
Saat itu Noven tengah bersantai sembari menikmati secangkir kopinya dengan menghisap rokok diantara jarinya.
Namun tiba-tiba saja Handphone Noven berdering tanda ada sebuah panggilan telepon masuk. Noven pun segera mengambil Handphone yang tergeletak disampingnya.
..."Hah ! Keyla ?!" Sontak saja Noven begitu kaget melihat panggilan telepon itu dari Keyla....
Kenapa Noven begitu kaget ? Alasannya karena Keyla sudah lama tidak menghubunginya dan mereka pun telah lama tidak berbicara satu sama lain semenjak Keyla memutuskan untuk menghindarinya. Tentunya ada jarak yang kasat mata antara mereka berdua.
..."Ada apa ini ia Menghubungiku, apakah ada sesuatu yang penting ?! Tapi apa itu ??!" Pikiran Noven menerka-nerka, ia seakan tak percaya kalau Keyla benar-benar meneleponnya....
Tak lama kemudian panggilan telepon dari Keyla pun mati karena terlalu lama panggilan telepon itu tidak diangkat. Lalu panggilan telepon itu kembali berdering dari orang yang sama yaitu Keyla, Noven kembali mendiamkan panggilan itu hingga mati dan Keyla pun kembali menelepon ketiga kalinya di panggilan telepon Noven.
..."Aku harus mengangkat panggilan Keyla, mungkin ada sesuatu yang penting" Pikir Noven memutuskan....
Kemudian Noven mengambil Handphone disebelahnya dengan sangat perlahan seolah-olah ia ragu mengangkat panggilan telepon dari sang mantan kekasih.
..."Hallo !" Ucap Noven memulai katanya saat ia telah mengangkat panggilan telepon dari Keyla....
^^^"Nov.." Jawab Keyla.^^^
...Noven pun langsung menjawab "Ya !"...
Lalu Keyla pun diam dalam panggilan telepon tersebut, Noven pun hanya menunggu kata-kata Keyla kembali keluar.
Namun setelah cukup lama mereka saling diam sekitar 5 menit tak ada satu kata lagi yang keluar.
..."Key ?" Panggil Noven karena Keyla hanya diam....
^^^"Ya !" Jawab Keyla singkat.^^^
..."Apa kau baik-baik saja ?" Tanya Noven memastikan keadaan Keyla....
^^^"Ya sepertinya aku baik-baik saja" Jawab Keyla seadanya.^^^
..."Sepertinya ??" Ucap Noven mengulang Satu kata Keyla yang menjadi tanda tanya besar....
..."Mm..!" Sepertinya Keyla akan berbicara namun tiba-tiba seakan bibirnya terkunci....
..."Key ! Kau ada dimana ?" Tanya Noven kembali karena ia benar-benar memastikan Keyla dalam keadaan baik-baik saja....
^^^"Aku dirumah" Jawab Keyla.^^^
__ADS_1
..."Di rumah siapa?" Tanya Noven kembali memastikan....
^^^"Di rumah orang tuaku" Jawab Keyla.^^^
..."Huuft..!" Noven menghela nafasnya sesaat membuatnya menjadi lega, bahwa Keyla benar dalam keadaan baik-baik saja bila dirumahnya sendiri....
..."Ada apa denganmu Key ?" Tanya Noven....
^^^"Aku..." Jawab Keyla tak bisa melanjutkan perkataannya.^^^
..."Ya.." Jawab Noven sembari menunggu kata-kata Keyla selanjutnya....
^^^"Aku tidak apa-apa" Jawab Keyla tentu membuat Noven semakin bingung dengan perilakunya.^^^
Sebenarnya Keyla ingin menyampaikan sesuatu kepada Noven akan tetapi setelah Noven mengangkat panggilan teleponnya, tiba-tiba saja Keyla ragu untuk menyampaikannya, seakan bibirnya benar-benar terkunci untuk bicara sesuatu yang penting menurutnya.
..."Kenapa denganmu Key ! Kau seperti orang bingung, membuatku semakin bingung ! Kalau ada yang ingin kau bicarakan, cepat katakan !" Ujar Noven mulai terdengar jengkel dengan sifat Keyla yang tiba-tiba saja plin-plan....
^^^"Tidak ada perlu dibicarakan" Jawab Keyla membuat Noven semakin kesal dengan mengusap-usap kepalanya.^^^
..."Huufhh..! Baiklah kalau tidak ada yang perlu dibicarakan, kita akhiri saja telepon ini"...
..."Tungu.. Tunggu Nov !" Ucap Keyla yang mencoba menghentikan Noven untuk mengakhiri pembicaraan mereka ditelepon....
^^^"Tenky dan kedua orang tuanya datang ke rumah untuk melamar ku" Ucap Keyla tentu saja membuat Noven begitu terkejut bagai tersambar petir.^^^
Noven benar-benar syok mendengar apa yang dikatakan Keyla, ia tak menyangka akhirnya pernikahan Keyla dengan Tenky telah diujung mata. Sekujur tubuh Noven seakan mati rasa mendengar wanita yang dicintainya telah dilamar seorang pria, tapi Noven tidak bisa berbuat apa-apa karena inilah yang harusnya terjadi, lagi pula hubungannya dengan Keyla dalam kisah cinta telah lama berakhir.
