
Noven nampak berkeliling di sekitar proyek konstruksi dengan celingak-celinguk terkadang menunduk dan memperhatikan sekitar, nampak ia sedang mencari sesuatu.
..."Akhirnya ketemu !"...
...Seru Noven yang nampak senang akhirnya menemukan apa yang dicarinya....
Kemudian Noven berjalan menuju tempat orang-orang yang tengah mengetok-ngetok kotoran Welding dengan alat-alat mereka masing-masing dengan cara berjarak.
^^^"Sudah dapat capingnya ?"^^^
^^^Tanya Dedi saat Noven telah berada didekatnya.^^^
..."Iya nih !"...
...Jawab Noven dengan menunjukkan alat ditangannya yang tadi tengah dicari-carinya, alat tersebut bernama caping....
^^^"Baguslah ! Untung ketemu"^^^
^^^Sahut Dedi yang terlihat lega.^^^
Kemudian Noven mengerjakan apa yang orang-orang disana kerjakan, yang tidak berjauhan dengan Dedi. Karena saat ini teman Noven disana hanyalah Dedi.
∆
Noven, Dedi dan yang lainnya terus-menerus mengetuk-ngetuk kotoran Welding walau sinar matahari yang sangat menyengat membanjir mereka, tapi mereka semua tetap konsisten pada pekerjaannya.
Tak terasa keringat terus mengalir di sekujur tubuh mereka yang telah membasahi pakaian tiap orang-orang itu, sesekali mereka menyapu keringat yang mengalir di dahi, pelipis dan wajah mereka dengan lengannya.
Telapak tangan mereka serta jari jemarinya mulai merasakan sakit akibat terus memukul-mukul kotoran Welding dengan benda bernama caping mirip dengan palu.
Karena benda bernama caping itu yang gagangnya pada pegangan mereka berbahan besi, berbeda dengan palu yang terkadang gagangnya dilapisi sejenis benda berbahan karet yang tentu tidak secara langsung memberi rasa sakit pada jari jemari.
Tapi benda bernama caping ini gagang besinya langsung bersentuhan dengan jari jemari mereka, tentu langsung memberikan rasa sakit yang berlebih.
..."Aduh..!"...
...Rintih Noven yang meletakkan capingnya seketika karena merasakan sakit di jari jemarinya....
Noven memperhatikan jari jemarinya juga telapak tangannya yang sudah nampak pecah-pecah seperti terbakar api.
Telapak tangannya dipenuhi dengan seperti benjolan kecil yang berisi air, bila pecah akan merasakan perih yang amat sangat.
Telapak tangan Noven juga banyak seperti kapalan yang diantara kulitnya menggumpal keras.
Noven pun menyapu keringat yang mengalir di dahinya dan juga mengibas-ngibaskan baju bagian dadanya untuk memberikan sensasi rasa sejuk ditubuhnya, karena sinar matahari yang begitu panas yang menyengat menerpa tubuhnya.
..."Duh Haus nih !"...
...Ucap Noven merasakan dahaga pada dirinya....
^^^"Sama Nov ! Aku juga haus sekali dari tadi, kerongkongan sudah kering kerontang. Mana cuaca juga sangat panas"^^^
^^^Sahut Dedi sependapat dengan Noven, ditambah panas yang menyengat.^^^
..."Duh..Kacau ! Masa kerja begini tidak ada minumnya, boro-boro ada es yang manis-manis begitu, air minum saja tidak ada"...
...Ujar Noven yang kesal dengan keadaan disana...
^^^"Kalau tahu begini aku bawa air minum dari rumah"^^^
^^^Sahut Dedi.^^^
..."Sebenarnya pasti ada air minum disini. Dasar si Luek saja yang tidak mau ngasih tahu dimana minumnya ! Kita kerja bangunan sipil saja ada minumnya, apalagi kerja di proyek konstruksi begini"...
__ADS_1
...Ujar Noven meyakini....
^^^"Iya benar tuh ! Si Luek saja modelnya begitu, mana mau dia ngasih tahu tempat minum"^^^
^^^Ucap Dedi yang melihat sikap cuek Luek.^^^
..."Begini saja,,Kita yang kerja di bangunan sipil saja pasti ada minumnya, ada es-es manis begitu, walaupun kita tidak ditanggung makan, apalagi disini kita ditanggung makan, otomatis ada lah kalau sekedar minum ! Makan saja ditanggung apalagi minum,, Iya kan ?!"...
...Ujar Noven mengutarakan logikanya sebagai seorang yang pernah menekuni di bidang bangunan sipil juga bidang proyek konstruksi....
^^^"Iya benar sekali Nov, aku juga lama bekerja di bangunan sipil"^^^
^^^Sahut Dedi mengungkapkan pengalamannya yang memang terlihat dari dirinya seorang pekerja kasar.^^^
Sekedar info...
Bangunan sipil dan proyek konstruksi berbeda walaupun serumpun, walaupun sama-sama di bidang pekerjaan kasar di lapangan.
Bangunan sipil biasanya pekerjaan yang bergelut dengan pasir, semen, batu bata, batu koral dan bahan-bahan sejenisnya. Pekerjanya biasa disebut tukang dan kernet, tukang berperan penting untuk pembangunan, sedangkan kernet bertugas membantu tukang untuk mempercepat kerjanya.
Tukang dan kernetnya biasanya membangun rumah, ruko dan sejenisnya yang berbahan beton.
Sedangkan proyek konstruksi biasanya pekerjaan yang bergelut di bidang bahan baku besi, stainless, logam, baja dan sejenisnya tapi tidak dengan baja ringan.
