
"Hari ini aku akan menyampaikan perasaanku selama ini kepada noven !"
Ucap meli didalam kamarnya sebagai tempat ternyamannya.
Cukup lama meli berpikir didalam kamarnya akan tentang perasaannya ,akhirnya ia pun mengambil sebuah keputusan.
Meli memutuskan bahwa hari ini ia akan menyampaikan perasaannya pada seorang pemuda yang sangat dicintainya ,yaitu noven .
"Semoga saja cintaku ini tidak bertepuk sebelah tangan ,ku rasa noven akan menerimaku jadi pacarnya"
Pikir meli yang yakin bahwa noven akan menerimanya sebagai kekasihnya .
Memang belakangan ini meli dan noven selalu melewati waktu bersama dalam hari-harinya ,hingga perasaan cinta meli bertumbuh semakin tinggi dan ia yakin noven pun demikian .
Akhirnya meli pun menelepon noven mengajaknya bertemu disuatu tempat ,noven pun mengiyakan kemauan meli .
Singkat cerita ,akhirnya meli dan noven bertemu disebuah Cafe .
"Eh..sudah lama disini mel ,Sorry ya aku telat datangnya"
Ucap noven yang baru saja datang dan langsung duduk dikursi bersama meli .
"tidak kok ,aku juga baru datang"
Sahut meli yang bermaksud kalau kedatangan noven tidak terlambat .
"Oh..Bagus deh ,harusnya aku datang tadi tidak harus buru-buru"
Seru noven dengan candaannya .
"Yeee..Enak saja !"
Sahut meli dan noven pun menanggapinya dengan tertawa .
Tak lama kemudian pesanan meli datang dan noven pun juga memesan sebuah pesanannya kepada pelayan yang mengantar pesanan meli .
Noven dan meli pun berbincang dengan sangat akrab hingga datanglah pula pesanan noven yang dipesannya tadi .
Setelah pelayan itu pergi noven pun meminum pesannya tadi .
"*Sruuupp..!"
"Ahh*..!"
Suara yang terdengar saat noven menyeruput minumannya .
"Tek..!"
Suara itu pun terdengar saat noven menyalakan rokoknya .
Noven menghisap rokoknya ,sepertinya ia menikmatinya .
"tidak di kosmu ,tidak disini ,kau minumnya kopi ya ?"
Ucap meli sedikit heran karena noven memesan sebuah kopi di Cafe tersebut .
"Hahahahhaa..Kan ini dan ini setia menemani"
Jawab noven dengan tertawa sambil menunjuk kopi dan rokoknya ,untuk menunjukkan itu yang dimaksudnya .
"Kenapa aku tak ditunjuk juga kan aku juga setia menemanimu ?"
Sahut meli dengan tersenyum .
"Hahh..!! Iya deh ,kamu kan sahabat terbaikku"
Jawab noven yang awalnya sedikit terkejut mendengar meli .
"kau anggap aku sahabat ? Padahal aku berharap lebih !"
Desir hati meli berbicara demikian .
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Cukup lama meli dan noven berbincang ria penuh canda dan tawa ,banyak yang mereka
bicarakan .
Setelah cukup lama mereka berbincang ,lalu mereka pun terdiam sejenak .
"Nov !"
"Mel !"
Sebut Noven Dan Meli ,memanggil secara bersamaan .
Lalu sesaat mereka sama-sama terdiam .
"Ya sudah..kamu ngomong duluan deh !"
Ujar Noven mempersilahkan Meli berbicara terlebih dahulu .
"tidak deh ,kamu saja duluan !"
Meli pun juga meminta Noven berbicara terlebih dahulu .
"kamu saja duluan ,soalnya yang mau aku omongi tidak terlalu penting"
Kata Noven dengan alasannya .
"Sama aja ,yang mau aku omongi juga tidak penting"
Meli pun beralasan .
"bagaimana ya..?"
Ujar Noven ragu-ragu .
"tidak apa-apa duluan saja ngomongnya. Coba deh mau ngomong apa ?"
"begini...!! Jujur aku kangen sama keyla mel"
Ujar Noven dengan lirih.
Sentak tiba-tiba hati Meli bagai tersambar petir ia tak menyangka Noven membicarakan Keyla ,disaat ia ingin menyatakan cinta .
"Terus bagaimana ?"
Ucap Meli tersenyum menutupi kekecewaannya karena Noven membicarakan Keyla.
"aku tu pengen hubungan aku sama Keyla membaik ,aku tidak bisa kalau Keyla terus-terusan menjauhiku ,aku tersiksa mel"
Ujar Noven mencurahkan isi hatinya .