..."Oh.." Ucap Noven setelah cukup lama ia terdiam mendengarnya....
..."Kau sudah dilamar Tenky ? Bagus dong ! Jadi kau meneleponku hanya untuk menyampaikan berita bahagia ini ? Ya tentu ! Baiklah aku akan mengucapkan selamat untuk pernikahan kalian ! Kapan dilaksanakannya ? Secepatnya dong ! Selamat menempuh hidup baru ya.. Semoga bahagia !" Ucap Noven dengan cercaan perkataannya untuk menutupi kegalauannya....
^^^"Nov.." Ucap Keyla.^^^
..."Apa ? Kau ingin aku hadir di pernikahanmu ? Baiklah dengan senang hati aku akan datang di pernikahanmu, bahkan aku akan mempersiapkan kado spesial untukmu" Sahut Noven dengan celotehannya....
^^^"Cukuuuuup...!!! Jangan membicarakan pernikahanku dengan Tenky lagi !! Aku sedah muak dengan semua itu !" Sahut Keyla dengan nada tinggi.^^^
Sesaat kemudian terdengarlah suara tangis Keyla perlahan-lahan dengan terisak-isak, membuat Noven semakin bingung dengan keadaan ini.
^^^"Aku capek Nov.. Aku terkekang dengan semua ini, membuatku semakin terbebani. Aku benar-benar tertekan Nov.." Ujar Keyla sembari menangis mencoba meluapkan keluh kesahnya.^^^
__ADS_1
..."Apa ?? Bukannya ini yang kau inginkan ?" Tanya Noven mengingat semuanya....
^^^"Aku tidak menginginkan ini Nov ! Percayalah.. Aku tidak menginginkan pernikahanku dengan Tenky" Ujar Keyla semakin menangis.^^^
..."Lalu kenapa kau menghindariku dan menyetujui pernikahanmu dengan Tenky ? Ingat Key, kau yang mengakhiri hubungan kita" Tanya Noven bahwa Keyla lah yang mengakhiri hubungan mereka....
^^^"Bukankah kau tau sendiri aku lakukan semua ini karena terpaksa" Jawab Keyla yang masih menangis.^^^
Seketika Noven pun terdiam, ia teringat alasan Keyla mengakhiri hubungan mereka, tidak lain tidak bukan karena demi kebaikan dirinya sendiri. Karena Keyla tidak ingin maut kembali mendekati Noven.
Noven masih teringat betul bagaimana beberapa kali ia menghadapi bahaya saat masih bersama Keyla, sampai-sampai beberapa kali ia hampir terbunuh, bahkan dibuat Skarenio bahwa Noven selingkuh dengan melakukan perzinahan kepada Bos ditempat kerjanya saat itu.
Semua itu dilakukan orang tua Keyla karena tidak setujunya hubungan Keyla dan Noven, lalu melakukan segala cara untuk memisahkannya. Hingga di satu titik Keyla mengorbankan perasaannya dengan mengakhiri hubungannya dengan Noven serta menerima perjodohannya dengan Tenky, itu semua demi kebaikan Noven sendiri.
..."Alangkah tidak bergunanya diriku,,Keyla telah berkorban begitu besar hingga membuatnya tertekan, sementara aku tidak bisa berbuat apa-apa. Bagaimana mungkin aku bisa membahagiakan Keyla !?" Pikir Noven tanpa sadar ia meneteskan air mata tanpa diketahui Keyla....
..."Key..! Kumohon berhentilah menangis, karena itu akan membuat diriku semakin tersiksa" Ucap Noven dengan lirih....
Seketika secara perlahan Keyla menghentikan tangisnya, sesaat ia tersenyum mendengar perkataan Noven, yang menandakan masih ada cinta di hati Noven untuknya.
..."Maafkan aku Key, aku tidak berguna. Aku benar-benar tidak tau harus berbuat apa disaat engkau didalam posisi ini" Ujar Noven setelah Keyla berhenti menangis....
^^^"Tapi Aku tau Nov, dalam posisi ini kau harus berbuat apa ?" Sahut Keyla membuka sebuah ide.^^^
..."Apa yang harus ku perbuat ?" Tanya Noven....
^^^"Bawa aku lari dari sini !" Jawab Keyla dengan lugas.^^^
..."Hah ! Apa kau serius Key ?!" Tanya Noven terkejut dengan ide Keyla....
^^^"Ya aku serius ! Bawa aku pergi jauh dari kota ini, lalu kita bangun sebuah keluarga yang bahagia dengan memiliki anak-anak yang lucu-lucu" Jawab Keyla dengan rencananya.^^^
..."Maksudmu kita kawin lari ?!" Tanya Noven memastikan....
^^^"Ya.. Hanya itulah satu-satunya cara !" Jawab Keyla meyakinkan.^^^
...---------------...
...▶TO BE CONTINUED▶...
...Note :...
__ADS_1
^^^Tanda: "..." Berbicara/Suara^^^
^^^Instagram : @novriejhum_1922^^^