Pekerjanya biasa disebut dengan skill Welder, Fitter, Scafolding, Operator Crane dan Helper serta masih ada lagi.
Werder bertugas sebagai tukang Las, Fitter bertugas membuat (fabrikasi) dan merangkai (fit up) bagian-bagian konstruksi baja serta mendirikannya (erection).
Scaffolding atau Steger merupakan work platform yang dipasang secara sementara dan digunakan untuk menyangga tenaga kerja. Operator Crane adalah tenaga profesional yang bertugas melakukan perencanaan operasi pengangkatan, menyeleksi, mengawasi, dan memilih penggunaan Crane untuk mengangkat benda berat. Sedangkan Helper terbagi dua, yaitu Helper Welder dan Helper Fitter. Pekerjaan mereka adalah membantu pekerjaan Welder dan Fitter, sama seperti Kernet bangunan sipil walau di fase yang berbeda.
Sedangkan posisi Noven dan yang lainnya disini sebagai Helper Welder.
kontruksi industri biasa yang dibangun adalah Pabrik, Tanky, kilang minyak, Pipa rekayasa berat, kerangka struktural besi dan lainnya yang berbahan baja, logam, besi, stainless dan sejenisnya.
Maklum.. Pengetahuan saya cuma sebatas itu 🤭🙏
Kembali ke cerita...
..."Bararti kau sudah terbiasa kerja bangunan sipil ?"...
...Noven memastikan pengakuan Dedi....
^^^"Iya.. Aku memang biasanya kerja bangunan sipil"^^^
^^^Jawab Dedi memastikan.^^^
Kemudian Noven dan Dedi bercerita tentang pengalamannya masing-masing, disini diketahui kalau Dedi sangat terbiasa bekerja kasar, seperti bangunan, baja ringan dan sebagainya.
Sedangkan Noven banyak mengenyam pengalaman kerja sebagai apa pun, Noven juga sebenarnya pernah bekerja proyek konstruksi dan beberapa kali di bangunan sipil.
..."Kalau begini rasanya aku mau pingsan"...
...Ucap Noven yang merasakan pandangannya sudah tidak fokus akibat dehidrasi, disela-sela obrolan mereka....
^^^"Sama Nov, rasanya tidak sanggup lagi"^^^
^^^Dedi pun mengeluhkan keadaan walaupun ia Besic-nya pekerja kasar.^^^
Tidak hanya Noven dan Dedi yang merasa kehausan, orang-orang di sana juga menyahuti obrolan Noven dan Dedi bahwa mereka merasakan yang Noven dan Dedi rasakan. Disanalah keakraban mereka terjadi akibat penderitaan yang mereka rasakan.
Mau tak mau Noven dan yang lainnya menguatkan diri dari deritanya dan kembali menggenggam capingnya lalu mengetuk-ngetuk kotoran Welding.
..."WOOOYYY...!!!'...
__ADS_1
...Teriak Luek kepada Noven dan yang lainnya....
Mereka semua pun menoleh ke arah teriakan Luek, kemudian Luek menggerak-gerakkan tangannya memberi kode memanggil mereka semua.
Noven dan yang lainnya pun mendekati Luek, setelah mereka dekat, Luek langsung menunjuk sebuah arah tanda mereka harus mengerjakan tempat yang ia tunjuk dengan jarinya.
..."Pak, disini minumnya dimana ?"...
...Tanya Noven kepada Luek....
Luek menatap Noven sesaat, kemudian ia langsung bergerak meninggalkan Noven dan yang lainnya.
..."Sial ! Belagu sekali dia ! Orang nanya bukannya dijawab"...
...Ucap Noven kesal karena Luek tak menjawabnya padahal jelas-jelas Luek mendengar pertanyaan Noven dengan menatap Noven....
^^^"Sabar saja Bro !"^^^
^^^Sahut Dedi menenangkan.^^^
..."Masalahnya kita semua kehausan ! Dia enak saja main tunjuk terus pergi, giliran ditanya malah dicuekin"...
...Ungkap Noven kesal....
^^^"Mau bagaimana lagi orangnya begitu, merasa bos"^^^
^^^Ujar Dedi.^^^
..."Justru kalau dia merasa bos, harusnya dia memperhatikan kita !"...
...Sahut Noven....
^^^"Iya benar sekali "^^^
^^^Jawab Dedi membenarkan.^^^
Mau tidak mau dengan berat hati serta rasa haus yang melanda, Noven, Dedi dan kawan-kawan pun langsung ketempat yang tunjuk Luek kemudian kembali memukul-mukul kotoran Welding ditempat tersebut.
Sementara Luek melihat mereka dari kejauhan, setelah ia rasa mereka sudah mengerjakan yang ia perintahkan, Luek pun pergi semakin jauh.
...----------------...
...▶TO BE CONTINUED▶...
Note :
Tanda: "..." Berbicara/Suara
Instagram : @novriejhum_1922
.
..."Menulis Novel tidaklah seperti menulis surat cinta 😁"...
Maka dari itu mohon dukungannya berupa
Beri Bintang pada Novel ini, Like, Commet, +Favorit, Share, Vote dan tonton iklannya, Kalau berkenan berilah hadiah 🙏
..."Tidak mudah meluangkan waktu dari kesibukan dunia yang fana ini hehehe.. Hanya untuk menulis Novel demi kalian para pembaca ☺️"...
^^^Mohon Support dari kalian karena saya belum mempunyai keuntungan Rupiah yang bisa saya cairkan untuk sekedar membeli paket data dari Novel ini, hanya pembacalah membuat saya sedikit demi sedikit bertahan untuk menulis 💕^^^
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1