"Tapi Keyla terus-terusan menghindar dari aku ,cuma karena apa yang terjadi antara aku sama Susi. Padahal aku tidak melakukan itu mel "
Jelas Noven ,namun Meli hanya mengangguk-anggukan kepalanya .
"kau percaya denganku kan mel ,kalau aku tidak melakukan itu ??!"
Tanya Noven untuk memastikan .
"Iya ,aku percaya kamu Nov"
Jawab Meli meyakinkan .
"Kenapa tidak kamu coba lupakan saja Keyla ?!"
Pertanyaan Meli pun membuat Noven kaget seketika.
"begini Nov ,kamu bilang Keyla menjauhimu..Menghindarimu ,dan keyla tidak percaya kalau kamu tak melakukan itu sama susi. Artinya Keyla selama ini tidak benar-benar mengenalmu ,jadi buat apa kamu mengharapkan seseorang yang belum mengenalmusepenuhnya ?!"
Jelas Meli dengan logikanya .
__ADS_1
"Tapi Mel..Keyla itu berbeda ! Apa yang selama ini aku lalui bersamanya ,tidak mungkin ku lupakan begitu saja !"
Ucap Noven mengenang .
"Jadi kamu tidak mau lupakan dia ?"
Tanya Meli memastikan.
"Bukannya tidak mau ,tapi aku tak bisa !"
Ujar Noven jujur .
"aku masih berharap sama Keyla"
Kata Noven melanjutkan .
"Andaikan ada cewek lain yang jauh lebih baik dan benar-benar mengenalmu ,tentu cewek itu bisa menggantikan posisi Keyla dihatimu kan ? Bahkan mungkin lebih baik"
Ujar Meli dengan serius .
"Nov ,banyak cewek selain Keyla yang jauh lebih baik ! Kalau kamu bilang cuma keyla yang lebih baik ,mungkin kau terlalu menutup diri ,sampai kamu tak menyadarinya"
Kata Meli melanjutkan perkataannya.
"kamu benar Mel ,tapi bagiku Keyla tak kan tergantikan sama siapa pun !"
Jelas Noven secara tak sadar mengakhiri perasaan Meli terhadapnya .
Mendengar perkataan Noven membuat hati Meli benar-benar hancur. Ia benar-benar terpukul oleh ucapan orang yang selama ini dicintainya .
"Hatimu benar-benar tertutup Nov ! kamu membuka hati hanya buat Keyla ,meski dia telah mengecewakanmu !"
"Apakah Keyla begitu istimewa ? Sampai-sampai kamu tak menyadari perasaanku padamu. aku sayang kamu Nov ,aku cinta kamu ,tapi kenapa kamu tak menyadarinya ?"
"Padahal aku hari ini akan menyatakan perasaanku padamu ,tapi aku menyadari tidak berguna aku bilang cinta sama padamu ,karena Keyla tak bisa tergantikan dihatimu"
"Percuma perhatianku selama ini padamu ,percuma selama ini apa yang aku perbuat padamu ,nyatanya tak ada cewek yang bisa menggantikan posisi Keyla dihatimu ,termasuk aku"
"Biar perasaan ini ku tanam di palung hatiku yang terdalam ,tanpa kau mengetahuinya sedikit pun"
"aku cinta kamu Nov ,aku pengen jadi pendampingmu. Tapi maaf aku mengucapkannya didalam hatiku yang terdalam ,karena aku tidak mau kau tahu perasaanku"
Kata-kata itu keluar cukup didalam hati Meli ,tanpa ia mengucapkan melalui bibir manisnya .
Meli tertunduk ,ia menutupi matanya yang mulai berkaca-kaca ,hatinya begitu hancur mendengar pernyataan Noven ,dan ia harus menelan pil pahit karena Meli tidak sanggup menyatakan perasaannya .
"Oh ya Nov ! Sorry aku lupa kalau aku ada janji sama kiris ,aku pergi dulu ya !"
Ucap Meli dengan alasannya secara tiba-tiba ,mengakhiri perbincangannya bersama Noven .
Meli pun berdiri dari kursinya dan segera membayar Bon dimejanya yang bersama Noven.
"Mel ! kok buru-buru sekali ?!"
Teriak Noven sewaktu Meli Berlalu pergi darinya .
Dan dalam sekejap Meli pun hilang dari pandangan Noven ,tanpa sepatah kata menjawab panggilan Noven .
Meli melangkah begitu cepat keluar dari Cafe sambil menitikkan air mata yang tak bisa ditahannya lagi .
Meli pergi dengan air mata yang mengalir tak terbendung lagi ,tapi satu tetes air mata Meli yang jatuh tidak diketahui Noven sama sekali .
...----------------...
**▶TO BE CONTINUED▶
CATATAN :
Tanda : "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922**
__ADS_1