Inem yang merupakan pembantu dirumahnya Keyla.^^^


..."Eh.. Itu minuman buat siapa bik ?" Tanya Keyla melihat Bik Inem yang sedang membuat minuman yang cukup untuk Tenky serta kedua orang tuanya dan kedua orang tua Keyla disertai banyak cemilan yang terlihat lezat....


^^^"Ini minuman buat Den Tenky sama orang tuanya juga buat Tuan sama Nyonya" Jawab Bik Inem.^^^


..."Tadi Mami nyuruh Bibik yang bikin ?" Tanya Keyla....


^^^"Tidak kok Non, Bibik inisiatif saja bikin. Kan kalau biasanya ada tamu, Bibik langsung bikin minuman tanpa disuruh" Jawab Bik Inem^^^


..."Bik Inem memang paling The Best !" Puji Keyla sembari mengacungkan jempolnya....


^^^"Hehehe..! Si Non bisa saja" Sahut Bik inem tersipu malu.^^^


..."Untung Bik Inem udah bikin minuman jadi aku tidak perlu capek-capek bikin minumannya" Pikir Keyla merasa terbantu oleh Bik inem, pasalnya sebenarnya Ibunya Keyla menyuruh dirinya yang membuat minuman tersebut, tapi Bik Inem sudah keburu membuatnya....


^^^"Akh.. Yang benar Non..?!" Bik inem seakan tak percaya.^^^


..."Tenang saja..! Serahkan saja sama Keyla, dijamin tugas aman terkendali !" Jawab Keyla meyakinkan....


^^^"Siap Non ! Terima kasih ya Non.." Ujar Bik Inem.^^^


..."Sama-sama Bik.." Sahut Keyla tersenyum cantik, Bik inem pun membalas senyuman itu kemudian berlalu pergi....


..."Huuuaahh..!!" Keyla menarik nafas dalam-dalam sepertinya dirinya saat ini sedang terbebani....


..."Bagaimana ini ?? Apa yang harus kukatakan saat mereka menunggu jawabanku atas lamarannya ?!" Pikir Keyla....


..."Aku harus mencari cara ! Biar bagaimanapun aku tidak ingin menikah dengan Tenky, aku tidak mencintainya !" Ucap Keyla semakin bertanya-tanya dikepalainya....


Keyla nampak berpikir keras agar dapat menolak lamaran itu, tapi disisi lain ia tidak ingin membahayakan Noven dengan menolak lamaran Tenky.


..."Ya Allah.. Tolong berilah aku petunjuk" Bisik Keyla memasrahkan hatinya....


^^^"Meong !"^^^

__ADS_1


..."Eh..Si Mpus !" Ucap Keyla tiba-tiba saja seekor kucing tengah mengusap-usap kakinya yang mulus....


^^^"Meong..Meong..Meong..!" Ujar si kucing yang bernama Mpus tersebut sepertinya tengah berbicara dengan Keyla.^^^


..."Kamu tau ya isi hatiku ?" Tanya Keyla sembari berjongkok dengan mengelus-elus si Mpus....


..."Meong..!" Jawab Mpus....


Keyla pun tersenyum senang karena kucing itu menanggapi perkataannya, sepertinya ia tau apa yang diucapkan Keyla.


..."Kau tau Pus, didepan sana sudah datang seorang pria dengan membawa kedua orang tuanya untuk melamarku. Walau aku tidak mencintainya tapi aku tidak bisa menolak lamaran itu" Bak seperti orang gila, Keyla mencurahkan isi hatinya pada si kucing....


^^^"Meong..Ngeong.." Ujar si kucing mengusap-usapkan kepala ditangan Keyla.^^^


..."Menurutmu apa yang harus kulakukan Pus ?!" Tanya Keyla kepada si Mpus....


^^^"Meoooongg...!!" Jawab si Mpus lalu duduk diam beberapa saat.^^^


Tak lama kemudian si kucing pun berjalan menuju sebuah kardus disebuah sudut dapur tersebut sembari mengusap-usap kardus itu dengan kepalanya.


..."Noven !!" Sontak saja Keyla langsung menyebut nama orang yang dicintainya....


Bak memberikan jawaban kucing yang bernama Si Mpus tersebut, membuka pikiran Keyla sekaligus membuka sebuah kenangannya.


Keyla ingat betul Si Mpus, adalah seekor kucing kampung yang kedinginan akibat hujan sewaktu kucing itu masih kecil dengan tubuh yang terlihat kurus. Ditemukannya dengan Noven disebuah warung bakso.,,Baca di EPS 10


..."Ya Aku Sangat Menyukainya ,Boleh Ya Aku Membawanya" Ucap Keyla yang terbawa pada kenangannya sewaktu menemukan Si Mpus....


..."Bawa Saja" Ucap Noven mengizinkan....


..."Yeeay..!!" Seru Keyla kegirangan....


Seketika lamunan kenangan Keyla pun memudar, seolah ia telah mendapatkan Clue dari jawaban atas pertanyaannya.


Keyla mengingat kucing kecil yang kurus itu dimasukkan Noven kedalam sebuah kardus agar mereka bisa membawanya.


Hingga kini kucing itu menjadi begitu gemuk, sehat serta sangat menggemaskan.


Dan tentunya kardus yang tengah dielus-elus Si Mpus di masa saat ini mengingatkan Keyla pada kardus yang dibawa Noven untuk tempat Si Mpus waktu itu. Kardus yang sama persis dengan bentuk dan merek yang sama tapi berbeda masa waktu, kardus yang mirip persis tapi bukanlah kardus yang sama waktu itu.


...---------------...


...▶TO BE CONTINUED▶...


...Note  :...

__ADS_1


^^^Tanda: "..." Berbicara/Suara^^^


^^^Instagram : @novriejhum_1922^^^


__ADS_2